p-Index From 2021 - 2026
7.606
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis JESS (Journal of Educational Social Studies) Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Satya Widya Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning Journal of Education Action Research Journal of Education Technology International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Humaniora Literasi : Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Mantik SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme EDUTEC : Journal of Education And Technology Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan PEDAGOGIKA Jurnal PPKn Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Journal of Research and Educational Research Evaluation Civics Education And Social Science Journal (CESSJ) PKn Progresif : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Kewarganegaraan Jurnal Pendidikan PKn Cakrawala: Jurnal Pendidikan Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Jurnal Basicedu Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Civic Education Perspective Journal JS (Jurnal Sekolah) Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat JANACITTA: Journal of Primary and Children's Education Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Journal of Social Work and Science Education Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI B PADA MATA PELAJARAN PKN DI SMK PGRI II SALATIGA Nani Mediatati
Satya Widya Vol 28 No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13572.031 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2012.v28.i1.p39-54

Abstract

Hasil pengamatan peneliti terhadap pembelajaran PKn di kelas XI B SMK PGRI II Salatiga, nampak bahwa guru masih menggunakan metode ceramah dan tanya jawab dalam menyampaikan materi. Pembelajaran lebih berpusat pada guru dan menekankan pada pembelajaran secara individual, sehingga tingkat keaktifan siswa rendah (34,25% dari seluruh siswa di kelas ). Hal ini juga berdampak kepada rendahnya hasil belajar yang mencapai 62,17 persen siswa di bawah KKM ( 75 ). Terkait masih rendahnya keaktifan siswa serta rendahnya hasil belajar siswa tersebut, maka dilakukan PTK sebagai upaya untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe learning together, sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang lebih tepat. Indikator keberhasilan yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah keaktifan belajar siswa meningkat lebih dari 80 persen dari jumlah siswa dan hasil belajar siswa mencapai KKM (≥ 75) meningkat 100 persen. Selama proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe learning together keaktifan belajar siswa dapat meningkat, karena siswa diberdayakan dan diberi kepercayaan untuk kritis dan terlibat aktif dalam kegiatan belajar. Ketercapaian persentase rata-rata keaktifan belajar siswa mencapai 71,4 persen pada siklus I yang lebih baik dari rata-rata keaktifan belajar siswa pada pra siklus yang hanya mencapai 34,25 persen saja, pada siklus II meningkat menjadi 91,4 persen. Dampak positif dari meningkatnya keaktifan belajar siswa adalah pada hasil belajar siswa yang juga meningkat, semula nilai rata-rata 72,43 pada pra siklus menjadi 75,86 pada siklus I dan 80,92 pada siklus II. Ketercapaian KKM (75), semula 37,83 persen pada pra siklus meningkat menjadi 81,08 persen pada siklus I dan menjadi 100 persen pada siklus II.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SD NEGERI SIDOMULYO 04 KECAMATAN UNGARAN TIMUR KABUPATEN SEMARANG Nani Mediatati
Satya Widya Vol 30 No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.45 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2014.v30.i2.p104-111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan implementasi pendidikan karakter di SD Negeri Sidomulyo 04 Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang tahun pelajaran 2010/2011. Jenis penelitian ini adalah penelitian diskriptif. Subyek penelitiannya adalah Kepala Sekolah, guru kelas 1 sampai kelas 6, dan siswa kelas 6 yang diambil sampel sebanyak 15 siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Negeri Sidomulyo 04 Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang telah mengimplementasikan pendidikan karakter sejak tahun pelajaran 2004. Pendidikan karakter diimplementasikan melalui kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan pembiasaan diri. Melalui kegiatan intrakurikuler, pendidikan karakter dilaksanakan dalam pembelajaran setiap mata pelajaran, mulai dari penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), pelaksanaan pembelajaran di kelas, dan evaluasi. Dalam kegiatan ekstrakurikuler, pendidikan karakter dilaksanakan melalui kegiatan kepramukaan; seni, budaya dan ketrampilan; keagamaan; olah raga; pengembangan IPTEK; dan pelayanan konseling. Selanjutnya pendidikan karakter dilakukan melalui pembiasaan diri yaitu berjabat tangan dan memberi salam setiap pagi baik kepala sekolah, guru, karyawan, dan siswa; mendengarkan lagu nasional, daerah, rohani yang diputar dari kantor setiap pagi sebelum masuk kelas dan mulai pelajaran; menyisihkan sebagian uang saku sebagai bentuk kepedulian sosial dan sikap berbagi; kerja bakti bersama; dan makan bersama. Guru dan kepala sekolah sangat berperan dalam pelaksanaan pendidikan karakter tersebut dan siswa memberi respon positif terhadap pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah tersebut.