p-Index From 2021 - 2026
4.266
P-Index
This Author published in this journals
All Journal WIDYATAMA Jurnal Arbitrer LINGUAL: Journal of Language and Culture Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) LET: Linguistics, Literature and English Teaching Journal IJBE (Integrated Journal of Business and Economics) Register Journal Squalen Bulletin of Marine and Fisheries Postharvest and Biotechnology BASIS (BAHASA DAN SASTRA INGGRIS) Lire journal (journal of linguistics and literature Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Cakrawala Dini : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Journal of Pragmatics Research Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Journal of Servite International Journal of English Linguistics, Literature, and Education (IJELLE) ENGLISH FRANCA : Academic Journal of English Language and Education Jurnal Industri Pariwisata Journal of Food Technology and Health Journal of English Development ELLITE: Journal of Education, Linguistics, Literature and Language Teaching Educate: Journal of Community Service in Education Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari (JPMB) Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia Journal on Studies in English Language Teaching (JOSELT) Lire Journal (Journal of Linguistics and Literature) REGISTER JOURNAL
Claim Missing Document
Check
Articles

BLENDING: SEBUAH ALTERNATIF DALAM PENAMAAN MAKANAN DAN MINUMAN RINGAN Giyatmi, Giyatmi; Wijayava, Ratih; Arumi, Sihindun
Adabiyyāt: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajbs.2018.02201

Abstract

This research aims at finding kinds of blend and describing the formation of blend in snack names found in supermarket around Sukoharjo, Central Java. This research is a descriptive qualitative research. Data of this research are the blend which are used in snack brands. The data are taken from several shops and supermarkets such as Indomaret, Alfamart, Mitra, Jumbo, and Hyperrmart in Sukoharjo area. This research uses observation and writing techniques. The data analysis consists of data reduction, data display, and data verification. The data reduction is done by reducing snack brands with no blend in the data collection process. The research uses triangulation theory to deal with the types of blend and the formation of blend. The research finds 62 data of snack brands which use blend. There are three kinds of blend, such as blend with clipping (51 data), blend with phonemic overlapping (7 data), and blend with overlapping and clipping (4 data). Most of the blends are blends with clipping because they are the easiest way to create a new word using blend. Meanwhile, there are 13 ways of blend formation.
Morphological Awareness of The Fourth Semester Students of English Department : English Giyatmi; Purwani Indri Astuti; Sihindun Arumi
Journal of English Development Vol. 4 No. 01 (2024): Journal of English Development
Publisher : Prodi Tadris Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jed.v4i01.3965

Abstract

Morphological awareness that greatly influences in language learning means an individual's ability to recognize the internal structure of words. English Department students should have better morphological awareness than non-English Department students because as an English teacher to-be, hopefully they can hone their future students' morphological awareness to help them learning English. This research aims to determine the morphological awareness of the fourth semester students of English Department. This is a descriptive qualitative research observing the English Department students' morphological awareness. The population of this research is the fourth semester students of English Department 2022/2023 academic year. The data used is the score of Morpheme Identification Awareness Test (MIAT) and Morpheme Structure Awareness Test (MSAT). The data are gained by having Morphological Awareness Test consisting of MIAT and MSAT. Therefore, the instrument used is a test. The results of the test are analyzed to find the classification of morphological awareness. Having analyzed the data, the writers found that the average of morpheme identification awareness test of the students is 66 (Sufficient) and that of morpheme structure awareness test is 85 (Good). Therefore, the writers concluded that the morphological awareness of the fourth semester students of English Department belongs to Good (74.5)
WISATA TEH: SEBUAH STUDI KASUS DI PANTJORAN TEA HOUSE Giyatmi, Giyatmi; Levyda, Levyda; Azni, Intan Nurul
Jurnal Industri Parawisata Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Industri Pariwisata JANUARY 2019
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v1i2.23

