Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBERIAN INFORMASI OBAT TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA PASIEN PNEUMONIA DI RS PKU MUHAMMADIYAH GUBUG Triana Aprilyya; Zaenal Fanani; Galih Kurniawan
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 3 (2025): Nusantara Hasana Journal, August 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i3.1644

Abstract

Pneumonia is a lower respiratory tract infection that remains a major cause of morbidity and mortality, especially in developing countries like Indonesia. The success of pneumonia therapy depends heavily on patient compliance in using antibiotics appropriately. However, patient compliance with antibiotic treatment remains low, which risks relapse and antibiotic resistance. One important factor that can improve understanding is presenting drug information accurately and clearly. This study aims to determine the effect of providing drug information on the level of antibiotic compliance in pneumonia patients at PKU Muhammadiyah Gubug Hospital. This study used a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design, involving two groups of pneumonia patients: those before and after receiving drug information intervention using leaflets. Compliance levels were measured using the MARS (Medication Adherence Rating Scale) questionnaire before and after the intervention. The results of the study will compare the significance of antibiotic compliance levels in the pre- and post-intervention groups (p < 0.05) using the Wilcoxon Signed Rank Test. Patients who were provided with information showed a better understanding of the importance of completing antibiotic therapy as recommended. In conclusion, providing effective drug information can improve patient adherence to antibiotic use, contributing to successful therapy and preventing resistance. These results can serve as a basis for developing drug information intervention programs in hospitals
FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK DEODORAN SPRAY KOMBINASI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz & Pav.) DAN DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP Staphylococcus aureus Anisa Nurjanah; Zaenal Fanani; Fahrudin Arif
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 4 (2025): Nusantara Hasana Journal, September 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i4.1688

Abstract

Body odor problems triggered by the activity of bacteria such as Staphylococcus aureus are a concern in tropical regions such as Indonesia, which have high temperatures and humidity. Long-term use of synthetic chemical deodorants carries the risk of side effects, so safe and effective natural alternatives are needed. This study aims to formulate and evaluate the physical stability and antibacterial effectiveness of a spray deodorant preparation made from a combination of red betel leaf extract (Piper crocatum Ruiz and Pav.) and starfruit leaf extract (Averrhoa bilimbi L.). The extract was obtained through a maceration method with 70% ethanol as a solvent. This study used a laboratory experimental design with a quantitative approach. The study population was a spray deodorant preparation formulated in four variations: F0 (Negative control), F1 (7.5% red betel leaf + 2.5% starfruit leaf), F2 (5% + 5%), and F3 (2.5% + 7.5%). Physical stability tests included organoleptic tests, pH, displaced volume, and homogeneity. Antibacterial activity test was carried out using the well diffusion method against Staphylococcus aureus ATCC 25923. Data analysis was performed using normality test, homogeneity test, and one-way ANOVA test, and Tukey HSD post-hoc test. The results showed significant differences between treatment groups, but no significant differences between test formulas. All formulas met physical stability standards and showed strong antibacterial activity (inhibition zone 12.1 -14.37 mm). Formula F2 showed the highest inhibition, indicating a synergistic effect of a balanced extract ratio. This study contributes to the development of natural spray deodorant products that are safe, effective, and have the potential to replace synthetic ingredients in pharmaceutical formulations.
ANALISIS FITOKIMIA DAN PENETAPAN KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK ETANOL DAUN KETAPANG KENCANA (Terminalia mantaly) SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Veronika Puspita Kumalasari; Zaenal Fanani; Emma Jayanti Besan
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 5 (2025): Nusantara Hasana Journal, October 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i5.1714

