Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Implementasi Model Problem Based Learning Berbasis Aplikasi Geogebra untuk Meningkatkan Kemampuan Bernalar Kritis Matematika pada Siswa Sekolah Dasar Muhammad Fazryn; Adi Apriadi Adiansha; Syarifudin Syarifudin; Mariamah Mariamah; Nanang Diana
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 3 No. 1 (2023): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, Edisi Januari - Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v3i1.279

Abstract

Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan bernalar kritis matematika pada siswa sekolah dasar dan kurangnya penerapan metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan kemampuan bernalar kritis matematika melalui penerapan model Problem Based Learning berbasis aplikasi Geogebra. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Nggembe Tahun Pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 25 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemampuan bernalar kritis matematika dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbasis aplikasi Geogebra dapat meningkatkan kemampuan bernalar kritis matematika siswa SD. Peningkatan tersebut terlihat dari peningkatan skor rata-rata tes kemampuan bernalar kritis matematika siswa dari siklus I (63,6), siklus II (73,6), hingga siklus III (82,4). Selain itu, terdapat peningkatan pada kualitas pembelajaran yang ditunjukkan dari hasil observasi pada setiap siklusnya. Penerapan model Problem Based Learning berbasis aplikasi Geogebra juga mampu memotivasi siswa dalam pembelajaran matematika. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbasis aplikasi Geogebra dapat meningkatkan kemampuan bernalar kritis matematika pada siswa SD. Model pembelajaran ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran matematika yang menarik dan efektif dalam meningkatkan kemampuan bernalar kritis matematika pada siswa SD.
PELATIHAN PENGOLAHAN UBI KAYU MENJADI “KRIPIK BALADO” DI DESA TEKE KECAMATAN PALIBELO KABUPATEN BIMA NUSA TENGGARA BARAT (NTB) Ratnah Ratnah; Mariamah Mariamah; Suratman Suratman
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2018): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.462 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v1i2.844

Abstract

kegiatan PKM bertujuan untuk menciptakan peluang menjadi enterpreneur yang berbasis pengolahan hasil perkebunan bagi perempuan pengangguran melalui pelatihan pengolahan ubi kayu menjadi “Kripik Balado” yang bernilai ekonomis tinggi dan dapat dijual dipasaran. Dengan adanya kegiatan pelatihan ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan atau keterampilan kaum perempuan desa Teke kecamatan Palibelo kabupaten Bima dalam mengembangkan hasil perkebunan ubi kayu menjadi usaha yang dapat bersaing di pasaran. Metode yang digunakan pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yaitu sosialisasi, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Sedangkan prosedur kegiatannya adalah, sosialisasi dan persiapan kegiatan, pelatihan intensif pengolahan hasil ubi kayu, monitoring dan evaluasi (respon kegiatan dan uji kelayakan produk), pemasaran Produk. Hasil dari kegiatan ini adalah produk olahan “Kripik Blado” desa Teke. Hasil kegiatan PKM secara garis besar mencakup beberapa komponen sebagai berikut: 1) Keberhasilan memenuhi target jumlah peserta pelatihan, 2) Ketercapaian tujuan pelatihan, 3) Ketercapaian target materi yang telah direncanakan, 4) Kemampuan peserta dalam penguasaan materi. Ketercapaian tujuan pelatihan secara umum sangat lancar dan baik, semua materi dapat disampaikan secara detail. Hasil pelatihan para peserta yaitu kualitas kripik  balado yang telah dihasilkan sudah memenuhi rasa yang gurih, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan kegiatan ini sudah tercapai dengan baik.
Pengaruh Media Pembelajaran menggunakan Aplikasi Geogebra pada Materi Banguan Ruang terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Nurhikmah Nurhikmah; Adi Apriadi Adiansha; Mariamah Mariamah; Syarifuddin Syarifuddin
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 3 No. 2 (2023): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA, Edisi Juli - Desember 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v3i2.302

Abstract

Dunia pendidikan saat ini menuntut guru untuk bisa menggunakan media dalam pembelajaran karena dengan adanya media dapat dijadikan alat untuk membangkitkan minat belajar siswa. Salah satu media pembelajaran yang sering digunakan adalah GeoGebra. Aplikasi ini dikembangkan untuk proses belajar mengajar metematika di sekolah dengan beberapa kegunaan yaitu sebagai bahan ajar dan juga sebagai media dalam menyelesaikan soal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Pengaruh Media Pembelajaran menggunakan Aplikasi Geogebra pada Materi Banguan Ruang terhadap Motivasi dan Hasil Belajar. Penelitian ini dilakukan di SDN 2 TEKE pada kelas V Teknik Komputer Jaringan dengan jumlah siswa 20 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Teknik analisis data menggunakan metode uji t, analisis regresi sederhana dan koefisien determinasi. Hasil pada penelitian ini menjelaskan bahwa respon siswa dalam menggunakan aplikasi GeoGebra berpengaruh terhadap motivasidan hasil belajar siswa secara signifikan. Sementara itu, pengaruh dari variabel respon siswa terhadap motivasidan hasil belajar siswa bernilai positif yang artinya jika respon siswa meningkat maka motivasi dan hasil belajar siswa juga akan mengalami peningkatan. Sedangkan pada koefisien determinasi menunjukkan hasil bahwa respon siswa memiliki proporsi pengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa sebesar 47,5% pada pembelajaran matematika.
PENGARUH PROGRAM KAMPUS MENGAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEDAGOGIK MAHASISWA Muhamad; Salahudin; Mariamah
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i1.1069

