Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue Melalui Edukasi 3M Plus dan Peran Jumantik Ulfa, Navira Septiana; Tanaya, Nindy; Rusidah, Yunita; Kurnia, Shinta Dwi; Saputro, Arief Adi; Sa’adah, Arina Lis
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/y6ynhv70

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan angka kejadian yang tinggi, terutama dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan perilaku masyarakat dalam pengendalian vektor. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus merupakan upaya pencegahan yang efektif, namun pelaksanaannya di masyarakat belum optimal akibat rendahnya pengetahuan dan keterlibatan aktif warga. Oleh karena itu, penguatan peran Juru Pemantau Jentik (Jumantik) menjadi penting sebagai penggerak utama pengendalian vektor berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat melalui edukasi PSN 3M Plus yang terintegrasi dengan penguatan peran Jumantik. Kegiatan dilaksanakan di Desa Bae, Kabupaten Kudus, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 20 peserta terdiri dari kader posyandu, ketua RT, dan anggota PKK RW. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, diskusi interaktif, serta demonstrasi visual pemantauan jentik menggunakan media PowerPoint. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 41,0 ± 14,0 pada pretest menjadi 83,5 ± 13,3 pada posttest. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi PSN 3M Plus dan penguatan peran Jumantik efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan masyarakat dalam pencegahan DBD. Kegiatan ini penting sebagai strategi pengendalian vektor berbasis komunitas yang perlu didukung secara berkelanjutan.  
Deteksi Dini Diabates Melalui Pemeriksaan Skrining Kadar Gula Darah Sewaktu Tanaya, Nindy; Ulfa, Navira Septiana; Rusidah, Yunita; Kurnia, Shinta Dwi; Saputro, Arief Adi; Sa’adah, Arina Lis
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/casp7f66

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular dengan pravalensi yang terus meningkat di Indonesia. Banyak penderita diabetes tidak menyadari kondisinya karena minimnya deteksi dini, sehingga berisiko mengalami komplikasi. Pemeriksaan kadar gula darah sewaktu (GDS) merupakan metode skrining yang sederhana dan mudah diterapkan di masyarakat sebagai upaya deteksi dini diabetes. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini diabetes melitus melalui pemeriksaan kadar gula darah sewaktu serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengendalian kadar gula darah. Kegiatan dilakukan pada masyarakat umum yang berada di Desa Karangsambong, Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dengan sasaran peserta usia >30 tahun. Metode yang digunakan berupa skrining kesehatan melalui pemeriksaan gula darah sewaktu menggunakan glukometer. Data hasil pemeriksaan GDS dianalisis secara deskriptif. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagaian besar peserta memiliki kadar gula darah sewaktu dalam kategori normal, namun ditemukan sejumlah peserta dengan kadar gula >200 mg/dL yang berisiko atau mengarah pada diabetes melitus. Peserta dengan hasil tinggi diberikan edukasi kesehtana dan dianjurkan melakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan. Pemeriksaan kadar gula darah sewaktu efektif digunakan sebagai metode deteksi dini diabetes melitus dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat serta membantu penemuan dini individu berisiko diabetes sehingga dapat dilakukan tindak lanjut lebih awal.
PEMBERDAYAAN PETERNAK MAKMUR JAYA FARM MELALUI INOVASI MESIN PERAH SUSU KAMBING UNTUK KETAHANAN PANGAN DAN PENCEGAHAN STUNTING Yunita Rusidah; Arief Adi Saputro; Annisya Luthfi Septanti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.3155

Abstract

Produksi susu kambing di Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus memiliki potensi besar sebagai sumber gizi alternatif untuk mendukung ketahanan pangan dan mencegah stunting. Namun, mitra pengabdian Makmur Jaya Farm masih menghadapi kendala pada proses pemerahan manual, keterbatasan modal, serta manajemen usaha dan pemasaran yang belum optimal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi susu kambing melalui penerapan mesin pemerah susu otomatis berbasis teknologi, pelatihan manajemen usaha, serta strategi pemasaran digital. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, serta evaluasi. Hasil program menunjukkan peningkatan kapasitas produksi susu kambing, perbaikan manajemen usaha, serta diversifikasi produk dan perluasan pemasaran. Implementasi kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 3 (Good Health and Well-Being), serta mendukung indikator kinerja utama perguruan tinggi. Dengan demikian, program ini dapat memperkuat kemandirian pangan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak.
Sosialisasi Rekam Medik Elektronik pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Saputro, Arief Adi; Rusidah, Yunita; Budianita, Avira
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v5i2.10797

