Claim Missing Document
Check
Articles

Pemahaman Masyarakat Terhadap Konservasi Ikan Dewa di Desa Darma, Kabupaten Kuningan Fortuna, Friyona Dewi; Gumilar, Iwang; Sahidin, Asep; Arief, Mochamad Candra Wirawan
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kearifan lokal merupakan faktor penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem. Masyarakat memiliki peran utama dalam upaya konservasi berbasis nilai-nilai kearifan lokal yang meliputi pengetahuan dan kepercayaan lokal yang diturunkan turun-temurun secara lisan. Pengetahuan dan kepercayaan lokal masyarakat berpotensi luput dari masyarakat seiring berjalannya waktu karena semakin berkembangnya zaman masyarakat mulai menghiraukan hal-hal yang berbau mistis. Maka studi ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan usia terhadap pengetahuan dan kepercayaan lokal masyarakat terhadap ikan dewa. Hasil studi menunjukan tingkat pendidikan dan usia masyarakat tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengetahuan masyarakat. Namun tingkat kepercayaan masyarakat pada tingkat pendidikan sarjana menunjukan persentase terendah (75%) sedangkan berdasarkan kelompok usia seluruhnya memiliki persentase yang sama (100%). Berdasarkan hasil studi, perlu dilakukan penyuluhan khususnya mengenai pemahaman masyarakat terkait ikan dewa dan habitatnya untuk mengiringi kepercayaan terhadap mitos yang melekat pada masyarakat.
Tinjauan Literatur Sistematis Mengenai Pengembangan Pariwisata Berbasis Konservasi Di Kawasan Konservasi Perairan Priani, Zalsa Az Zahra; Gumilar, Iwang
Juvenil Vol 6, No 3: Agustus (2025)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v6i3.30996

Abstract

ABSTRAKPariwisata berbasis konservasi di kawasan perairan lindung telah mengalami pergeseran signifikan dalam satu dekade terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi-strategi yang diterapkan dalam pengembangan ekowisata laut berbasis konservasi melalui studi literatur sistematis. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan pendekatan analisis tematik terhadap dimensi lokasi geografis, jenis konservasi, bentuk keterlibatan masyarakat, serta dampak ekologis dan sosial. Seleksi artikel dilakukan secara sistematis menggunakan model PRISMA, dari total 587 dokumen awal hingga diperoleh 14 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi berbasis komunitas (community-based ecotourism), pemanfaatan kearifan lokal, penerapan zonasi, serta pendekatan edukatif seperti citizen science memberikan kontribusi nyata terhadap keberlanjutan ekosistem dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir. Namun, tantangan seperti kelembagaan yang lemah, konflik ruang, dan ketimpangan manfaat masih menjadi hambatan. Kajian ini menyimpulkan perlunya pendekatan adaptif, multisektor, dan partisipatif, serta menyarankan integrasi kebijakan konservasi yang lebih inklusif dalam perencanaan pariwisata laut berkelanjutan.Kata Kunci: Adaptif, Ekowisata, Komunitas, Konservasi Laut, Zonasi.ABSTRACTConservation-based tourism in marine protected areas has undergone a significant shift over the past decade. This study aims to analyze the strategies employed in the development of marine ecotourism grounded in conservation principles through a systematic literature review. The method used is a systematic literature review with a thematic analysis approach focusing on dimensions such as geographical location, type of conservation, forms of community involvement, and ecological and social impacts. Article selection was conducted systematically following the PRISMA model, narrowing down from an initial 587 documents to 14 articles that met the inclusion criteria. The findings indicate that strategies such as community-based ecotourism (CBET), the incorporation of local wisdom, zoning implementation, and educational approaches like citizen science have made tangible contributions to ecosystem sustainability and the empowerment of coastal communities. However, challenges such as weak institutional capacity, spatial conflicts, and benefit disparities remain persistent obstacles. This review concludes that adaptive, multi-sectoral, and participatory approaches are essential and recommends the integration of more inclusive conservation policies in sustainable marine tourism planning.Keywords: Adaptive, Community, Ecotourism, Marine Conservation, Zoning.
Strategi Pengembangan Usaha Produk Olahan Abon Ikan Lele Menggunakan Analisis SWOT dan Bauran Pemasaran 7P di Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung Damayanti, Ami; Nurhayati, Atikah; Gumilar, Iwang; Maulina, Ine
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan UMKM Poklahsar Sejahtera Abon Lele Abah Ubed melalui pendekatan SWOT yang dipadukan dengan bauran pemasaran 7P. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode campuran kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner dengan metode pengambilan sampel purposive sampling yang melibatkan 30 responden. Instrumen analisis berupa matriks IFAS (Internal Factor Analysis Summary) dan EFAS (External Factor Analysis Summary), yang kemudian dipadukan dalam analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai total IFAS sebesar 2,47 dan EFAS sebesar 2,20, sehingga diperoleh koordinat posisi SWOT pada kuadran I (X=0,19; Y=0,05), yang mengindikasikan strategi agresif (growth-oriented strategy). Posisi ini menegaskan bahwa kekuatan internal UMKM lebih dominan daripada kelemahannya, serta peluang eksternal lebih besar dibanding ancaman. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan arah strategis bagi UMKM berbasis produk olahan ikan dengan menekankan pentingnya diferensiasi produk, penguatan identitas merek melalui digital marketing, serta kolaborasi dengan e-commerce. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi rujukan praktis bagi pemerintah daerah dalam mendukung pemberdayaan UMKM melalui pelatihan, fasilitasi akses pembiayaan, dan perluasan jaringan distribusi produk lokal.
Potential use of Spirulina sp. as fish feed : A mini review Prameswari, Rhiana; Andriani, Yuli; Gumilar, Iwang; Hasan, Zahidah
Aceh Journal of Animal Science Vol 9, No 3 (2024): December 2024
Publisher : Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/ajas.9.3.38542

