Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Lokakarya Optimalisasi Komunitas Belajar Guru-guru Sekolah Dasar Di Kabupaten Barru Sayidiman Sayidiman; Hardianto Rahman; Muhammad Faisal; Ahmad Syawaluddin; Afdhal Fatawuri Syamsuddin
KARYA: Journal of Educational Community Service Vol 3, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/karya.v3i1.61894

Abstract

The objective of the Workshop "Optimizing Elementary School Teachers' Learning Communities in Barru District" is to enhance the quality of learning, foster innovation and creativity, and increase community participation. The method used involves delivering content and practice through the Free Learning Flow method developed by the Ministry of Education and Culture. The steps in the Free Learning Flow include: starting from oneself, exploring concepts, collaborative space, contextual demonstration, elaborating understanding, connecting between materials, and taking real action.The outcomes of this activity include: enhancing the quality of learning, where the workshop successfully facilitated improvements through collaboration among learning community members. Evaluation survey data shows that 90% of participants reported an improvement in learning quality in Barru District after participating in the workshop. Analysis of teacher competency test results also indicates a significant improvement in mastering teaching methods that are more responsive to student needs. Additionally, the workshop successfully encouraged innovation and creativity, resulting in over 15 innovative ideas related to developing new teaching methods tailored to local needs. 80% of these ideas have been effectively implemented in several schools in Barru District after the workshop concluded. Lastly, the high attendance rate in the workshop, averaging 95% of the total invited participants, demonstrates the community's high level of participation. Survey data also shows that 85% of respondents expressed willingness to participate in future educational development activities, indicating an increased community participation spirit after the workshop
Peningkatkan Hasil Belajar Ipa Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Di Sekolah Dasar Wawan Suwandi; Sayidiman Sayidiman; Nur Asia
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i3.26791

