Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL LENTERA

PENGARUH PERENCANAAN PEMBELAJARAN TERHADAP PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Suatu Penelitian terhadap Mahasiswa PPLK Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Almuslim) Novalita, Rahmi
JURNAL LENTERA VOL.14 NO.2 MARET 2014
Publisher : JURNAL LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari pra survei penulis terhadap guru pamong yang memberikan penilaian terhadap mahasiswa Praktek Lapangan Kependidikan dimana masih ada mahasiswa yang belum mampu merumuskan tujuan pembelajaran, memahami materi pembelajaran, penggunaan metode pembelajaran, penggunaa media pembelajaran, membuka pelajaran, pengelolaan kelas, serta menutup pelajaran. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan pengetahuan mahasiswa dalam membuat perencanaan pembelajaran, disamping itu pelaksanaan pembelajaran di kelas tidak sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang dibuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan pengaruh perencanaan pembelajaran terhadap pelaksanaan pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian mengenai pengaruh perencanaan pembelajaran terhadap pelaksanaan pembelajaran menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang tinggi antara perencanaan pembelajaran terhadap pelaksanaan pembelajaran.Kata Kunci: Perencanaan Pembelajaran dan Pelaksanaan Pembelajaran
PERSEPSI GURU PAMONG TENTANG PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN KEPENDIDKAN MAHASISWA GEOGRAFI FIS UNP DI KOTA PADANG Novalita, Rahmi
JURNAL LENTERA Vol 13, No 3 (2013): Vol.13 No.3 September 2013
Publisher : JURNAL LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang persepsi guru pamong tentang praktek pengalaman lapangan kependidikan mahasiswa geografi FIS UNP di Kota padang yang meliputi: 1) persepsi guru pamong tentang perencanaan pembelajaran; 2) persepsi guru pamong tentang pelaksanaan pembelajaran; penelitian ini adalah penelitian deskriptif.. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Variabel dalam penelitian ini yaitu: 1) perencanaan pembelajaran, dan 2) pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan: 1) Persepsi guru pamong tentang perencanaan pembelajaran sudah terlaksana dengan baik. Dengan perolehan mean sebesar 3,7;. 2) Persepsi guru pamong tentang pelaksanaan pembelajaran sudah terlaksana dengan baik dengan perolehan mean 3,80Kata Kunci : persepsi guru pamong praktek pengalaman lapangan
DIMENSI SOSIAL ETNIS TIONGHOA YANG BERMUKIM DI KOTA BUKITTINGGI Novalita, Rahmi
JURNAL LENTERA Vol. 13 no. 4 Nopember 2013
Publisher : JURNAL LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari masalah sosial etnis Tionghoa seperti: terdapatnya kesenjangan sosial antara etnis Tionghoa dengan penduduk pribumi dalam bidang pemerintahan. Dimana etnis Tionghoa belum sepenuhnya diberi kesempatan untuk duduk di dalam pemerintahan baik dari tingkat kelurahan maupun dari lingkup pemerintahan daerah. Disamping itu, pemerintah daerah mengambil alih beberapa aset fasilitas sosial etnis Tionghoa seperti, sebuah yayasan tempat perkumpulan etnis Tionghoa yang sekarang ini dipakai oleh Fakutas Teknik Muhammadiayah Kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan membahas tentang dimensi sosial etnis Tionghoa yang bermukim di Kota Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah tokoh dan masyarakat etnis Tionghoa yang bermukin di Kelurahan Benteng Pasar Atas dengan teknik pengambilan informan dengan menggunakan teknik bola salju (snowball Sampling). Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, interprestasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang berjudul dimensi sosial etnis Tionghoa yang bermukim di Kota Bukittinggi menunjukkan bahwa: jumlah etnis Tionghoa di Bukittinggi pada tahun 2012 mengalami penurunan (±500 orang). Penurunan jumlah etnis Tionghoa di Kota Bukittinggi disebabkan oleh faktor mobilitas dan migrasi. Mayoritas pemukiman etnis Tionghoa sudah menyebar dibeberapa tempat di Kota Bukittinggi seperti: Kecematan Guguk Panjang, Kelurahan Benteng Pasar Atas, sedangkan etnis Tionghoa yang lain menyebar di tempat lain, seperti Tembok Bawah, Jenjang Empat Puluh, dan Pasar Bawah yang termasuk Kelurahan Aur Tajungkang. Mayoritas etnis Tionghoa berusaha dibidang perdagangan. Bila ditinjau dari segi agama, pada umunya mayoritasLENTERA: Vol.13 No.4, Nopember 2013 42etnis Tionghoa beragama Kristen. Sedangkan masyarakat yang lainnya beragama islam dan Budha. Etnis Tionghoa di Kota Bukittinggi masih mempertahankan adat istiadatnya seperti perayaan tahun baru Imlek, cap go meh, serta adat perkawinan. Di Kota Bukittinggi sekarang ini terdapat dua organisasi sosial khusus untuk orang Tionghoa yaitu HBT dan HTT yang berfungsi sebagai perkumpulan yang mengurus kematian, masalah sosial, dan masalah budaya orang Tionghoa. Di Kota Bukittinggi, sudah banyak fasilitas untuk menunjang kehidupan masyarakat setempat. Tetapi, berdasarkan wawancara dan pengamatan di lapangan di Kota Bukittinggi ditemukan berbagai macam permasalahan-permasalahan seperti: sering terjadi kemacetan, banjir, sampah, penyumbatan saluran drainase.Kata Kunci: Sosial Etnis Tionghoa