p-Index From 2021 - 2026
12.765
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Assets : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Jurnal Akuntansi Multiparadigma Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Minds: Manajemen Ide dan Inspirasi Infestasi Journal of Accounting and Investment Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Al-Mashrafiyah : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Perbankan Syariah Patria Artha Management Journal YUME : Journal of Management Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam Akuntabilitas: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Ekonomi NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Jurnal Pajak dan Keuangan Negara (PKN) Jurnal Ilmiah Akuntansi Peradaban El-Iqtishady Al-Sharf: Jurnal Ekonomi Islam Accounting Accountability and Organization System (AAOS) Journal Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa INVOICE : JURNAL ILMU AKUNTANSI Jurnal Iqtisaduna Al-Buhuts (e-journal) Islamic Accounting and Finance Review Asian Journal of Community Services (AJCS) AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Economic Education and Entrepreneurship Studies International Journal of Accounting, Management, Economics and Social Sciences (IJAMESC) Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Income Journal: Accounting, Management and Economic Research JSE: Jurnal Sharia Economica JICS : Journal Of International Community Service Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam At Tawazun Jurnal ekonomi Islam Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Intelek Insan Cendikia Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Currency JIMEK Study of Scientific and Behavioral Management (SSBM) Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Indonesian Journal of Taxation and Accounting Journal of Applied Taxation and Policy GoodWill Journal of Economics, Management, and Accounting INTERNATIONAL JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS (INJOSS)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN AKAD IJARAH DALAM LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH: STUDI KASUS PADA BANK SYARIAH DI INDONESIA Rahmaniar; Rahmah Rafifah Abu; Lince Bulutoding; Saiful Muchlis
El-Iqthisadi Vol 7 No 1 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisady.v7i1.58467

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akad ijarah dalam lembaga keuangan syariah, khususnya pada bank syariah di Indonesia. Akad ijarah merupakan bentuk transaksi sewa-menyewa yang telah disesuaikan dengan prinsip-prinsip syariah. Dalam praktiknya, akad ijarah digunakan pada berbagai produk pembiayaan seperti ijarah muntahiya bittamlik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan mengkaji literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa akad ijarah memberikan solusi pembiayaan yang adil dan bebas riba, meskipun dalam implementasinya masih terdapat tantangan seperti pemahaman nasabah yang rendah dan manajemen aset oleh bank. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi dan regulasi yang mendukung optimalisasi akad ini dalam sistem perbankan syariah. Kata Kunci: Ijarah, Bank Syariah, Pembiayaan Syariah, Perbankan Islam, Akad Abstract This study aims to analyze the implementation of the ijarah contract in Islamic financial institutions, particularly Islamic banks in Indonesia. Ijarah is a lease-based contract adapted to comply with sharia principles. In practice, it is applied in various financing products, such as ijarah muntahiya bittamlik. This research employs a library research method by reviewing relevant literature. The findings indicate that the ijarah contract offers fair, interest-free financing solutions. However, its implementation still faces challenges, including limited customer understanding and asset management issues by banks. Therefore, improved public literacy and supportive regulations are necessary to optimize the use of ijarah in the Islamic banking system. Keywords: Ijarah, Islamic Bank, Sharia Financing, Islamic Banking, Contract
PINJAMAN ONLINE ILEGAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT Fatmawati; Heri Iswandi; Lince Bulutoding; Abdul Wahab
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 6 No 2 (2025): Januari
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.vi.54830

