Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PEMANFAATAN ARUS SUNGAI SAMPEAN BARU KABUPATEN BONDOWOSO SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO Lailatul Firdausiah; Sudarti Sudarti; Yushardi Yushardi
Karst : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN TERAPANNYA Vol 5 No 2 (2022): Karst: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/karst.v5i2.1599

Abstract

Bertambahnya populasi di bumi, mengakibatkkan konsumsi energi juga semakin meningkat. Namun sayangnya, kebutuhan konsumsi energi tersebut tidak sebanding dengan jumlah energi fosil yang tersisa di alam. Oleh karena itu diperlukan adanya energi alternatif yang dapat digunakan oleh manusia jika sewaktu-waktu energi fosil tersebut habis salah satunya adalah energi air. Penelitian ini bertujuan menganalisa pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di sungai Sampean Baru sebagai sumber energi listrik yang dapat digunakan masyarakat kabupaten Bondowoso. Metode pengambilan data dilakukan dengan cara oberservasi langsung dan studi kepustakaan. Energi listrik yang dapat dihasilkan oleh sistem PLTMH Sampean Baru dapat memasok sekitar 1500 kepala keluarga. Guna menjaga kinerja dari PLTMH tetap terjaga maka diperlukan adanya perawatan yang meliputi 3 jenis perawatan mesin dan 1 jenis perawatan Sungai Sampean Baru.
PEMANFAATAN AIR SUNGAI SAMPEAN BARU SEBAGAI SUMBER AIR BERSIH WARGA DESA SAMPEAN KECAMATAN KLABANG Febriana Tri Nur Suliana; Sudarti Sudarti; Yushardi Yushardi
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v18i1.8090

Abstract

ANALISIS KARAKTERISTIK FUEL PIROLISIS SAMPAH PLASTIK BERDASARKAN JENIS PLASTIK YANG DIGUNAKAN: REVIEW Zepyra Damayanti; Sudarti Sudarti; Yushardi Yushardi
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v18i1.8092

Abstract

Analysis of the Problem-Based Story Model Development with ICT Kahoot and the Effectiveness on Students’ Metacognition Awareness and Science Process Skills Widiet Nurcahyo Ramadhana; Suratno Suratno; Yushardi Yushardi
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 2 No. 4 (2022): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2723.452 KB) | DOI: 10.59188/eduvest.v2i4.415

Abstract

This study aims to develop a problem-based story learning model with ICT using the Kahoot interactive quiz that could increase students' metacognition awareness and science process skills which were determined by the validity, practicality, and effectiveness of the learning model. This research was a research development (R&D) 4D Thiagarajan through four stages such as define, design, develop, disseminate. The effectiveness of data collection was done by giving pre-test and post-test questions on metacognition awareness using MAI (Metacognition Awareness Inventory) and questions on students' science process skills by looking at the increase in the average score of normalized gain. The results showed that the learning model was effective for increasing awareness of metacognition, this was based on the average N-Gain in the small group test, large group test, and the dissemination test with an average of 0.62 in the medium category, and on the students' science process skills with an average N-Gain value of 0.61 in the medium category. This model was also declared “valid” by the expert validators and users which was supported by empirical validation results. The practicality of implementing the PBS model had also been tested by observing the teacher's ability in classroom learning, learning responses to the ease with which teachers used the model, and student responses to the learning model applied by the teacher. The final result showed that the problem-based storytelling model developed had met the valid, effective, and practical criteria.
Analisis Tingkat Pencemaran Air Sungai Pada Kualitas Air Sumur Yang Berdekatan Secara Langsung Hanim Isti Fadah; Yushardi Yushardi; Sudartik Sudartik
Jurnal Sains Riset Vol 13, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v13i1.886

Abstract

Pencemaran air merupakan masalah yang berdampak buruk pada keberlanjutan sumber daya air. Tidak hanya itu tetapi juga mempengaruhi tanaman dan organisme hidup, kesehatan penduduk dan ekonomi. Sungai bisa tercemar dengan bakteri dan secara bersamaan menunjukkan berbagai kondisi hidrologi karena berbagai masukan air tanah dan mata air. Penurunan kualitas air permukaan merupakan dampak dari aktivitas antropogenik di wilayah studi akibat pesatnya industrialisasi, serta Tingkat pencemaran lingkungan yang tinggi, sering dikaitkan dengan pengelolaan limbah dan kotoran yang tidak tepat, tersebar luas di antara permukiman informal di daerah perkotaan di negara berkembang. Jarak dari sungai dan sumur berhubungan negatif dengan kepadatan E. coli untuk sumur, Air sumur yang tidak diolah mungkin tidak cocok untuk konsumsi manusia, dan penggunaannya yang berkelanjutan merupakan risiko kesehatan utama bagi penduduk.Kata kunci: Air; Sumur; Pencemaran
Analisis Pengetahuan Masyarakat Desa Sembulung Tentang Pemanfaatan Panel Surya Sebagai Energi Listrik Rumah Tangga Niken Nila Dewi; Sudarti Sudarti; Yushardi Yushardi
Jurnal Sains Riset Vol 13, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v13i1.844

