Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN OPERASI SECTIO CAESAREA DI RSU ISLAM KLATEN TAHUN 2020 Zaenal Fanani; Nur Aisah; Ridwan Ridwan
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 5, No 2 (2020): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v5i2.1426

Abstract

AbstrakSectio caesarea tindakan pembedahan yang bertujuan melahirkan bayi dengan membuka dinding perut dan rahim ibu. Wanita yang melakukan bedah sesar memiliki resiko infeksi lebih besar 5-20 kali lipat dibandingkan persalinan normal. Salah satu masalah dari tindakan persalinan section caesarea adalah infeksi pada luka operasi (ILO). Penanganan untuk mencegah terjadinya infeksi luka operasi yaitu dengan cara pemberian antibiotik profilaksis. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien operasi section caesarea di RSU Islam Klaten. Penelitian ini merupakan observasional yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data sekunder dengan penelusuran data rekam medik pada pasien bedah sesar di RSU Islam Klaten periode bulan Juli - Desember 2020 dengan jumlah sampel sebanyak 82 pasien. Data yang telah terkumpul diolah dengan menghitung persentase pola penggunaan antibiotik dan parameter-parameter yang meliputi jenis antibiotik yang digunakan, dosis, rute pemberian dan waktu pemberian antibiotik. Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian penggunaan jenis antibiotik profilaksis bedah sesar yaitu cefazolin sebesar 100%, kesesuaian dosis yang digunakan sebanyak 2 gram sebesar 0%, kesesuaian rute pemberian antibiotik profilaksis yaitu melalui intra vena kesesuaian sebesar 100%, kesesuaian waktu pemberian antibiotik ≤30 menit sebelum insisi kulit sebesar 11%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa evaluasi peggunaan antibiotik profilaksis bedah sesar belum sesuai pedoman Permenkes RI tahun 2011.
EVALUASI KADAR FLAVONOID TOTAL PADA EKSTRAK ETANOL DAUN SANGKETAN (ACHYRANTHES ASPERA) DENGAN SPEKTROFOTOMETRI Yulis Trinovita; Yayuk Mundriyastutik; Zaenal Fanani; Ana Nurul Fitriyani Ana Nurul Fitriyani
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 4, No 1 (2019): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v4i1.800

Abstract

Masyarakat biasanya menggunakan daun Sangketan untuk mengobati sawanan dengan mengusapkan daun sangketan, bawang, dlingo, dan bengkle yang sudah dihaluskan kemudian dioleskan pada ubun-ubun, kuping, leher, tangan, dan kaki. Daun sangketan mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, dan terpenoid. Flavonoid telah terbukti mencegah atau memperlambat perkembangan beberapa kanker. Sebagian besar bertindak sebagai agen anti-oksidan dan anti-inflamasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil flavonoid dari ekstrak etanol daun sangketan (Achyrantes Aspera) secara kualitatif. Menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan one shot case study. Serbuk simplisia di maserasi dengan etanol 96% selama 8 hari disertai pengadukan, filtrat diuapkan hingga menjadi ekstrak kental. Pengujian kadar flavonoid total ekstrak dilakukan dengan spektrofotometer, menggunakan larutan baku kuersetin. Hasil analisis dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis, konsentrasi ekstrak Sangketan 100 ppm lebih mendekati nilai absorbansi baku quersetin pada panjang gelombang 419,8 nm, dengan kadar flavonoid total 47,23%. Berdasarkan analisis dengan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 419,8 nm, ekstrak etanol daun sangketan mengandung flavonoid total dengan kadar 47,23%. tanin.
SANGKETAN (ACHYRANTHES ASPERA) AGEN SITOTOKSIK POTENSIAL DI MASA DEPAN Zaenal Jnal Fanani
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 2, No 1 (2017): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v2i1.419

