Claim Missing Document
Check
Articles

Eksistensi Program Kampus Mengajar Angkatan 4 dalam Meningkatkan Literasi dan Numerasi di SDN Karang Nangkah 1 Meithia Fani; Didiek Tranggono
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v4i1.127

Abstract

The Teaching Campus Program is one of the Free Learning-Free Campus (MBKM) programs formed by the Ministry of Education and Culture (Kemendikbud) on February 9 2021. The Teaching Campus contributes to the world of education at the elementary (elementary school) and junior high school (junior high school) levels ) which is located in the 4T region (Foremost, Outermost, Disadvantaged, and Transmigration areas) and an accredited school under A. SDN Karang Nangkah 1 is one of the targets of the 4th batch teaching campus program in improving literacy and numeracy, assisting administration, and technology adaptation. Service activities are the result of collaborative research using descriptive qualitative as a scientific method often used and carried out by a group of researchers in the field of social sciences, including education. Data collection through observation (observation), in-depth interviews (in-depth interviews), and documentation. Through the campus teaching program students can collaborate and contribute by having a positive impact on students and the school. The campus teaching program activities include; mentoring teaching and learning activities, library management, one day one book, socialization of literacy movement, IT training, and implementation of AKM Class. From the implementation of the program, it is hoped that it will provide benefits in overcoming problems based on the needs of schools, teachers and students in literacy and numeracy skills, technology adaptation, and administrative assistance at SDN Karang Nangkah 1. In addition, students in the teaching campus program can develop capacity knowledge, expertise according to their competence and able to develop education in Indonesia optimally.
Upaya dalam Meningkatkan Literasi, Numerasi, dan Adaptasi Teknologi Siswa melalui Program Kampus Mengajar 4 di SMP Widya Gama Mojosari Febianti Putri Noor Wahyuni; Didiek Tranggono
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v4i1.128

Abstract

Teaching Campus Program Batch 4 is a continuation of the previous Batch Teaching Campus Programs, Batch 1, 2, and 3. This program is part of the Merdeka Learning Kampas Merdeka (MBKM) Policy issued by the Ministry of Education and Culture of the Republic. (Kemendikbud RI) of Indonesia. The existence of the Teaching Campus Program aims to help restore the quality of education after the Covid-19 pandemic and coordinate education across Indonesia so that there are no gaps between schools. Additionally, student literacy and numeracy have suffered setbacks due to lack of optimal education, lack of facilities, and lack of independent curriculum understanding during the Covid-19 pandemic. Nearly two years of his doing all activities at home, including home learning, in Indonesia. Home learning is enough to prevent transmission of the Covid-19 virus, but it has no effect on children's learning. This also happened to her Widya Gama middle school student who experienced declining literacy and numeracy. Dedicated methods are collaborative methods in which the research used is descriptive and qualitative. For five months, students teaching on campus undertook multiple work programs to improve their literacy and numeracy skills. Of course, there were various obstacles in the implementation, but we managed to keep the program running for five months and on schedule.
Program Kampus Mengajar Angkatan 4 Sebagai Usaha Peningkatan Kemampuan Literasi dan Numerasi SDN Batonaong 1, Arosbaya Aprilia Eka Pratiwi; Didiek Tranggono
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v4i1.138

Abstract

Campus teaching is a program designed by the Ministry of Higher Education to provide opportunities for students to develop themselves through activities outside the lecture class. Through the teaching campus program, students have activities that are their responsibility in assisting learning activities, assisting with technology adaptation, and assisting with administration at the school where they are assigned. The purpose of this study was to find out how the implementation of campus teaching at SDN Batonaong 1. This research method uses a qualitative descriptive method. Observations, interviews and documentation were used for data collection. The data collected was then processed using qualitative data processing techniques from Miles and Hubermen. SDN Batonaong 1 is an elementary school that is the target of the campus teaching program batch 4 to improve literacy, numeracy and technology adaptation skills. With this program, it is hoped that it can provide benefits for the problems and needs of schools, teachers, and students at SDN Batonaong 1. Apart from that, this activity is also able to become an arena for students to hone their potential to develop education in Indonesia.
Studi Fenomenologi Adopsi Inovasi Digitalisasi Pariwisata Desa Wisata Hendrosari Menganti Kabupaten Gresik Ramadhany, Nabila Ayu; Tranggono, Didiek
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.763 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i3.1436

