Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Mengukur Peran Mediasi E-Satisfaction dalam hubungan antara E-Trust dan E-Service Quality terhadap E-Loyalty (Studi Kasus pada Nasabah Pengguna E-Banking Perbankan Syariah di DKI Jakarta Firmansyah, Agus; Amrizal, Amrizal
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 8, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v8i2.1583

Abstract

This research aims to analyze the variables e-trust, e-service quality in influencing the e-loyalty variable either directly or through the mediating role of the e-satisfaction variable. on sharia banking e-banking users. This research developed 20 question items and distributed them via Google form to customers using sharia banking e-banking in DKI Jakarta. A total of 104 data were collected and then analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) analysis tool. The research results show that the variables e-trust, e-service quality have an influence on e-satisfaction. Likewise, e-loyalty can be influenced by e-loyalty and e-satisfaction, while e-service quality fails to influence e-loyalty. In this research, it was also found that the e-satisfaction variable can play its role as an intervening variable between e-trust and e-service quality on e-loyalty.
Pengaruh Pengaruh Digital Marketing, Personal Selling, Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Produk Wardah Cosmetics Di Bravo Tulungagung Firmansyah, Agus; Sari, Nadia Roosmalita; Rusyadi, Refky; Supriyadi, Ahmad
Journal of Economics and Policy Studies (JEPS) Vol. 4 No. 2 (2023): JEPS: Journal of Economic and Policy Studies
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jeps.v4i02.8612

Abstract

Abstrak perkembangan industri kecantikan di Indonesia cukup pesat dalam beberapa tahun ke belakang, Oleh karena itu tingkat persaingan pasar kosmetik juga semakin ketat, hal tersebut ditandai dengan banyaknya perusahaan cosmetic yang menghasilkan produk dengan jenis yang sama akan tetapi proses pemasaran dan kualitas produk yang beraneka ragam. Dengan demikian perusahaan kosmetik dituntut untuk menciptakan strategi yang dapat menarik para konsumen untuk mengkonsumsi produk dan jasa yang ditawarkan agar mampu bersaing dan unggul dibandingkan pesaingnya. Maka dari itu penelitian ini mengangkat permasalahan digital marketing, personal selling dan kualitas produk Wardah Cosmetics Store Bravo Tulungagung, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh digital marketing, personal selling dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah accidental sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden yaitu konsumen dari wardah cosmetics store bravo tulungagung yang diperoleh dari hasil perhitungan penentuan jumlah responden menggunakan teori lemeshow. Data kuesioner yang telah memenuhi uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik telah di analisis dengan regresi linier berganda yang berfungsi untuk membuktikan hipotesis penelitian Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial (1) Digital Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di Wardah Cosmetics Store Bravo Tulungagung. (2) variable Personal Selling secara parsial tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian di wardah cosmetics store bravo tulungagung. (3) Dan Kualitas Produk secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di wardah cosmetics store bravo tulungagung. Dari hasil pengujian secara simultan menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan secara Bersama-sama antara variable bebas dan variable terikat artinya terdapat pengaruh signifikan antara digital marketing, personal selling, kualitas produk terhadap keputusan pembelian di wardah kosmetics store bravo tulungagung. Sedangkan hasil dari pengujian koefisien determinansi terdapat pengaruh Sebesar 62,5%.
DIALECTICS OF ISLAMIC LEFT THEOLOGY: HASAN HANAFI’S THOUGHT ON PALESTINIAN OPPRESSION Firmansyah, Agus; Miko, Setia
International Journal of Multidisciplinary Reseach Vol. 1 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : International Journal of Multidisciplinary Reseach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines Hasan Hanafi’s concept of Islamic Left Theology as a framework for social liberation and resistance against global injustice, particularly the oppression of Palestine by Zionist Israel. Employing a qualitative descriptive method through library research, the paper explores Hanafi’s philosophical and theological paradigm that integrates faith with praxis. Hanafi views Islam as a revolutionary force that must liberate humanity from all forms of domination political, economic, and cultural by reinterpreting classical traditions through at-Turats wa at-Tajdid (Heritage and Renewal). His notion of “Islamic Left” emphasizes rational, ethical, and humanistic values to confront Western hegemony and to reconstruct Muslim consciousness toward justice and equality. The findings reveal that Hanafi’s call for Oksidentalisme (Occidentalism) provides an alternative intellectual strategy for Islamic civilization to critically engage the West while affirming its own identity. This theological approach contributes to understanding Islam not merely as a spiritual system but as a transformative ideology for human liberation and social justice.  
PEMBUATAN WISATA SPOT FOTO DALAM MENINGKATKAN NILAI EKONOMI WISATA DESA BANGKES KECAMATAN KADUR KABUPATEN PAMEKASAN Indraswari, Nur Fitriyah; Manahim, Bisma Nurillah; Firmansyah, Agus; Zainullah, Zainullah; Perdana, Ade Firdaus Syawallia; Buhari, Arif Gifar
Community Impact and Society Empowerment Journal Vol. 1 No. 1 (2025): May
Publisher : Indonesian Researchers Forum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor utama penghasilan Indonesia. Peninggalan sejarah dan keanekaragaman yang ada di Indonesia menjadi daya tarik wisatawan mancanegara. Kota Pamekasan khususnya Desa Bangkes adalah salah satu tempat yang dinilai mempunyai potensi untuk dijadikan sektor pariwisata. Bangkes merupakan desa yang memiliki 13 dusun dan memiliki potensi wisata salah satunya waduk yang terletak di Dusun Lekoh Barat. Berbagai sudut di waduk tersebut dapat dijadikan tempat pembuatan spot foto. Mahasiswa KKN STKIP PGRI Sumenep Kelompok 7 membuat spot foto di Waduk Bangkes untuk menjadikan destinasi wisata serta meningkatkan nilai jual dari wisata tersebut, seperti spot foto bambu nampan hias yang bertuliskan “WADUK BANGKES” dengan berbahan dasar dari bambu dan nampan. Pembuatan spot foto, Mahasiswa KKN STKIP PGRI Sumenep bekerja sama dengan Kepala Dusun dan Perangkat Desa serta warga sekitar. Kepala dusun dan perangkat desa Bangkes ikut andil dalam menjaga segala infrastruktur yang ada di waduk tersebut. Dalam mempromosikan Waduk Bangkes, tim KKN bekerja sama dengan kepala desa, seluruh perangkat desa serta warga desa Bangkes memanfaatkan sosial media seperti WhatsApp, TikTok, maupun Instagram, sehingga waduk ini bisa dikenal oleh masyarakat luas. Branding spot foto di Waduk Bangkes cukup bagus karena dapat menarik minat warga sekitar atau bahkan di luar desa maupun luar kota berkunjung ke waduk ini saat hari libur.
Model Pengembangan Pendidikan Karakter di Pesantren Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta) Nugraheni, Yumidiana Tya; Firmansyah, Agus
QUALITY Vol 9, No 1 (2021): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v9i1.9887

