Claim Missing Document
Check
Articles

Experimental Study on Positive Reinforcement Using Picture Cards to Improve Elementary School Students' Writing Skills Anisa Farah Adiba; Awang Setiawan Wicaksono
INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY Vol. 6 No. 1 (2025): INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/icp.v6i1.70344

Abstract

Writing is a fundamental literacy skill that remains a major challenge for elementary school students in Indonesia. Many students experience difficulties in organizing ideas, constructing sentences, and maintaining writing motivation, which negatively affects their literacy development. This study aimed to examine the effectiveness of positive reinforcement using picture card in improving elementary school students’ writing skills. The research employed a experimen approach with a One Group Pretest–Posttest Design. The participants were 20 third-grade students from UPT SDN 26 Gresik, selected based on initial screening results. Data were collected using a validated writing skill assessment covering aspects of letter formation, sentence construction, spelling accuracy, and writing neatness, and were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results indicated a significant improvement in students’ writing performance, with the mean score increasing from 25.00 in the pretest to 36.50 in the posttest, representing a 57% improvement. Statistical analysis showed a significant difference between pretest and posttest scores p = 0.001 (p < 0.05), with all participants demonstrating positive score gains. These findings confirm that positive reinforcement supported by picture card media is effective in enhancing elementary students’ writing skills. The study strengthens the application of Skinner’s operant conditioning theory in literacy learning and offers practical implications for developing engaging, motivating, and student-centered writing instruction in elementary education.
Pengaruh Efikasi Diri Terhadap Kesiapan Kerja Pada Mahasiswa Psikologi Tingkat Akhir Universitas Muhammadiyah Gresik Huda, Miftakhul; Wicaksono, Awang Setiawan; Rahayuningsih, Idha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5972

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir dihadapkan pada tuntutan kesiapan kerja yang tinggi seiring dengan transisi dari dunia akademik ke dunia kerja. Salah satu faktor psikologis yang diduga berperan penting dalam kesiapan kerja adalah efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap kesiapan kerja pada mahasiswa Psikologi tingkat akhir Universitas Muhammadiyah Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 148 mahasiswa aktif tingkat akhir Fakultas Psikologi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling jenis sampling insidental. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert yang mengukur efikasi diri dan kesiapan kerja. Uji reliabilitas instrumen menggunakan Cronbach’s Alpha, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi sederhana menggunakan SPSS for Windows 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efikasi diri mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata 4,05, dan kesiapan kerja mahasiswa juga berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata 4,04. Hasil analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara efikasi diri terhadap kesiapan kerja dengan kontribusi sebesar 82,5%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi efikasi diri mahasiswa, maka semakin tinggi pula kesiapan kerja yang dimiliki. Dengan demikian, efikasi diri merupakan faktor penting yang perlu dikembangkan pada mahasiswa tingkat akhir untuk meningkatkan kesiapan mereka dalam memasuki dunia kerja.
Penerapan Psikoedukasi Menggunakan Teknik Modelling Untuk Kesiapan Kerja Pada Siswa Smk Muhammadiyah 1 Gresik Intan Nur Safitri; Safitri, Intan Nur; Awang Setiawan Wicaksono
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 2 (2025): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i2.593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas psikoedukasi berbasis teknik modelling dalammeningkatkan kesiapan kerja pada siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Gresik. Latar belakangpenelitian berangkat dari rendahnya kesiapan kerja beberapa siswa yang ditunjukkan melalui hasil pre-test, khususnya pada aspek keterampilan, pemahaman diri, dan keyakinan menghadapi dunia kerja. Penelitianmenggunakan desain Pre-Eksperimen One Group Pretest–Posttest Design, dengan sampel sebanyak 5 siswayang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kategori kesiapan kerja rendah. Intervensidilakukan melalui empat tahapan psikoedukasi, yaitu tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiataninti, dan tahap pengakhiran, yang memanfaatkan media video, diskusi reflektif, serta roleplay untuk menirudan mempraktikkan perilaku model sesuai teori Social Learning Bandura. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kesiapan kerja yang terdiri dari 19 item skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor kesiapan kerja siswa setelah mengikuti intervensi, terlihat dari perbandingan nilai pre-test dan post-test serta penguatan temuan melalui observasi dan lembar refleksi. Temuan ini mengindikasikan bahwa psikoedukasi dengan teknik modelling efektif membantu siswa mengembangkan keterampilan komunikasi, kepercayaan diri, tanggung jawab, serta pemahaman mengenai perilaku profesional di dunia kerja. Dengan demikian, intervensi ini dinilai mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesiapan kerja siswa SMK.Tempatkan abstrak berbahasa Indonesia pada bagian ini.
PENGARUH EMOTIONAL INTELLIGENCE TERHADAP TEACHER EFFECTIVENESS GURU SEKOLAH DASAR Awang Setiawan Wicaksono; Setyani Alfinuha
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/psikosains.v19i2.8340

