Claim Missing Document
Check
Articles

Estimasi Sebaran Genangan Banjir Menggunakan Model Hidrologi - Hidrolika di Sub DAS Cikamiri Situmorang, Yogina Lestari Ayu; Amalia, Nabilla Fauzi; Asdak, Chay
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 19, No 3 (2025): TEKNOTAN, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol19n3.12

Abstract

Dalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) analisis hidrodinamika DAS merupakan bagian penting dari upaya mitigasi kebencanaan dan manajemen risiko banjir. Sub Das Cikamiri termasuk dalam DAS bagian hulu Sungai Cimanuk yang memiliki peran dalam pengendalian bencana hidrometeorologi. Namun studi terkait pemodelan Banjir menggunakan model integrasi hidrologi - hidrolika pada area DAS ini belum pernah dilakukan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah memproyeksikan potensi sebaran genangan banjir di Area Sub DAS Cikamiri meliputi luasan genangan di setiap Desa dan kedalaman genangannya. Adapun simulasi hidrologi dianalis pada debit rancangan return period 5, 10, 20, 50, dan 100 tahun. Metode pada penelitian ini terdapat dua tahapan yaitu analisis hidrologi dilakukan untuk mengetahui debit rancangan menggunakan metode SCS-CN. Selanjutnya yaitu analisis hidraulika dengan menggunakan bantuan software HEC-RAS. Permodelan terdiri dari 3 tahap yaitu pre-processing, running model HEC-RAS, dan post-processing. Dalam analisis hidrologi diperoleh hasil  simulasi model dengan data debit observasi diperoleh nilai NSE sebesar 0.856 yang artinya keakuratan model simulasi sangat memuaskan. Pada model hidraulika menunjukan potensi banjir yang berdampak pada 12 Desa. Estimasi kedalaman serta luasan wilayah terdampak paling besar terjadi pada Desa Sirnasari yang terletak pada bagian hilir Sub DAS Cikamiri dengan luas genangan rata-rata sebesar 3.52 ha dengan kedalaman yang meningkat 0.1 – 0.3 m serta luas banjir yang meningkat 0.07 – 0.40 ha seiring dengan bertambahnya periode ulang debit.
Diversity of Bird in Cultivated Area Kamojang Crater, Laksana Tourism Village, Ibun-Bandung Rasiska, Siska; Asdak, Chay; Parikesit, Parikesit; Sudarjat, Sudarjat; Gunawan, Budhi; Setiawan, Iwan
CROPSAVER - Journal of Plant Protection Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cropsaver.v8i2.67181

Abstract

The birds have an important role in the cultivated areas Kamojang Crater, Cikaro subwatershed, Laksana Tourism Village, Ibun - Bandung District. The study aims to explore the diversity of birds and classified them in guild groups. The census method was carried out in June-November 2022, with a sample point count technique with a radius of 50 meters and a distance between the center point of at least 200 meters, observed in the morning (06.00-10.00 am) and afternoon (14.00-16.00 pm) at each point for 10 minutes. Located in cultivated areas were near  the nature reserve (NR), nature tourist park (NTP),protected forest (PF), and agricultural land (AL). The results showed that the birds are found 270 individu , 21 species, 7 ordo, dan 18 family. In general, the diversity of bird species in the Kamojang Crater cultivated area tends to be moderate (2,53), with a high abundance (4,09), birds species are equal in each location (0.80) and none dominate (0,11). The birds have higher Important Value Index in NR, NTP is Prinia familiaris (73,16 dan 53,58), in PF Lonchura leucogastroides (47,63), and AL is Apus Affinis (79,87). Birds found in cultivated areas near NR, NTP and AL are dominated by insectivore birds, while in the cultivated area near PF are predominated by granivore birds. According to the Similarity Index, bird communities in cultivated areas near NR have strong similarities with birds communities near NTP (62.5%, 76.92%, 29.71% and 63.06%).