Abstract

Dewasa ini Indonesia sedang menggalakkan sektor pariwisata melalui berbagai pendekatan, salah satunya adalah Pariwisata Gastronomi (Kuliner). Di berbagai negara, khususnya China, tradisi minum teh memiliki sejarah panjang, tidak terkecuali Indonesia yang menempati 10 negara terbesar produsen teh di dunia. Untuk mengetahui daya tarik meracik dan minum teh yang diharapkan memperkuat daya tarik wisata gastronomi, penelitian ini melakukan studi kasus di Pantjoran Tea House, yang berlokasi di wilayah Petak Sembilan, Jakarta.Hasil studi menunjukkan bahwa masyarakat yang gemar minum teh berusia muda dan berpendidikan tinggi. Jenis teh yang digemari adalah jenis teh bunga dengan frekuensi dua kali sehari. Umumnya, kebiasaan minum teh ditularkan melalui anggota keluarga lainnya. Wisatawan Pantjoran Tea House umumnya merupakan pengunjung baru dengan alasan tertarik dengan atraksi meracik teh. Wisatawan menyatakan bahwa mereka mendapat pengetahuan baru tentang teh; manfaat bagi kesehatan; cara meracik, menyajikan, dan menikmati teh dengan benar. Wisatawan menyebutkan tidak berkeberatan dengan harga yang dibayar dengan mendapat pengetahuan dan pengalaman baru. Wisatawan juga ingin datang lagi dan merekomendasikan pengalamannya kepada pihak lain.
PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA KULINER DI KANTIN UNIVERSITAS SAHID JAKARTA MELALUI SISTEM PEMASARAN ONLINE Azni, Intan Nurul; Giyatmi, Giyatmi; Amelia, Julfi Restu
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan DECEMBER 2020
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v3i2.73

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas usaha kuliner kantin Universitas Sahid Jakarta melalui sistem pemasaran online. Mitra merupakan para pelaku usaha kuliner di kantin Universitas Sahid Jakarta. Masalah yang dihadapi oleh mitra adalah masih rendahnya kapasitas usaha terhadap produk dijual. Hal yang menjadi penyebab adalah sistem pemasaran produk yang masih bersifat konvensional. Masalah lain yang dihadapi oleh mitra adalah mengenai sanitasi dan higienitas dari produk makanan yang belum memperhatikan aspek sanitasi lingkungan serta higiene personal. Selain itu, pemilihan kemasan untuk makanan yang dibawa pulang juga masih kurang tepat, kurang menarik, dan menyimpang dari aspek keamanan pangan. Solusi yang ditawarkan oleh pengusul kegiatan ini berupa pelatihan higiene dan sanitasi usaha jasa boga, pendampingan dalam memilih kemasan dan label untuk penjualan online, pendampingan promosi produk secara online, dan pendampingan dalam mendaftarkan produk dalam aplikasi online. Solusi yang ditawarkan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha jasa boga, sehingga dapat meningkatkan omset dari mitra. Saat ini menu yang dijual di Kantin Universitas Sahid Jakarta telah terdaftar di GrabFood, dengan akun bernama KANISA Kafetaria. Selain itu KANISA Kafetaria juga telah memiliki akun media sosial Instagram sehingga memudahkan untuk melalukan promosi secara online. Kendala yang dihadapi saat ini adalah hasil penjualan belum meningkat secara signifikan sehingga untuk tahap berikutnya masih dibutuhkan pendampingan untuk promosi produk.
EXPLORING SPEECH ACTS IN THE MAIN CHARACTERS OF AIR 2023 MOVIE: TYPES AND FUNCTIONS Giyatmi, Giyatmi; Erlangga, Sandi
BASIS (Bahasa dan Sastra Inggris) Vol 12 No 1 (2025): JOURNAL BASIS UPB
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/basisupb.v12i1.9974

Abstract

The study aims at describing the types of speech acts in the movie Air (2023) based on Yule's theory of speech acts, and describing their function based on Leech's theory. Using qualitative research methods, the research observes the phenomenon of speech act usage in the movie. The data sources in this study are dialogs from the movie and the script of the movie Air 2023, which were collected through documentation and content analysis. Data analysis is conducted through three stages: data reduction, data presentation, and verification/conclusion, with triangulation of theory and method to ensure validity and reliability. The writers found 50 speech act consisting of direct speech act (22) and indirect speech act (28). The study identifies four main functions of speech acts such as competitive (8), convivial (15), collaborative (22), and conflictive (5). Collaborative function as the most dominant ones relates with the movie's main theme of cooperation and common goals, which makes speech acts a strategic tool in building relationships and achieving mutual success.
EVALUASI SENSORI DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MINUMAN FUNGSIONAL BERBASIS BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA) DAN KULIT JERUK LEMON Giyatmi, Giyatmi; Putri, Adinda; Hamidatun, Hamidatun
Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (The Journal of Food Technology and Health) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (Journal Of Food Technology And Health), Me
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/jtepakes.v6i1.2776