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKn DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DAN GROUP INVESTIGATION DI KELAS VIII SMP NEGERI I BERGAS KABUPATEN SEMARANG Nani Mediatati
Satya Widya Vol 31 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.77 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2015.v31.i1.p43-53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn dengan menggunakan model pembelajaran jigsaw dan group investigation di kelas VIII SMP Negeri I Bergas semester genap tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain eksperimen non equivalent control group design. Desain ini hampir sama dengan pretestpostest control group design, hanya pada desain ini kelompok eksperimen dan kelompok kontrol tidak dipilih secara random. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri I Bergas, sedangkan sampel penelitian diambil kelas VIIIB sebagai kelaseksperimen yang dilakukan pembelajaran menggunakan model jigsaw dan kelas VIIID sebagai kelas kontrol yang dilakukan pembelajaran menggunakan model group investigation.Teknik pengumpulan data menggunakan tes dengan instrument soal pretes dan postes yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk mengukur hasil belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan uji beda rerata dengan uji independent samplet-test menggunakan bantuan SPSS 16.00 for Windows yang didahului dengan uji normalitas dan uji homogenitas dari sampel. Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa kedua kelas berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan mempunyai variansi yang homogen dengan nilai signifikansi lebih dari 5%. Hasil uji independent sample t-test dari pretes menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan hasil belajar awal dari siswa kedua kelas dengan nilai signifikansi 0,849>0,05. Nilai rata-rata kelas eksperimen: 62,42 dan kelas kontrol: 62,79. Sedangkan dari postes menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar akhir siswa kedua kelas dengan nilai signifikansi 0,003<0,05. Nilai rata-rata kelas eksperimen: 81,97 dan kelas kontrol : 76,36. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn dengan menggunakan model jigsaw dan group investigation di kelas VIII SMP Negeri I Bergas. Hasil belajar siswa dari kelas yang dilakukan pembelajaran menggunakan model jigsaw lebih tinggi dari pada hasil belajar siswa dari kelas yang dilakukan pembelajaran menggunakan model group investigation.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN PKn DI KELAS VIII E SMP STELLA MATUTINA SALATIGA Nani Mediatati; Adi Sukoco
Satya Widya Vol 31 No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.316 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2015.v31.i2.p120-128

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar PKn dalam ranah kognitif, afektif dan psikomotor melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas VIII E SMP Stella Matutina Salatiga Semester I Tahun Pelajaran 2015/ 2016. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dengan setiap siklusnya meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas VIII E SMP Stella Matutina Salatiga, yang berjumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan non tes. Non tes dengan daftar cek dan skala penilaian digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar ranah afektif dan psikomotorik. Sedangkan tes untuk mengumpulkan data tentang hasil belajar ranah kognitif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik deskriptif komparatif dengan membandingkan hasil belajar ranah kognitif pra siklus, siklus 1 dan siklus 2 sampai mencapai indikator keberhasilan penelitian yaitu 100% siswa tuntas KKM dan hasil belajar ranah afektif dan psikomotorik 100% siswa mencapai skor antara 18-25 dengan kriteria baik/sangat baik.