Abstract

Spirulinasp. is one of the microalgae that is used as natural food for fish seeds or larvae. Spirulina sp. contains 6071% protein, 8% fat, 16% carbohydrates, and vitamins as well as 1.6% Chlorophyll-a, 18% Phycocyanin, 17% -Carotene, and 2030% -linoleaic acid from total fatty acids. Cultivation of Spirulina sp. can be done using organic media and inorganic media. The types of inorganic media that can be used are Urea, TSP, Zarrouk, Conwy and Walne, while the organic media that can be used are vermicompost, quail droppings, guano, liquid waste from banana stems, coconut husks, canna plants, fermentedAzolla pinnata, and bioslurry . The cultivated Spirulina can be used as fish feed in either fresh or dried form. Several research results show that giving Spirulina sp. flour had a significant effect (P0.05) on the growth and brightness of fish color with additional concentrations in the range of 1.2-10 grams/100 grams of feed
Diet and Dietary Habits of The Mystus gulio from The Cianjur Estuaries, Indonesia Paujiah, Epa; Dhahiyat, Yayat; Herawati, Titin; Iskandar, Iskandar; Haryono, Haryono; Gumilar, Iwang
Jurnal Biodjati Vol 8 No 2 (2023): November
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v8i2.28995

Abstract

Food and feeding habits are important things in bioecological of fish. This study provides an understanding of the feeding habits and intensity of the M. gulio, by analyzing its food composition, relative gut length (RGL) and gastro-somatic index (GaSI). Fish specimens were caught with a gill net and fishing rod in an area of Cianjur estuaries during a period of one year from October 2021 to September 2022. The analysis of 452 fish samples shows that the relative gut length (RGL) values revealed the feeding habit of M. gulio as carni-omnivorous. The GaSI value was used to determine feeding intensity and was found to be highest in November, at Cidamar estuary, and in the second size group (7.1-10 cm). These results provide new knowledge on this fish species’ feeding habit and intensity, which also helps understand the fish adaptation and conservation in the study area.
Analysis of Seaweed Chips Business Feasibility (Case Study on "NORIbet" Seaweed Processed MSMEs in the City of Bandung, West Java) Ristiafani; Ine Maulina; Emma Rochima; Iwang Gumilar
Grouper Vol. 16 No. 1 (2025): Grouper : Jurnal Ilmiah Perikanan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v16i1.298

