Claim Missing Document
Check
Articles

Digital Teaching Materials for Negotiation Texts Oriented Towards Creative Thinking for SMA/MA Students Kasmawati; Gloriani, Yusida; Mascita, Dede Endang
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 4 No. 2 (2025): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v4i2.1003

Abstract

This research aims to develop digital teaching materials for negotiation texts that are attractive, can improve students' creative thinking abilities, and are easy for teachers and students to use, specifically for Class X SMA/MA students. The goal was to design digital teaching materials that enhance creative thinking and are practical for classroom implementation. This study employs a development research method based on the ADDIE model, which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Data collection methods included interviews, observations, questionnaires for material experts, assessments from Indonesian language teachers, and material evaluation instruments. The result of the design and development process was a digital module in the form of a flippbook. This Flipbook features a cover page, module introduction with audio, examples of negotiation texts in both written and audio-visual formats, and exercise questions for learning evaluation provided via Google Forms. The module aims to improve students' creative thinking abilities, as assessed through their negotiation text writing processes. The research findings indicated that the digital teaching materials for negotiation texts received an average validation score of 80.6% from experts, categorizing them as worthy. The implementation results showed that students' learning outcomes improved after using the digital materials compared with before their use. Significant differences were noted in students' learning outcomes before and after the implementation of digital teaching materials. Consequently, it can be concluded that these digital teaching materials enhance students' understanding and improve their creative thinking abilities when learning negotiation texts
Digital Teaching Materials for Poetry Texts Oriented Towards the Pancasila Student Profile in SMA/SMK Lubis, Rita Yosephine; Gloriani, Yusida; Mascita, Dede Endang
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 4 No. 2 (2025): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v4i2.1016

Abstract

This research aims to develop poetry text teaching materials that are presented digitally, are attractive, improve the character profile of Pancasila students, and are easy to use by teachers or students in learning Indonesian, especially poetry text materials for class X SMA/SMK students. Based on the research objectives, the output of this research is to produce digital teaching materials for poetry texts oriented towards Pancasila student profiles that are feasible and can be implemented in learning. The method used in this research is the development research method, which refers to the steps of the development model developed by Branch, namely, ADDIE. Development design is grouped into five procedures: analysis, Design, development, implementation, and evaluatione. Data collection used interview guidelines, observations, questionnaires for material experts, questionnaires for material experts, questionnaires for media experts, assessments from Indonesian language teachers, and material assessment instruments. The research results showed that the design of digital teaching materials for poetry texts based on expert validation obtained an average percentage of results of 81% with a very feasible category. The results of the implementation of 60 students with pre-test and post-test treatment show differences in average learning outcomes, so it can be concluded that the use of digital poetry text teaching materials oriented towards Pancasila student profiles can increase students' absorption in learning.
Creativity Development Oriented Poetry Text Learning Model Fatah, Deni Abdul; Jaja Wilsa; Mascita, Dede Endang
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 4 No. 2 (2025): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v4i2.1028

Abstract

This research aims to: (1) produce a discovery learning model that can develop the creativity of SMP/MT students in learning poetry texts and (2) determine valid and practical criteria for the discovery learning model being developed. This study uses research and development methods with the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The steps of this research consisted of needs analysis, learning model design, learning model development, product implementation, and product evaluation. Data were collected through interviews, questionnaires, expert validation,z and student assessment. The data obtained were descriptively analyzed using a Likert scale. The research results obtained are as follows: (1) The product developed in this research is the Discovery Learning model using picture sketches that can develop the creativity of SMP/MT students in learning poetry texts. (2) The learning model development is classified as "Valid" with an assessment of 80%, the RPP is in the "Very Valid" category with a result of 91.2%, the LKS is in the "Very Valid" category with a result assessment of 83.92%, and the Learning Outcomes Test is in the category "Very Valid" with an assessment result of 92.77%. (3) The development of this learning model meets the practical need of teachers with an assessment of 84.23%. In addition  , based on the results of teacher observations during the implementation process, 19 of the 21 planned activities were  implemented by teachers and students. (4) Based on the paired sample test, the Sig value is known. (2-tailed) is 0.000 < 0.005, so it can be concluded that there is an average difference between the post-test and pre-test results, which means that there is an influence of the sketch drawing learning model on students' learning abilities. develops students' creativity in school.
ANALISIS NILAI MORAL CERITA RAKYAT MALIN KUNDANG DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR TEKS CERITA RAKYAT DI SMA Sholikhah, Mar'atun; Mascita, Dede Endang; Wahyuningsih, Nuning
Jurnal Tuturan Vol 13 No 1 (2024): TUTURAN JURNAL PENDIDIKAN, BAHASA DAN SASTRA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jurnaltuturan.v13i1.10879