Abstract

Peran guru sebagai bagian dari tenaga pendidik merupakan profesi yang menantang. Terdapat banyak kemampuan harus dimiliki guru seperti pengetahuan akan materi yang diajarkan, keterampilan mengajar, kemampuan pengelolaan waktu, perencanaan pengajaran yang efektif, pengelolaan kelas, dan berbagai keterampilan yang mendukung lainnya. Oleh sebab itu, guru memerlukan teacher effectiveness agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab secara efektif. Salah satu variabel yang memengaruhi teacher effectiveness yaitu kecerdasan emosi. Penelitian ini berupaya menggali pengaruh emotional intelligence terhadap teacher effentiveness. Pendekatan yang digunakan pada panelitian ini yaitu kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 44 yang berprofesi sebagai guru sekolah dasar. Skala yang diguanakan yaitu Teacher Effectiveness Scale dan Self-Rated Emotional Intelligence Scale. Analisis yang digunakan adalah analysis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emotional intelligence berpengaruh secara signifikan terhadap teacher effectiveness.
Islamic Heritage Site: Up-Scaling Halal Tourism with Augmented Reality Technology at Sunan Giri Pilgrimage in Gresik Abdurrahman Faris Indriya Himawan; Mita Kharisma; Awang Setiawan Wicaksono; Umaimah; Abdul Kholid Achmad
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/20868y70

Abstract

The pilgrimage of Wali Songo, especially the Tomb of Sunan Giri in Gresik, is a religious tourist destination with millions of visits per year that holds extraordinary economic and spiritual potential. However, the method of conveying historical information is still conventional and limited. The Community Service Program (Abdimas) aims to develop an Augmented Reality (AR)-based mobile application platform that integrates three main focuses: (1) visualization of the historical site of the Sunan Giri Tomb and the Giri Kedaton Kingdom in three dimensions; (2) a digital directory of MSMEs and geospatial-based local products; and (3) transportation and accommodation guides for pilgrims. The implementation method uses a Participatory Action Research (PAR) approach for six months, involving collaboration between Telkom University, Muhammadiyah Gresik University (UMG), Giri Village Government, and Tourism Awareness Group (Pokdarwis). The results of the evaluation showed an increase in visitor engagement by 47%, understanding of historical content increased by 62%, and the turnover of partner MSMEs increased by an average of 35%. AR applications have succeeded in encouraging the organic viral marketing ecosystem through social media sharing content. This program emphasizes that AR technology is able to be a bridge between the preservation of Islamic historical heritage and the acceleration of sustainable digital halal tourism in the Society 5.0 era.
Gambaran Religiusitas Pada Remaja Yang Kecanduan Minuman Keras (Alkohol) di Desa “X” Dinar Sulistyaning Kusuma; Muhimmatul Hasanah; Awang Setiawan Wicaksono
Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa Vol. 3 No. 3 (2024): September : Jurnal Penelitian Mahasiswa
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/populer.v3i3.2600

Abstract

The highest level of alcohol consumption in education is among students. One of the factors causing the increase in alcohol consumption behavior and the rise in crime cases due to alcohol consumption is a lack of religiosity. Religiosity as the internalization of religious values related to belief in religious teachings. These beliefs are then actualized in human behavior. This research is included in the type of qualitative research with a case study approach. The conceptual boundaries of this research are religiosity, teenagers aged 18 - 21 years, and subjects who live in Village "X". The subjects in this research were teenagers who were alcoholics, both male and female, totaling 5 subjects. In this research, nonprobability sampling technique was used with purposive sampling. Subjects have a level of belief in God, religion and sin in their religion. Having high intentions can influence the subject's level of commitment to carrying out ritualistic activities. Subject knowledge regarding religious knowledge is fulfilled through developing digital media. Subjects' feelings towards ritual activities and their experiences of consuming alcohol vary. subject, no one mentioned behaving well because they were motivated by the teachings of their religion. All subjects felt comfortable with the circle of friends that the subjects were now living in. Factors that influence individuals to consume alcohol are environmental factors and the individual's own desires.