Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Pharmaceutical Science Journal

REVIEW ARTIKEL AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcuma domestica Val) TERHADAP BEBERAPA SAMPEL BAKTERI Sheila Meitania Utami; Diah Permata Sari; Nurwulan Adi Ismaya; Erwin Herdiawan
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 2, No 2 (2022): PHRASE (PHARMACEUTICAL SCIENCE) JOURNAL VOL 2 NO 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v2i2.415

Abstract

The increase in antibiotic resistance is very fast throughout the world, this is a problem because it threatens human health globally. The increase in antibiotic resistance is due to overprescribing of antibiotics, as well as poor infection prevention and control. The use of traditional medicine can be used as an alternative treatment in overcoming health problems, prevention, and healing. Traditional medicine is considered safer than synthetic medicine, one of the plants that has antibacterial benefits is turmeric rhizome (Curcuma domestica Val). Turmeric rhizome has an antibacterial effect against gram negative and gram positive bacteria. This study aims to determine the antibacterial activity and active compounds contained in turmeric rhizome extract that can produce an antibacterial effect. The type of research used is descriptive using the Literature Review method by collecting various sources from 8 research journals that have been published and come from the internet. Turmeric rhizome extract is known to contain curcumin, alkaloids, flavonoids, essential oils, phenols, saponins, tannins, and terpenoids compounds that have antibacterial properties. The results of the literature review of the antibacterial activity test of turmeric rhizome extract showed that the antibacterial activity was classified as moderate to very strong against Escherichia coli (9 mm), Pseudomonas aeroginosa (7,8 mm), Bacillus cereus (11,1 mm), Salmonella typhi (12.1 mm), Staphylococcus aereus (10 mm), and Propionibacterium acnes (20.8 mm), while Bacillus subtilis (1.03 mm) was classified as weak.
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN INSTALASI FARMASI DI RSIA SETYA BHAKTI KOTA DEPOK JAWA BARAT Yulianti, Yulianti; Ismaya, Nurwulan Adi
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 3, No 2 (2023): Pharmaceutical Science Journal Vol 3 No 2, 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v3i2.607

Abstract

Pelayanan rumah sakit dan kepuasan pasien merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan, karena dengan adanya kepuasan maka pihak terkait dapat saling      mengkoreksi sampai dimana pelayanan yang diberikan apakah bertambah baik atau buruk. Hal tersebut sangat dipengaruhi oleh setiap petugas dalam memberikan pelayanan, dengan kata lain pelayanan yang dapat memuaskan adalah pelayanan yang dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku dan dapat memahami apa yang diminta masyarakat. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menilai tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan instalasi farmasi di rumah sakit ibu dan anak (RSIA) Setya Bhakti Kota Depok Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang menggambarkan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian yang di diteliti dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS 20. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien rawat jalan yang mengambil obat di Instalasi farmasi RSIA Setya Bhakti Kota Depok Jawa Barat. Sampel penelitian yang diambil secara quota sampling yaitu sebanyak       87 orang.Hasil penelitian tentang tingkat kepuasan pasien di Instalasi Farmasi RSIA Setya Bhakti Kota Depok Jawa Barat menunjukkan bahwa kategori tingkat kepuasan terbesar yaitu pada dimensi ketanggapan sebanyak 63,22%, dimensi kehandalan 56,32%, dimensi jaminan 55,17%, dimensi bukti langsung 48,28%, dan terakhir yaitu dimensi empati sebanyak 45,98%.
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK ISPA PNEUMONIA PASIEN ANAK DI RUMAH SAKIT UMUM KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2020-2023 Rahajeng, Suny Koswara; Sayyidah, Sayyidah; Dewi, Bheta Sari; Kristiyowati, Anis Dwi; Ismaya, Nurwulan Adi
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 4, No 2 (2024): Pharmaceutical Science Journal Vol 4 No 2
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v4i2.910