Abstract

 AbstractCancer become major public health burden and primary care for cancer still consists surgery, chemotherapy, radiation therapy also immunotherapy. However, harmful side effects of cancer drugs and radiation still threat to cancer patients. Chemoprevency is latest approach that growing rapidly, using natural ingredients or synthetic agents to prevent, inhibit or reverse tumorigenesis and suppress development cancer cell.Phytochemical screening of Achyranthes aspera leaf has cytotoxicity on Artemia salina, indicates presence of essential oils, free terpenoid compounds, triterpenoid saponins, flavonoids and polyphenols. Flavonoid compounds can act anti-cancer is β sitosterol. This compound can increase proliferation of peripheral blood lymphocytes and increase cytotoxic effect of natural killer cells.Methanol extract of Achyranthes aspera, alkaloid, non-alkaloid and saponin fractions has shown significant inhibitory effect on early antigen activation Epstein-Barr virus. In vitro study of methanol extract, non-alkaloids fraction showed most significant inhibitory activity. In vivo study, all fractions methanol extract had cytotoxic activity, which shown inhibit carcinogenesis DMBA / TPA in mouse skin.Keywords: Cancer, Achyranthes aspera, β sitosterol, Cytotoxic  AbstrakKanker telah menjadi beban kesehatan utama bagi masyarakat dan perawatan utama untuk kanker masih terdiri atas operasi, kemoterapi, terapi radiasi dan imunoterapi. Namun, efek samping yang berbahaya dari obat kanker dan radiasi masih menjadi ancaman bagi penderita kanker. Kemoprevensi adalah pendekatan terbaru yang berkembang pesat dengan menggunakan bahan alami atau agen sintetis untuk mencegah,menghambat atau membalikkan tumorigenesis serta menekan perkembangan kanker.Skrining fitokimia yang dilakukan terhadap daun Achyranthes aspera yang mempunyai daya sitotoksik terhadap Artemia salina, menunjukkan adanya kandungan minyak atsiri, senyawa terpenoid bebas, saponin triterpenoid, flavonoid dan polifenol. Senyawa flavonoid yang dapat berperan sebagai anti kanker adalah β sitosterol. Senyawa ini dapat meningkatkan proliferasi limfosit darah perifer dan meningkatkan efek sitotoksik sel pembunuh alami.Ekstrak metanol Achyranthes aspera, pada fraksi alkaloid, non-alkaloid dan saponin telah menunjukkan efek penghambatan yang signifikan pada aktivasi antigen awal virus Epstein-Barr. Pada studi in vitro ekstrak metanol, fraksi non-alkaloid menunjukkan aktivitas penghambatan yang paling signifikan. Dalam studi in vivo, semua fraksi dari ekstrak metanol memiliki aktivitas sitotoksik, yang telah dibuktikan dapat menghambat karsinogenesis oleh DMBA/TPA pada kulit tikus.Kata Kunci: Kanker, Achyranthes aspera, β sitosterol, Sitotoksik 
ANALISA KESADAHAN TOTAL (CACO3) SECARA KOMPLEKSOMETRI DALAM AIR SUMUR DI DESA CLERING KABUPATEN JEPARA Vivin Rosvita; Zaenal Fanani; Iqbal Amaluddin Pambudi
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 3, No 1 (2018): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v3i1.661

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang sangat dibutuhkan untuk keperluan hidup manusia, salah satu sumber air yang banyak dimanfaatkan terutama di Indonesia adalah air sumur. Kesadahan merupakan  salah satu  parameter  kimia tentang  kualitas air bersih, tingkat  kesadahan air  pada dasarnya  ditentukan oleh jumlah kalsium (Ca2+) dan magnesium (Mg2+). Menurut PERMENKES Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 kadar maksimal kesadahan yang  diijinkan untuk  air minum dan air bersih adalah 500  mg per liter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar kesadahan air sumur, sesuai dengan PERMENKES Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yang dilakukan dengan cara titrasi kompleksiometri di laboratorium. Berdasarkan hasil penelitian dari 3 sumur yang bebeda, dengan pengambilan dari 3 bagian sumur (atas, tengah, bawah). Diperoleh hasil (A1=326,3 Mg/L; A2=451,8 Mg/L; A3=548,2 Mg/L), (B1=627,5 Mg/L; B2=828,3 Mg/L; B3=898,5 Mg/L,), (C1=642,5 Mg/L; C2=813,2 Mg/L; C3=983,9 Mg/L). Terdapat 2 sampel yang memenuhi persyaratan (A1 dan A2) dan 7 sampel tidak memenuhi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa air sumur di desa Clering kesadahannya melebihi ambang batas dan tidak dapat langsung diminum.
PENGARUH PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMILIHAN PRODUK ANTANGIN JRG® TABLET Zaenal Fanani; Tiyas Putri N; Vivin Rosvita
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 1, No 1 (2016): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v1i1.102