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi pinjaman online illegal dan dampaknya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi Masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dengan menelaah beberapa sumber seperti artikel dalam jurnal, buku maupun sumber relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pinjaman online illegal seringkali berakhir pada gagal bayar oleh konsumen. Gagal bayar tersebut sebagai imbas dari tingginya suku bunga yang ada dalam pinjol illegal. Berawal dari gagal bayar inilah kemudian memicu dampak negative pada konsumen. Gagal bayar dalam pinjol illegal berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi Masyarakat. Dampak sosial yang ditimbulkan oleh gagal bayar dalam pinjaman online illegal antara lain adanya gangguan psikologis seperti stress, cemas bahkan sampai pada tingkat depresi. Selanjutnya yaitu tidak harmonisnya hubungan sosial korban, karena pinjaman online illegal seringkali menyebarkan data pribadi korban kepada teman, kerabat ataupun rekan kerja yang akan merusaka reputasinya. Dampak sosial lainnya yaitu terkait stigma sosial, yakni korban sering dipandang negatif oleh Masyarakat karena dianggap tidak mampu mengelola keuangannya. Dampak ekonomi dari pinjaman online illegal antara lain beban keuangan yang semakin berat karena adanya bunga tinggi yang semakin menjerat dari pinjaman yang diperoleh, produktifitas menurun, peningkatan kemiskinan. Kata Kunci: fintech p2p lending, pinjaman online, illegal, ekonomi, kehidupan sosial ABSTRACT This research aims to analyze illegal online loans and their impact on the social and economic life of the community. This research is qualitative research. The data in this research is secondary data obtained by reviewing several sources such as articles in journals, books and other relevant sources. Research results show that illegal online loans often end in consumer failure to pay. This failure to pay is the result of the high interest rates in illegal loans. Starting from failure to pay, this then triggers a negative impact on consumers. Failure to pay in illegal loans has an impact on the social and economic life of the community. The social impacts caused by failure to pay illegal online loans include psychological disorders such as stress, anxiety and even depression. Next is the lack of harmony in the victim's social relations, because illegal online loans often share the victim's personal data with friends, relatives or co-workers which will damage their reputation. Another social impact is related to social stigma, namely that victims are often viewed negatively by society because they are deemed unable to manage their finances. The economic impacts of illegal online loans include increasingly heavy financial burdens due to high interest which increasingly ensnares the loans obtained, decreased productivity, increased poverty. Keywords: fintech p2p lending, online loans, illegal, economy, social life
UPAYA PENGEMBANGAN SEKTOR UMKM DENGAN PEMANFAATAN MODEL LAYANAN FINTECH SYARIAH AMMANA.ID Memi Pratiwi AM; Moh Alifuddin; Lince Bulutoding; Abdul Wahab
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 6 No 4 (2025): Juli
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v6i4.54927

Abstract

Abstrak Penelitian ini  Membahas sejauh mana penerapan  financial teknologi yang berupaya memberikan inovasi teknologi keuangan dan berbagai pelayanan yang tuntunya memberikan kemudahan. Pemberian akses kemudahan pada layanan fintech menjadi salah satu alasan utama pelaku UMKM mengembangkan usahanya, terutama dalam aspek pendanaan dan pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model layanan fintech syariah Ammana.id dalam mendukung pengembangan UMKM di Indonesia. Dalam konteks ini, peran pemerintah, khususnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sangat penting sebagai regulator jasa keuangan yang beroperasi di Indonesia. Regulasi mengenai fintech diatur dalam Peraturan OJK (PJOK) Nomor 77 Tahun 2016, yang mengatur layanan pinjam-meminjam berbasis teknologi informasi atau yang dikenal sebagai fintech lending.UMKM merupakan salah satu kelompok utama pengguna fintech melalui layanan Peer-to-Peer (P2P) Lending. Model layanan fintech syariah berbasis P2P Lending yang ditawarkan oleh Ammana telah memberikan banyak manfaat bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Ammana, sebagai perusahaan fintech syariah, menyediakan pendanaan dan pembiayaan kepada pelaku UMKM melalui kemitraan dengan lembaga syariah. Dengan menerapkan sistem bagi hasil, Ammana berhasil mencatat Tingkat Keberhasilan Bayar (TKB) sebesar 94,81%. Angka ini mencerminkan tingginya tingkat keberhasilan dalam penyelenggaraan layanan pembiayaan berbasis teknologi informasi.Hingga saat ini, Ammana telah menyalurkan pendanaan berbasis syariah kepada 2.285 pelaku usaha mikro dan kecil, didukung oleh 1.445 pemberi dana, dengan total dana tersalurkan sebesar Rp23 miliar melalui model layanan P2P Lending. Kepuasan terhadap kinerja Ammana terbukti dengan peningkatan jumlah pengguna yang signifikan. Kata Kunci: Fintech , fintech syariah, UMKM, Ammana   Abstract This research discusses the extent of the application of financial technology that seeks to provide financial technology innovation and various services that demand convenience. Providing easy access to fintech services is one of the main reasons MSME players develop their businesses, especially in the aspects of funding and financing. This study aims to analyze the Ammana.id sharia fintech service model in supporting the development of MSMEs in Indonesia. In this context, the role of the government, especially the Financial Services Authority (OJK), is very important as a regulator of financial services operating in Indonesia. Regulation on fintech is regulated in OJK Regulation (PJOK) No. 77/2016, which regulates information technology-based lending and borrowing services, known as fintech lending. MSMEs are one of the main groups of fintech users through Peer-to-Peer (P2P) Lending services. The P2P Lending-based sharia fintech service model offered by Ammana has provided many benefits for micro and small businesses. Ammana, as a sharia fintech company, provides funding and financing to MSME players through partnerships with sharia institutions. By implementing a profit-sharing system, Ammana managed to record a Pay Success Rate (TKB) of 94.81%. This figure reflects the high level of success in the implementation of information technology-based financing services. Keywords: Digitalization, Environment, Green Waqf, Smart Waqf, Technology.
PERAN HUMAN CAPITAL DALAM PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA: TINJAUAN LITERATUR PERSPEKTIF ISLAM Nur Aulia Husnihita Muchtar; Devi Novianty; Lince Bulutoding; Muhammad Wahyuddin Abdullah
El-Iqthisadi Vol 7 No 1 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisady.v7i1.59595

