Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Validasi buku referensi asesmen gaya belajar anak gangguan spektrum autism (GSA) pasca pengukuran Quantitative Electroencephalography (QEEG) Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia; Rudi Setiawan; Asep Ahmad Sopandi; Fatmawati Fatmawati; Zulmiyetri Zulmiyetri; Mega Iswari; Marlina Marlina; Safaruddin Safaruddin
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 8 No. 4 (2022): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020221191

Abstract

Pengukuran Quantitative Electroencephalography (QEEG) adalah metode untuk mempelajari gambaran aktivitas listrik yang terekam di otak secara objektif. Berdasarkan beberapa riset terkait QEEG, gaya belajar ditunjukkan oleh adanya dominansi belahan/bagian otak tertentu yang akan mempengaruhi proses belajar. Guna meningkatkan ketercapaian intervensi EIBI, disusunlah suatu buku sebagai referensi guru dalam melakukan asesmen gaya belajar anak GSA yang mengadopsi pendekatan hasil pengukuran QEEG. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kesesuaian komponen buku berdasarkan hasil validasi dari tenaga ahli. Komponen validasi buku pedoman ini, meliputi isi, konstruk dan bahasa (keterbacaan) dengan melibatkan tenaga ahli (validator) sebanyak 11 orang Kepala sekolah dan Guru SekolahLuar Biasa melalui proses Focus Group Discussion (FGD). Skala validitas yang digunakan ialah skala likert 5 poin. Poin 5 untuk indikator sangat tepat dan poin 1 untuk indikator sangat tidak tepat. Hasil analisis padaPercentage of Agreement (R) dan Cronbach's Alphauntuk validasi isi, yakni 4,13±0,28 (sangat valid), R=77% dan α = 0,940 (Excellent Reliability). Pada komponen validasi konstruk menunjukkan rerata 4.20 (sangat valid), R=75% dan α = 0,896 (Good Reliability). Lalu, pada validasi bahasa diperoleh 4,23±0,13 (sangat valid), R=75% dan α = 0,967 (Excellent Reliability). Jadi, disimpulkan bahwa buku sangat valid dan dapat diimplementasikan sebagai bahanreferensi asesmen gaya belajar GSA.
Peran Pelatih di Sekolah Luar Biasa Aisyiyah Sijunjung Terhadap Prestasi Renang Siswa Disabilitas Intelektual Ath-Thahiratul Annesa; Zulmiyetri Zulmiyetri; Elsa Efrina; Safaruddin Safaruddin
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.5706

Abstract

This study aims to describe the role of coaches at SLB Aisyiyah Sijunjung in improving the swimming achievements of students with intellectual disabilities. The study used a qualitative approach with a case study design. The main informants were swimming coaches, while additional informants were sports teachers involved in the training process. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results showed that coaches played an important role in improving students’ swimming achievements through psychological, physical, social, and character-building approaches. Coaches applied adaptive strategies such as simple communication, direct demonstrations, gradual and repetitive training, as well as continuous motivation and positive reinforcement adjusted to students’ characteristics. The obstacles faced included limited concentration, unstable emotions, differences in motor abilities, and limited training facilities. However, these obstacles were overcome through individual approaches, collaboration with teachers and parents, and consistent training programs. The study implies that adaptive coaching and supportive training environments greatly influence students’ confidence, discipline, social interaction, and achievements in regional, national, and international swimming competitions
Meningkatkan Keterampilan Mengancingkan Baju Menggunakan Media Dressing Frame Pada Anak Disabilitas Intelektual Nur Saidah; Safaruddin Safaruddin; Zulmiyetri Zulmiyetri; Gaby Arnez
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 9 No. 1 (2026): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v9i1.10052