Abstract

Indonesia is the world’s largest producer of seaweed, contributing 16.2% to the global market, yet most of its seaweed is still exported in raw form. This limits added value creation and hinders the growth of micro, small, and medium enterprises (MSMEs). NORIbet, a seaweed-processed MSME based in Bandung, West Java, aims to address this gap by developing value-added seaweed products. However, the business still faces challenges in cost management, marketing, and technology access. This research was conducted from June to October 2024 to analyze NORIbet's business profile using the Business Model Canvas (BMC) and evaluate its financial feasibility. A descriptive case study approach combining qualitative and quantitative methods was used, with data collected through observations and interviews involving two business owners and two production staff, selected using purposive sampling. Financial feasibility was analyzed through indicators such as profit, revenue cost ratio (R/C), break even point (BEP), payback periods (PP), and sensitivity analysis. Findings indicate that NORIbet successfully implements the 9 BMC elements in a well-structured manner. The business earned an annual profit of IDR 766,334,100 with a profitability rate of 56.1% and an R/C ratio of 2.28. Payback period is estimated at 4.6 months, and each product packaging type has its own BEP unit. Sensitivity analysis showed that a 10% increase in cost reduced profitability to 51.7%, while a 10% cost reduction increased it to 60%, indicating strong cost efficiency and operational resilience. These results confirm that NORIbet is highly feasible and has strong development potential.
Analisis Kelayakan Teknis dan Finansial Usaha Produk Dendeng Belut (Studi Kasus pada UMKM Cemilan Teh Tati): Analysis of Technical and Financial Feasibility of Eel Jerky Product Business (Case Study on UMKM Cemilan Teh Tati) Hermawan, Astridya Syahada Putri; Gumilar, Iwang; Nurhayati, Atikah; Maulina, Ine
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 9 No. 3 (2025): JFMR on November
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2025.009.03.3

Abstract

UMKM Cemilan Teh Tati merupakan usaha yang bergerak dalam produksi dendeng belut di Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), serta melakukan analisis finansial bagi UMKM Cemilan Teh Tati. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Analisis GMP dan HACCP dilakukan berdasarkan pedoman Peraturan BPOM dengan menggunakan metode checklist evaluasi kepatuhan. Analisis finansial menggunakan perhitungan biaya produksi, harga pokok penjualan (HPP), Break-Even Point (BEP), Return Cost Ratio (R/C), dan Payback Period (PP) untuk mengukur profitabilitas usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Cemilan Teh Tati telah menerapkan sebagian besar aspek GMP dan HACCP dengan baik, namun masih terdapat kekurangan dalam pencatatan produksi dan pengelolaan titik kendali kritis. Dari segi finansial, usaha ini memiliki Return Cost Ratio (R/C) sebesar 1,34, yang menunjukkan usaha ini menguntungkan dan layak untuk dikembangkan.   UMKM Cemilan Teh Tati is a business engaged in the production of dendeng belut (eel jerky) in Tanjungkerta District, Sumedang Regency. This study aims to analyze the implementation of Good Manufacturing Practice (GMP) and Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), as well as conduct a financial analysis for UMKM Cemilan Teh Tati. The research method used is a descriptive method with a case study approach. GMP and HACCP analysis was conducted based on BPOM regulations using a compliance evaluation checklist method. Financial analysis was carried out using calculations of production costs, Cost of Goods Sold (COGS), Break-Even Point (BEP), Return Cost Ratio (R/C), and Payback Period (PP) to measure business profitability. The results showed that UMKM Cemilan Teh Tati had implemented most aspects of GMP and HACCP properly, although there were still shortcomings in production recording and critical control point management. In terms of financial analysis, the business has an R/C Ratio of 1.34, indicating that the business is profitable and feasible for development.
PENERIMAAN KONSUMEN DAN KOMPOSISI PROKSIMAT KECIMPRING DENGAN PENAMBAHAN DAGING IKAN NILA SALIN (Oreochromis niloticus) Prasetya, Muhamad Diva; Rostini, Iis; Gumilar, Iwang; Pratama, Rusky Intan
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 21, No 4 (2025): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.21.4.248-253

Abstract

Kecimpring merupakan makanan ringan tradisional berbasis singkong yang memiliki kandungan protein rendah sehingga perlu dilakukan upaya fortifikasi untuk meningkatkan nilai gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan daging ikan nila salin (Oreochromis niloticus) terhadap mutu sensori dan kandungan gizi kecimpring serta menentukan konsentrasi terbaik yang dapat diterima konsumen. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan empat perlakuan penambahan daging ikan nila salin, yaitu 0% (kontrol); 2,5%; 5%; dan 7,5% dari berat singkong. Uji organoleptik dilakukan terhadap 25 panelis semi terlatih dengan parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan skala hedonik 1-9, sedangkan analisis proksimat dilakukan untuk menentukan kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa penambahan daging ikan nila salin berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap penerimaan panelis dengan perlakuan 7,5% memperoleh skor tertinggi pada parameter warna (7,96), aroma (7,56), rasa (7,96), dan tekstur (7,24). Analisis proksimat menunjukkan peningkatan kadar protein dari 4,60% (kontrol) menjadi 6,90% pada perlakuan 7,5%; serta perubahan kecil pada kadar air, abu, lemak, dan karbohidrat. Penambahan daging ikan nila salin sebesar 7,5% direkomendasikan sebagai konsentrasi terbaik dalam menghasilkan kecimpring berbasis singkong dengan mutu sensori terbaik dan nilai gizi lebih tinggi, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai pangan lokal fungsional bernilai tambah.
DISTRIBUSI KAWASAN MANGROVE DI PULAU POTO KABUPATEN BINTAN MELALUI PENGINDERAAN JAUH Mochamad Candra Wirawan Arief; Iwang Gumilar; Zahidah; Heti Herawati; Perdana Putra Kelana; Sri Een Hartatik
Bioma Vol. 19 No. 2 (2023): Bioma
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/Bioma19(2).4