Abstract

Kebutuhan akan sumber energi alternatif muncul karena tingginya biaya yang terkait dengan konsumsi energi listrik rumah tangga. Penduduk desa masih mengetahui sistem kelistrikan pascabayar dan prabayar, tetapi mereka tidak mengetahui energi listrik atau energi terbarukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang diketahui masyarakat umum tentang penggunaan panel surya sebagai sumber energi alternatif yang akan menurunkan biaya listrik bulanan. Dalam penelitian ini, metode kualitatif dan deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data. Menurut data yang dikumpulkan, 85 persen responden tidak mengetahui penggunaan panel surya sebagai energi listrik. Banyak masyarakat yang tidak mengetahui manfaat penggunaan panel surya sebagai energi listrik rumah tangga karena kurangnya edukasi dan penyuluhan. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut ke depan, warga Desa Sembulung Banyuwangi membutuhkan penyuluhan dan sosialisasi terkait panel surya. Sosialisasi akan dilakukan untuk memberikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat tentang panel surya. Kata kunci: Energi Listrik, Panel Surya,Ramah Lingkungan
ANALISIS MEKANISME ENERGI ANGIN DALAM PUTARAN KINCIR AIR PADA TAMBAK UDANG DI PALUKUNING KECAMATAN MUNCAR Nilta Wahyuni; Sudarti Sudarti; Yushardi Yushardi
Jurnal Sains Riset Vol 13, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v13i1.845

Abstract

Kincir air pada tambak yang biasanya dilaksanakan secara konversional yakni dengan cara menyalakan mesin secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem energi angin pada alat kincir air yang efektif bagi tambak udang. Metode penelitian ini menggunakan metode literatur yang mana dengan mengambil beberapa referensi dari berbagai macam jurnal yang sudah dibuat oleh peneliti-peneliti sebelumnya. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil dari kajian Pustaka yakni dua model kincir air yang mendukung pengelolahan tambak udang. Model kincir air pertama menghasilkan pergerakan air yang lebih merata, proses sirkulasi air berhasil, dan pemanenan dengan kincir air rakitan membuahkan hasil. melimpah. Di sisi lain, dengan menghasilkan arus yang stabil, model kedua kincir air tambak dapat digunakan untuk membersihkan permukaan dan dasar air di tambak udang. Akan tetapi model ini memiliki kelemahan yakni kincir air tambak yang menggunakan daya sangat besar. sehingga kedua model alat tersebut dapat menunjang pengelola tambak untuk menggunakan model tersebut dalam pengelolahan udang untuk kedepannya.Kata kunci: Energi Angin, Kincir Air, Tambak Udang
ANALISIS STUDI LITERATUR PEMANFAATAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK (ELF) BAGI INDUSTRI PERTANIAN Fadia Arisma Iswardani; Sudarti Sudarti; Yushardi Yushardi
Jurnal Sains Riset Vol 13, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v13i1.847