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di kelas II SLB Negeri Sungai Bahar, yaitu adanya dua peserta didik dengan disabilitas intelektual ringan berinisial AA dan NN yang mengalami kesulitan dalam keterampilan bina diri, khususnya dalam mengancingkan baju secara mandiri. Kedua peserta didik menunjukkan kemampuan motorik halus yang masih lemah, koordinasi mata dan tangan yang belum optimal, serta masih membutuhkan bantuan intensif dari guru dalam setiap tahapan mengancingkan baju. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan efektivitas penggunaan media dressing frame dalam meningkatkan keterampilan mengancingkan baju pada anak disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari dua peserta didik kelas II dengan disabilitas intelektual ringan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan media dressing frame, sedangkan variabel terikatnya adalah keterampilan mengancingkan baju. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes unjuk kerja, dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui persentase peningkatan kemampuan, sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan proses pembelajaran dan respons peserta didik selama pelaksanaan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan yang signifikan setelah penggunaan media dressing frame. Kemampuan awal peserta didik AA sebesar 24% dan NN sebesar 20%. Pada siklus I terjadi peningkatan secara bertahap, dan pada siklus II kemampuan peserta didik meningkat hingga mencapai 100% pada AA dan 95% pada NN dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media dressing frame efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus dan kemandirian anak dalam mengancingkan baju. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media dressing frame dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang konkret, terstruktur, dan adaptif dalam program pengembangan diri bagi anak disabilitas intelektual, khususnya dalam melatih keterampilan bina diri yang berkaitan dengan aktivitas kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, guru di sekolah luar biasa disarankan untuk memanfaatkan media pembelajaran yang bersifat manipulatif dan berbasis praktik langsung guna meningkatkan keterampilan motorik halus serta kemandirian anak dalam aktivitas fungsional sehari-hari.
Pengembangan Setrika Suara untuk Kemandirian bagi Penyandang Disabilitas Netra Audrey Listya Marpaung; Johandri Taufan; Zulmiyetri Zulmiyetri; Safaruddin Safaruddin
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 9 No. 1 (2026): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v9i1.10189

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemandirian penyandang disabilitas netra dalam aktivitas menyetrika yang berisiko tinggi karena ketergantungan pada indikator visual. Kondisi ini menyebabkan pengguna kesulitan mengenali suhu setrika dan meningkatkan potensi terjadinya luka bakar maupun kerusakan pakaian, sehingga aktivitas tersebut sering dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan setrika suara sebagai teknologi asistif yang dapat membantu meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas netra dalam kegiatan menyetrika. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi lima tahap, yaitu analisis kebutuhan, pengumpulan data, pengembangan produk, uji coba terbatas, dan revisi produk. Produk dikembangkan dengan memanfaatkan Arduino Nano, sensor suhu, dan modul suara yang menghasilkan informasi auditif sesuai kondisi setrika. Validasi dilakukan oleh ahli elektro dan ahli pendidikan luar biasa, sedangkan uji praktikalitas melibatkan pengguna disabilitas netra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk memiliki tingkat validitas sangat layak dengan persentase rata-rata 96,05%, serta tingkat praktikalitas sebesar 96% dengan kategori sangat praktis. Pengguna mampu mengoperasikan alat secara mandiri melalui panduan suara yang dihasilkan. Dengan demikian, setrika suara dinilai efektif sebagai teknologi asistif yang mendukung kemandirian dalam aktivitas kehidupan sehari-hari bagi penyandang disabilitas netra.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PRE WRITING BOARD PADA ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL Siska Afriani; Zulmiyetri Zulmiyetri; Damri Damri; Safaruddin Safaruddin; Rila Muspita
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i4.1621

Abstract

This study aimed to improve the fine motor skills of children with intellectual disabilities through the use of Pre-Writing Board media in pre-writing learning activities for second-grade students at SLB Amanah Koto Tangah. The research employed Classroom Action Research consisting of two cycles, each comprising the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. The research subjects were two students with the initials AP and CI. Data were collected through structured observation, documentation, and fine motor skill tests, while data analysis used percentage techniques to identify improvements in each cycle. The results showed a continuous improvement in the fine motor skills of both subjects. The initial abilities of AP and CI were 51% and 38%, respectively. After the implementation of Cycle I, the abilities increased to 70% for AP and 60% for CI. More optimal improvement occurred in Cycle II, in which AP reached 84% and CI reached 75%. The novelty of this study lies in the utilization of Pre-Writing Board as a structured, concrete, and practical pre-writing learning medium that aligns with the learning characteristics of children with intellectual disabilities.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN MEMAKAI SEPATU BERTALI MELALUI TEKNIK FORWARD CHAINING UNTUK SISWA DISABILITAS INTELEKTUAL RINGAN(CLASSROOM ACTION RESEARCH KELAS VII DI SLB C MUZDALIFAH MEDAN SUMATERA UTARA) Hartaty Hartaty; Safaruddin Safaruddin; Nurhastuti Nurhastuti; Syari Yuliana
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v11i3.2710