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis masalah pada siswa kelas VI di SD Negeri 129 Bocco Kecamatan Takkalalla Tahun Pelajaran 2021/2022. Data penelitian tentang hasil belajar IPA diperoleh dengan metode observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VI SD Negeri 129 Bocco Kecamatan Takkalalla yang berjumlah 11 orang. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) siklus dimana terdapat satu kali pertemuan kegiatan pembelajaran pada tiap siklusnya. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan penelitian yang ditetapkan untuk hasil belajar siswa adalah 75 untuk skala penilaian 1-100 sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal muatan IPA. Data dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Rata-rata persentase tingkat hasil belajar IPA siswa dari prestasi awal sebesar 36.36% dengan kreteria rendah menjadi 81,81% dengan kreteria sedang pada siklus I. Ini berarti terjadi peningkatan sebesar 45,45%. Terjadi peningkatan hasil belajar IPA setelah diterapkan model pembelajaran berbasis masalah dari prestasi siklus I sebesar 81,81% dengan kreteria sedang, menjadi 100% dengan kreteria tinggi pada siklus II. Ini berarti terjadi peningkatan sebesar 18,19%. Hal ini menunjukkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa.Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah; Hasil Belajar Ipa. 
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMATIK TERPADU MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL). Nur Hasanah; Sayidiman Sayidiman; Sinardin Sinardin
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2023): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v3i3.52198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tematik terpadu siswa melalui penerapan model Problem Based Learning. Model penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan  dalam dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 6 UPTD SPF SDN 12 Biccuing yang berjumlah 14 siswa yang terdiri dari 4 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar tematik terpadu peserta didik sebelum tindakan dengan nilai rata-rata 68 meningkat menjadi 77 pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 85. Ketuntasan belajar sebelum tindakan sebesar 43% (6 peserta didik) kemudian meningkat pada siklus I menjadi 64% (9 peserta didik) dan 79% (11 peserta didik) pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar  tematik terpadu kelas 6 UPTD SPF SDN 12 Biccuing.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Perkembangbiakan Tumbuhan Mutmainnah Mutmainnah; Sayidiman Sayidiman; Kasau Kasau
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i2.26280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi perkembangbiakan  tumbuhan di kelas VI SD Negeri 048 Mambulling Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas  VI pada semester ganjil 2021/2022 yang berjumlah 25 orang. Pemerolehan data berasal dari lembar hasi belajar siswa dan data observasi. Dalam penelitian ini menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) yang diterapkan dalam 2 siklus dimana Pada siklus I menunjukkan nilai terendah 55 dan nilai tertinggi 82. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan nilai terendah 71 dan nilai tertinggi 98.Ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I yaitu 64.05% dan pada siklus II terjadi peningkatan sebesar 100%. Adapun Hasil penelitian ini adalah dengan diterapkannya model pembelajaran Problem Basic Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkembangbiakan tumbuhan di kelas VIKata Kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning, Hasil Belajar Siswa, Perkembangbiakan Tumbuhan
Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Hasan Hasan; Wahira Wahira; Sayidiman Sayidiman
Jambura Journal of Educational Management Volume 6 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjem.v6i1.3801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Islam Al-Azhar 24 Kota Makassar. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif yang menggambarkan fenomena yang ada di lapangan, dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di SMP Islam Al-Azhar 24 Kota Makassar memiliki empat kompetensi manajerial utama yang berperan signifikan dalam meningkatkan kinerja guru, yaitu kemampuan merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan. Dalam aspek perencanaan, kepala sekolah melibatkan seluruh guru dalam menyusun visi dan kebijakan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan. Dalam aspek pengorganisasian, pembagian tugas yang jelas meningkatkan efisiensi kerja guru. Kepemimpinan kepala sekolah yang partisipatif dan pemberian dukungan motivasional juga berperan penting dalam meningkatkan semangat dan inovasi guru. Selain itu, pengendalian melalui pengawasan berkala terhadap proses pembelajaran memberikan umpan balik yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Faktor pendukung yang memperkuat kompetensi manajerial kepala sekolah meliputi kepemimpinan inspiratif, tim yang solid, fasilitas yang memadai, serta kebijakan sekolah yang mendukung. Namun, terdapat beberapa faktor penghambat, seperti keterbatasan waktu, ketergantungan pada sumber daya eksternal, dan perbedaan kompetensi antar guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi manajerial kepala sekolah berperan sangat penting dalam meningkatkan kinerja guru dan kualitas pendidikan di SMP Islam Al-Azhar 24 Kota Makassar
Kampanye Visual Edukatif untuk Pelestarian Kearifan Lokal dan Pembentukan Karakter Peserta Didik A ALI; Sayidiman Sayidiman; Muhammad Akil Musi; Hardianto Rahman; Andika Marsuki
GERAKAN EDUKASI DAN MASYARAKAT NUSANTARA Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Gerakan Edukasi dan Masyarakat Nusantara
Publisher : CV. DIGITIAL EDUKASI NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65841/gemanusa.v1i1.96

Abstract

This community service activity aims to raise public awareness, especially among the younger generation, about the importance of preserving local wisdom and developing character through educational visual campaigns on social media. The activity was motivated by the declining interest of young people in regional cultural values due to the strong influence of globalization and digital media. The implementation method consisted of several stages: identifying local wisdom values, creating educational visual content (infographics, posters, and short videos), publishing the content on social media platforms such as Instagram and TikTok, and evaluating audience engagement. The results showed that using social media as an educational tool effectively attracted public interest and participation in understanding and appreciating local culture. The high level of audience engagement indicated that visual approaches are effective in delivering moral messages and character values. Through this activity, social media proved to function not only as a means of entertainment but also as a medium for education and cultural preservation. Therefore, the educational visual campaign serves as an innovative form of community service in the digital era, relevant to current developments and supporting the formation of Pancasila Student Profiles who are characterized, cultured, and nationally minded.
The Effectiveness of the Creative Writing Learning Model Based on the Literacy Approach Muh Faisal; Afdhal Fatawuri Syamsuddin; Ahmad Ardillah Rahman; Sayidiman Sayidiman
Vidya Karya Vol 41, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jvk.v41i1.25686

