Claim Missing Document
Check
Articles

Water Balance Analysis Using the Thornthwaite-Mather Method as a Basis for Cropping Pattern Development in Dry Land Sophia Dwiratna; Yogina Lestari Ayu; Chay Asdak; Nabila Aura Pithaloka
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v14i2.547-559

Abstract

Soil water availability is crucial for supporting plant growth, especially in drylands that rely on rainfall as the primary source to meet plant water needs. Rainfall variability complicates the prediction of planting times and the optimization of cropping patterns. This condition negatively impacts productivity and increases the risk of flooding and landslides. This study aims to analyze the land water balance using the Thornthwaite Mather method on nine existing planting patterns and schedules, and to recommend strategies that can be implemented to prevent water deficit conditions. A descriptive method with a quantitative approach was used to analyze agroclimatic data to identify periods of water surplus and deficit. The results of the water balance analysis show that water surplus occurs from November to May, while deficit occurs from June to October. Conservation strategies, such as rainwater harvesting through microcatchment and macrocatchment systems, are proposed as effective approaches to address water deficit. These strategies can increase water availability, reduce the risk of crop failure, and optimize the use of available water resources. This study is expected to serve as a foundation for developing adaptive cropping patterns and enhancing the sustainability of the agricultural sector in the face of climate change. Keywords: Dry land, Rainwater harvesting, Thornthwaite-Mather, Water balance, Water management.
Effectiveness of Nanobubble Technology with Gas Variations in Improving the Quality of Vetiver Wastewater and River Water Asep Yusuf; Mochamad Anfasa Nurrachman; Muhammad Achirul Nanda; Chay Asdak
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 4 (2025): August 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtepl.v14i4.1489-1495

Abstract

Improving the quality of wastewater and river water is a critical priority for environmental conservation. Vetiver root wastewater and water from the Citepus River in the Cikamiri sub-watershed, Garut Regency, have the potential to cause pollution that affects water quality and local ecosystems. This study evaluated different gases (air, oxygen, and ozone) during the application of nanobubble technology to improve the quality of vetiver root wastewater and Citepus River water in the Cikamiri sub-watershed. Parameters measured were DO, pH, and TDS before and during 15-minute nanobubble treatment. Results showed that oxygen and ozone gases significantly increased DO content of the wastewater and river water. In addition, ozone gas improved pH in river water, and decreased TDS most effectively with ozone. It was concluded that nanobubble technology has potential for enhancing wastewater treatment and river conservation.
Prakiraan Nilai Daya Dukung Daerah Aliran Sungai Ciwulan Errile Bimasaputra; Chay Asdak; Edy Suryadi
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): JUNI-JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/kew4v754

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memprakirakan nilai daya dukung Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciwulan sebagai indikator keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam di wilayah tersebut. Pendekatan yang digunakan bersifat evaluatif-kuantitatif sesuai dengan Peraturan Menteri Kehutanan P.61/Menhut-II/2014 dengan mengintegrasikan lima indikator utama: kondisi lahan, tata air, sosial ekonomi, nilai investasi bangunan, dan pemanfaatan ruang wilayah. Data yang dianalisis berasal dari citra satelit, peta topografi, data hidrometeorologi, survei lapangan, dan data sekunder dari instansi terkait untuk periode 2020–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi DAS Ciwulan mengalami tekanan ekologis yang ditandai oleh tingginya tingkat erosi, penurunan tutupan vegetasi, dan fluktuasi debit air yang memengaruhi fungsi hidrologis dan sosial ekonomi. Nilai akhir daya dukung DAS Ciwulan berada pada kategori buruk dengan skor 106,75, yang menandakan perlunya upaya konservasi dan rehabilitasi lahan di wilayah hulu serta pengendalian pemanfaatan ruang di wilayah budidaya. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk merumuskan kebijakan pengelolaan DAS yang adaptif, berbasis daya dukung, dan berkelanjutan.
Inventory of Understorey with Potential as Botanical Insecticide in Cultivated Area the Kamojang Crater, Cikaro River Sub-Watershed Rasiska, Siska; Sudarjat, Sudarjat; Parikesit, Parikesit; Asdak, Chay; Gunawan, Budhi
CROPSAVER Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/cropsaver.v9i1.69927