Abstract

ABSTRAK Seperti halnya di belahan dunia lain, pneumonia merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia. Gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dapat berkisar dari yang sama sekali tidak bergejala atau sedang hingga yang sangat parah dan bahkan fatal. ISPA dapat memengaruhi saluran pernapasan atas atau bawah. Iritasi pada sinus, hidung, dan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) biasanya berlangsung sekitar seminggu. Penatalaksanaan pneumonia ISPA sangat bergantung pada penggunaan antibiotik yang tepat untuk mencegah resistensi antibiotik dan menjamin kemanjuran pengobatan. Para peneliti di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan bermaksud untuk melihat seberapa baik antibiotik untuk aspirasi paru salin intravena (ISPA) bekerja pada pasien pneumonia pediatrik mereka. Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif. Informasi dikumpulkan dari rekam medis anak-anak yang didiagnosis dengan pneumonia ISPA antara tahun 2020 dan 2023. Sampel dari pasien dipilih untuk dianalisis menggunakan teknik pengambilan sampel acak. Sebanyak 71 partisipan dalam penelitian ini dipilih menggunakan metode sampel total. Mayoritas pasien ISPA pneumonia adalah laki-laki (36 dari 91), dan mayoritas pasien berusia di bawah lima tahun (54 dari 96; atau 76% dari total). Dari semua antibiotik yang digunakan, 36 pasien (51% dari total) diresepkan makrolida, dengan 36 pasien (51% dari total) menerima azitromisin. Analisis penggunaan antibiotik berdasarkan masing-masing kriteria: Tepat Pasien (100%), Tepat Indikasi (100%), Tepat Obat (96%), dan Tepat Dosis (97%). 
EVALUASI PENGELOLAAN OBAT RUSAK, OBAT EXPIRED DATE DAN OBAT DEAD STOCK DI APOTEK “X” KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2023 Rahajeng, Suny Koswara; Kristiyowati, Anis Dwi; Listiana, Ida; Sayyidah, Sayyidah; Haryani, Setianti; Ismaya, Nurwulan Adi
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 5, No 1 (2025): Vol 5 No 1 : Pharmaceutical Science Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v5i1.914

Abstract

Latar belakang: Pengelolaan obat merupakan serangkaian proses perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pemusnahan, pengendalian dan pencatatan serta pelaporan. Jika pengelolaan tidak dilakukan dengan benar maka akan timbul beberapa masalah di antaranya obat rusak yaitu obat yang mengalami kerusakan pada fisik, obat expired date adalah obat yang sudah melewati batas expired date yang tertera pada kemasan dan obat dead stock yaitu obat yang selama 3 bulan tidak terdapat transaksi hal – hal yang akan menimbulkan kerugian. Penyebabnya karena pengelolaan obat yaitu penyimpanan dan pengadaan. Sehingga obat menjadi rusak sebelum waktu expired date dan stok obat mengalami penumpukan akibat pengadaan dan sistem yang kurang tepat. Oleh karena itu tempat penyimpanan obat harus sesuai denganstandar agar pelayanan obat dapat berjalan dengan baik. Tujuan: untuk mengetahui melalui persentase obat rusak, obat expired date dan dead stock. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif serta pengambilan data secara retrospektif. Data yang dikumpulkan menggunakan lembar observasi kemudian diolah dengan menggunakan microsoft excel setelah itu data diukur sesuai dengan indikator. Hasil: Penelitian menunjukkan persentase obat rusak 0,5% , obat expired date 2,1% dan obat dead stock sebesar 18%. Dari hasil tersebut tingkat pengelolaan obat yang kurang baik terutama pada perencanaan dan pengadaan serta penyimpanan yang belum baik karena masih melebihi nilai indikatornya yaitu 0%. Maka dapat lebih diperhatikan untuk penyusunan, penyimpanan dan pengadaan obat di Apotek.
PROFIL PERESEPAN OBAT ASMA PADA PASIEN ANAK DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT “X” JAKARTA PERIODE JANUARI – MARET 2023 Dewantoro, Agung; Fahriati, Andriyani Rahmah; Galih Pratiwi, Rekiyan Tuhu; Dewi, Bheta Sari; Rahajeng, Suny Koswara; Ismaya, Nurwulan Adi
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 4, No 1 (2024): Pharmaceutical Science Journal Vol 4 No 1, 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v4i1.730

