Claim Missing Document
Check
Articles

COMMUNICATION PATTERNS ORANG TUA KEPADA ANAK PECANDU GAME ONLINE Kadek Dicky Dharma Wisesa; Didiek Tranggono
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1936-1946

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi banyaknya anak-anak bahkan remaja yang bermain game online tanpa mengenal tempat, waktu, dan device yang mereka gunakan sehingga menyebabkan kecanduan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi orang tua terhadap anak pecandu game online di Kabupaten Probolinggo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan pola komunikasi Laswell yang terbagi menjadi dua macam, yaitu pola komunikasi primer dan sekunder. Kemudian peneliti menghubungkan dengan pola komunikasi keluarga oleh Devito yang terdiri dari pola komunikasi persamaan, pola komunikasi seimbang terpisah, pola komunikasi tak seimbang terpisah, dan pola komunikasi monopoli. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukan penulis memaparkan pemahaman game, pemahaman akibat bermain game online, cara mencegah kecanduan bermain game online, dan cara menkoordinasi orang tua dan anak.  penulis menemukan kurangnya kedekatan orang tua terhadap anaknya hingga sang anak tersebut kecanduan dalam bermain game yang terjadi di Kabupaten Probolinggo.
PEMBINGKAIAN PEMBERITAAN PERMENDIKBUDRISTEK NOMOR 30 TAHUN 2021 Nabila Kusuma Wardhani; Didiek Tranggono
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 2 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i2.2023.649-654

Abstract

Penelitian ini membahas analisis framing pemberitaan Permendikbudristek 30/2021 pada media daring Kompas.com dan Republika.co.id periode 3-28 November 2021. Permendikbudristek 30/2021 menuai pro dan kontra karena mengandung paradigma berbasis “persetujuan” atau sexual-consent, hal ini dapat berpotensi melegalkan perzinahan dan perilaku penyimpangan sekksual. Peneliti mengambil 6 teks berita yang dimuat Kompas.com dan Republika.co.id melalui penelitian kualitatif-deskriptif dan paradigma konstruktivis dengan metode analisis framing Robert N. Entman yang fokus terhadap empat perangkat analisis yaitu pendefinisian masalah, penentuan penyebab masalah, keputusan moral, penyelesaian masalah. Hasilnya adalah kedua media online tersebut memiliki bingkai berita yang berbeda terhadap Permendibudristek 30/2021. Kompas.com cenderung memaknai kebijakan ini sebagai langkah progesif ketentuan hukum dalam upaya pencegahan kekerasan seksual. Sedangkan Republika.co.id cenderung memaknai kebijakan yang bertentanga dengan hukum agama dan Pancasila yang perlu dikaji ulang.
Empowering Women Fishpond in Developing the Home Business of the Milk Fish Crackers Industry Didiek Tranggono; Gideon Setyo Budiwitjaksono; Yunita Satya Pratiwi
Journal of Business Social and Technology Vol. 5 No. 2 (2024): Journal of Business, Social and Technology
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jbt.v4i2.164

Abstract

The development of milkfish farming in traditional ponds must of course be based on the potential possessed. One of the most important potentials is the local knowledge of the community about the cultivation system in ponds. The Program for the Application of Research Results for the Community (PIHAT), is directed to provide knowledge and insight to group partners related to the development of milkfish cracker products by improving packaging design, adding shrimp cracker products, and payus fish crackers, as well as marketing management including online marketing, so that a suitable marketing network development model can be obtained and smooth productivity and sales. Meanwhile, the target of the PIHAT Program is the development of milkfish cracker business as an additional source of income for fishing families in Kalanganyar Village, so that more comprehensive knowledge can be achieved on how to increase milkfish cracker production including how to market effectively and efficiently. This series of activities is in addition to identifying partner problems, finding solutions, monitoring, and packaging of milkfish cracker products in supporting marketing; The output of activities is websites, catalogs, scientific articles in accredited national journals, increasing knowledge, improving product quality, improving packaging quality, and improving marketing management. The results achieved in this service activity are that KUB Planet Bandeng which is an average fisherwoman has improved in quality both in terms of taste, packaging, and marketing network.
Penerimaan Generasi Z Kota Surabaya Mengenai Somasi Es Teh Indonesia Kepada Akun Twitter @Gandhoyy Terhadap Kebebasan Berekspresi di Media Sosial Hernando Gerry Almaida; Didiek Tranggono
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i11.3186