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) memiliki beberapa manfaat kesehatan seperti aktivitas antioksidan. Meskipun demikian, studi ilmiah tentang produk berbasis bunga telang hingga kini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi minuman fungsional berbahan baku bunga telang dan kulit jeruk dengan parameter sifat kimia dan evaluasi sensori. Kulit jeruk digunakan untuk meningkatkan penerimaan sensori minuman bunga telang. Dua bentuk sediaan bunga telang (bentuk kering dan segar) diformulasikan dengan prosentase kulit jeruk yang berbeda yaitu 0%, 5%, 10%, 15% and 20%. Sifat kimia ditentukan dengan cara menganalisa kandungan vitamin C dan aktivitas antioksidan. Parameter sensori yang dievaluasi ialah warna, rasa dan aroma. Panelis terdiri dari 20 orang tidak terlatih menggunakan skala tingkat kesukaan 1-5; sangat tidak suka-suka. Hasil penelitian menunjukkan produk minuman yang terbaik ialah formulasi bunga telang bentuk sediaan kering dengan 20% kulit jeruk. Produk tersebut memiliki tingkat penerimaan warna 3,7 dan rasa 3,6 dengan skala netral hingga suka sedangkan untuk aroma 4,2 dengan skala suka hingga sangat suka. Produk ini juga mengandung vitamin C sebesar 3.07% dan tinggi antioksidan IC50 23.01 ppm. Penelitian ini menunjukkan bahwa minuman hasil kombinasi bunga telang dan kulit jeruk memiliki antioksidan yang tinggi dan dapat diterima oleh panelis.
Optimasi Formula Minuman Tablet Effervescent Berbahan Dasar Kayu Manis dan Alginat Menggunakan Teknik Response Surface Methodology Hamidatun, Hamidatun; Putri, Rahma Novianti Eka Edsa; Giyatmi, Giyatmi
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 9, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v9i1.22076

Abstract

Kayu manis merupakan salah satu rempah yang memiliki senyawa bioaktif dan antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menetapkan formulasi minuman tablet effervescent berbahan dasar kayu manis dan alginat dengan karakteristik fisiko kimia terbaik. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan combined design menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM). Desain eksperimen menggunakan tiga variabel bebas yaitu konsentrasi kayu manis (2-5,5%), alginat (1-4,5%), dan lama pengeringan (1,5-2 jam) dengan total 16 perlakuan. Melalui optimasi diperoleh hasil yaitu minuman tablet effervescent terbaik dengan formulasi kayu manis 5,5%, alginat 1% dan lama pengeringan 1,63 jam yang menghasilkan nilai sudut diam 39,84°, total padatan terlarut 2,80°Brix, waktu larut 73,44 detik, bulk density 0,60 g/mL, kadar air 4,11%, aktivitas antioksidan (IC50) 126,31 ppm dan total gula 21,09%, Minuman tablet effervescent dengan bahan dasar kayu manis dan alginat berpotensi menjadi pangan fungsional.
Pengabdian Kepada Masyarakat Penentuan Biaya Produksi Tempe Pada Kampung Industri Kecil Pengrajin Tempe Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan Siska MY, Ani; Giyatmi, Giyatmi; Paranita, Ekayana Sangkasari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4338

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dialksanakan di UMKM Kampung Industri Kecil Pengrajin Tempe Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan dengan tujuan untuk memabntu pelakuUMKM dapat menentukan biaya produksi. Penentuan biaya produski menajdi pedoman bagi pelaku uMKM untuk menentukan harga dan tingkat keuntungan/laba usaha. Peserta yang mengikuti terdiri dari 20 perserta dan kegiatan dilaksanakakan di Pendopo UTI pada Senin, 9 Spetember 2024. Pentingnya pengabdian kepada masyarakat ini adalah dapat meningkatkan penegtahuan dan pemahaman pelaku UMKM sehingga dapat memprediksi keuntungan usaha dan menajdi pedoman dalam pengambilan keputusan untuk perkembangan usaha di masa depan.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KACANG MERAH TERHADAP MUTU PRODUK BROWNIES KUKUS Samuel, Reno; Azni, Intan Nurul; Giyatmi, Giyatmi
Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (The Journal of Food Technology and Health) Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (Journal Of Food Technology And Health) Nov
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/jtepakes.v1i2.203