Abstract

Electronic medical record is a clinical data storage application, as a clinical decision support system, standardization of medical terms, computerized data entry, as well as medical and pharmaceutical documentation in an organized manner. The First Level Health Facility is one of the places used by patients to request health services so that they have a record of interactions with patients. So this socialization is very important to do to reduce losses in terms of time and energy for both medical record officers and patients. This community service activity is carried out in first-level health facilities by providing education and socialization provided in the form of using Electronic Medical Records. Community service activities are carried out using the presentation/lecture method at IDI Kudus Regency on June 11, 2022. The use of electronic medical records is expected to improve and strengthen services for patients, including clinical (medical) and administrative services. Information generated from electronic medical records is also useful for education, regulation formulation, research, community health management, policy support, and to support referral health services. It is hoped that the application of electronic medical records can be easily used by all officers, both from medical record officers and medical personnel, the creation of integrated patient data, no duplication of medical record numbers that can make it difficult to find patient data at the time of re-treatment and holding further socialization regarding the application electronic medical record. The benefits will be felt optimally if the application of electronic medical records is evenly distributed and is supported by updated information systems and technological materials.
Sosialisasi Pemanfaatan Asupan Protein Hewani sebagai Strategi Pencegahan Stunting di Desa Honggosoco Kabupaten Kudus Saputro, Arief Adi; Sa’adah, Arina Lis; Ghazi, Tafta; Rusnoto, Rusnoto; Rahmawati, Septina; Siska, Sri
Muria Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjlm.v6i2.13656

Abstract

Desa Honggososco Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus merupakan salah satu desa di wilayah Kabupaten Kudus yang masih didominasi oleh kaus stunting. Stunting merupakan gangguan tumbuh dan kembang anak yang salah satu penyebabnya adalah masalah kurang gizi kronis. Stunting yang telah terjadi apabila tidak diimbangi dengan cath-up growth (tumbuh kejar) akan berpotensi terhambatnya pertumbuhan motorik dan mental, rendahnya kemampuan belajar. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan sosialisasi tentang pencegahan stunting anak dengan asupan protein hewani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk pencegahan stunting anak ini dilaksanakan di Desa Honggososco, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus dengan mitra anggota Nasyiatul Aisyiah Desa Honggosoco. Kegiatan pengabdian ini melalui tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil setelah dilakukan sosialisasi masyarakat di Desa Honggosoco yaitu peserta mampu mampu memahami edukasi yang diberikan dengan baik sehinngga peserta mampu untuk menerapkan ilmu yang diperoleh
Parijoto (Medinilla speciosa) extract as a natural dye alternative for peripheral blood smears: A comparative study with giemsa stain Trisna, Meida; Indanah, Indanah; Rusidah, Yunita; Saputro, Arief Adi; Sholikhati, Anisa; Ekawati, Sherly Nur
Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science Vol 7 No 1: April 2026
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Teknologi Laboratorium Medik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Peripheral blood smear staining is an essential hematological procedure used to evaluate blood cell morphology. The commonly used standard stain is Giemsa stain; however, its chemical components may pose potential risks to health and the environment. Therefore, safer natural alternatives are needed. Previous studies have reported that anthocyanin-containing plant extracts, such as Hibiscus sabdariffa, Tectona grandis, and Garcinia mangostana, can effectively stain blood cells. Medinilla speciosa (parijoto) also contains anthocyanins and has potential as a natural dye. Objective: This study aimed to evaluate the staining quality of peripheral blood smears using Medinilla speciosa extract at different concentrations and to compare the results with a 10% Giemsa stain control. Methods: This laboratory-based experimental study used a post-test only control group design. A total of 30 blood smears were stained using Medinilla speciosa extract at concentrations of 25%, 50%, and 70%, along with a 10% Giemsa stain control. The extract was prepared using maceration with pH adjustment to optimize anthocyanin stability. Staining quality was assessed based on color intensity, background clarity, and erythrocyte morphology using a semi-quantitative scoring system. Data were analyzed using the Kruskal–Wallis test and Mann–Whitney U test. Results: Increasing extract concentration was generally associated with improved staining quality. A significant difference among groups was observed (p = 0.002). Pairwise analysis showed that the 70% extract was not significantly different from the 10% Giemsa stain control (p = 0.321), while lower concentrations differed significantly. Conclusion: The 70% Medinilla speciosa extract showed the best performance among extract groups and demonstrated comparable staining quality in certain parameters. However, Giemsa stain remains the more consistent standard. Further optimization is required before routine application.