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerimaan dari Generasi Z kota Surabaya mengenai kasus yang sempat viral pada bulan September 2022 yaitu kasus Somasi Es Teh Indonesia kepada akun twitter @Gandhoyy terhadap kebebasan berekpresi di media sosial. Tweet yang dibuat oleh Gandhi sebagai pemilik akun twitter @Gandhoyy membuat pihak Es Teh Indonesia merasa dicemarkan nama baiknya dan dirugikan. Perkataan Gandhi tersebut dirasa sebagai perkataan yang kasar sehingga merujuk pada penyebaran informasi yang tidak benar dan pencemaran nama baik sehingga menyinggung Es Teh Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pengambilan data melalui wawancara mendalam dengan studi analisis resepsi Encoding-Decoding Stuart Hall yang membentuk 3 pemaknaan khalayak untuk melakukan pemahaman serta pemaknaan suatu pesan yang dinginkan media terdiri dari: (1) Dominant hegemonic position (2) Negotied position, (3) Opposittional position. Peneliti menemukan adanya perbedaan pemaknaan pesan antar informan (khalayak) melalui wawancara mendalam yang telah peneliti lakukan. Peneliti menemukan adanya beberapa perbedaan sudut pandang dengan memiliki 3 kecenderungan berbeda seperti yang telah peneliti sampaikan, sehingga menimbulkan beberapa pandangan dari kasus ini. Aspek-aspek yang terdapat dalam tweet dan kasus ini tidaklah sepenuhnya memiliki kecenderungan yang begitu saja disetujui oleh informan. Namun, peneliti ingin mengetahui apakah kasus ini berdampak pada kebebasan berekspresi mereka di media sosial.
Beras Analog: Inovasi sebagai Diversifikasi Pangan dan Peluang Peningkatan Pendapatan Desa Sumbersih Kabupaten Blitar Yuhanin Zamrodah; Luhur Aditya Prayudhi; Marinda Sari Sofiyana; Sri Winarti; Tri Lathif Mardi Suryanto; Didiek Tranggono
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3425

Abstract

Desa Sumbersih, Kabupaten Blitar, telah menjalani proyek pelibatan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas Kelompok Tani "Budi Daya" dan Karang Taruna "Bhakti Husada Pertiwi". Melalui program pengabdian masyarakat Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (KOSABANGSA) ini melibatkan Universitas Islam Balitar (UNISBA) Blitar dan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) dalam melaksanakan program pengabdian terlebih dahulu berupa observasi dan wawancara, selanjutnya ceramah mengenai proses pembuatan beras analog dan tahapan teakhir evaluasi keterampilan peserta dalam produksi beras analog. Tujuannya adalah untuk menciptakan diversifikasi umbi-umbian menjadi beras analog yang bernilai tinggi sehingga dapat menjadi opsi peningkatan pendapatan masyarakat setempat. Proyek ini melibatkan pengamatan dan wawancara dengan para petani, memberikan pelatihan praktis, dan menilai antusiasme serta keterampilan mereka dalam prosesnya. Hasilnya, kegiatan penyuluhan dan sosialisasi ini berhasil memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait olahan umbi-umbian yang bernilai tinggi berupa beras analog. Adapun tindak lanjut dari pengabdian ini adalah pelatihan branding dan labeling, digital entrepreneur serta pembuatan web digital marketing denagn tujuan untuk  mempermudah dalam memasarkan produk beras analog ini.
Pemberdayaan Perempuan Nelayan melalui Strategi Komunikasi Pemasaran Digital dalam Pengembangan Usaha Home Industri Krupuk Ikan Bandeng di Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo Yuli Candrasari; Didiek Tranggono; Yushinta Aristina Sanjaya; Latif Ahmad Fauzan; Ratih Pandu Mustikasari
Syntax Idea 2103-2115
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v5i11.2716