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi mahasiswa tentang atribut produk, dalam mempengaruhi keputusan pemilihan produk Antangin JRG® tablet. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode survei di STIKES Muhammadiyah Kudus. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner secara langsung kepada mahasiswa. Pengambilan responden dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Data kuesioner yang dianalisis diperoleh dari mahasiswa yang pernah menggunakan produk Antangin JRG® tablet. Analisis data dilakukan dengan sekala likert dan penghitungan regresi berganda menggunakan program SPSS For Windows Release 16.0. Pengujian hipotesis dengan uji F untuk mengetahui pengaruh atribut produk secara bersama-sama dan uji t untuk mengetahui pengaruh masing-masing atribut produk terhadap keputusan pemilihan mahasiswa. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan secara parsial atau sendiri-sendiri, kedua atribut produk yaitu variabel merek dan kualitas berpengaruh signifikan terhadap keputusan pemilihan mahasiswa pada produk Antangin JRG® tablet. Sedangkan secara simultan atau bersama-sama, keempat atribut produk yaitu variabel merek, label, kemasan, dan kualitas berpengaruh signifikan terhadap keputusan pemilihan mahasiswa pada produk Antangin JRG® tablet. Dalam penelitian ini juga diperoleh, bahwa variabel kualitas adalah atribut produk yang paling dominan mempengaruhi mahasiswa dalam keputusan pemilihan produk Antangin JRG® tablet.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU SWAMEDIKASI INFLUENZA PADA MASYARAKAT DI DESA PLADEN, KECAMATAN JEKULO, KUDUS Kharisma Aprilita Rosyidah; Zainal Fanani
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 5, No 2 (2020): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v5i2.1175

Abstract

Influenza merupakan self limiting disease yang dapat menyerang setiap orang tanpa mengenal usia dan jenis kelamin. Salah satu pengobatan yang sering dilakukan untuk mengobati penyakit ini adalah dengan berperilaku pengobatan sendiri atau disebut swamedikasi. Dalam berperilaku swamedikasi membutuhkan suatu pengetahuan yang baik supaya tindakan swamedikasi dapat berjalan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat di Desa Pladen, Kecamatan Jekulo, Kudus terhadap swamedikasi influenza yang rasional. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan 173 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan penggunaan swamedikasi influenza mencakup tepat pemilihan obat dan tepat dosis. Data terkumpul kemudian dianalisa secara analisa univariat dan bivariat, sedangkan untuk menjawab hipotesis digunakan uji Spearman Rank. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi influenza yang rasional di masyarakat di Desa Pladen, Kecamatan Jekulo,  Kudus, dengan p value sebesar 0,000,05. Oleh karena itu, dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa secara statistik terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi influenza yang rasional di masyarakat Desa Pladen, Kecamatan Jekulo,  Kudus.
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN OPERASI SECTIO CAESAREA DI RSU ISLAM KLATEN TAHUN 2020 Zaenal Fanani; Nur Aisah; Ridwan Ridwan
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 7, No 1 (2022): Indonesia Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v7i1.1793

Abstract

AbstrakSectio caesarea tindakan pembedahan yang bertujuan melahirkan bayi dengan membuka dinding perut dan rahim ibu. Wanita yang melakukan bedah sesar memiliki resiko infeksi lebih besar 5-20 kali lipat dibandingkan persalinan normal. Salah satu masalah dari tindakan persalinan section caesarea adalah infeksi pada luka operasi (ILO). Penanganan untuk mencegah terjadinya infeksi luka operasi yaitu dengan cara pemberian antibiotik profilaksis. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien operasi section caesarea di RSU Islam Klaten. Penelitian ini merupakan observasional yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data sekunder dengan penelusuran data rekam medik pada pasien bedah sesar di RSU Islam Klaten periode bulan Juli - Desember 2020 dengan jumlah sampel sebanyak 82 pasien. Data yang telah terkumpul diolah dengan menghitung persentase pola penggunaan antibiotik dan parameter-parameter yang meliputi jenis antibiotik yang digunakan, dosis, rute pemberian dan waktu pemberian antibiotik. Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian penggunaan jenis antibiotik profilaksis bedah sesar yaitu cefazolin sebesar 100%, kesesuaian dosis yang digunakan sebanyak 2 gram sebesar 0%, kesesuaian rute pemberian antibiotik profilaksis yaitu melalui intra vena kesesuaian sebesar 100%, kesesuaian waktu pemberian antibiotik ≤30 menit sebelum insisi kulit sebesar 11%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa evaluasi peggunaan antibiotik profilaksis bedah sesar belum sesuai pedoman Permenkes RI tahun 2011.
Pelatihan Pembuatan Gel Lidah Buaya (Aloe Vera) sebagai Terapi Alternatif untuk Mengatasi Dermatitis Akibat Banjir Rusidah, Yunita; Kurnia, Shinta Dwi; Fanani, Zainal; Sukoharjanti, Bintari Tri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4047