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam ranah kognitif, afektif dan psikomotor melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Hasil belajar ranah kognitif pada pra siklus ada 21 siswa (70%) yang tuntas mencapai KKM e” 75, dengan nilai rata-rata yaitu 66. Pada siklus 1 meningkat ada 25 siswa (83,33%) yang tuntas dengan nilai rata-rata yaitu 68, dan  pada siklus 2, 30 siswa (100%)  tuntas dengan nilai rata-rata yaitu 75. Hasil belajar ranah afektif pada siklus I ada 6 siswa (20%) yang nilainya kurang (skor 10-11), 9 siswa (30%) nilainya cukup (skor 15-16), 13 siswa (43,33%) nilainya baik (skor 18-20), dan 2 orang (6,67%) nilainya sangat baik (skor 22-25). Hasil belajar ranah psikomotorik pada siklus 1 ada 4 siswa (13,33%) yang nilainya kurang (skor10-11), 11 siswa (36,67%) nilainya cukup (skor15-16), 12 siswa (40%) nilainya baik (skor18-20), dan 3 siswa (10%) nilainya sangat baik (skor 22-25). Pada siklus II hasil belajar ranah afektif meningkat menjadi 20 siswa (66,67%) nilainya baik (skor18-20) dan 10 siswa (33,33%) nilainya sangat baik (skor 22-25). Hasil belajar ranah psikomotorik juga meningkat menjadi 22 siswa (73,33%) nilainya baik (18-20), dan 8 siswa (26,67%) nilainya sangat baik (skor 22-25). Ini berarti bahwa hasil belajar ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik pada akhir siklus 2 100% siswa telah mencapai indikator keberhasilan penelitian.
PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH DALAM UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS SISWA Epri Nuraini Rusminawati; Nani Mediatati
WACANA AKADEMIKA: Majalah Ilmiah Kependidikan Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.22 KB) | DOI: 10.30738/wa.v1i2.1038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 SDN Kadirejo 02 dengan ketuntasan 90% dari jumlah siswa mencapai nilai KKM ≥ 60 melalui penggunaan model Make A Match. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui dua siklus. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi dan tes yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: pada siklus I, diperoleh 7 siswa tidak tuntas (29%) dan 17 siswa tuntas (71%), dan pada siklus II diperoleh sebanyak 22 siswa tuntas (92%) dan 2 siswa tidak tuntas (8%). Jadi penggunaan model Make A Match  dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas 4 SDN Kadirejo 02 semester II tahun ajaran 2016/ 2017.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PPKn MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVENT DIVISION) PADA SISWA KELAS XI TAV (TEKNIK AUDIO VIDEO) B SEMESTER I TAHUN AJARAN 2017/2018 Galih Toni Purwanto; Nani Mediatati; Yosaphat Haris Nusarasriya
Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 9, No 2 (2018): GENTA MULIA : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.985 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan  keaktifan dan hasil belajar siswa dalam  mata pelajaran PPKn dengan mengunakan  metode pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievent Division. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan tes. Analisis data yang dilakukan dengan membandingkan hasil sebelum diberi tindakan dan sesudah diberi tindakan yang berkaitan dengan keaktifan dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievent Division) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas XI TAV B. Keaktifan siswa mengalami dari kondisi awal (pra siklus) sebesar 51,5% menjadi 72,7% pada siklus I dan meningkat kembali menjadi 93,9% pada siklus II. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari kondisi awal (pra siklus) sebesar 39,3% menjadi 72,7% pada siklus I dan meningkat kembali menjadi 100% pada siklus II. Kata kunci: Keaktifan Siswa, Hasil Belajar Siswa, Student Teams Achievent Division.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran PPKn melalui Model Pembelajaran Kooperatif TGT (Team Game Tournaments) Eko Budi Sulistyo; Nani Mediatati
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v2i2.17913

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII B dalam pembelajaran PPKn melalui penggunaan model pembelajaraan kooperatif  TGT (Teams Game Tournaments) di SMP N 1 Ambarawa Semester II Tahun Ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Indikator keberhasilan penelitian ditentukan hasil belajar ranah kognitif dengan KKM ≥ 75 dicapai oleh 90% dari 24 siswa kelas VIII B. Teknik pengumpulan data menggunakan   observasi dan tes. Data dari hasil tes dianalisis dengan teknik deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwapenerapan model  pembelajaran TGT  (Team Game  Tournaments) pada mata pelajaran PPKn  dapat meningkatkan hasil belajar siswa  dalam ranah kognitif  pada siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Ambarawa tahun ajaran 2018-2019. Hal ini dapat ditunjukkan dari peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa pada  pra siklus ke siklus I dan siklus II. Pada  pra siklus terdapat 8 siswa (33,33 %)yang mendapatkan nilai tuntas KKM ≥ 75meningkat menjadi 19 siswa (79,17%) pada siklus I,dan pada siklus II meningkat menjadi  24 siswa dengan(100%). Disamping itu penerapan model pembelajaran TGT juga dapat meningkatkan sikap dan perilaku siswa antara lain kerjasama / gotong-royong, tanggung jawab, toleransi dan demokratis.