Abstract

Abstrak Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia memiliki potensi besar dalam pengelolaan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai Islam, khususnya melalui optimalisasi dana zakat dan pengembangan human capital. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas strategi Islamic Human Capital Management (IHCM) dalam membangun organisasi yang lincah (agile) dan berorientasi pada kesejahteraan karyawan (well-being). Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang menelaah teori-teori dan temuan ilmiah seputar modal manusia, prinsip-prinsip Islam dalam manajemen SDM, serta kerangka Resource-Based View (RBV). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa human capital merupakan komponen vital dalam intellectual capital yang mendukung daya saing organisasi. Pengelolaan SDM berbasis Islam yang mencakup etika, spiritualitas, dan tanggung jawab sosial terbukti mampu meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan dan memperkuat nilai-nilai kolektif dalam menghadapi tantangan globalisasi dan transformasi digital. Kata Kunci: Human Capital, Islamic Management, Agile Organization, Kesejahteraan Karyawan, Zakat, RBV   Abstract Indonesia, as the country with the largest Muslim population in the world, holds tremendous potential in managing human resources based on Islamic values, particularly through the optimization of zakat and human capital development. This article aims to examine the effectiveness of Islamic Human Capital Management (IHCM) strategies in building agile and well-being-oriented organizations. Using a literature review method, this study explores theories and empirical findings on human capital, Islamic principles in HR management, and the Resource-Based View (RBV) framework. The findings reveal that human capital is a vital component of intellectual capital that supports organizational competitiveness. Islamic-based HR management— encompassing ethics, spirituality, and social responsibility—has proven to enhance sustainable organizational performance and strengthen collective values in the face of globalization and digital transformation Keywords: Human Capital, Islamic Management, Agile Organization, Employee Wellbeing, Zakat
ANALISIS MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN TINJAUAN MAQASHID SYARIAH Moh Yusuf; Ippa Syahida; Muhammad Wahyuddin Abdullah; Lince Bulutoding
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 7 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v7i1.59568

Abstract

Abstrak Manajemen sumber daya manusia adalah poin pertama yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan, perkembangan suatu bisnis memerlukan manajemen sumber daya manusia yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan implementasi manajemen sumber daya manusia dalam perspektif maqhasid syariah dan meningkatkan kinerja karyawan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif, sedangkan data yang digunakan dalam penelitian data primer dan sekunder diperoleh peneliti melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian tentang penerapan manajemen sumber daya manusia memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan, salah satunya adalah hasil kerja. Pelaksanaan manajemen sumber daya manusia yang dilihat dari maqhasid syariah adalah melalui tinjauan maqhasid syariah, yaitu dharuriyyat, hajiyyat, dan tahsiniyyat Kata Kunci: Manajemen Sumber Daya Manusia; Kinerja Karyawan; Maqhasid Syariah   Abstract Human resource management is the first point that must be considered by a company, the development of a business requires quality human resource management. The purpose of this study is to determine the implementation of human resource management from the perspective of maqhasid sharia and improve employee performance. The method used is qualitative research, while the data used in the study are primary and secondary data obtained by researchers through observation, interviews, and documentation. The results of the study on the application of human resource management have an impact on employee performance, one of which is work results. The implementation of human resource management seen from the perspective of maqhasid sharia is through observing maqhasid sharia, namely dharuriyyat, hajiyyat, and tahsiniyyat. Keywords: Human Resource Management; Employee Performance; Maqashid Syariah
TINJAUAN LITERATUR TERHADAP AKAD RAHN SEBAGAI INSTRUMEN PEMBIAYAAN BERBASIS SYARIAH Devi Novianty; Nur Aulia Husnihita Muchtar; Lince Bulutoding; Saiful Muchlis
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 7 No 1 (2025): Oktober
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v7i1.59571