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai etika yang terdapat dalam kisah rakyat Malin Kundang dan untuk menciptakan materi pembelajaran Bahasa Indonesia bagi siswa kelas X SMA sesuai dengan kurikulum pada topik cerita rakyat. Ini termasuk 3. 7 yang berfokus pada pengidentifikasian nilai-nilai dan isi di dalam cerita rakyat (hikayat) baik yang lisan maupun tulisan, serta 4. 7 yang berisi tentang menceritakan kembali isi cerita rakyat yang telah didengar atau dibaca. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang menggambarkan fenomena menggunakan kata-kata dan kutipan. Data yang digunakan berasal dari buku cerita rakyat Malin Kundang yang ditulis oleh Yuliadi Soekardi dan Usyahbudin. Temuan dari penelitian ini menunjukkan berbagai nilai moral yang terdapat dalam buku tersebut. Nilai-nilai moral ini mencakup empat aspek dalam hubungan manusia secara etis, yaitu: 1) hubungan moral antara manusia dengan diri sendiri, 2) hubungan moral antara manusia dengan orang lain, 3) hubungan moral antara manusia dengan Tuhan, dan 4) hubungan moral antara manusia dengan lingkungan. Kesimpulan dari kajian ini mengindikasikan bahwa sebagian besar judul kisah rakyat dalam buku ini mengandung tiga aspek nilai moral: hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan orang lain, dan hubungan manusia dengan Tuhan. Nilai-nilai moral yang ada dalam cerita rakyat Malin Kundang mencerminkan prinsip-prinsip etika yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan rencana pembelajaran untuk materi teks cerita rakyat bagi siswa kelas X SMA yang dibagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian pembuka, bagian isi, dan bagian penutup.
Dampak Cerpen dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa: Studi Kasus di SMPN 7 Kota Cirebon Putri, Nur Ayu Kinanti Agung; Mascita, Dede Endang
Salingka Vol 22, No 1 (2025): SALINGKA, Edisi Juli 2025
Publisher : Balai Bahasa Sumatra Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/salingka.v22i1.1111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis dampak cerpen terhadap minat baca siswa di sekolah menengah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan desain one-shot case study. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 30 siswa. Intervensi dilakukan melalui pembelajaran berbasis cerpen yang dipilih secara tematik dan relevan dengan dunia remaja. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, dengan menghitung mean dan persentase untuk menggambarkan perubahan tingkat minat baca dan pemahaman nilai moral siswa sebelum dan sesudah intervensi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan minat baca siswa sebesar 36,7% dan peningkatan kemampuan memahami nilai moral hingga 70% setelah mengikuti program membaca cerpen secara intensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cerpen memiliki potensi besar sebagai media literasi yang efektif dan menyenangkan. Untuk mendukung keberhasilan program, perlu adanya variasi konten, metode penyampaian yang kreatif, serta integrasi cerpen ke dalam kurikulum dan kegiatan literasi di sekolah. Penelitian ini juga memberikan implikasi teoritis terhadap pengembangan model literasi berbasis sastra di sekolah menengah.This study aims to measure and analyze the impact of short stories on students' reading interest in secondary schools. The method used is quantitative, with a one-shot case study design. Data collection techniques through questionnaires of 30 students. The intervention is carried out through short story-based learning that is selected thematically and is relevant to the world of adolescents. The data analysis technique used is descriptive statistics, by calculating the mean and percentage to describe changes in the level of reading interest and understanding of students' moral values before and after the intervention. The results showed that there was an increase in students' reading interest by 36.7% and an increase in the ability to understand moral values by up to 70% after participating in an intensive short story reading program. This study concludes that short stories have great potential as an effective and enjoyable literacy medium. To support the success of the program, there is a need for content variation, creative delivery methods, and integration of short stories into the curriculum and literacy activities in schools. This study also provides theoretical implications for the development of a literature-based literacy model in secondary schools.
Strengthening SMA/MA Students' Language Attitudes Towards Indonesian Through the Word Spinner Application Ridaningsih; Wilsa, Jaja; Mascita, Dede Endang
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 3 No. 1 (2024): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v3i1.897