Abstract

Kalanganyar village, Sedati subdistrict, Sidoarjo Regency has the largest pond land in Sidoarjo (BPS, 2017). Most of the population's economy depends on business activities resulting from ponds. In an effort to increase the income of fishermen's families, among others, is the participation of fisherwomen in seeking additional income. Milkfish crackers in this village have the potential to be developed, but due to limited human resource capabilities, especially regarding knowledge in creating and developing home industry and marketing businesses, as a result the home industry of milkfish crackers in Kalanganyar village, Sedati subdistrict, Sidoarjo district cannot develop rapidly. Good. The aim of the PKM program is to provide knowledge and insight to group partners regarding making good and correct milkfish crackers with good taste, and provide insight into digital marketing management so that they can increase sales. The implementation method is carried out through training in the processing of crackers made from milkfish. In addition, training and digital marketing communication assistance were carried out at KUB Planet Bandeng. During the implementation of this activity, training was carried out regarding the processing of crackers made from milkfish as well as digital marketing communications training and assistance. The community service team also handed over appropriate technology in the form of a cracker rice cake cutting machine and a cracker dough mixing machine. Apart from that, the community service team, especially students, carried out repackaging of the milkfish cracker product and now has a new logo.
Eksistensi Program Kampus Mengajar Angkatan 4 dalam Meningkatkan Literasi dan Numerasi di SDN Karang Nangkah 1 Meithia Fani; Didiek Tranggono
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v4i1.127

Abstract

The Teaching Campus Program is one of the Free Learning-Free Campus (MBKM) programs formed by the Ministry of Education and Culture (Kemendikbud) on February 9 2021. The Teaching Campus contributes to the world of education at the elementary (elementary school) and junior high school (junior high school) levels ) which is located in the 4T region (Foremost, Outermost, Disadvantaged, and Transmigration areas) and an accredited school under A. SDN Karang Nangkah 1 is one of the targets of the 4th batch teaching campus program in improving literacy and numeracy, assisting administration, and technology adaptation. Service activities are the result of collaborative research using descriptive qualitative as a scientific method often used and carried out by a group of researchers in the field of social sciences, including education. Data collection through observation (observation), in-depth interviews (in-depth interviews), and documentation. Through the campus teaching program students can collaborate and contribute by having a positive impact on students and the school. The campus teaching program activities include; mentoring teaching and learning activities, library management, one day one book, socialization of literacy movement, IT training, and implementation of AKM Class. From the implementation of the program, it is hoped that it will provide benefits in overcoming problems based on the needs of schools, teachers and students in literacy and numeracy skills, technology adaptation, and administrative assistance at SDN Karang Nangkah 1. In addition, students in the teaching campus program can develop capacity knowledge, expertise according to their competence and able to develop education in Indonesia optimally.
Upaya dalam Meningkatkan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi Siswa melalui Program Kampus Mengajar 4 di SMP Widya Gama Mojosari Febianti Putri Noor Wahyuni; Didiek Tranggono
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v4i1.128

Abstract

Teaching Campus Program Batch 4 is a continuation of the previous Batch Teaching Campus Programs, Batch 1, 2, and 3. This program is part of the Merdeka Learning Kampas Merdeka (MBKM) Policy issued by the Ministry of Education and Culture of the Republic. (Kemendikbud RI) of Indonesia. The existence of the Teaching Campus Program aims to help restore the quality of education after the Covid-19 pandemic and coordinate education across Indonesia so that there are no gaps between schools. Additionally, student literacy and numeracy have suffered setbacks due to lack of optimal education, lack of facilities, and lack of independent curriculum understanding during the Covid-19 pandemic. Nearly two years of his doing all activities at home, including home learning, in Indonesia. Home learning is enough to prevent transmission of the Covid-19 virus, but it has no effect on children's learning. This also happened to her Widya Gama middle school student who experienced declining literacy and numeracy. Dedicated methods are collaborative methods in which the research used is descriptive and qualitative. For five months, students teaching on campus undertook multiple work programs to improve their literacy and numeracy skills. Of course, there were various obstacles in the implementation, but we managed to keep the program running for five months and on schedule.
Program Kampus Mengajar Angkatan 4 Sebagai Usaha Peningkatan Kemampuan Literasi dan Numerasi SDN Batonaong 1, Arosbaya Aprilia Eka Pratiwi; Didiek Tranggono
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v4i1.138

Abstract

Campus teaching is a program designed by the Ministry of Higher Education to provide opportunities for students to develop themselves through activities outside the lecture class. Through the teaching campus program, students have activities that are their responsibility in assisting learning activities, assisting with technology adaptation, and assisting with administration at the school where they are assigned. The purpose of this study was to find out how the implementation of campus teaching at SDN Batonaong 1. This research method uses a qualitative descriptive method. Observations, interviews and documentation were used for data collection. The data collected was then processed using qualitative data processing techniques from Miles and Hubermen. SDN Batonaong 1 is an elementary school that is the target of the campus teaching program batch 4 to improve literacy, numeracy and technology adaptation skills. With this program, it is hoped that it can provide benefits for the problems and needs of schools, teachers, and students at SDN Batonaong 1. Apart from that, this activity is also able to become an arena for students to hone their potential to develop education in Indonesia.
Pengaruh Live Streaming TikTok Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skintific Pada Generasi Z Pengikut Akun @skintific_id Anindasari, Adeliya Putri; Tranggono, Didiek
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 22 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10077520