Abstract

Abstrak Akad Rahn merupakan instrumen pembiayaan syariah yang signifikan dalam sistem keuangan Islam, menawarkan alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat dengan menjaminkan aset berharga. Berbeda dengan pegadaian konvensional, Rahn beroperasi tanpa unsur riba, gharar (ketidakpastian), dan maysir (spekulasi). Pembentukan Pegadaian Syariah pada tahun 2003 merupakan respons terhadap kebutuhan pembiayaan syariah yang belum terakomodasi secara optimal oleh bank syariah karena keterbatasan sumber daya dan fasilitas pendukung. biaya pemeliharaan atau penyimpanan (fee ijarah) bukan bunga. Jika pinjaman dilunasi, barang dikembalikan; jika tidak, barang dapat dilelang untuk melunasi utang, dengan kelebihan hasil lelang dikembalikan kepada nasabah. Proses ini memastikan pembiayaan sesuai prinsip syariah dan memberikan perlindungan bagi kedua belah pihak. Keunggulan akad Rahn meliputi bebas riba, jaminan keamanan bagi pemberi pinjaman, hak kepemilikan tetap bagi pemilik barang, akses pembiayaan yang mudah, serta mendorong prinsip ta'awun (saling tolong-menolong). Meskipun demikian, implementasinya menghadapi tantangan internal seperti keterbatasan cabang dan sumber daya manusia, serta tantangan eksternal seperti persaingan dengan lembaga konvensional dan kurangnya literasi masyarakat. Penelitian terdahulu menegaskan efektivitas Rahn dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah mengakses pembiayaan tanpa melanggar prinsip syariah, serta kontribusinya terhadap sistem keuangan yang adil dan inklusif. Untuk pengembangan lebih lanjut, diperlukan peningkatan edukasi publik, pengawasan syariah yang ketat, dan inovasi produk. Kata Kunci: Akad Rahn, Pembiayaan Syariah, Pegadaian Syariah, Instrumen Keuangan Islam.   Abstract The Rahn contract is a significant sharia-compliant financing instrument in the Islamic financial system, offering an alternative for those in need of quick funds by pledging valuable assets. Unlike conventional pawnshops, Rahn operates without elements of usury (riba), gharar (uncertainty), and maysir (speculation). The establishment of Pegadaian Syariah in 2003 was a response to the need for sharia-compliant financing that had not been optimally accommodated by sharia banks due to limited resources and supporting facilities. Maintenance or storage fees (ijarah fees) are not interest. If the loan is repaid, the item is returned; if not, the item can be auctioned to settle the debt, with the excess auction proceeds returned to the customer. This process ensures financing is in accordance with sharia principles and provides protection for both parties. The advantages of the Rahn contract include being free from usury, guaranteeing security for the lender, permanent ownership rights for the owner of the item, easy access to financing, and promoting the principle of ta'awun (mutual assistance). However, its implementation faces internal challenges such as limited branches and human resources, as well as external challenges such as competition from conventional institutions and low public literacy. Previous research confirms Rahn's effectiveness in helping low-income communities access financing without violating Sharia principles, as well as its contribution to a fair and inclusive financial system. Further development requires increased public education, strict Sharia supervision, and product innovation. Keywords: Rahn Contract, Sharia Financing, Sharia Pawnshops, Islamic Financial Instruments
Pemaknaan Time Driven Activity Based Costing Produk Perbankan Syariah: Sebuah Fenomenologi Tauhid Bulutoding, Lince; binti Saban, Azizah; Supriadi; Syariati, Namla Elfa; Sombolayuk, Wilhalminus; Muchlish, Mustakim; Sari, Nur Rahma
IQTISHODUNA: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : LPPM, Universitas Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/iqtishoduna.v14i1.3457