Penerapan Problem Base Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar Sapto Budi Aji; Nani Mediatati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.411 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada kelas V SD Negeri Jambu 01 yang mempunyai jumlah 30 siswa. Jenis penelitian ini adalah PTK yang dilakukan dalam dua siklus. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu Observasi, tes dan dokumentasi. Model pembelajaran yang digunakan adalah Problem Base Learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model pembelajaran Problem Base Learning meningkatkan hasil belajar siswa, ditunjukkan dengan hasil belajar siswa pada Siklus I meningkat dengan prosentase ketuntasan yaitu 56 %. Kemudian pada siklus II ketuntasan yang dicapai adalah 79 % dengan ketuntasan pra-siklus yaitu 44 %. Penerapan Problem Base Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Sekolah Dasar sudah mencapai target yang diharapkan dan dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Jambu 01 pada tahun pelajaran 2020/2021. Model pembelajaran Problem Base Learning memiliki karakteristik membangun kerangka berpikir kritis siswa, sehingga guru mudah memberikan materi ke dalam proses pembelajaran.
Political Participation of Getasan Community in Semarang Regency Elections in 2015 Nani Mediatati; Kristina Roseven Nababan
Humaniora Vol. 10 No. 3 (2019): Humaniora
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/humaniora.v10i3.6019

Abstract

This research aimed to describe the form and the level of political participation of the Getasan district community in the election of Semarang Regency in 2015. Data collection techniques were through interviews, observations, and document studies. Sample research amounted to 182 respondents that were taken from 13 villages in the district of Getasan, and each village was taken 14 respondents. While secondary data of literature studies and studies of documents were both derived from the contestants, the general election commission district, the mass media, and other relevant sources. There were two candidates for the regent and vice-regent period 2015-2020; they were Mundjirin with Ngesti Nugraha that supported by three political parties, and the second, Nur Jatmiko with Mas’ud Ridwan that supported by four political parties. The results show that the form of political participation in the community of Getasan in the election year 2015 can be listed into nine activities, such as participation in one of the political parties, the committee of elections, socialization the candidate, campaign, become a victory team participated in the procurement of polling stations, participated in the voting, participated in the security voting in polling stations, and participated in the process calculation of the vote.