Abstract

Digitalisasi dapat membuat daerah yang mungkin tidak diketahui akan diketahui, serta pengelola pariwisata juga dapat dengan mudah menyebarkan promosinya secara luas dan cepat. Dengan menggunakan teori proses adopsi inovasi oleh Everett Rogers, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses adopsi inovasi digitalisasi pariwisata pada salah satu desa wisata yang sedang berkembang, yaitu Desa wisata Hendrosari Menganti, kabupaten Gresik. Metode yang digunakan pada penelitan ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, dan metode wawancara digunakan sebagai metode pengambilan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa wisata Hendrosari melalui proses adopsi inovasi dengan baik dan sesuai tahapan. Adapun tahapan adopsi inovasi tersebut meliputi pada tahap pengetahuan, tahap persuasi, tahap keputusan, tahap implementasi, dan tahap konfirmasi. Hasil penelitian juga mengungkapkan bahwa penerapan digitalisasi pariwisata meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat sekitar desa. Disamping melalui pemberdayaan UKM dan melibatkan masyarakat sekitar sebagai karyawan di Edu Wisata Lontar Sewu, luasnya jangkauan internet yang dapat dicapai membuatnya dapat meningkatkan jumlah pengunjung sehingga lebih banyak pula jumlah tiket yang terjual.
Representasi Budaya Jawa Ritual dan Tari Gandrung dalam Film KKN di Desa Penari Attia Nabilla Yasmin; Didiek Tranggono
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i5.1969

Abstract

Film menjadi salah satu media massa yang semakin diminati oleh masyarakat. Tidak jarang film menjadi salah satu media untuk menyampaikan pesan kepada khalayak dengan menawarkan realita yang ada pada kehidupan dalam masyarakat. Peneliti mengangkat film KKN di Desa Penari yang menceritakan tentang enam mahasiswa melaksanakan KKN di desa yang berada dipulau Jawa. Dipenuhi dengan banyak hal-hal baru yang mereka temui, perlahan-lahan beberapa hal aneh mulai muncul mulai dari sosok penari gandrung perempuan berparas cantik dan suka mendekati mereka. Beberapa hal yang menarik perhatian mahasiswa juga adanya sesajen diberbagai sudut desa sebagai bentuk ritual yang sudah dilakukan warga desa sejak dahulu. Pada penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan model analisis semiotika milik Roland Barthes. Hasil penelitian pada penelitian ini ditemukan adanya dua sisi pandang gambaran representasi mengenai budaya Jawa ritual dan tari gandrung yang bisa menjadi cara pandang bagi pembaca atau penonton.
Kapitalisasi Teknologi untuk Siaran Budaya Jawa untuk Melayani Komunitas Urban Surabaya Zainal Abidin Achmad; Didiek Tranggono; Ahmad Shidqi Haetami; Juliana Nur Rachmah; Salsa Billa Frisanti Sanin; A.A.I. Prihandari Satvikadewi
The Journal of Society and Media Vol. 7 No. 1 (2023): Cultural Transformation in Media and Social
Publisher : Department of Social Science, Faculty of Social Science &Law, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jsm.v7n1.p49-71

Abstract

This study explored the use of technology in Radio Media 90.1 FM for broadcasting Javanese cultural programs to increase capital. The biggest audience for this radio is Surabaya's urban community, which loves Javanese culture. This study uses a qualitative method with a virtual ethnographic approach so that researchers can be participatory online and offline with broadcasting activities. Researchers get data about programming policies and activities of the Javanese culture-lover community at the time of the broadcast. Five informants in this study (WID, ANT, SAM, GEN, MUS representing elements of managers, programmers, broadcasters, technicians, and listeners). This study found that the technology adaptation for capitalization used is audio streaming applications and Facebook. Through the Facebook account (https://www.facebook.com/Media90.1FM), listeners build a virtual community of Javanese culture lovers. The study concludes that the interaction of the Javanese culture lover community on Facebook (viewers, likes, and comments) is a form of technology capitalization applied by radio Media 90,1 FM as data advertisers can directly utilize
PENGEMBANGAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA BUMDES KALANGANYAR MAKMUR SIDOARJO arfah; Sulistyanto; Budi Rianto; Agus Wahyudi; Wildan Taufik Raharja; Didiek Tranggono; Yenny Wuryandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pesisir VOLUME 1 NO 2
Publisher : Universitas Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/jpmp.v1i2.87

