Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

DESKRIPSI KEBUTUHAN PENILAIAN TERINTEGRASI HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) DI SMA NEGERI 1 PALANGKARAYA Rani Yatin Ulfah; Hadma Yuliani; Nadia Azizah; Jhelang Annovasho
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v10i1.25099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Pembelajaran fisika menurut siswa; 2) Motivasi belajar siswa; 3) Materi dan soal dalam pembelajaran fisika; 4)Pengalaman belajar siswa menggunakan soal HOTS. Penelitian ini merupakan penelitian awal dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMAN 1 Palangkaraya sebanyak 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pembelajaran fisika tergolong sulit (84%) dantidak sulit (16%); 2) Motivasi siswa berturut-turut adalah sangat besar (4%), besar (40%), cukup besar (52%), dan kecil (4%); Materi fisika terdiri dari besaran dan satuan (28%), gerak lurus (57%), gerak melingkar (3%), dan hukum Newton tentang gerak (12%). Sedangkan soal fisika yaitu esai (41%), PG (30%), PG beralasan (15%), melengkapi (4%), menjodohkan (6%), danpertanyaan langsung (4%); 4) Pengalaman belajar siswa menggunakan soal HOTS adalah menganalisis (CS1) sebesar 28%, menganalisis (CS2) sebesar 16%, menganalisis (CS3) sebesar 15%, mengevaluasi (CS4) sebanyak 19%, dan mencipta (CS5) sebesar 22%.
PENGENALAN KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM MELALUI KEGIATAN PEMBUATAN POSTER EDUKATIF PADA SISWA KELAS X MAN KOTA PALANGKA RAYA Amirah, Shofia; Sutikno, Aris; Annovasho, Jhelang
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.5034

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) laboratorium memegang peranan penting terhadap pembelajaran sains yang belum dipahami secara optimal oleh siswa pendidikan menengah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pengenalan K3 laboratorium kepada siswa kelas X MAN Kota Palangka Raya melalui penyuluhan dan pembuatan poster edukatif. Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari program MBKM Asistensi Mengajar dengan metode Service Learning yang melibatkan 34 siswa kelas X-B dalam enam kelompok kerja. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, penyuluhan dan diskusi interaktif, pembuatan poster edukatif dengan topik prosedur keselamatan, penerapan alat pelindung diri, tata cara penanganan zat kimia berbahaya, dan simbol-simbol keselamatan, presentasi dan evaluasi, serta praktikum laboratorium. Kegiatan yang dilakukan menghasilkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan kesadaran siswa terkait keselamatan kerja di laboratorium. Siswa berhasil menghasilkan enam poster edukatif berkualitas baik yang mencakup aspek pemahaman konsep, kreativitas, relevansi, kualitas tampilan, serta kemampuan komunikasi. Observasi praktikum menunjukkan kesadaran keselamatan kerja telah terinternalisasi dalam diri siswa, terlihat dari kepatuhan menggunakan APD dan kehati-hatian dalam bekerja. Kegiatan ini berhasil memberikan pemahaman komprehensif tentang K3 laboratorium dan menghasilkan media pembelajaran berkelanjutan berupa poster edukatif untuk sivitas akademika madrasah.
Asistensi Perancangan Eksperimen Sederhana untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Siswa MAN Kota Palangka Raya Jihan; Jhelang Annovasho
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v6i2.1954

Abstract

Pembelajaran fisika di Madrasah Aliyah masih menghadapi kendala rendahnya pemahaman konsep siswa akibat keterbatasan sarana praktikum dan dominasi pembelajaran berpusat pada guru. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa MAN Kota Palangka Raya melalui asistensi perancangan berbasis eksperimen sederhana. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan service learning melalui tahapan perencanaan, aksi, refleksi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 68,57% siswa berada pada kategori baik dan sangat baik dalam penyusunan laporan praktikum. Nilai percepatan gravitasi yang diperoleh siswa relatif mendekati nilai teoritis meskipun masih dipengaruhi keterbatasan alat dan ketelitian pengukuran. Kegiatan ini terbukti meningkatkan keterlibatan aktif siswa, kemampuan analisis data, serta pemahaman konsep gaya gravitasi, sehingga berkontribusi positif terhadap pembelajaran fisika yang kontekstual dan aplikatif di madrasah dengan keterbatasan fasilitas laboratorium.