Abstract

The main problem using Indonesian was n't in accordance with linguistic rules so that students' s language did not reflect the desired language attitudes. The data obtained becomes material for preparing further strengthening plans which are developed to be media-based. After being validated by material and media experts, the language attitude strengthening model is applied to students using Android cellphones and laptop devices connected to the network. The aim of this research explains the design and implementation of strengthening student's language attitudes towards Indonesian through the medium of the word spinner application. This research uses a qualitative approach with the research method and development of the ADDIE model. Data collection methods through test and non-test instruments. The average validation data by material experts and media experts received a score of 84.45%, which means it is very feasible to apply, while the average error rate in analyzing by SMA and MA respondents is 33.5%, which means students are quite careful in understanding the instrument for strengthening language attitudes. It is also meaningful that this application is suitable for implementation in schools with its main advantage being that it teaches students with learning outcomes that meet 3 aspects of language attitudes, namely cognitive, affective and conative. T he ease of teaching vocabulary and its application in sentences so that students fully understand the language properly and correctly. The limitations of this application require technical requirements, namely the availability of computers/laptops and Android cellphones used by teachers and students who are connected to the internet.
Exploring the Application of Differentiated Learning in Elementary Schools Triyanti, Adelia; Heryati, Lutfi; Dewi, Gita Sandra; Mascita, Dede Endang; Rahayu, Ira
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 3 No. 1 (2024): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v3i1.908

Abstract

This study aims to explore differentiated learning in each school and describe the implementation of differentiated learning in the classroom. The method used is qualitative descriptive. Differentiated learning data is learning that accommodates student learning needs. Teachers provide facilities to students according to their needs, because each student has different characteristics, so they cannot be given the same treatment. collected based on the results of interviews with 4 elementary school teachers in Cirebon City, Indonesia. The results of conceptual research reveal that there is a differentiated learning goal is to coordinate learning by paying attention to learning interests, learning readiness and learning preferences, helping all students in learning so that learning goals can be achieved by all students increasing student motivation and learning outcomes establishing harmonious relationships between teachers and students so that students can be more enthusiastic in learning, helping students become independent learners so that Being an individual who is accustomed and also has an attitude of respect for diversity, increases teacher satisfaction because there is a sense of challenge to want to develop their teaching skills so that teachers will become more creative. It can be concluded that differentiated learning provides opportunities for students to be able to learn naturally and efficiently with teachers who are able to collaborate on the methods and approaches needed. This research is important to discuss because we can find out the process of differentiated learning in each elementary school we studied
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKS DESKRIPSI DIGITAL MENGGUNAKAN APLIKASI KVISOFT FLIPBOOK MAKER UNTUK SISWA KELAS VII DI SMP Ekawati, Dian; Gloriani, Yusida; Mascita, Dede Endang
Jurnal Tuturan VOL 11, NO 1 (2022): TUTURAN JURNAL PENDIDIKAN, BAHASA DAN SASTRA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jt.v11i1.6507

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan desain bahan ajar teks deskripsi digital menggunakan apliksi Kvisoft Flipbook Maker untuk siswa kelas VII SMP, menjelaskan kelayakan bahan ajar teks deskripsi digital menggunakan aplikasi Kvisoft Flipbook Maker untuk siswa kelas VII SMP, dan menjelaskan hasil implementasi bahan ajar teks deskripsi digital menggunakan apliksi Kvisoft Flipbook Maker untuk siswa kelas VII SMP.  Metode yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan. Penelitian ini menggunakan ADDIE yang terdiri dari lima langkah yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk pengembangan penelitian ini adalah bahan ajar teks deskripsi digital. Penelitian diawali dengan analisis kurikulum atau materi, dan analisis kebutuhan siswa terhadap bahan ajar teks deskripsi digital. Dari penelitian ini, bahan ajar teks deskripsi digital dikembangkan melalui validasi ahli, meliputi ahli bahasa Indonesia dan ahli media digital. Hasil penelitian menunjukan desain bahan ajar teks deskripsi digital menggunakan aplikasi Aplikasi Kvisoft Flipbook Maker memiliki struktur e-modul yang terdiri dari; 1) Cover e-modul, 2) Kata Pengantar, 3) Daftar Isi dan peta kedudukan, 4) Bab I Pendahuluan (Kompetensi Isi dan Kompetensi Dasar, deskripsi, prasyarat, petunjuk penggunaan e-modul, tujuan akhir, indikator keberhasilan, dan cek kemampuan), 5) Bab II Pembelajaran (kegiatan pembelajaran I dan II), 6) Bab III Penutup (tes formatif dan soal evaluasi), dan 7) Daftar Pustaka. Bahan ajar teks deskripsi menggunakan aplikasi Aplikasi Kvisoft Flipbook Maker dapat dikatakan layak, karena hasil validasi bahan ajar E-Modul tersebut menunjukan validasi ukuran E-Modul untuk materi teks deskripsi memiliki kriteria sangat baik. Hasil implementasi bahan ajar teks deskripsi menggunakan aplikasi Aplikasi Kvisoft Flipbook Maker menunjukan ada perbedaan rata-rata antara hasil Pre Test dengan Post Test yang artinya terdapat pengaruh implementasi bahan ajar e-modul teks deskripsi menggunakan Aplikasi Kvisoft Flipbook Maker terhadap hasil belajar siswa.
NILAI KEARIFAN LOKAL EMPAT CERPEN DALAM BUKU KUMPULAN CERPEN SENYUM KARYAMINKARYA AHMAD TOHARI Mascita, Dede Endang; Romansyah, Khalimi; Pujiatna, Tri
Jurnal Tuturan VOL 11, NO 2 (2022): TUTURAN JURNAL PENDIDIKAN, BAHASA DAN SASTRA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jt.v11i2.7676