PENGUATAN NILAI KARAKTER GENERASI MUDA MENJADI MODAL WUJUDKAN KEUTUHAN BERBANGSA DAN BERNEGARA Nani Mediatati Mediatati
CIVICS EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v1i2.757

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan membangun karakter generasimuda yang beretika pancasila dalam kebhinnekaan. Jenis penelitian ini adalahpenelitian kepustakaan (library Research). Metode pengumpulan data dilakukandengan mengkaji buku-buku, hasil penelitian, makalah, skripsi, thesis, desertasi,artikel yang berkaiatn dengan materi yang diteliti. Teknik analisis data dilakukansecara kualitatif yaitu mengkroscekkan data-data terseleksi dari berbagai sumberbaik yang on line maupun tidak. Selanjutnya dilakukan display data, danpenarikan kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan pengkajian berbagai sumberditemukan bahwa ada 18 karakter yang wajib dimiliki generasi muda(Kemendikbud ) yaitu; Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja keras, Kreatif,Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air,Menghargai Prestasi, Bersahabat/Komunikatif, Cinta Damai, Gemar Membaca,Peduli Lingkungan, Peduli Sosial, Tanggung Jawab. Dari 18 nilai tersebutmenurut Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakterdisebutkan, Penguatan Pendidikan Karakter yang selanjutnya disingkat PPKadalah gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untukmemperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olahpikir, dan olah raga. Menurut Penpres tersebut ada 5 nilai karakter yang sangatperlu dilakukan PPK dilaksanakan dengan menerapkan nilai-nilai Pancasiladalam pendidikan karakter terutama meliputi nilai-nilai religius, jujur, toleran,disiplin, bekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangatkebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemarmembaca, peduli. Kelima nilai tersebut dilakukan penguatan melalui 3 lingkunganpendidikan yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat dengan strategi : pembiasaan,keteladanan, penghargaan dan hukuman yang bersifat edukatif. Kelima nilaikarakter dilakukan penguatan karena banyak fenomena yang dilakukan generasimuda baik berupa sikap, perilaku dan perbuatan yang menyimpang dari lima nilaikarakter tersebut. Jika tidak dilakukan penguatan dapat mengancam kehidupanberbangsa dan bernegara. Kesimpulannya bahwa nilai karakter generasi mudasangat perlu dilakukan penguatan melalui pendidikan keluarga, sekolah danmasyarakat dengan menggunakan strategi pembiasaan, keteladanan, penghargaandan hukuman yang bersifat edukatif
Co-Authors Adi Sukoco Agus Bambang Nugraha Agus Bambang Nugroho Agustina Laka, Paula Alcaesar Ash Pahlevi Allessandro Yosafat Massie Alvina Kurniawati Andreas V H Sihit Bambang Ismanto Christina Tani, Deisti Glorya Damanik, Oktavyana Damayanti, Erika Aulia Dionisius Heckie Puspoko Jati Dionisius Heckie Puspoko Jati Dwinanda, Furmanissa Okta Eko Budi Sulistyo Emy Wuryani Epri Nuraini Rusminawati Erma Novitasari Evis Retnosari Febri Listiarum Febsuardo, Andi Ferditya Ardhiyanto Fety Fatimah Fitriyani, Dwi Wahyu Galih Toni Purwanto Galuh Ambar Sasi Gamaliel Nophem Megido Marman Gian Hanjani Hartanto Hartanto Intan Putri Setyani Jessica Sandi Mariana Situmorang Jessica Sandi Mariana Situmorang Jofri Boimau Julianti Krisma Widi Wardani Kristina Roseven Nababan Kristina Roseven Nababan Kurniawati Kurniawati Kurniawati Lista Listiarum, Febri Listyanto Aji Nugroho Loriana Pabalik Luthfina Riska Aprilia manggaprouw, yesaya sampari Maretha Ulfa Putriska Maulana, Muhammad Andrian Maulinda Sa’diyah, Putri Miftakhul Nurjannah, Aldila Mustikaningrum, Galih Nugroho, Agus Bambang Nusarasatriya, Yosaphat Haris Nusarasriya, Yosaphat Haris Oktavia, Tria Oktaviani Puspita Sari Paula Agustina Laka Prihartini Prihartini Priska Oktaviani Rade Duka, Julitha Madeleine Rakhel Dwi Kristiani Regi Kristiawan Rigma Vellanika Shamsahara* Rizka Nur Amalia Rouli Ruth Siwi Ningtyas Sa'diyah, Putri Maulinda Safitri, Wahyu Candra Dwi Sapto Budi Aji Sasube, Vonny SATRIYAS ILYAS Sayudi Riawan Setiyadi, Bagas Setyani, Intan Putri Sihit, Andreas V H Sri Haryati Rahayuningsih Suryaningsih, Istiana Susilowati Wahyu Wardani, Sri Tria Oktavia Wahyu Candra Dwi Safitri Wahyu Purwiyastuti Widiyanto Widiyanto Yakomina Yohana Andatu Yosaphat Haris Nusarasriya Yosaphat Haris Nusarasriya Yosaphat Haris Nusarastriya Yosia Benaya Paramaswasti