Abstract

Manfaat gelombang elektromagnetik sangat banyak. Salah satunya dalam industri pertanian, dimana pada agraris dipakai guna menghambat kemajuan bakteri serta dapat menghasilkan bahan/buah yang mutu positif. Tata cara nan dipakai pada riset ini ialah via memakai review 10 artikel. Hasil dari riset ini merupakan informasi yang didapat yakni intensitas medan magnet ELF frekuensi sangat rendah untuk setiap tanaman yang terkena perubahan waktu pemaparan yang berbeda. Gelombang Elektromagnetik Frekuensi Sangat Rendah adalah cakupan gelombang elektromagnetik melalui saluran antara 0 dan 300 Hz yang menghasilkan zona daya tarik serta listrik didekat garis serta perangkat ketika listrik ditransmisikan, didistribusikan, atau digunakan di berbagai perangkat. Gelombang elektromagnetik ELF banyak digunakan di berbagai bidang seperti kesehatan, pertanian, dan makanan. zona daya tarik ELF bisa diterapkan dalam benih tumbuhan aktif maupun yang tidak aktif. Sesuatu keuntungan penerapan daya tarik dalam benih tumbuhan aktif serta tak aktif adalah kemampuannya untuk mendorong perkembangan tumbuhan. Ilustrasi sebagian benih tumbuhan aktif antara lain gandum, kacang-kacangan, jagung, serta sebagian tipe tumbuhan lainnya.
ANALYSIS OF THE POTENTIAL OF WIND ENERGY IN THE PUGER COAST OF THE THREE BLADES DARRIEUS WIND TURBINE PERFORMANCE Yushardi Yushardi; Sudarti Sudarti; Melisa Putri Febriyanti
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 10 (2022): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.411 KB) | DOI: 10.55324/ijoms.v1i10.192

Abstract

Wind energy is one of the renewable energy sources that can still be explored today. The advantage obtained by utilizing wind energy is that the energy source is easy to obtain because it comes from nature. The form of utilization of wind energy in the form of wind power plants is one of the alternative technologies as an effort to meet the increasing electricity needs of the community, especially in coastal areas. Therefore, to advance this abilityl, A tool that transforms wind energy into electrical energy, such as a wind turbine, is requsite. This analysis aims to survey and assess the wind energy potential of the three blade wind turbine off the coast of Puger. The research uses research methods Research and Information Collection method and data collection techniques with needs analysis and Systematic Literature Review (SLR) by utilizing relevant and valid library sources. In the results of the study, the vertical axis wind turbine with 3 blades produces the highest rotor rotation of 224.65 rpm at a speed of wind of 4,2 m/s, as well as a maximum wind power of 3.50 watts as well as a maximum generator power of 2.28 watts at a maximum speed of 2.28 watts. maximum wind 6 m/s. Therefore, this 3-blade Darrieus wind turbine is in accordance with the wind potential that exists on the Puger coast.
ANALISIS INTENSITAS CURAH HUJAN KECAMATAN BANYUWANGI MENGGUNAKAN CLIMATE PREDICTABILITY TOOLS Kharisma Suci Wulandari; Yushardi Yushardi; Sudarti Sudarti
Jurnal Kumparan Fisika Vol. 6 No. 2: Agustus 2023
Publisher : Unib Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.6.2.97-106