Abstract

The Ketapang Kencana plant (Terminalia mantaly) is one of the plants with potential as a source of bioactive compounds. Traditionally, various parts of this plant, such as the leaves, stems, and root bark, have been used in several countries to treat diseases such as diabetes, dysentery, and malaria. This study aims to identify the active compounds present in the ethanol extract of Ketapang Kencana leaves and to determine the total flavonoid content of the ethanol extract of Ketapang Kencana leaves. The extraction was carried out using the maceration method with 70% ethanol as the solvent. Phytochemical screening of the ethanol extract of Ketapang Kencana leaves was conducted using specific chemical reagents. The results of the phytochemical screening showed that the ethanol extract of Ketapang Kencana leaves contains alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, and triterpenoids. The total flavonoid content of the ethanol extract of Ketapang Kencana leaves, determined using the colorimetric method with UV-Vis spectrophotometry and quercetin as the standard, was found to be 26.847 mgQE/g extract on average.
ANALISIS MAKROSKOPIK DAN MIKROSKOPIK HERBA SANGKETAN (Achyranthes aspera) Fanani, Zaenal; Etikasari, Ria; Nugraheni, Tiyas Putri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan obat herbal yang semakin maju mendorong berbagai studi eksplorasi tanaman liar yang dipakai dalam etnomedisin. Tanaman Sangketan (Achyranthes aspera) sudah umum digunakan oleh masyarakat Indonesia, karena memiliki manfaat bagi kesehatan. Tanaman ini mudah tumbuh liar di tempat terbuka seperti perkarangan kosong dan ladang. Identifikasi tanaman obat merupakan bagian penting dalam pengembangan obat herbal, untuk memastikan kebenaran jenis tanaman yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi Sangketan berdasarkan pengenalan makroskopik dan mikroskopik tanaman. Analisis makroskopik pada herba Sangketan dilakukan secara organoleptis dan morfologi, dengan mengamati bentuk batang, daun dan bunga menggunakan kaca pembesar. Analisis mikroskopik dilakukan dengan mengamati fragmen pengenal dari serbuk herba Sangketan, dilihat menggunakan mikroskop cahaya. Hasil pengamatan makroskopik, batang Sangketan jenis batang basah, arah tumbuh tegak dengan percabangan sirung pendek. Daun Sangketan berupa daun tunggal, bentuk jorong, pangkal dan ujung meruncing, tepi daun rata dengan pertulangan menyirip. Bunga Sangketan berupa bunga majemuk, bentuk bulir dengan letak di ujung batang. Gambaran mikroskopik serbuk batang Sangketan menunjukkan adanya fragmen pengenal berupa trikoma berkutil. Pada serbuk daun Sangketan menunjukkan adanya fragmen pengenal berupa trikoma glandular. Sedangkan serbuk bunga Sangketan menunjukkan adanya fragmen pengenal gynoecium dan kristal roset.
Analisis Potensi Tabir Surya dari Beras Hitam (Oryza Sativa L. Indica) Fanani, Zaenal; Masithoh, Anny Rosiana; Wariana, Mariza Kusuma
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beras hitam belum banyak dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat, dengan manfaat yang lebih baik dibandingkan beras pada umumnya. Salah satu kandungan senyawa aktif pada beras hitam, diduga dapat berpotensi sebagai tabir surya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi tabir surya dari ekstrak etanol beras hitam. Penelitian ini dilakukan secara in vitro menggunakan metode spektrofotometri UV. Potensi tabir surya dilihat berdasarkan perhitungan nilai Sun Protecting Factor (SPF). Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi ekstrak etanol Beras Hitam dengan konsentrasi 100 ppm termasuk kategori SPF proteksi minimal, konsentrasi 200 ppm, 300 ppm dan 400 ppm termasuk kategori SPF proteksi sedang, konsentrasi 500 ppm termasuk kategori SPF proteksi maksimal.
Pengaruh Fertigasi Kombinasi Pupuk Kandang Terhadap Produksi Triterpenoid Dari Sangketan (Achyranthes aspera) Fanani, Zaenal; Nugraheni, Tyas Putri; Rosvita, Vivin
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sangketan (Achyranthes aspera) adalah salah satu tanaman obatpotensial, mengingat tanaman ini memiliki kandungan senyawa aktifyang bermanfaat untuk kesehatan. Triterpenoid merupakan salahsatu kandungan metabolit sekunder utama dari Sangketan.Keberhasilan budidaya Sangketan sangat terkait dengan kandungansenyawa aktif triterpenoid. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui kombinasi dari media tanam dan aplikasi fertigasidengan pupuk organik, yang dapat mendukung produksi senyawatriterpenoid dari Sangketan secara optimal.Pada budidaya Sangketan diberikan perlakuan perbandingan mediatanah + arang sekam padi 2:1. Sedangkan aplikasi fertigasimenggunakan perbandingan komposisi kotoran ayam + kambing1:1; 1:2 dan 2:1, dengan konsentrasi 1kg pupuk organik per 5 literair, dosis 60 ml per tanaman dan diaplikasikan setiap dua minggu.Sangketan di panen setelah 4-5 bulan, kemudian dilakukan analisiskuantitatif kandungan triterpenoid menggunakan metodekromatografi lapis tipis. Data yang diperoleh diaplikasikanmenggunakan metode simplex lattice design, untuk memperolehkombinasi yang optimal.Data kualitatif ekstrak Sangketan yang mengandungan senyawatriterpenoid, telah dianalisis dengan pereaksi kloroform dan H2SO4pekat, ditandai dengan adanya lapisan warna coklat kemerahan.Data kuantitatif rendemen ekstrak Sangketan diaplikasikanmenggunakan metode simplex lattice design, diperoleh persamaan Y= 8,94(Ayam) + 11,585(Kambing) + 14,26(Ayam.Kambing).Kandungan triterpenoid pada ekstrak Sangketan dibuktikanmenggunakan kromatografi lapis tipis, berupa bercak warna abu-abudi bawah sinar UV 254 nm dengan nilai Rf 0,65.
Larvicides Activity of Krokot Extract into Aedes aegypti Mortality Fanani, Zaenal; Hidayah, Noor; Yulianti, Nur Fajria
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v6i2.1857