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang lolos program kampus mengajar tahun 2023 yang berjumlah 103 orang, sedangkan sampel di ambil sebanyak 71 mahasiswa. Lokasi penelitian dilaksanakan di STKIP Taman Siswa Bima. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Wawancara, Dokumentasi dan angket atau kuisioner. Selanjutnya untuk mengetahui kategori pedagogik mahasiswa dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Untuk pengujian hipotesis menggnakan uji t One-Sample Test dengan value 60. Sebelum melakukan uji t, terlebih dahulu melakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa kategori kemampuan pedagogik mahasiswa dengan kriteria Sangat tinggi sebesar 27% dan tinggi 73%. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai t-hitung sebesar 40,805 dan jika dibandingkan dengan t-tabel pada taraf signifikansi 5% dengan df = n-1 ( 71-1 = 70) sebesar 1,667. Jadi t-hitung lebih besar dari t-tabel maka dapat disimpulkan Ho ditolak. Jadi, dapat disimpulkan program kampus mengajar berpengaruh terhadap kemampuan pedagogik mahasiswa di STKIP Taman Siswa Bima.
Identifikasi Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar (SD/MI) Di Era Merdeka Belajar Wahyuddin Anfal; Ni Ketut Suarni; I Gede Margunayasa; Mariamah
Indonesian Journal of Education and Learning Vol. 7 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijel.v7i2.1147

Abstract

Motivasi belajar merupakan aspek penting yang harus dimiliki siswa. Namun kenyataannya bahwa motivasi belajar siswa masih ditemukan bermasalah. Dengan adanya penerapan kurikulum Merdeka, harapannya motivasi belajar siswa menjadi lebih baik. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas V di MI Darusholihin Dompu bahwa Kurikulum Merdeka sudah mulai diterapkan. Dengan diterapkannya kurikulum Merdeka ini akan dapat memberikan dampak yang lebih baik terutama berkaitan dengan capaian siswa dalam pembelajaran. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi motivasi belajar siswa di era Merdeka belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif kualitatif. Populasi adalah seluruh siswa yang sudah diterapkan kurikulum Merdeka di Darusholihin Dompu yakni kelas 1,3,4,5 yang berjumlah 105 siswa. Akibat populasi lebih dari 100 maka sampel dipilih secara random yakni kelas 5. Instrument yang digunakan adalah angket, Analisis data menggunakan rumus persentase dan hasil perhitungan akan ditentukan kategori yang terdiri dari kategori sangat tinggi, tinggi, sedang, kurang dan sangat kurang. Adapun hasil penelitian bahwa persentase motivasi belajar siswa kriteria sangat baik sebesar 40%, kategori baik sebesar 30%, kategori cukup baik sebesar 30% dan kategori kurang baik sebesar 0%
Pengaruh Penerapan Pembelajaran Generatif Berbasis Masalah Terbuka Terhadap Kreativitas Mahasisiswa Pada Mata Kuliah Writing IV Fitri Ningsi; Supriadin; Mariamah; Ramli
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa semester IV mahasiswa program studi pendidikan Bahasa Inggris di STKIP taman Siswa Bima melalui penerapan pembelajaran generatif berbasis masalah terbuka. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain tes awal untuk kedua kelompok-perlakuan-tes akhir. Mahasiswa yang dipilih sebagai populasi sekaligus sampel penelitian adalah mahasiswa semester IV yang hanya satu kelas (akan dibagi dua kelompok). Sebelum menerapkan pembelajaran generatif berbasis masalah terbuka terlebih dahulu diberikan tes awal (preetest) untuk mengetahui kreativitas mahasiswa dalam membuat/menyusun karya tulis. Kemudian dilaksanakan pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran generatif berbasis masalah terbuka pada mata kuliah writing yang dilaksanakan selama enam kali pertemuan dan dipertemuan ke tujuh diberikan posttes. Analisis data untuk mengujian hipotesis digunakan uji-t pada taraf signifikan 5 % dan dk = n1+N2-2 (30-2) dengah syarat Ha diterima jika nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel. hasil penelitian menunjukan bahwa Nilai t tabel dengan N1 + N2 -2 = 28 sebesar 1,7011. Hasil analisis data bahwa nilai t hitung diperoleh sebesar 3,937 dengan dk (28). Dengan membandingkan nilai t hitung dengan t tabel (1,7) maka dapat diketahui bahwa hipotesi yang diterima adalah Ha dan Ho ditolah yang berarti Terdapat peningkatan kreatifitas mahasiswa melalui pembelajaran generatif berbasis masalah terbuka
Pancasila Student Profile Values Based on Local Wisdom in Hindu Elementary School Dewi, Ni Putu Candra Prastya; Mariamah; Sudarsini, Ni Nengah; Sutrisna, I Putu Edi; Dikta, Putu Gede Asnawa; Dananjaya, I Nyoman Hari Mukti
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v12i2.85156