Abstract

Cerpen merupakan karya sastra yang memiliki berbagai nilai kehidupan berupa norma-norma sosial dan perilaku sebagai sumber kearifan lokal. Kearifan lokal berkaitan dengan sebuah budaya yang tidak lepas dari suatu kelompok masyarakat dan tumbuh dari pemikiran nenekmoyang yang telah diwariskan pada generasi berikutnya. Cerpen-cerpen dalam Senyum Karyamin mayoritas berlatar belakang perdesaan yang diwarnai dengan segela bentuk kesederhanaan hidup serta penuh dengan ironi. Data penelitian ini berpusat pada empat teks cerpen dari buku kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahamd Tohari, yaitu : (1) Si Minem Beranak Bayi; (2) Syukuran Sutabawor; (3) Wangon Jatilawang; dan (4) Pengemis dan Sholawat Badar. Adapun pendekatannya melalui antropologi sastra. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai kearifan lokal yang terdapat dalam empat cerpen Senyum Karyamin, meliputi: (a) Nilai kepercayaan yaitu seperangkat kepercayaan, ajaran-ajaran, keyakinan yang mengarah pada tingkah laku manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa. (b) Kesenian yaitu nilai estetika yang dapat ditangkap oleh pancaindera. (c) Adat istiadat  yaitu kebiasaan yang dianggap baik oleh masyarakat.
MODEL SINEKTIK DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN TEKS CERITA INSPIRATIF Fuadi, Moch Zyn; Gloriani, Yusida; Mascita, Dede Endang
Jurnal Tuturan VOL 11, NO 2 (2022): TUTURAN JURNAL PENDIDIKAN, BAHASA DAN SASTRA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jt.v11i2.7693

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelaikan dan keefektifan model sinektik dengan media audiovisual dalam pembelajaran teks cerita inspiratif yang dalam implementasinya diharapkan dapat meningkatkan daya serap siswa dalam pembelajaran, adapun audiovisual yang dimaksud dalam penelitian ini adalah video. Landasan pengembangan model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah model desain ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate) yang memiliki lima tahapan proses sebagai berikut: 1) Melakukan analisis produk yang akan dikembangkan meliputi penelitian dan pengumpulan informasi. 2) Merancang produk awal yaitu perangkat pembelajaran yang didesain mengikuti langkah-langkah model sinektik. 3) Mengembangkan produk dengan validasi ahli dan revisi. 4) Tahap uji coba lapangan skala kecil dan revisi produk, pada tahap ini produk diujicobakan dengan cara diterapkan dalam pembelajaran kelas eksperimen. 5) Tahap evaluasi produk, pada tahap ini dilaksanakan evaluasi produk berdasarkan data temuan saat implementasi. Validator ahli materi bahasa Indonesia memberikan  skor kelaikan aspek desain pembelajaran dengan model sinektik pada interval 88,89% yang berarti sangat layak dan pada interval 76,36% untuk aspek desain materi video pembelajaran teks cerita inspiratif yang berarti layak. Sedangkan validator ahli multimedia memberikan skor kelaikan aspek desain media audiovisual (video pembelajaran) pada interval 80% yang berarti layak. Berdasarkan tabel output hasil uji-t, diperoleh nilai sig = 0,001, yang berarti lebih kecil dari α 0,05, dengan demikian, Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis deskriptif melalui uji-t juga menyatakan bahwa nilai rerata posttest lebih besar dan berbeda secara signifikan dengan nilai pretest (82.67 > 77.52; dan t hitung 3,634 > t tabel 2,037). Ini  berarti terjadi peningkatan kemampuan daya serap siswa sesudah penerapan model sinektik dengan audiovisual dalam pembelajaran teks cerita inspiratif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini penerapan model sinektik dengan audiovisual dalam pembelajaran teks cerita  inspiratif layak dan efektif meningkatkan kemampuan daya serap siswa dalam pembelajaran.