Abstract

One of the popular and rapidly growing social media platforms is TikTok. The platform offers live streaming features that allow sellers to interact directly with potential buyers in promoting their products. This study aims to examine the influence of TikTok live streaming (including streamer credibility, media richness, and interactivity) on the purchasing decisions of Skintific products among Generation Z followers of the official TikTok account @skintific_id. The survey method was employed, distributing questionnaires to the followers of the account who belong to Generation Z. The findings indicate that TikTok live streaming has a significant and positive influence on the purchasing decisions of Skintific products. The variables of streamer credibility and media richness have a strong and positive influence on purchasing decisions, while the interactivity variable has a moderate and positive influence. Overall, the live streaming variables collectively have a significant influence on purchasing decisions. The conclusion of this study states that TikTok live streaming can be an effective strategy in influencing purchasing decisions for products, especially among Generation Z, who are active TikTok users. This research provides a deeper understanding of the importance of TikTok live streaming in product marketing, particularly in the beauty industry.
Co-Authors Agus Wahyudi Ahmad Shidqi Haetami Ahmad Sodiq Anashrulloh Ahmad Zamzamy Ajeng Nidita Putri Ana Tri Setyowatik, Rudi Nurismanto Ulya Sarofa Anatia Simamora Andarini, Sonja Andre Yusuf T. Putra Andre Yusuf Trisna Putra Andrew Christoper, Michael Anindasari, Adeliya Putri Anisa Amirotun Nabila Aprilia Eka Pratiwi arfah Arianto, Irwan Dwi Aristina Sanjaya, Yushinta Attia Nabilla Yasmin Azkiya, Harfi Azkal Boston Tambunan Budi Prabowo Budi Prabowo Budi Rianto Budiwitjaksono, Gideon Setyo Cahya Gutama Putra Dicky Dharma Wisesa, Kadek DR. CATUR MSI SURATNOAJI Dwi Wahyuningtyas Dyva Claretta Fauziah Putri Indi Rahmawati Febianti Putri Noor Wahyuni Fitria Febriana Rachman Gideon Setyo Budiwitjaksono Hernando Gerry Almaida Hutauruk, Hutauruk J. Dwiridhotjahjono Jojok Dwiridhotjahjono Jojok Dwiridhotjahjono Juliana Nur Rachmah Juwito Juwito Kadek Dicky Dharma Wisesa Khelsea, Yustika Okta Kusuma Wardhani Mas’udah Kusuma, Ade Latif Ahmad Fauzan Luhur Aditya P Luluk Desva Fitriah Maria Indira Aryani Marinda Sari Sofiyana Meithia Fani Muhammad Wildan Firmansyah Mukhammad Shobri Kamil Nabila Kusuma Wardhani Nur Mahmuda Nuryananda, Praja F Nuryananda, Praja Firdaus Pandu Mustikasari, Ratih Pratiknyo, Tiar Yogo Putri Musicasari Qayyum Deyatari Pangestu Qayyum Deyatari Pangestu R. P. Tutiasri R. Rasyidah Rama Purba Dewa Ramadhany, Nabila Ayu Rasyidah, Resa Ratih Pandu Mustikasari Ririn P. Tutiasri Ririn Puspita Tutiasri S. Andarini Salsa Billa Frisanti Sanin Satvikadewi, AAI. Prihandari Siti Nurista Fitriani Sri Tjondro Winarno Sri Tjondro Winarno, Sri Tjondro Sri Winarti Sulistyanto Sumardjijati Syifa Syarifah Alamiyah Tri Lathif Mardi Suryanto Trisna P, Andre Yusuf Trisna, Andre Yusuf Tukimah Tukiman Wahyuning M., Diana Nur Wildan Taufik Raharja Windri Saifudin Yanuar Tyas Suganda Yenny WURYANDARI Yuli Candrasari Yunita Satya Pratiwi Yushinta Aristina Sanjaya Zainal Abidin Achmad Zamrodah, Yuhanin