Dewi Yuliana Fitri
STKIP PGRI Sumatera Barat

Published : 55 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBANTUAN ADOBE ANIMATE PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 6 PADANG Fajriyansyah, Fajriyansyah; fitri, Dewi Yuliana; Melisa, Melisa
JP2MS Vol 8 No 3 (2024): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.3.353-364

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya media pembelajaran yang digunakan disekolah serta bahan ajar yang digunakan belum berbasis IT sesuai dengan tuntutan kurikulum Merdeka. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis android menggunakan  Adobe Animate yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Plomp. Tahapan yang digunakan dalam model pengembangan ini adalah Preliminary Research dan Prototyping Phase. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Muhammadiyah 6 Padang. Berdasarkan hasil penilaian validator yaitu ahli media dan ahli materi diperoleh persentase penilaian akhir kevalidan media pembelajaran 87,9% dengan kategori sangat valid. Nilai kepraktisan dengan guru memperoleh nilai akhir 86,7% dengan kategori sangat praktis. Nilai akhir uji coba kepraktisan siswa diperoleh persentase 84,1% dengan kategori sangat praktis. Jadi kepraktisan penggunaan media sangat praktis dengan rata-rata persentase 83,6%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbantuan Adobe Animate pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII SMP Muhammadiyah 6 Padang dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan oleh guru dan siswa.
Pengaruh Penerapan Teknik Spotlight terhadap Pemahaman Konsep Matematis Sisiwa Kelas VIII SMPN 1 Batang Anai Padang Pariaman Fitri, Dewi Yuliana; Aima, Zulfitri; Muhlisin
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2017): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v6i2.446

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII SMPN 1 Batang Anai tahun pelajaran 2016/2017, siswa malu bertanya dan tidak berani mengeluarkan pendapat di dalam kelas, siswa hanya mengerti saat mendengarkan penjelasan dari guru. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah pemahaman konsep matematis siswa dengan menerapkan Teknik Spotlight lebih baik dari pada pemahaman konsep matematis siswa dengan pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMPN 1 Batang Anai Padang Pariaman. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen, dengan rancangan penelitian random terhadap subjek. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VIII SMPN 1 Batang Anai tahun pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari enam kelas. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak, terpilih kelas VIII2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII4 sebagai kelas kontrol. Instumen penelitian adalah tes pemahaman konsep matematis. Bentuk tes yang digunakan adalah bentuk uraian dengan reliabilitas tes 0,780. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t satu pihak. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung =1,833 dan ttabel= 1,67. Hipotesis diterima karena thitung > ttabel, sehingga hipotesis yang diajukan diterima pada taraf nyata α = 0,05. Dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa dengan penerapan strategi spotlight lebih baik daripada pemahaman konsep matematis siswa dengan pembelajaran konvensional di kelas VIII SMPN 1 Batang Anai. This research is motivated by the lack of understanding of mathematical concepts in the VIII class at SMPN 1 Batang Anai 2016/2017 school year, students are embarrassed to ask and do not come forward and speak in the classroom, the students only understand when listening to the explanation from the teacher. This study aims to determine whether the student's understanding of mathematical concepts by applying the technique Spotlight better than on understanding mathematical concepts students with conventional learning in the VIII class at SMPN 1 Batang Anai, Padang Pariaman. This type of research is experimental research, the design of randomized trials on the subject. The study population was all students of class VIII SMPN 1 Batang Anai 2016/2017 academic year consisting of six classes. The sampling technique is done randomly selected the VIII2 class as an experimental class and the VIII4 class as the control class. Research instrument is a test of understanding mathematical concepts. The shape of the test used is the narrative form with the reliability of the test. The data analysis technique used is the test of the party. Based on the hypothesis test results obtained by value t = 1.833 and table = 1.67. Accepted hypothesis for t> t table, so the hypothesis is accepted at significance level α = 0.05. It can be concluded that students understanding of mathematical concepts with the application strategy better spotlight than understanding students' mathematical concepts with conventional learning in the class of VIII at SMPN 1 Batang Anai.
VALIDITAS E-MODUL PADA MATERI PERBANDINGAN TRIGONOMETRI KELAS X MAN 2 SOLOK SELATAN Zuhrah, Alhady Daffa; Yunita, Alfi; Fitri, Dewi Yuliana
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 7, No 2 (2024): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Publish
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v7i2.237-248