Abstract

Mangrove is a unique vegetation type growing along the coastline and estuarine in tropical and subtropical countries. Mangroves in Indonesia are distributed in all major islands and small islands from Aceh on westside stretched to Papua on the east. This study is to monitor the mangrove area in Poto island a small island part of Kabupaten Bintan, Province of Riau Kepulauan. The difference in spatial resolution of remote sensing data Sentinel 2A and Pleiades were used to classify the land use including the mangrove area. The supervised classification by maximum likelihood classification showed the high-resolution image using Pleiades has higher accuracy for mangroves 81.99% and overall accuracy 90% (kappa 0.86) compared to Sentinel 2A for mangrove 72,34% and overall accuracy 80% (kappa 0.73). The mangrove area approximately 257 ha is strip-lining along the coastline with the largest mangrove area located on the southside of the island. Further research is to identify the mangroves’ formation and the serial condition of mangroves on the different times.
Co-Authors Achmad Rizal Adhitya Rakhmadi Agus Ruswandi Agus Ruswandi Alexander M. A. Khan Alfina, Alfina Anindya Pratami Putri Ankiq Taofiqurohman Ankiq Taofiqurrohman Annisa Karimah Aprianto, Hendra Arief, Mochamad Candra Wirawan Asep Rismawan Asep Sahidin Atikah Nurhayati Atikah Nurhayati Aulia Andhikawati Beni Guswanto Budi Susanto Christopher Radyputra Moelyosusant Citra Aulia Hani Fasa Damayanti, Ami Danies Sadyarta Pratama Dedi Supriadi Diani Putri Utami Emma Rochima Epa Paujiah Epa Paujiah, Epa Esa Khoirinnisa Evi Liviawaty Fahri Faturohman Firdaus, Muhamad Dadan Fortuna, Friyona Dewi Ghifari, Naufal Hasvi Gumilar, Atikah Haganta, Louise David Haikal Dapa Heryadi Handaka, Asep Agus Handaka, Asep Agus Hardhiawan, Muhammad Adrian Shidqi Hartatik, Sri Een Haryono Haryono Haryono Haryono Hendra Wawansyah Herman Hamdani Herman, Roffi Grandiosa Hermawan, Astridya Syahada Putri Heryadi, Haikal Dapa heti herawati Heti Herawati Ibnu Dwi Buwono Ickman Santi Kusumawardani Iis Rostini Ine Maulina Ine Maulina Ine Maulina Ishlahiddin, Muhammad Iqbal Iskandar . Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Izza Mahdiana Apriliani Junianto - Lantun Paradhita Dewanti Lintang Permata Sari Yuliadi Lupita Lestari Mia Berlia Miftahul Agra Putri Mochamad Candra Wirawan Arief Muhamad Rakhman Firdaus Muhammad Hafizh Arafi Nabilla Shabrina Nuraya Asfariah Wangsapraja Nurhoirunisa, Kori Pamungkas, Wahyuniar Perdana Putra Kelana Prameswari, Rhiana Prasetya, Muhamad Diva Priani, Zalsa Az Zahra Putri, Miftahul Agra Rani - Handayani Rasyid, Raffael Muhammad Sabili Raymond Marbun Lumban b Marbun Lumban Ristiafani Rita Rostika Rizal, Muhammad Rizal Alfiansyah Rizkia Aliyah Roffi Grandiosa Rusky Intan Pratama Sakira, Kekey Santi Rukminita Anggraeni, Santi Rukminita Saputra, Adjie Shafa, Bellarisa Rahma Shelvi Mardiana Sri Astuty Sri Een Hartatik Sriati - Syamsuddin, Mega Laksmini Tarigan, Aginta Primana Titin Herawati Trie Utami Akbarini Ujang Subhan Wahyuniar Pamungkas Yayat Dhahiyat Yayat Dhahiyat Yuli Andriani Yuniar Mulyani Yuniar Mulyani Zahidah Zahidah - Zahidah Hasan Zahidah Zahidah, Zahidah Zuzy Anna