Abstract

Asma merupakan penyakit inflamasi (peradangan) kronis saluran napas yang ditandai dengan adanya mengi episodik, batuk, dan rasa sesak di dada akibat penyumbatan saluran napas. Asma pada bayi dan anak-anak memiliki angka kejadian yang lebih tinggi dibandingkan pada orang dewasa. Asma pada anak juga memiliki angka morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Penyakit asma tidak dapat disembuhkan namun dapat di kontrol sehingga pasien anak yang menderita asma akan mengkonsumsi atau menggunakan obat obatan asma dalam kurun waktu yang cukup panjang. Disamping itu serangan asma yang tidak dapat terprediksi serta munculnya sesak napas pada pasien asma dapat menyebabkan kematian apabila tidak ditangani dengan cepat. Oleh karenannya obat asma harus selalu tersedia dan tidak boleh terjadi kekosongan disarana pelayanan kesehatan sehingga pola peresepan obat asma pada pasien anak perlu diketahui agar data yang diperoleh dapat digunakan sebagai evaluasi pengadan obat asma pada pasien anak agar tidak terjadi kekosongan  Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil peresepan obat asma pada pasien anak di instalasi farmasi rawat jalan Rumah Sakit “X” di wilayah Jakarta Selatan. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan rancangan penelitian bersifat deskriptif. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan pengambilan data secara retrospektif dengan menggunakan data rekam medis pasien asma anak secara retrospektif pada periode Januari – Maret 2023 di instalasi farmasi rawat jalan Rumah Sakit “X” di wilayah Jakarta Selatan. Hasil :  penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pasien asma adalah anak laki-laki sebanyak 56 orang (57,73%) dengan usia 0 – 4 tahun sebanyak 53 (54,64%). Jenis obat bronkodilator yang paling banyak digunakan adalah salbutamol (54,69%), golongan kortikostreroid menggunakan obat jenis budesonide (46,47%), antihistamin yaitu cetirizine (68,18%), mukolitik yaitu acetylcysteine (36%), dan analgetik antipiretik yaitu paracetamol (100%). Golongan obat asma yang paling banyak digunakan yaitu golongan bronkodilator (46,21%). Bentuk sediaan obat yang paling banyak diresepkan adalah nebulizer (35%). Jumlah obat asma dalam 1 resep yang paling banyak diresepkan yaitu 2 macam obat (34,02%).
PROFIL PERESEPAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS PADA PASIEN ANAK DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT X BOGOR PERIODE JANUARI – MARET 2023 Dewantoro, Agung; Andriati, Riris; Haryani, Setianti; Sakinah, Nur; Dewi, Bheta Sari; Rahajeng, Suny Koswara; Ismaya, Nurwulan Adi
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 3, No 2 (2023): Pharmaceutical Science Journal Vol 3 No 2, 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v3i2.609