Abstract

In the context of enhancing students' creative story-writing skills, an effective pedagogical model is essential. This study seeks to ascertain (1) the disparity in story-writing proficiency between students utilizing a literacy-approach-based creative writing model and those who do not, and (2) the efficacy of the literacy-approach-based creative writing model. The independent variable in this study is the literacy-approach-based creative writing model, while the dependent variable is the students' story-writing ability. The research was conducted at SDN 13 Biru Watampone, Bone Regency, with the population comprising grade V students. Class VA served as the control group and class VB as the experimental group. Data collection was facilitated through a story-writing test. The Kolmogorov-Smirnov Test of Normality and the Homogeneity of Variance Test were employed to assess normality and homogeneity, respectively, using SPSS 23.0 for Windows. An independent sample t-test, with a 95% confidence level, was conducted to evaluate the differences in story-writing abilities between the control and experimental groups. The gain-score equation was utilized to assess the model's effectiveness. The findings indicate that: (1) there is a significant difference in story-writing ability between students engaged in a literacy approach-based creative writing model and those who are not, and (2) the literacy approach-based creative writing model is highly effective in enhancing students' story-writing proficiency.
Implementasi Modul Muatan Lokal Dalam Pembelajaran Bagi Mahasiswa PGSD A Muh Ali; Hardiyanti Hatibu; Sayidiman Sayidiman; Hardianto Rahman; Rahmat Darmawan
Jurnal Hilirisasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/jihapenmas.v3i1.1481

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan modul muatan lokal dalam pembelajaran bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Modul muatan lokal disusun untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap kearifan lokal dan pembelajaran kontekstual yang relevan dengan lingkungan peserta didik sekolah dasar. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penerapan modul dalam kegiatan perkuliahan, diskusi terarah, dan refleksi pembelajaran mahasiswa. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa PGSD yang dipersiapkan sebagai calon guru sekolah dasar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi modul muatan lokal membantu mahasiswa memahami konsep muatan lokal secara lebih konkret, meningkatkan kesadaran akan pentingnya kearifan lokal dalam pembelajaran, serta menumbuhkan kesiapan mahasiswa dalam merancang pembelajaran kontekstual di sekolah dasar. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung peningkatan kompetensi pedagogik mahasiswa PGSD, khususnya dalam mengintegrasikan muatan lokal ke dalam proses pembelajaran
Pelatihan Penyusunan Soal HOTS Berbasis Literasi Numerasi sebagai Upaya Penguatan Pembinaan Olimpiade bagi Guru SDSe-Kabupaten Barru Muhammad Amran; Bahar Bahar; Sayidiman Sayidiman; Muh Faisal; Rahmawati Patta
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fhs1vg79

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam menyusun soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) berbasis literasi numerasi sebagai upaya penguatan pembinaan olimpiade matematika di Kabupaten Barru. Permasalahan utama yang dihadapi guru adalah masih terbatasnya kemampuan dalam mengembangkan soal yang menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi dan terintegrasi dengan konteks literasi numerasi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelatihan, pendampingan, praktik penyusunan soal, dan evaluasi hasil kegiatan. Peserta kegiatan terdiri atas 20 guru SD yang berasal dari berbagai sekolah dasar se-Kabupaten Barru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep HOTS, literasi numerasi, serta teknik penyusunan soal olimpiade yang kontekstual dan menantang. Guru mampu menyusun soal berbasis analisis, evaluasi, dan kreasi sesuai karakteristik pembelajaran abad ke-21. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan menghasilkan produk berupa bank soal HOTS berbasis literasi numerasi. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini efektif dalam memperkuat kapasitas guru dalam mendukung pembinaan olimpiade matematika di sekolah dasar.