Abstract

Orientasi kebijakan pengembangan ekonomi pedesaan seperti BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) merupakan upaya pencipaan lingkungan yang kondusif untuk tumbuh kembangnya kegiatan ekonomi mandiri dan produktif di desa, yang bisa berdampak signifikan pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat desa. Problem penting untuk mendukung tujuan jangka panjang tersebut adalah bagaimana mengejawantahkan profil sumber daya manusia (SDM) professional yang unggul. Sinergi dengan hal itu, maka tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk pengembangan kapasitas (Capacity Building) SDM BUMDes. Prioritas program pengembangan kapasitas diorientasikan pada dimensi Human Resource Development, dengan fokus pada ketersediaan tenaga profesional. Keluaran dari prioritas program meliputi: (1) Rekruitmen, didasarkan atas: a. Profil kewirausahaan, b. SDM lokal, c. stndar perilaku, d. tingkat pendidikan dan skil. (2). Pelatihan, diagendakan untuk: a. Pengenalan Lingkungan Kerja, b. Pelatihan 5R dan 3K, c. Standar Operational Procedure (SOP). (3). Sistem Kompensasi, sosialisasi difokuskan atas: a. Kompensasi langsung (direct), b. Kompensasi tidak langsung (indirect), (4). Isu-isu kompensasi kompetitif. (5). Kondisi Kerja, materi yang direkomendasikan adalah: a. Kondisi fisik kerja. b. Kondisi psikologis kerja, (6). Kondisi temporer kerja.
Strategi Komunikasi Pemasaran Bakso Kerang melalui Pelatihan Packaging dan Labeling Pada Masa Pandemi Covid-19 Dwi Wahyuningtyas; Sri Tjondro Winarno; Didiek Tranggono
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v2i2.1337

Abstract

Salah satu masyarakat pesisir di kabupaten Sidoarjo adalah masyarakat nelayan di desa Bluru Kidul, kecamatan Sidoarjo, kabupaten Sidoarjo. Dalam upaya meningkatkan pendapatan keluarga nelayan antara lain adalah peran serta perempuan nelayan dalam mencari penghasilan tambahan. Bakso Kerang di desa ini mempunyai potensi untuk dikembangkan, namun karena keterbatasan kemampuan sumber daya manusia, terutama menyangkut pengetahuan dalam menciptakan dan mengembangkan usaha home industri maupun pemasaran, maka usaha home industry Bakso Kerang di desa Bluru Kidul, kecamatan Sidoarjo, kabupaten Sidoarjo tidak dapat berkembang dengan baik, terlebih pada masa pandemi COVID-19 ini. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan ilmu pengetahuan dan wawasan kepada mitra kelompok tentang bagaimana mendesain produk Bakso Kerang dengan labeling dan packaging yang menarik, sehingga akan mempengaruhi pemasaran, serta memberikan wawasan tentang manajemen pemasaran sehingga dapat diperoleh model pengembangan jaringan pemasaran yang lebih luas. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini adalah Tim Pengusul mengidentifikasi permasalahan-permasalahan mitra, mencari solusi, monitoring, dan mengevaluasi kegiatan- kegiatan yang telah dilakukan sehingga pada akhirnya diperoleh luaran sesuai dengan yang diharapkan, baik bagi tim pengusul, pemerintah, dan masyarakat nelayan kelompok usaha bersama (KUB) produk Bakso Kerang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah bahwa dengan desain kemasan yang lebih baik pada usaha home industry bakso kerang di desa Bluru Kidul, maka dapat meningkatkan target penjualan yang lebih menguntungkan kelompok mitra usaha home industry di desa tersebut, meskipun pada masa pandemic Covid-19.
Instagram account @surabaya as a Trusted Source of Information for Surabaya Students Fitria Febriana Rachman; Didiek Tranggono; Zainal Abidin Achmad
JOSAR (Journal of Students Academic Research) Vol 6 No 3: September 2021
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/josar.v7i1.1534