Abstract

The purpose of this study is to reveal and interpret the calculation of the cost of determining wadiah yad dhamanah savings at Bank Syariah Indonesia (BSI) based on activities that use the concept of sharia and spiritual time driven activity-based costing (SSTDABC). Time Driven Activity Based Costing (TDABC) has a weakness in cost calculation because it does not take into account cognitive time distortion (CTD) owned by human resources. This can lead to irrelevant revenue and cost assessments that will affect managers' decision-making. The Interpretive method of monotheistic phenomenology used in this study includes noema, noesis, epoche (bracketing), intentional analysis, and eidetic reduction to reveal the phenomena experienced by participants related to determining activity-based costs so as to produce an Islamic banking product (wadiah yad dhamanah). The results of this study reveal that sharia and spiritual time driven activity-based costing can be developed in Islamic banking. The SSTDABC concept will become the “spirit” for the management of Islamic banks in the world and in Indonesia in particular. SSTDABC can be a new input for the development of theory both in the field of service companies and in the field of industry globally and nationally.
Pengaruh Penerapan Sistem E-Filling, E-Billing, dan E-Spt Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Dengan Pengetahuan Teknologi Sebagai Variabel Moderasi Nurhaerani; Suhartono; Bulutoding, Lince
Jurnal Pajak dan Keuangan Negara (PKN) Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Pajak dan Keuangan Negara | September 2025
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpkn.v7i1.3056

Abstract

The purpose of this study is to investigate, using technological knowledge as amoderating variable, the impact of e-filing, e-billing, and e-SPT on individualtaxpayer compliance. This study uses an associative technique and isquantitative in nature. Individual taxpayers who are registered at KP2KPSungguminasa Gowa make up the study's population. Purposive sampling isthe method used in the sampling procedure. Direct questionnaire surveyswere employed to gather primary data for the study. Data analysis techniquesinclude both multiple linear regression analysis and moderated regressionanalysis using MRA. Multiple linear regression analysis and the MRA test,which is impacted by technical skill, are used to assess the e-filling, e-billing,and e-SPT hypotheses. The results of a study using multiple linear regressionanalysis show that e-billing and e-filling increase individual taxpayercompliance. Meanwhile, the e-SPT system has a small and negative effect. Anexamination of moderating factors using the MRA technique suggests thattechnological proficiency may decrease the effect of e-filling and e-billing onindividual taxpayer compliance. Meanwhile, the e-SPT system's impact onindividual taxpayer compliance cannot be moderated by technical expertise. Itis anticipated that KP2KP Sungguminasa Gowa would benefit from thisresearch's consequences, which might boost taxpayer compliance. Tujuan studi untuk menginvestigasi, dengan menggunakan pengetahuanteknologi sebagai variabel moderasi, dampak dari pengarsipan elektronik,penagihan elektronik, dan SPT elektronik terhadap kepatuhan wajib pajakorang pribadi. Penelitian ini menggunakan teknik asosiatif dan bersifatkuantitatif. Wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KP2KP SungguminasaGowa menjadi populasi dalam penelitian ini. Purposive sampling adalahmetode yang digunakan dalam prosedur pengambilan sampel. Surveikuesioner langsung digunakan untuk mengumpulkan data primer untukpenelitian ini. Analisis regresi linier berganda serta analisis regresi moderasimenggunakan MRA digunakan dalam analisis data. Hipotesis e-filling, e-billing, dan e-SPT diuji dengan menggunakan analisis regresi linier bergandadan uji MRA yang dipengaruhi oleh keahlian teknis. Hasil analisis regresi linierberganda menunjukkan bahwa e-billing dan e-filling meningkatkan kepatuhanwajib pajak orang pribadi. Sementara itu, sistem e-SPT memiliki dampak yangdapat diabaikan dan tidak signifikan. Keahlian teknologi dapat memoderasidampak e-filling dan e-billing terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi,berdasarkan analisis faktor moderasi dengan teknik MRA. Sementara itu,dampak sistem e-SPT pada kepatuhan wajib pajak orang pribadi tidak dapatdimoderasi oleh keahlian teknis. Diharapkan KP2KP Sungguminasa Gowadapat mengambil manfaat dari hasil penelitian ini untuk meningkatkankepatuhan wajib pajak.
STUDI LITERATUR TENTANG TRANSAKSI KEUANGAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM Ippa Syahida; Moh Yusuf; Lince Bulutoding; Saiful Muchlis
El-Iqthisadi Vol 7 No 2 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/el-iqthisady.v7i2.59621