Abstract

Objective: Independence in wearing lace-up shoes is an essential self-care skill for students with mild intellectual disabilities, yet it requires fine motor coordination, attention, and sequential understanding that often become learning barriers. This study aimed to improve the independence of seventh-grade students with mild intellectual disabilities in wearing lace-up shoes through the forward chaining technique at SLB C Muzdalifah Medan. Methods: The study used classroom action research conducted in two cycles, with three meetings in each cycle. The participants were four students, namely NAP, HH, RM, and ARP. Data were collected through observation, performance tests, interviews, and documentation, then analyzed descriptively using qualitative notes and quantitative percentages. Results: The students’ independence increased across cycles. At the end of Cycle I, NAP reached 33.33%, HH 50%, RM 66.66%, and ARP 50%, so none met the 70% mastery criterion. After repeated practice, positive reinforcement, and gradual prompt fading in Cycle II, NAP and ARP reached 83.33%, while HH and RM reached 100%. Novelty: The study demonstrates a structured application of forward chaining for lace-up shoe skills in mild intellectual disability learning.
Analisis Kebutuhan Belajar Murid Disabilitas Intelektual dalam Pengembangan Panduan Bina Diri Mitigasi Tsunami di Sekolah Luar Biasa Nurhayani Nurhayani; Setia Budi; Damri Damri; Safaruddin Safaruddin
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i3.4537

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya murid disabilitas intelektual yang belum mampu mengenali bahaya tsunami, memahami tanda peringatan dini, menentukan jalur evakuasi, serta melakukan tindakan penyelamatan diri secara mandiri. Selain itu, di sekolah belum terdapat sosialisasi dan latihan bina diri yang secara khusus mengajarkan keterampilan keselamatan diri dalam menghadapi bencana tsunami. Pembelajaran bina diri yang dilaksanakan masih berfokus pada aktivitas kehidupan sehari-hari dan belum mengintegrasikan aspek mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan belajar murid disabilitas intelektual sebagai dasar pengembangan panduan bina diri mitigasi tsunami di Sekolah Luar Biasa (SLB). Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif yang berorientasi pada identifikasi kebutuhan (needs analysis). Penelitian dilaksanakan pada Januari–Februari 2026 di SLB Negeri 1 Ranah Pesisir. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara semi-terstruktur dengan guru, serta asesmen awal terhadap murid. Hasil analisis menunjukkan bahwa murid mengalami kesulitan dalam mengenali bahaya tsunami, memahami tanda peringatan dini, menentukan jalur evakuasi, dan melakukan tindakan penyelamatan diri secara mandiri. Di sisi lain, guru belum memiliki panduan pembelajaran yang terstruktur, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik belajar murid disabilitas intelektual. Temuan ini menunjukkan perlunya pengembangan panduan bina diri mitigasi tsunami yang disusun secara sederhana, konkret, visual, dan berulang agar mudah dipahami dan dipraktikkan oleh murid. Temuan analisis ini digunakan sebagai dasar dalam pengembangan panduan pembelajaran yang diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan, kemandirian, dan keselamatan murid disabilitas intelektual dalam menghadapi bencana tsunami.
Efektivitas Media Papan Flanel Audio Visual dalam Mengenal Huruf Vokal pada Murid Disabilitas Intelektual Melsi Asiah Putri; Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia; Johandri Taufan; Safaruddin Safaruddin
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i4.4836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media papan flanel audio visual dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf vokal pada murid disabilitas intelektual. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan enam murid disabilitas intelektual diSLB Bakti Padang dalam mengenal huruf vokal. Kondisi ini terlihat dari hasil asesmen awal yang dilakukan yang menunjukkan bahwa murid masih kesulitan dalam menyebutkan dan membedakan huruf vokal secara tepat. Salah satu penyebabnya yaitu belum didukungnya pembelajaran menggunakan media yang menarik, konkret dan mampu menarik perhatian murid secara visual maupun auditori. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti menggunakan media papan flanel audio visual sebagai saran pembelajaran alternatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra eksperimen one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari enam murid disabilitas intelektual di SLB Bakti Padang. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest, pemberian perlakuan atau intervensi menggunakan papan flanel audio visual, dan posttest sebagai pengukuran akhirnya. Hasil Penelituan diharapkan dapat menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf vokal setelah penggunaan media tersebut. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu penelitian dan banyaknya jumlah murid. Dengan demikian media papan flanel audio visual menjadi media pembelajaran yang efektif dan menarik yang dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf vocal secara lebih mudah.
Pengembangan Media Papan Flanel Audio Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Vokal pada Murid Disabilitas Intelektual Meisi Wirdana Putri; Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia; Antoni Tsaputra; Safaruddin Safaruddin; Rila Muspita
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i4.4837