Abstract

Botanical insecticides are one of the alternatives to control vegetable plant insect pests that are considered effective and efficient. However, in its implementation there are obstacles, including information about understorey that have the potential to be botanical insecticides. This study aims to inventory understorey as botanical insecticides in the cultivation area Kamojang Crater of the Cikaro subwatershed. The method used in this study is exploration by sampling transects with a radius of 500 meters. Each path is determined by 5 observation points, so that 20 observation plots are obtained in the cultivation area near nature reserves (NA), nature tourism parks (NTP), protected forests (PF), and agricultural land (AL). The understorey were found then identified, calculated their density, frequency, dominance, important value index, species diversity, type richness, evenness, and dominance. The results showed that 41 families, 93 species, and 3,355 individuals of understorey were found. A number of families and species of plants have the potential to be botanical insecticides such as Asteraceae, Fabaceae, Euphorbiaceae, Malvaceae, Lamiaceae, and Rutaceae, with the species being Ageratina riparia; Imperata cylindrica; Chromolaena odorata; Etlingera elatior; Centela asiatica;  Lantana camara; Mimosa pudica; Pennisetum purpureum;  Ageratum conyzoides;  Cynodon dactylon;  Galinsoga parviflora;  and Althenantera philoxeroides. The diversity of understorey species with the potential as botanical insecticides is categorized  medium (2.404<H'<2.752), with a high species richness index (5.352<E<6.196), and a high evenness index (0.666<R<0.736), as well as a low dominance index (0.117<C<0.183). and the biopesticides species in cultivated areas near NTP have strong type similarities with AL.
Analisis Spasial Potensi Banjir Bandang Menggunakan Metode Flash Flood Potential Index di Sub DAS Cikamiri Soerya, Sarah Fitri; Febrian, Rizal Nur; Kendarto, Dwi Rustam; Asdak, Chay
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 20, No 2 (2026): TEKNOTAN, Agustus 2026
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol20n2.7