Abstract

ABSTRAK   Salah satu wilayah yang sering mengalami bencana banjir adalah Kecamatan Banyuwangi. Banjir yang terjadi diakibatkan adanya intensitas curah hujan yang cukup tinggi selama beberapa waktu tertentu, terutama pada saat musim penghujan di tahun 2022. Curah hujan merupakan banyaknya air yang tertampung dalam alat penangkar hujan, sedangkan intensitas curah hujan adalah jumlah curah hujan yang dinyatakan dalam tinggi hujan atau volume tiap satuan waktu. Hasil data intensitas curah hujan Kecamatan Banyuwangi dari BMKG dijadikan acuan dasar untuk menganalisis intensitas curah hujannya. Pengolahan data intensitas curah hujan bisa dilakukan dengan bantuan software iklim seperti Climate Predictability Tools. Metode yang digunakan untuk analisis data adalah kuantitatif. Hasil analisis menggunakan Climate Predictability Tools menunjukkan bahwa prediksi intensitas curah hujan selama 6 bulan kedepan berada di atas normal dengan rentang nilai dari 62% hingga 75% sehingga keakuratannya mendekati 100% meskipun hubungan antara prediktor dan prediktan pada analisis awal masih lemah karena adanya perbedaan data yang cukup signifikan, selain itu grafik pada CCA menunjukkan bahwa hujan tinggi terjadi selama 2 atau 4 tahun sekali baik pada prediktor ataupun data asli. Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara prediktan dan prediktor masih terbilang lemah, akan tetapi hasil prediksi selama 6 bulan kedepan bisa menunjukkan selisih yang tidak jauh berbeda dengan data asli dari BMKG.   Kata  kunci—Intensitas Curah Hujan, Kecamatan Banyuwangi, dan Climate Predictability Tools.   ABSTRACT   One of the most frequently flooded areas is the Banyuwangi district. The flooding is due to a fairly high intensity of rainfall over a certain period, especially during the rainy season in 2022. Rainfall is the amount of water stored in the rainfall remover, while the intensity of rainfall is the number of rainfalls expressed in rainfall height or volume per unit of time. The results of the Banyuwangi district rainfall intensity data from BMKG are used as a basic reference for analyzing the intensity of the rainfall. The data processing of rainfall intensity can be done with the help of climate software such as Climate Predictability Tools. The method used for data analysis is quantitative. The results of the analysis using Climate Predictability Tools showed that predictions of rainfall intensity for the next six months were above normal with a range of values of 62% to 75% so the accuracy was close to 100% even though the relationship between predictor and predictant in the initial analysis was still weak due to the presence of quite significant data differences, besides the graphs on the CCA indicated that high rainfall occurred over 2 or 4 years once either on the predictor or the original data. Analysis of this study suggests that the relationship between predictors and predictors is still weak, but predictions for the next six months may indicate a difference not far from the original data from the BMKG.   Keywords—Rainfall Intensity, Banyuwangi District, and Climate Predictability Tools
Co-Authors A. Mafaza Kanzul Fikri Abdul Yasid Adellia Sartika Putri Agus Abdul Gani Agus Abdul Ghani Agus Tina Sari Ahmad Nor Hamidy Albertus Djoko Lesmono Alex Harijanto Alvi Nurdiniaya Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu Arini Dwi Larasatining Retnowati Azimatun Ni’mah Hasan Bambang Supriadi Bambang Supriyadi Bejo Apriyanto Bilqis Adilah Carina Astrie Leony Wiyanda Desi Rahmawati Desy Qoraima Putri Dian Eka Budi Yanti Dya Ayu Cahya Timur Elan Artono Nurdin Eli Dwi Susanti Elia Novalina Elinda Septy Kusuma Wardani Elma Tri Istighfarini Elok Nur Faiqoh Elok Yieldsihas Faiqoh Enik Wasiah Niati Era Iswara Pangastuti Erlyn Yulia Fadia Arisma Iswardani Fahmi Arif Kurnianto Faridatul Rofiqoh Febriana Tri Nur Suliana Hanim Isti Fadah Helmi Alfiaturrohmah Heni Ruspitasari I Ketut Mahardika Ika Ayu Puspita Ika Permata Sari Iko Mardiana Indra Handoyo Widiarto Indrawati Indrawati Indri Ratnasari Inggrid Ayu Amala Irham Rosadi Karlina Dwi Susanti Kendid Mahmudi Kevin Andilla Unwaru Kharisma Suci Wulandari Lailatul Firdausiah Lailiatur Rohmah Laily Ramadhanty Lisa Nesmaya Lubna Lubna Mega Agustina Mei Sofiatul Hasanah Melisa Putri Febriyanti MIFTACHUL JANNAH Muhammad Danil Saolika Muhammad Mukhlas Muhammad Najih Hamdi Myco Hersandi N. Nuriman, N. Nadhifatun Nadhifatun Naelal Ngiza Naura Maya Mina Niken Nila Dewi Nikmatin Mabsutsah Nilta Wahyuni Norma Asiyah Norry Levi Purnama Novi Alisia Novita Risna Sari Novita Yuliani Nur Kasanah Nurul Qomariah Pramudya Dwi Aristya Putra Prastowo, Sri Handono Budi Pratiwi Ayu Lestari Putri Agustina Rohmawati Putri Agviolita ratna amalia Rayendra Wahyu Bachtiar Restu Dwi Setiyo Utami Retno Irawati Rif’ati Dina Handayani Rumiyati Rumiyati Safda Ridawati Shoenal Gufron Silvilia Wahyu Kurnia Putri Singgih Bektiarso Sinta Kiki Aprilia Siti Nur Hafsyah Sri Astutik Sri Septi Dyah Pratiwi Sri Wahyuni Subiki Subiki Suci Arin Annisa Sudarti Sudarti . Sudarti . Sudarti Sudarti Sudarti Sudarti Sudarti Sudarti Sudarti Sudarti Sudarti Sudarti Sudartik Sudartik Sumardi Sumardi Supeno Suratno Suratno Suratno Suratno Sutarto Sutarto Swit Tanti Rahayu Ningsih Trapsilo Prihandono Trapsiolo Prihandono Tri Wahyuni Ulfa Izza. k Ulya Zakiya Vika Aurely Nalurita Wachidah Putri Ramadhani Wahyuni Fajar Arum Widiet Nurcahyo Ramadhana Windy Astutik yayan mega lusiana Zaenal Abidin D. K. Zepyra Damayanti Zulfi Nasirotul’Uma