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengembangkan media pembelajaran papan flanel audio visual untuk mengembangkan kemampuan pengenalan huruf vokal untuk murid dengan disabilitas intelektual di SLB Peduli Anak Bangsa Payakumbuh. Proses penelitian menggunakan metode Design-Based Research (DBR) yang mencakup tahap identifikasi masalah, perancangan media, uji coba, revisi dan refleksi. Penelitian ini melibatkan seorang ahli media, seorang ahli materi, seorang guru kelas, dan satu murid dengan disabilitas intelektual. Data penelitian diperoleh dengan cara mengamati, berbicara langsung, memberikan angket praktikalitas, dokumentasi dan juga tes untuk mengukur pamahaman murid mengenal huruf vokal menggunakan tes yang sama. Penilaian menggunakan skala Likert, sedangkan data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase untuk validitas dan praktikalitas serta gain sederhana untuk mengukur efektivitas. Penelitian dilaksanakan berdasarkan izin dari sekolah dan izin orang tua murid. Dengan demikian, media papan flanel audio visual layak diterapkan untuk membantu proses belajar bagi murid disabilitas intelektual dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf vokal.
Perilaku Agresif Anak Dengan Gangguan Emosi Dan Perilaku Di Lingkungan Sekolah: Systematic Literature Riview Nurmalika Ulfa; Marlina Marlina; Elsa Efrina; Safaruddin Safaruddin; Rila Muspita
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.1954

Abstract

Perilaku agresif anak dengan gangguan emosi dan perilaku (GEP) di lingkungan sekolah adalah permasalahan yang memiliki dampak pada dinamika sosial, pencapaian akademik, dan lingkungan pembelajaran. Tujuan kajian ini untuk menemukan jenis perilaku agresif, faktor penyebab, dan strategi intervensi yang digunakan untuk menangani perilaku agresif anak dengan GEP di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode SLR dilakukan menggunakan pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan berbasis data Scopus artikel terbit antara 2015-2024. Kriteria inklusi meliputi studi empris terpublikasi yang melibatkan anak dengan GEP di lingkungan sekolah. Data diekstrasi terkait desain penelitian, jenis perilaku agresif, faktor penyebab dan strategi intervensi. Hasilnya terdapat 18 artikel memenuhi kriteria. Kemudian dianalisis menggunakan teknik sintesis tematik dan sintesis naratif. Hasil review menunjukkan agresi verbal dan fisik adalah jenis perilaku agresif paling umum. Faktor penyebab terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal sebagai penyebab perilaku agresif anak dengan GEP dilingkungan sekolah. Terdapat tiga strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi perilaku agresif anak dengan GEP dilingkungan sekolah. Kesimpulan kajian menunjukkan kerja sama antara guru, konselor, dan orang tua penting untuk membuat lingkungan sekolah yang mendukung. Diharapkan hasil ini berkontribusi pada pembentukan kebijakan pendidikan dan penelitian lanjutan yang berbasis lingkungan sekolah yang sesuai di indonesia.