Abstract

Childhood tuberculosis is a disease caused by Mycobacterium tuberculosis at the age of 0-11 years. In Indonesia, tuberculosis is the third leading cause of death after cardiovascular disease and respiratory disease in all age groups. Tuberculosis in children is the most important factor in developing countries because the number of children aged 15 years is 40-50% of the total population. Objective: To find out the Prescribing Profile of Anti-Tuberculosis Drugs in Pediatric Patients at the Bogor X  Hospital Outpatient Pharmacy Installation for the January – March 2023 period. Methods: The type of research conducted was a non-experimental study with a descriptive research design. This research method was carried out using a quantitative approach and retrospective data collection. The retrospective approach is a study that looks backwards, which means collecting data from medical records with a diagnosis of tuberculosis. Results: This study showed that of the 94 tuberculosis patients at Bogor X  Hospital, the dominant sex was male (55.4%), with an age range of 0-5 years (65.9%), with an anatomical location of the disease in pulmonary tuberculosis (91.4%), with treatment for 6 months (95.7%) with comorbid dyspepsia (29.6%), with an intensive treatment phase, namely anti-tuberculosis drugs (66%), with an advanced treatment phase, namely anti-tuberculosis drugs (72.8%) and the use of other drugs, namely vitamins (72.8%).
Co-Authors Afriyani, Mirta Sepi Agung Dewantoro Al-Hafiz, Mohammad Alfianur Alfianur Alita, Dini Arum Alwiyati, Nurkhikmah Amelia Nurul Hakim Ananda Eka Safitri Andriyani Rahmah Fahriati Anggraeni, Niken Diah Annisa, Fitra ARDIYANTI, WIDYA Arief, Ilham Aripin Aripin Aripin Asep Hidayat Aulia, Gina Ayu Werawati Azzahra, Aristi Azzahra, Elsa Bagaskara Danumaya Bayu Prihantoro Beny Maulana Satria Betty Bheta Sari Dewi Dede Anggraeni Delianah, Anisha Desy Darmayanti DEWI FITRIANI Dewi Yulianti Diah Permata Sari Diah Permata Sari Eri Sigit Wibowo Erwin Herdiawan Eviarini, Prawitasari Fadly Putajaya Faizah Tafdhiila Fajar Tri Kuncoroyekti Farma, Ritta Fenita Purnama Sari Indah Fitriah, Nada Galih Pratiwi, Rekiyan Tuhu Gama Bagus Kuntoadi Gina Aulia Gita Ayuningtyas Gumilang, Nabila Cahya Handayani, Putri Handayani Hermiyanti, Evika Humaira Fadhilah Imansari, Aulia Nadya Rizki Ita La Tho Kasumawati, Frida Kristiyowati, Anis Dwi Kurniawati, Dewi Indah Lilis Suryani Butar Butar Listiana, Ida Luciana Luciana Lukman Handoyo Magdalena Niken Oktovina Muhammad Iqbal Fathoni Nanang Yunarto Nanang Yunarto Nanda Nurul Aini Neneng Sri Purwaningsih Ni Bodro Ardi Nining Prihatin Nur Hasanah Nur Hasanah Nur Hasanah Nur Hasanah Nur Sakinah Nurhaetami, Cut Intan Nurhafeni Nurhafeni Nurlela Nurlela Nursobah, Ihsan Okpri Melia Pebriani, Mala Permatasari, Putri Indah PUJI LESTARI Puji Rahayu Puji, Lela Kania Rahsa Putrajaya, Fadly Putri Handayani Putri, Annisa Septyana R Tri Rahyuning Lestari Rahajeng, Sunny Koswara Ramdan, Raka Fahri Rani Riskha Wahyuni Ratna Sitorus Resti Dwi Wahyuni Reswandaru, Uud Nourma RIRIS ANDRIATI Rita Dwi Pratiwi Rofiqo Syafa’a Fatulloh Ros Sumarny Salina, Fitri Sayyidah, Sayyidah Setianti Haryani Sheila Meitania Utami Sheli, Sheli Silvester Maximus Tulandi Siti Novy Romlah Sitorus, Christina Apnirosi Sucipto Sucipto Sumarwati Sumarwati Sumarwati Suny Koswara Rahajeng Tifani Monika TITA HARDIANTI Toni Zayendra Tri Okta Ratnaningtyas Tria Monja Mandira Uswatun Hasanah Utami Ulfa Veri, Veri Vini Irnia Wafa, Wafa Wawaimuli Arozal Yuliandanur, Eka Yulianti Yulianti