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is transmitted by Aedes aegypti, one of controlling vectors which is larvicides. Synthetic larvicides cause several problems so that alternative natural larvicides are used. One of which is the krokot (Portulaca oleracea, L.), the content such as flavonoids, tannins, alkaloids, and saponins can be used as larvicides. This study aims to determine the larvicides activity of krokot extract on mortality of Aedes aegypti. The study was conducted using experimental quantitative research. The study was conducted by pouring the ethanol extract on 25 larvae and repeated 3 times, for 24 hours. The result of larvae mortality test at concentrations of 4%, 5% and 6%, namely 39%, 57% dan 72%. LC50 value from krokot extract on the larvae mortality, that is equal to 9.294%. Based on the study, it can be concluded that the krokot ethanol extract is able to kill 50% of the Aedes aegypti larvae population.   Keywords:          krokot, ethanol extract, Aedes aegypti, mortality
Optimalisasi Produksi Triterpenoid Dari Sangketan (Achyranthes aspera) Dengan Budidaya Organik Fanani, Zaenal; Farida, Umi; Nirwana, Muhammad Bayu
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 7, No 1: March 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v7i1.9482

Abstract

Kebutuhan akan bahan baku obat semakin meningkat sejalan dengan pemanfaatan obat tradisional yang semakin meningkat. Sangketan (Achyranthes aspera) adalah salah satu tanaman obat potensial, mengingat tanaman ini memiliki kandungan senyawa aktif yang bermanfaat untuk kesehatan. Triterpenoid merupakan salah satu kandungan metabolit sekunder utama dari Sangketan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi dari komposisi media tanam dan aplikasi fertigasi dengan pupuk organik, yang dapat mendukung produksi senyawa triterpenoid dari Sangketan secara optimal. Pada budidaya Sangketan diberikan perlakuan perbandingan komposisi media tanah + arang sekam padi 1:1; 1:2 dan 2:1. Sedangkan aplikasi fertigasi menggunakan pupuk organik kotoran kambing, dengan konsentrasi 1kg pupuk organik per 5 liter air, dosis 60 ml per tanaman dan diaplikasikan setiap dua minggu. Sangketan di panen setelah 4-5 bulan, kemudian dilakukan analisis kualitatif kandungan triterpenoid menggunakan metode kromatografi lapis tipis. Data yang diperoleh diaplikasikan menggunakan metode simplex lattice design (SLD), untuk memperoleh kombinasi yang optimal. Data kualitatif ekstrak Sangketan yang mengandungan senyawa triterpenoid, telah dianalisis dengan pereaksi kloroform dan H2SO4 pekat, ditandai dengan adanya lapisan warna coklat kemerahan. Data kuantitatif rendemen ekstrak Sangketan diaplikasikan menggunakan metode simplex lattice design, diperoleh persamaan Y = 8,94(Arang) + 11,585(Tanah) + 14,26(Arang.Tanah). Kandungan triterpenoid pada ekstrak Sangketan dibuktikan menggunakan kromatografi lapis tipis, berupa bercak warna abu-abu di bawah sinar UV 254 nm dengan nilai Rf 0,65.
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SELEDRI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA Zaenal Fanani; Irawati Indrianingrum; Ari Simbara; Lailatul Farikhah; Dhanty Ayunita Mahadhany
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i1.2499

Abstract

Hipertensi sering terjadi pada lansia yang dikaitkan dengan proses penuaan. Seiring dengan bertambahnya usia, risiko seseorang untuk mengalami hipertensi semakin meningkat. Pengobatan hipertensi secara non farmakologi juga dapat diberikan melalui konsumsi seledri. Senyawa apiin dari daun seledri bersifat diuretik dan diduga mampu melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun seledri terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan metode quasi experimental design, dengan rancangan non equivalent control group design. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling sampel, dengan jumlah responden 46 orang. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian rebusan daun seledri terhadap tekanan darah pada lansia kelompok intervensi, dengan nilai p-value kelompok intervensi 0,000. Dan tidak ada pengaruh pemberian rebusan daun seledri terhadap tekanan darah pada lansia kelompok kontrol, dengan nilai p-value 0,01. Kesimpulan penelitian ini yaitu, adanya pengaruh pemberian rebusan daun seledri terhadap penurunan tekanan darah pada lansia.
KETERKAITAN PENGETAHUAN SANTRIWATI DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KUDIS PADA LINGKUP PONDOK PESANTREN Zaenal Fanani; Bintari Tri Sukoharjanti; Yayuk Mundriyastutik; Lailatul Farikhah; Ari Simbara
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i2.2168