Abstract

Perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi memberi akibat besar bagi kehidupan manusia dan memiliki peran penting pada banyak aspek kehidupan, salah satunya ialah aspek pendidikan terutama pada bahan ajar yang digunakan. Bahan ajar yang saat ini digunakan pada MAN 2 Solok Selatan masih menggunakan buku paket serta belum mampu membuat peserta didik belajar secara mandiri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-Modul berbantuan flip pdf profesional pada materi perbandingan trigonometri di MAN 2 Solok Selatan yang valid. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research Development). Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Plomp. Tahapan yang digunakan dalam model pengembangan ini adalah preliminary research, prototyping phase, dan assessment phase. Instrumen yang digunakan pada tahap preliminary research adalah angket karakteristik peserta didik, pedoman wawancara dan angket observasi. Instrumen pada tahap prototyping phase adalah angket evaluasi diri dan lembar validitas. Instrumen pada tahap assessment phase adalah lembar praktikalitas dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa E-Modul berbantuan flip pdf profesional pada materi perbandingan trigonometri yang dikembangkan diperoleh hasil validitas E-Modul sebesar 93,6% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa E-Modul berbantuan flip pdf profesional pada materi perbandingan trigonometri di MAN 2 Solok Selatan dinyatakan valid untuk digunakan pendidik dan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.
Penerapan Model Collaborative Learning Untuk Mengoptimalkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Pada Pembelajaran Matematika Julyana, Putri; Anggraini, Villia; Fitri, Dewi Yuliana
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v7i6.25145

Abstract

This research stems from the fact that mathematics learning in schools still largely uses a teacher-centered expository approach. This condition causes students to lack a deep understanding of concepts and are unable to optimally demonstrate creative thinking skills. They tend to memorize formulas, have difficulty solving non-routine problems, are passive in discussions, and are not accustomed to expressing opinions. To address these issues, this study applies the Collaborative Learning (CL) model, which is oriented towards heterogeneous group cooperation to encourage active interaction, exchange of ideas, and collaboration in solving mathematical problems. This study aims to examine the effect of the application of Collaborative Learning on mathematical creative thinking skills compared to conventional learning. The approach used was an experiment with a Posttest Only Control Group Design. Samples were taken randomly and divided into experimental and control classes. The research instrument was a mathematical creative thinking ability test analyzed through the Liliefors normality test, F homogeneity, and t-test. The results showed an average posttest score of 64.67 for the experimental class and 62.50 for the control class, with a t-value of 0.305 and t-table of 1.68. Since t count t table, it was concluded that there was no significant difference between the two groups. This finding indicates that the implementation of Collaborative Learning has not shown a significant impact on improving students' mathematical creative thinking skills.
PENGEMBANGAN MODUL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL Fadhila Agussya; Dewi Yuliana Fitri; Hamdunah
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7353

Abstract

Permasalahan utama dalam pembelajaran matematika di jenjang SMP terletak pada rendahnya kemampuan peserta didik dalam memahami konsep-konsep abstrak, khususnya pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV). Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan bahan ajar yang belum sepenuhnya mendukung kemandirian belajar sebagaimana diamanatkan dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) yang memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan sehingga dapat digunakan secara efektif dalam proses pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model ADDIE, yang meliputi tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian meliputi peserta didik kelas VIII SMP Negeri 30 Padang, sedangkan instrumen yang digunakan terdiri atas lembar validasi dan praktikalitas yang diisi oleh ahli materi, guru, dan peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis Problem Based Learning memperoleh tingkat validitas sebesar 72,7% dengan kategori valid, sedangkan tingkat kepraktisan mencapai 90,62% menurut guru dan 84,12% menurut peserta didik, keduanya tergolong sangat praktis. Modul ini dinilai efektif dalam meningkatkan partisipasi dan kemandirian belajar serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan pemecahan masalah kontekstual. Dengan demikian, modul berbasis Problem Based Learning layak dijadikan alternatif bahan ajar untuk mendukung pembelajaran matematika yang adaptif terhadap prinsip Kurikulum Merdeka.