Abstract

Kabupaten Garut merupakan salah satu wilayah yang secara periodik mengalami banjir bandang akibat luapan Sub DAS Cikamiri yang dipicu intensitas hujan tinggi. Bencana tersebut menimbulkan berbagai dampak, baik dalam bentuk kerugian materil, terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat, kerusakan fasilitas umum, maupun korban jiwa. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kerawanan banjir bandang di Sub DAS Cikamiri menggunakan metode Flash Flood Potential Index (FFPI) berbasis analisis spasial GIS. Parameter fisik yang digunakan meliputi tutupan lahan, kemiringan lereng, tekstur tanah, dan kondisi hidrologi yang diintegrasikan dengan teknik overlay berbobot untuk menghasilkan peta potensi banjir bandang. Hasil analisis menunjukkan wilayah dengan potensi banjir bandang tertinggi berada di bagian hulu hingga tengah Sub DAS, terutama di Kecamatan Samarang dan Pasirwangi. Faktor dominan pemicu adalah kombinasi lereng curam (>25%) dan tutupan lahan terbuka. Wilayah tersebut direkomendasikan sebagai prioritas dalam upaya mitigasi, diperlukan prioritas reboisasi pada kawasan hulu dan pengembangan sistem oerngkatan dini berbasis data spasial. Temuan ini dapat menjadi dasar dalam pengelolaan dan rehabilitasi DAS sesuai kaidah konservasi tanah dan air untuk mengurangi risiko banjir bandang di Kabupaten Garut hulu, khususnya di Sub DAS Cikamiri.
ANALISIS KEMAMPUAN LAHAN UNTUK BUDIDAYA SUKUN (ARTOCARPUS ALTILIS) BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI SUB DAS CIKAMIRI Reyka Dwinanda; Sarah Fitri Soerya; Chay Asdak
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diversifikasi pangan berbasis komoditas lokal menjadi upaya strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap beras sebagai sumber pangan utama. Sukun (Artocarpus altilis) merupakan salah satu komoditas pangan lokal yang berpotensi mendukung diversifikasi karena mampu tumbuh pada lahan marginal dan memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, namun pengembangannya di Sub DAS Cikamiri masih terkendala minimnya informasi spasial mengenai kemampuan lahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kemampuan lahan budidaya sukun di Sub DAS Cikamiri, Kabupaten Garut, berdasarkan parameter tingkat erosi menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai dasar perencanaan pengembangan pangan lokal yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah skoring terhadap parameter tingkat erosi yang diklasifikasikan ke dalam lima kelas, dilanjutkan dengan overlay spasial dan validasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan tingkat erosi sangat ringan mendominasi seluas 2.560,87 ha (42,12%), diikuti erosi berat seluas 1.865,34 ha (30,68%). Wilayah yang paling sesuai untuk budidaya sukun berada pada kelas erosi sangat ringan hingga ringan, mencakup 52,48% dari total wilayah, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai kawasan produksi sukun penunjang pangan lokal, sementara wilayah dengan erosi berat hingga sangat berat memerlukan tindakan konservasi intensif sebelum dapat dimanfaatkan bagi kepentingan ketahanan pangan wilayah.
Co-Authors Abdurrahman, Muhammad Zhafir Ahmad Thoriq Amalia, Nabilla Fauzi Amiruddin A.Dajaan Imami Andiles Kusnadi Sentosa Anto Tri Sugiarto Anto Tri Sugiarto Asep Yusuf Asri Widyasanti B Budiono Boy Macklin Pareira Prawiranegara Budhi Gunawan Devi Maulida Rahmah Dinda Febrima Napitupulu Drupadi Ciptaningtyas Dwi Rustam Kendarto Edy Suryadi Efan Yudha Winata Errile Bimasaputra Eza Zahrotul Fuadah Febrian, Rizal Nur Fifi Dwi Pratiwi Fuadah, Eza Zahrotul Hendarmawan Hendarmawan Hilman Syaeful Alam Hilman Syaeful Alam Hilman Syaeful Alam Ida Nurlinda Iga Maliga Ihsan, Daffa Aufa Irfan Ardiansah Iwan Setiawan Kharistya Amaru Leon J. Bran Leonardo, Patrick Marjan Siti Maryam Mimin Muhaemin Mochamad Anfasa Nurrachman Moh. Dede Muhammad Achirul Nanda Muhammad Achirul Nanda N.P, Sophia Dwiratna Nabila Aura Pithaloka Nadia Astriani Nugroho, Chrismaria Putri Nurpilihan Bafdal Octoyne, Aisyah Pari kesit Parikesit Parikesit Primus Metafaty Daeli Raden Bramadi Nugraha Wargadibrata Ramdhon Bermanakusumah Reyka Dwinanda Santika, Silvy Sarah Fitri Soerya Sarah Fitri Soerya Selly Harnesa Putri Setiawan, Ditriz Shantosa Yudha Siswanto Silvy Santika SIska Rasiska, SIska Sophia Dwiratna Sophia Dwiratna Sophia Dwiratna N.P Sophia Dwiratna, Sophia Subiyanto Subiyanto Sudarjat Sudarjat Sugiarto, Anto Tri Sunardi Sunardi SURYADI, DEDE Wagiono - Wahyu Kristian Sugandi Widiyatno Widiyatno Wilda Naily Yogina Lestari Ayu Yogina Lestari Ayu Yogina Lestari Ayu Situmorang Yohanes Christian Yulizar Yulizar Yulizar