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip-prinsip dasar dan bentuk-bentuk transaksi keuangan dalam perspektif Islam melalui pendekatan studi literatur. Dalam Islam, transaksi keuangan merupakan bagian dari muamalah yang diatur secara rinci untuk menjamin keadilan, menghindari penipuan, serta menghindari unsur riba, gharar, dan maysir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengkaji berbagai sumber literatur klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk transaksi seperti kafalah (penjaminan), muzayyada (lelang), urbun (uang muka), suftajah (wesel), umum balwa (kondisi darurat umum), dan qabd (penguasaan barang) merupakan instrumen penting dalam sistem keuangan syariah. Setiap akad memiliki karakteristik dan fungsi tersendiri yang tetap relevan untuk diterapkan dalam konteks ekonomi modern. Kajian ini menegaskan bahwa transaksi keuangan Islam tidak hanya memiliki dimensi hukum, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai moral dan sosial sebagai landasan sistem ekonomi yang adil dan berkelanjutan. Kata Kunci: Transaksi Keuangan, Islam, Akad Syariah, Studi Literatur, Ekonomi Syariah   Abstract This study aims to examine the basic principles and forms of financial transactions from an Islamic perspective through a literature study approach. In Islam, financial transactions are part of muamalah (contracts) that are regulated in detail to ensure justice, avoid fraud, and avoid elements of usury, gharar, and maysir. This study uses a descriptive qualitative method by reviewing various classical and contemporary literary sources. The results show that forms of transactions such as kafalah (guarantee), muzayyada (auction), urbun (down payment), suftajah (bill of exchange), umum balwa (general emergency conditions), and qabd (control of goods) are important instruments in the Islamic financial system. Each contract has its own characteristics and functions that remain relevant for application in the modern economic context. This study emphasizes that Islamic financial transactions not only have a legal dimension, but also prioritize moral and social values as the foundation of a just and sustainable economic system. Keywords: Financial Transactions, Islam, Sharia Contracts, Literature Studies, Sharia Economics
Landasan Filosofis Metodologi Penelitian Multiparadigma- Suatu Pengantar Parmitasari, Rika Dwi Ayu; Bulutoding, Lince; Alwi, Zulfahmi
Study of Scientific and Behavioral Management Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ssbm.v1i1.14505

