Artikel ini bertujuan menguji keterkaitan Total Quality Management (TQM), Return on Investment (ROI), dan nilai perusahaan pada usaha kuliner di Indonesia. Dinamika persaingan, perubahan perilaku konsumen, serta penggunaan layanan digital membuat pelaku usaha perlu memperhatikan mutu proses, mutu layanan, dan efektivitas pengelolaan investasi secara bersamaan. Penelitian menggunakan rancangan kuantitatif eksplanatori dengan responden sebanyak 250 orang yang terdiri atas pemilik usaha, manajer operasional, dan supervisor pada perusahaan kuliner menengah dan besar. Pemilihan responden dilakukan secara purposive, sedangkan pengujian model menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil analisis memperlihatkan bahwa TQM memberi pengaruh positif terhadap ROI dan nilai perusahaan. ROI juga berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan dan berperan sebagai mediator dalam hubungan TQM dengan nilai perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan mutu yang terencana tidak hanya memperbaiki proses internal, tetapi juga mendukung efektivitas investasi, reputasi, dan prospek bisnis kuliner. Penelitian ini memberi kontribusi pada kajian manajemen kualitas dan keuangan perusahaan, serta menawarkan arahan praktis bagi pelaku industri kuliner dalam mengembangkan keunggulan bersaing yang berkelanjutan.