Abstract

This study proves that Surabaya students have high trust in the Instagram account @surabaya as a source of information. The @surabaya account is an official instagran account belonging to the Public Relations of the Surabaya City Government which provides information, entertainment, knowledge, development of education, food and tourism in the city of Surabaya. This study uses the theory of Uses and Gratifications. The classification of motives is used according to McQuail's motive categories: Information Motive, Personal Identity Motive, Integration Motive and Social Interaction, and Entertainment Motive. The research method used is descriptive quantitative. The population of this research is Surabaya students who access the @surabaya account with an age limit of 18-25 years. Determination of sampling in the study using purposive sampling technique, namely taking samples from certain considerations. The results showed that the percentage of the four motives (information, personal identity, integration, and social interaction) was high. This means that Surabaya students consider the Instagram account @surabaya as a reliable source of information about the ins and outs of the city of Surabaya.
Local Champion: Communication Characteristics in Community Empowerment Based on Local Innovation Didiek Tranggono; Praja Firdaus Nuryananda; Andre Yusuf T. Putra
JOSAR (Journal of Students Academic Research) Vol 6 No 3: September 2021
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/josar.v7i1.1535

Abstract

This research is focusing on the community development and empowerment in underdeveloped villages of Trenggalek regency by focusing on strengthening role of local champions in each village. The result from this study was the villages were villages with IDT (Inpres Desa Tertinggal) and IDB (Inpres Desa Berkembang) status, the consequence of which was often to get assistance from the government.Yet, not all of the villages were successful in optimizing government assistances. Tasikmadu, Winong, and Tegaren were the examples of successful villages in stepping up from underdevelop to developing villages. This qualitative study used focus group discussion and in-depth interview in order to get genuine data from local people. The data was not taken for granted, but verified by check-crossing from one local spot to another local spot. In sum, the application on the empowerment of underdeveloped rural communities is strongly supported by strengthening role of local champions from each village. Local champions act as driving forces to support the community in increasing their ability to get out of poverty
Co-Authors Agus Wahyudi Ahmad Shidqi Haetami Ahmad Sodiq Anashrulloh Ahmad Zamzamy Ajeng Nidita Putri Ana Tri Setyowatik, Rudi Nurismanto Ulya Sarofa Anatia Simamora Andarini, Sonja Andre Yusuf T. Putra Andre Yusuf Trisna Putra Andrew Christoper, Michael Anindasari, Adeliya Putri Anisa Amirotun Nabila Aprilia Eka Pratiwi arfah Arianto, Irwan Dwi Aristina Sanjaya, Yushinta Attia Nabilla Yasmin Azkiya, Harfi Azkal Boston Tambunan Budi Prabowo Budi Prabowo Budi Rianto Budiwitjaksono, Gideon Setyo Cahya Gutama Putra Dicky Dharma Wisesa, Kadek DR. CATUR MSI SURATNOAJI Dwi Wahyuningtyas Dyva Claretta Fauziah Putri Indi Rahmawati Febianti Putri Noor Wahyuni Fitria Febriana Rachman Gideon Setyo Budiwitjaksono Hernando Gerry Almaida Hutauruk, Hutauruk J. Dwiridhotjahjono Jojok Dwiridhotjahjono Jojok Dwiridhotjahjono Juliana Nur Rachmah Juwito Juwito Kadek Dicky Dharma Wisesa Khelsea, Yustika Okta Kusuma Wardhani Mas’udah Kusuma, Ade Latif Ahmad Fauzan Luhur Aditya P Luluk Desva Fitriah Maria Indira Aryani Marinda Sari Sofiyana Meithia Fani Muhammad Wildan Firmansyah Mukhammad Shobri Kamil Nabila Kusuma Wardhani Nur Mahmuda Nuryananda, Praja F Nuryananda, Praja Firdaus Pandu Mustikasari, Ratih Pratiknyo, Tiar Yogo Putri Musicasari Qayyum Deyatari Pangestu Qayyum Deyatari Pangestu R. P. Tutiasri R. Rasyidah Rama Purba Dewa Ramadhany, Nabila Ayu Rasyidah, Resa Ratih Pandu Mustikasari Ririn P. Tutiasri Ririn Puspita Tutiasri S. Andarini Salsa Billa Frisanti Sanin Satvikadewi, AAI. Prihandari Siti Nurista Fitriani Sri Tjondro Winarno Sri Tjondro Winarno, Sri Tjondro Sri Winarti Sulistyanto Sumardjijati Syifa Syarifah Alamiyah Tri Lathif Mardi Suryanto Trisna P, Andre Yusuf Trisna, Andre Yusuf Tukimah Tukiman Wahyuning M., Diana Nur Wildan Taufik Raharja Windri Saifudin Yanuar Tyas Suganda Yenny WURYANDARI Yuli Candrasari Yunita Satya Pratiwi Yushinta Aristina Sanjaya Zainal Abidin Achmad Zamrodah, Yuhanin