Abstract

Kudis atau skabies merupakan gangguan kulit yang dikarenakan oleh parasitisme dan ekspresi Sarcoptes scabiei, sejenis tungau subspesies hominis. Kudis di Indonesia merupakan gangguan kulit peringkat ke-3 terbanyak. Santriwan maupun Santriwati termasuk dalam populasi risiko tinggi serta rentan terkena serangan kudis. Meskipun penyakit ini dapat diobati, namun sering kali terlambat didiagnosis dan menunda pengobatan, sehingga membuatnya lebih mungkin untuk menyebar ke seluruh pondok pesantren. Jenis penelitian analitik ini memakai cross-sectional design, untuk dimaksudkan agar mengetahui keterkaitan antara variabel independen dengan dependen yang dianalisa pada suatu titik masa tertentu. Dilakukan penelitian menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk mewujudkan gambaran yang sistematis, berdasarkan fakta dan akurat. Pengumpulan data dilakukan hanya satu kali menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Penelitian menggunakan jumlah responden sebanyak 70 individu. Data kuesioner responden menunjukkan usia 15-17 tahun sebanyak 34 santriwati (49%), responden dengan tingkat pendidikan MTS sebanyak 38 santriwati (54%), responden dengan riwayat kelas 7-9 sebanyak 42 santriwati (60%), responden memiliki pengetahuan cukup sejumlah 48 santriwati (69%), responden memiliki pengetahuan baik sejumlah 38 santriwati (54%). Hasil uji bivariat perilaku menggunakan chi square diperoleh nilai 0,035 untuk P (Asymptotic significance). Dengan melihat nilai asymp. Sig Pearson Chi Square 0,05 atau lebih besar, dapat ditunjukkan adanya keterkaitan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan kudis yang signifikan.
Co-Authors Abida Ardelia Ahmad Suriyadi Muslim Ana Nurul Fitriyani Ana Nurul Fitriyani Ana Zumrotun Nisak Andhika Ariyanto Anisa Nurjanah Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Ari Simbara Arina Novitasari Arrasyid Indra Muliawan Bintari Tri Sukoharjanti Bintari Tri Sukoharjanti Bonita Anzila Desi Bonnix Hedy Maulana Dea Safira Dhanty Ayunita Mahadhany Dwi ASTUTI Dwi Maya Ratna Sari Dwi Rizqi Roniawati Edita Pusparatri Emma Jayanti Besan Emma Jayanti Besan Endang Setyowati Etikasari, Ria Fahrudin Arif Fathuddin Hamid Fitria Maulina Galih Kurniawan Hanifah Miftah Mafitri Ika Sinta Indriani Ilun Fadillah Intan Adevia R Intan Adevia Rosnarita Iqbal Amaluddin Pambudi Irawati Indrianingrum Istianatus Sunnah Julia Megawati Djamal Julia Winda Sari Kharisma Aprilita Rosyidah Kinanti Putri Amalia Laila Septania Rafi Lailatul Farikhah Lailatul Farikhah M. Adib Jaharii Dwi Putra Mariza Kusuma Wariana Muhamad Jauhar Muhammad Al Anshori Nasrullah Muhammad Bayu Nirwana Muhammad Binsar Dhiya Ulhaq Muhammad Khudzaifi Muhammad Khudzaifi Muhammad Nurul Fadel Muhammad Syariful Imam Munandiyah Munandiyah Nasriyah Nasriyah Noor Cholifah Noor Hidayah Noor Hidayah Noor Hidayah Novam Danu Pamungkas Nugraheni, Tiyas Putri Nugraheni, Tyas Putri Nur Aisah Nur Aisah Nur Aisah Nur Fajria Yulianti Ria Etikasari Ria Etikasari Riana Putri Rahmawati Ridwan Ridwan Ridwan Ridwan Ridwanto, Muhammad Rika Murharyanti Rosvita, Vivin Rusnoto Rusnoto Sabiq Ismil Adhom Safira Dinnul Qayyimah Sakila Jauza Adiba Septia, Noersa Indah Septiani Septiani shinta dwi kurnia Siti Mumfaridatul Mukarromah Sukoharjanti, Bintari Tri Tities Kusuma Pratama Tiyas Putri N Tiyas Putri Nugraheni Triana Aprilyya Tyas Putri Nugraheni Ulviani Yulia Husna Ulviani Yulia Husna Umi Farida Umi Farida Veronika Puspita Kumalasari Vivin Rosvita Vivin Rosvita Vivin Rosvita Wariana, Mariza Kusuma Windy Aulina Wiro Patabi Yayuk Mundriyastutik Yulianti, Nur Fajria Yulis Trinovita Yunita Febrianti Yunita Rusidah Yunus Mustaqim, Yunus