Abstract

Brownies kukus merupakan kue berwarna cokelat kehitaman dengan tekstur keras yang terbuat dari tepung yang bahan utamanya dalam penelitian ini diganti dengan tepung kacang merah. Perbandingan tepung terigu dan tepung kacang merah pada penelitian ini adalah 100: 0; 90:10; 80:20; 70:30; dan 60:40. Kualitas brownies kukus ditentukan oleh uji fisik (daya kembang), uji kimia (kadar air dan kadar protein), uji organoleptik (mutu hedonik dan hedonik untuk warna, rasa, rasa, dan tekstur). Hasil dari penelitian ini adalah brownies dengan 90% tepung terigu dan 10% tepung kacang merah masih dapat diterima dengan kadar air 34,55%, kadar abu 1,25%, protein 8,80%, lemak 4,06%, dan karbohidrat 45,07%. Warna brownies tepung terigu 90% dan brownies tepung kacang merah 10% berwarna coklat tua (skor 4,30), rasa kacang merah yang kurang kuat (skor 4,3), aroma brownies kacang merah yang kurang (skor 4,5), dan memiliki tekstur lembut seperti brownies kukus (skor 4.3). ABSTRACT: Steamed brownies is a blackies brown cake with hard texture made with flour which the main ingredient in this study was replaced with red bean flour. In this study, the comparison of wheat flour and red bean flour were 100:0; 90:10; 80:20; 70:30; and 60: 40. The quality of steamed brownies determined by physical tests (overrun), chemical tests (moisture contents and protein content,), organoleptic tests (hedonic and hedonic quality for color, taste, flavor, and texture). The results of this research was the 90% wheat flour and 10% red bean flour can still acceptable. The moisture content was 34.55%, ash 1.25%, protein 8.80%, fat 4.06%, and carbohydrate 45.07%. The color of the 90% wheat flour and 10 % red bean flour brownies was dark brown (score 4.30), has not strong of read bean taste (score 4.3), has not strong read bean steamed brownies flavor (score 4.5), and has soft texture of steamed brownies (score 4.3). Keywords: Read bean flour, steamed brownies, wheat flour
DAMPAK INTERVENSI TERHADAP ASPEK KEAMANAN PANGAN SERTA DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN DI SENTRA USAHA TEMPE Pujilestari, Shanti; Giyatmi, Giyatmi; Basriman, Iman; Batubara, Siti Chairiyah
Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (The Journal of Food Technology and Health) Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (Journal Of Food Technology And Health) Nov
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/jtepakes.v1i2.204

Abstract

Bantuan berupa peralatan dan lingkungan kerja yang hygienis, tidak mempunyai dampak yang berarti bila tidak diiringi dengan perubahan pengetahuan, sikap dan praktek dari pengrajin tempe pada terwujudnya keamanan pangan dan diversifikasi produk olahan tempe demi peningkatan produksi tempe. Tujuan penelitian adalah untuk: 1) Mengetahui karakteristik pengrajin tempe; 2) Mengetahui perbedaan antara pengetahuan, sikap dan praktek sebelum dan setelah intervensi; dan 3) Mengetahui diversifikasi produk olahan tempe setelah intervensi. Metode penelitian ini adalah quasy experimental dengan pendekatan pre-post test design. Data dianalisis dengan uji paired t test untuk membandingkan pengetahuan, sikap dan praktek keamanan pangan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pengrajin tempe di sentra produksi tempe mayoritas adalah dewasa tengah (41 – 65 tahun) (72%), laki-laki (56%) dan lulusan SD (40%), posisi pengrajin tempe adalah pemilik dan terlibat dalam pengolahan, pengemasan serta pemasaran (32%), dan penghasilan Rp. 2.000.000 ≤ Rp. 3.000.000 sebanyak 36%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan intervensi pelatihan keamanan pangan maka terjadi peningkatan pengetahuan dan praktek keamanan pangan (p=0.01 dan p=0.00 (p<0,05)). Diversifikasi olahan produk tempe sampai pada tahap telah melakukan produksi dalam skala kecil setelah dilakukan pelatihan pengolahan produk olahan tempe, masalah yang dihadapi dalam kegiatan produksi dan pemasaran. ABSTRACT: The assistance in the form of hygienic equipment and working environment has no significant impact if it is not accompanied by the change of knowledge, attitude and practice of tempe craftsmen in the realization of food safety and diversification of tempe processed products to increase tempe production. The research objectives are: 1) Knowing the characteristics of tempe craftsmen; 2) Knowing the difference between knowledge, attitude and practice before and after intervention; and 3) Knowing the diversification of processed products tempe after intervention. This research method is aquasy eksperiment with pre-post test design approach. Data werw analyzed by paired t test to compare knowledge, attitude and practices of food safety before and after the intervation. The results showed that the characteristics of tempe craftsmen are mostly middle adult (41-65 years old) is 72%, males is 56%, and elementary school graduates is 40%, tempe craftsmen are the most owner and involved in processing, packaging and marketing is 32% ; and Rp. 2.000.000 ≤ Rp. 3.000.000 income is 36%. The results showed that after the intervention of food safety training there was an increase of knowledge and practice of food safety p = 0.01 and p = 0.00 (p <0.05). Diversification of processed products tempe until the stage has been doing production on a small scale, the problems encountered are in the production and marketing activities.Keywords: intervention, knowledge, attitude, practice, food savety, diversification