Abstract

Banjir melanda hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Demak awal tahun 2024. Desa Kedungwaru Lor merupakan salah satu desa yang terdampak banjir. Wilayah Kecamatan Karanganyar Demak termasuk daerah yang mengalami genangan parah akibat robohnya enam tanggul sungai. Banjir merendam persawahan siap panen dan rumah-rumah warga dengan ketinggian lebih dari 3 meter. Dengan melihat daerah terdampak banjir yang luas dan tidak segera surut maka resiko terjadinya gangguan kesehatan terutama pada kulit semakin besar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan pembuatan gel lidah buaya yang diharapkan dapat membantu mengatasi dermatitis akibat sanitasi yang kurang baik saat bencana banjir. Pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Kudus bermaksud memberdayakan anggota Aisyiyah Desa Kedungwaru Lor untuk memproduksi gel lidah buaya secara mandiri. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai manfaat dan cara pembuatan gel lidah buaya. Metode pelaksanaan dalam program pemberdayaan masyarakat ini antara lain sosialisasi dan pelatihan. Peserta sangat antusias dengan kegiatan sosialisasi dan optimis mampu memproduksi gel lidah buaya. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan dan diikuti 37 orang anggota Aisyiyah Desa Kedungwaru Lor Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak. Selama kegiatan berlangsung warga sangat antusias, hal ini tampak pada keaktifan warga mengikuti kegiatan ini dan langsung mengaplikasikan gel lidah buaya pada kulit.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN OBAT GENERIK DI APOTEK KARANGAJI KEDUNG JEPARA Sabiq Ismil Adhom; Zaenal Fanani; Intan Adevia R
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Nusantara Hasana Journal, June 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i1.1511

Abstract

The public's selection of generic drugs is still often influenced by negative perceptions regarding their quality and effectiveness compared to branded drugs. In fact, pharmacologically, generic drugs contain the same active ingredients and are more affordable. This study aims to analyze the factors influencing the selection of generic drugs at Karangaji Pharmacy, Kedung Subdistrict, Jepara Regency. The research employed a quantitative approach with a descriptive-analytic design and a cross-sectional method. A sample of 96 respondents was determined using the Slovin formula from a population of 2,260 patients. The research instrument was a Likert scale questionnaire covering four independent variables: price, quality, socio-cultural factors, and recommendations from pharmaceutical personnel. Data analysis was conducted using the Chi-Square test, independent sample t-test, and Pearson correlation through SPSS. The results showed that socio-cultural factors were the most dominant in influencing the selection of generic drugs, as proven significant in the t-test (p < 0.001) and Pearson correlation (p = 0.012). Recommendations from pharmaceutical personnel also had a significant effect (p = 0.014). Price was only significant in the t-test (p = 0.040), while quality did not show a significant effect in any of the statistical tests. In conclusion, the public’s decision to choose generic drugs is more strongly influenced by social aspects and educational support from pharmaceutical personnel rather than price or perceived quality. Therefore, effective public education and community-based approaches are necessary to increase the rational acceptance and use of generic drugs in the community.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAGUSIBU OBAT ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN BULU JEPARA Laila Septania Rafi; Zaenal Fanani; Ulviani Yulia Husna
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Nusantara Hasana Journal, July 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i2.1575

Abstract

Lack of knowledge about the antibiotic DAGUSIBU can lead to drug resistance. This occurs because inappropriate use of the drug, inappropriate dosage, and a lack of understanding of the indications of the drug being consumed can cause the drug to not work properly in the body, thus causing harm. Therefore, the risk of drug resistance is unavoidable. Age, gender, residence, education, and income are all contributing factors to the level of antibiotic knowledge. The purpose of this study was to determine the relationship between sociodemographic characteristics and the level of knowledge about the antibiotic DAGUSIBU among the community in Bulu Village, Jepara. This study used a correlational analysis design with a cross-sectional study approach. The sample for this study was 115 respondents aged 15-50 years old, selected using a purposive sampling technique. The obtained data were analyzed using a correlation test, namely the chi-square test. After testing, the results showed that sociodemographic characteristics based on gender, age, highest education, occupation, and income were significantly associated with the level of knowledge about the antibiotic DAGUSIBU among the community in Bulu Village, Jepara. Further research using a questionnaire method and supplemented with leaflet education is needed to assess the community's level of knowledge about the antibiotic DAGUSIBU, both before and after the education.