Abstract

The challenge faced in forming the character of the young generation is the increase in juvenile delinquency triggered by the lack of attention and guidance from parents and the environment. This study aimed at analysing the implementation of the Pancasila Student Profile values ​​based on local wisdom in Hindu elementary schools. This research was case study research analysing the principal and teachers at Saraswati Elementary School Singaraja as the subjects of the research. This school was chosen because it was the only Hindu elementary school in North Bali. The data collection method was carried out by observation, interviews, and documentation. The data analysis method in this study was the Miles and Huberman qualitative analysis model. The results of the study indicated that the values ​​of the Pancasila Student Profile based on local wisdom that had been implemented at Saraswati Singaraja elementary school were Faith, Devotion to God Almighty, and Noble Character. Those values were shown as the students were provided with learning materials of Hindu Religious Education and Character Education (8 lesson hours per week) as well as they were guided to have habit of eating meals together. The Global Diversity Value had been instilled through practical activities by making Ketipat and Canang Sari. The Mutual Cooperation Value had been implemented in waste sorting. The Independent Value was reflected when students work independently on tests or exams. The Critical Reasoning Value was instilled when students were asked to criticize problems in the surrounding environment in the Pancasila Education subject. The Creative Value had been instilled during the activity of making decorative pictures of important figures from attractively decorated plastic food wrappers.
Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Question Student Have Terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Salam, Rosdiah; Achmad, Wiidya Karmila Sari; Mariamah, Mariamah
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 8, No 2 (2024): MEI (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v8i2.60895

Abstract

Penelitian ini tentang pengaruh penerapan strategi pembelajaran Question Student Have pada siswa kelas V SD Inpres Layang Tua 1 Kota Makassar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan strategi pembelajaran Question Student Have dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V, mengetahui hasil keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V, dan mengetahui penerapan strategi Questin Siswa Memiliki strategi pembelajaran untuk keterampilan pemahaman membaca. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen berupa Pre-Experimental Design. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran Question Student Have pada siswa pembelajaran bahasa Indonesia berada pada kategori baik, hasil keterampilan membaca pemahaman berada pada kategori tinggi, dan terdapat pengaruh penerapan Question Strategi pembelajaran Student Have terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa dari adanya pengaruh positif yang signifikan dibuktikan dengan uji hipotesis menggunakan rumus Uji-t berbantuan IBM SPSS Statistic.
MENGIDENTIFIKASI PROSES PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI TALABIU PADA MASA PANDEMI COVID-19 Faridah, Fifi; Salahudin, Salahudin; Mariamah, Mariamah; Ajwar, Muhamad
Tunas: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to find out the science learning carried out for fourth grade students at SDN Talabiu for the 2020/2021 academic year during the Covid-19 period. This type of research is a qualitative research with a descriptive approach where the researcher emphasizes on humans and sees firsthand the existing situation without changing the events that occur in the field. As for the subject in this study is the learning activities of class IV students. The main instrument used in this study were interviews and direct observation of activities carried out in the learning process. The results of the interview will be analyzed qualitatively through several stages starting from data reduction activities, data display, and conclusions or verification. The results showed that the learning process was carried out for fourth grade students at SDN Talabiu. At the beginning of the Covid-19 outbreak, the school had used the online method, by means of a WA group. But it turns out that using the online system or studying at home is not effective, the ineffectiveness can be seen from the students themselves who do not understand how to use the application, and finally schools are closed. After Covid-19 was seen to be preventable by complying with health protocols, schools were active again by using rules or offline (face-to-face) methods. But still comply with health protocols, and use a shift learning system.
KEMAMPUAN NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR DITINJAU DARI JENIS KELAMIN Mariamah, Mariamah; Suciyati, Suciyati; Hendrawan, Hendrawan
Tunas: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Numerical ability is also the ability to use various kinds of numbers and symbols related to basic mathematics to solve everyday life problems, the ability to analyze information that is displayed in various forms (graphs, tables, charts, etc.). Unfortunately, reality shows that students' numeracy skills are not maximized. Based on the results of the Program for International Student Assessment (PISA) for Indonesia, mathematics scores are below average. According to Kompas.com, the average PISA score of OECD (The Organization for Economic Cooperation and Development) members has continued to decline over the last three years. Indonesia is ranked 74th out of 79 countries, while for the assessment of mathematical ability and scientific ability, Indonesia is ranked 73rd and 71st of the 79 participating countries. It was also found that the gender gap in performance inequality in learning performance between women and men is not large. Female students outperformed male students in all areas of PISA. This research is a descriptive research. To find out students' numeracy skills by using AKM questions. The research subjects were students at SDN Talabiu upper class (grade 4,5,6) as many as 36 people. Based on the research that has been done, based on the percentage of the results of the problem solving which is then adjusted to the category, the numeracy ability of female students is in the high category of 18%, while male students are 12.5%. This shows that the numeracy skills of female students are better than male students.