Abstract

AbstractHumans begin to lose their true character identity. Humans have abandoned the values of religiosity and spirituality. The character that is built is the character of pragmatism, hedonism, and materialism. This research is a field research and the method of collecting data is observation to observe the character education development model, interviews by asking questions to the asatidz, administrators and students about the character education development model, and the problems faced during implementation and documentation. This research aims to determine the character values instilled in students in the Yogyakarta Muhammadiyah Boarding School and determine the model of character education development in Yogyakarta Muhammadiyah Boarding School. The results of this research are the formation of characters in Yogyakarta Muhammadiyah Boarding School consists of several values. These values include: respect, responsibility, honesty, tolerance, discipline, help, caring for others and cooperation, courage, and democracy. The pillars of character education include: pesantren residents, kitab kuning, santri organizations and pesantren culture. Based on the four pillars of character education and democratic kyai leadership and the formation of pesantren culture, it produces a holistic-inclusive character education model in Yogyakarta Muhammadiyah Boarding School.AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui nilai-nilai karakter yang ditanamkan kepada santri di PPM MBS Yogyakarta dan mengetahui model pengembangan pendidikan karakter di PPM MBS Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dan metode dalam mengumpulkan data-data tersebut yakni observasi untuk mengamati model pengembangan pendidikan karakter, wawancara dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada asatidz, pengurus dan santri tentang model pengembangan pendidikan karakter, serta kendala yang dihadapi pada saat pelaksanaannya dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah pembentukan karakter di PPM MBS Yogyakarta terdiri dari beberapa nilai. Nilai-nilai tersebut antara lain: rasa hormat, tanggung jawab, kejujuran, toleransi, disiplin, tolong-menolong, peduli sesama dan kerjasama, keberanian, dan demokratis. Pilar-pilar pendidikan karakter tersebut antara lain: warga pesantren, kitab kuning, organisasi santri dan budaya pesantren. Berdasarkan empat pilar pendidikan karakter yang dimiliki PPM MBS Yogyakarta dan peran kyai yang bersifat demokratis selama kepemimpinan dan pembentukan budaya pesantren, menghasilkan model pendidikan karakter holistik-inklusif di PPM MBS Yogyakarta. Model pendidikan karakter holistic-inklusif merupakan salah satu alternatif pengembangan pendidikan karakter yang dapat digunakan dari internalisasi pendidikan karakter kepada peserta didik.
Constructing Cultural Hybridity through Performance: A Keir Elam Semiotic Analysis of SambaSunda's Bangbung Hideung Meiyanti Nurchaerani; Alfian, Alfian; Pamungkas, Ario; Firmansyah, Agus; Hidayatullah Rizkyka Hartadhi, Syahiid
Journey: Journal of English Language and Pedagogy Vol. 9 No. 2 (2026): Journey: Journal of English Language and Pedagogy
Publisher : UIBU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/journey.v9i2.3458

Abstract

This study examined how SambaSunda constructed the meaning of cultural hybridity through their performance of "Bangbung Hideung." Using Keir Elam's theory of theatrical semiotics, the study analyzed three main sign systems: stage and instruments, body (costumes, dance movements, expressions, and audience interaction), and the relationship between melancholic lyrics and joyful performance, including audience participation. Through close observation and screenshot documentation of the YouTube performance video, the findings revealed that the performance constructed hybridity through four stages: acknowledgment of Sundanese roots, introduction of modern elements, negotiation and dialogue, and celebration through audience participation. The contrast between lyrics depicting darkness and suffering and the festive performance produced a cathartic effect, as the audience did not respond with sadness but instead joined the performers in dancing on stage. The performance therefore represents Sundanese cultural identity as dynamic, adaptive, and open to contemporary influences.