Abstract

Seiring dengan berubahnya ilmu pengetahuan, paradigma telah melalui evolusi  dan berkembang sehingga dapat diterapkan untuk kepentingan masyarakat. Pendekatan multiparadigma menawarkan konsep yang luas secara esensial dari teori dan proses pembentukan teori. Hal itu memberikan peluang denga nada perubahan klasifikasi. Klasifikasi yang dibangun dapat berubah dan berkembang seiring dengan masuknya dimensi lain dalam ilmu sosial. Pendekatan multiparadigma memerlihatkan adanya penciptaan pandangan baru dengan mengambil dari asumsi ontologi dan epistemologi yang berbeda. Multiparadigma memperkenalkan pandangan alternative akan paradigma yaitu interpretive paradigm, critical paradigm dan postmodernism paradigm.
Co-Authors -, Siradjuddin AA Sudharmawan, AA Abd Wahab Abd. Muzakkir Abdul Wahab Abdul Wahid Haddade Adi Muh Arman Aditya Aditya Aditya Aditya Aditya, Roby Agus Rahmat ahmad habibi Ahmad, Angriani Akbar, Muh. Ruslim Al-Amin Ali Djamhuri Alisa, Nur Alisa Amalia Nur Rahman Ambo Asse Amin, Al- Aminuyati Amiruddin K Andi Nabila Meutia Rafika Andi Noor Wahidin Andi Noor Wahidin Andriani, Reski Antong Amiruddin Anwar, Puspita Hardianti Aras, Ainul Karima Arviana, Pipi Asriani Asriani Asrika, Opi Asrina Asrina Asrina Asrina Atma Amir, A. M. Nur Ayu Ruqayyah Yunus Azizah Saban Bato, Aulia Rahman Berkah Rahmawati Berkah Rahmawati binti Saban, Azizah Darmawansyah Sayuti Della Fadhilatunisa Devi Novianty Eka Arlinda Hafid Fadhilatunnisa, Della Fadhillatunisa, Della Fajar Rahmani Ashari Farid Fajrin Fatmawati Fatmawati Ferawati - Harun Firman Firman Fitri Ramdani Gustina Gustina Hamdana Hamdana Hamdana Helda Rostiani Helda Rostiani Herawati Herawati Heri Iswandi Husnul Khatimah Ibrahim, Marsina Ida Ariani Idha Fadhilah Sofyan Iffah Auliaurahman Hw Iffah, Nur Ihwan Wahid Minu Ilham Gani Ilham Ilham Ippa Syahida Irawati, Nining Winda Irmawati Wahyuningsi Islailia Umar Istiqamah Maggu Iwang, Baso Jamal, Angriani Jamaluddin Madjid Jamaluddin Majid Jayawarsa, A.A. Ketut Jumiati Haerudin Kadir, Nur An'nizar Kamelia Khairum Nadila Sandy Koemar, Fadillah Zaskia Kumalasari Kurniadi Kurniadi, Kurniadi Lutfi, Mufti M, Riska Amalia Mahendra, Yusril Marhamatussanyyah Marhamatussanyyah Masrawati, Masrawati Memen Suwandi Memi Pratiwi AM Mila Karmila Anwar Mita Fitriani Mita Fitriani Moh Alifuddin Moh Yusuf Mu'min, Muh. Dian Nur Alim Muchlish, Mustakim Muhammad Agung Miftah Syamsul Alam Muhammad Akil Rahman Muhammad Auliya’a Dahlan Muhammad Disyacita Tosari Muhammad Fajrin Adnan Muhammad Fardan Ngoyo Muhammad Iqbal Muhammad Nurfaizy Hamdan Muhammad Sapril Sardi Juardi Muhammad Wahyuddin Abdullah Muhammad Wahyuddin Abdullah Muhlis, Syaiful Mukhtar Lutfi Muslimah, Firanti Muslimin Kara Mustafa Umar Muzakkir Nadhilah Amaliah Liwan Nadiah, Khaerun Nasrullah Bin Sapa Ngoyo, Muhammad Fardan Nur An'nizar Kadir Nur Aulia Husnihita Muchtar Nur Azizah Nur Rahmah Sari Nuraenun Fitri Nurdalila Ashilah Ubaid Nurdalila Ashilah Ubaid Nurfiah Nurfiah Nurhaerani Nurhikma Nurhikma Nurjannah Nurjannah Nurul Pratiwi Nurwijayanti Opi Asrika Permatasari, Wiwik Pualam, Andi Ruby Arsy Puspita Hardianti Anwar Raden Ulandari Tamrin Rahayu Rahayu Rahma Sari, Nur Rahmah Rafifah Abu Rahmah Rafifah Abu Rahmah Sari, Nur Rahman Ambo Masse Rahmaniar Rahmaniar Rahmaniar Raodahtul Jannah RaodahtulJannah Rasnawati Rasty Yulia Ratmadany, Ainun Mardya Ridwanto Ridwanto Rifqah Alfiyyah Rika Dwi Ayu Parmitasari Rika Dwi Ayu Parmitasari Rismawati Rismawati Riyadi, Adhe Bagus Rizal Ancu Rizka Amelia Ningrum Rizki Nugraha Roby Aditiya Rukmanasari, Ita S Sumarlin Sahban, Azizah Sahdiah Desriana Karim Sahdiah Desriana Karim Saiful Muchlis Saiful Muhlis Saifullah, Fu’ad Sakinah Azzahra Samsidar Samsidar Sandy, Khairum Nadila Sapinah Sapril Sardi Juardi Sari, Nur Rahma Sarmadani Sarmadani Sasmita Sasmita Sirajuddin Sirajuddin Sirajuddin Sitti Fatimah Sombolayuk, Wilhalminus Sri Artati Salju Sri Hardianti Marsawal Sri Nurul Nabila St Salmah Sharon ST. Fatmawati Sudarwinti, Sudarwinti Suhartini, Eka Suhartono Suhartono Suhartono Suhartono Sumarlin Sumarlin Sumarlin Supriadi Syamsul Syamsurianto, Syamsurianto Syariati, Namla Elfa Talaohu, Sanunggarah Trisno Wardy Putra Vinno Petrus Manoppo Waode Mabrukah Azzahrah Wiwi Anggeriani Yanti, Sri Devi Yusdin Yusdin Yusdin Yusdin Yusnianti Nabila Yunus Yusril Yusril Zainal, Ghaliah Jalwaa Insyrah Zulfahmi Alwi