p-Index From 2021 - 2026
9.081
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sendratasik Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora Gorga : Jurnal Seni Rupa Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Gondang: Jurnal Seni dan Budaya IRJE (Indonesian Research Journal in Education) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI International Journal of Educational Dynamics (IJEDS) Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni International Conference on Languages and Arts Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Science and Environmental Journals for Postgraduate Ranah Seni: Jurnal Seni dan Desain Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Melayu Arts and Performance Journal YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Jurnal Cerano Seni: Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Avant-garde: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertunjukan Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MUSIK Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Filosofi: Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya Horizon: Indonesian Journal of Multidisciplinary Jurnal Intelek Insan Cendikia Misterius: Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual Abstrak: Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media dan Desain Pedagogy Review Journal of Educational and Learning Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan dan Fungsi Kesenian Qasidah Rebana Siti Hajar pada Peringatan Tahun Baru Islam dalam Masyarakat Koto Pulai Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan Mailani Putri, Diva; Syeilendra, Syeilendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penggunaan dan Fungsi kesenian Qasidah Rebana Siti Hajar pada acara peringatan Tahun Baru Islam dalam masyarakat Koto Pulai Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Kampung Koto Pulai. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri dengan instumen pendukung seperti alat-alat tulis, kamera dan gadget/smartphone. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka observasi wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah yang digunakan untuk menganalisis data adalah dengan pengumpulan data, reduksi data, klasifikasi data, klarifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dan fungsi kesenian Qasidah Rebana adalah pertunjukan dalam rangkaian menyambut Tahun Baru Islam 1446 H (1 Muharram) yang diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan, ceramah agama, setelah selesai barulah dimulai pertunjukan Qasidah Rebana. Penggunaan kesenian Qasidah Rebana pada peringatan Tahun Baru Islam ditampilkan sebagai rangkaian dari acara peringatan tahun baru islam. Tahun Baru Islam 1446 H diperingati untuk merenung, memperbaiki diri, dan memperkuat Iman bagi umat muslim. Pertunjukan kesenian Qasidah Rebana ini disajikan dalam peringatan tahun baru islam karena pada syair lagu terkandung lirik-lirik Islami seperti pada syair lagu Muhammad Al-Amin ini, mengisahkan tentang kelahiran dan sifat-sifat Nabi. Fungsi kesenian Qasidah Rebana dalam peringatan Tahun Baru Islam ditemukan 2 fungsi musik, yaitu fungsi hiburan dan fungsi representasi simbolik
Penggunaan Dendang dalam Legaran Randai “Siti Nurbaya” di Sasaran Singo Barantai Kota Padang Noverina, Yelsi; Syeilendra, Syeilendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mendeskripsikan Penggunaan Dendang Dalam Legaran Randai “Siti Nurbaya” di Sasaran Singo Barantai Kota Padang. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif, metode ini menghasilkan data deskriptif analitis. Instrumen utama dari penelitian ini adalah peneliti sendiri, yaitu melakukan pengamatan langsung ke lapangan dengan melihat proses latihan dan juga penampilan Randai Siti Nurbaya. Ada beberapa teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu: Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, observasi/pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data penelitian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu Pengumpulan data, mereduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menyatakan Setiap legaran Randai Siti Nurbaya memiliki dendang yang berperan signifikan dalam pertunjukan. Terdapat 3 dendang pokok (Dayang Daini, Simarantang Randah, Simarantang Tinggi) dan 3 dendang tambahan (Talago biru, Muaro Paneh, Ratok Lawang) dalam pertunjukan Randai Siti Nurbaya.
Ekstrakurikuler Tari Piring Kreasi di SMA N 15 Padang Azzara Rahtu Keyoza, Refika; Syeilendra, Syeilendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ekstrakurikuler tari piring kreasi di SMA N 15 Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang menggunakan metode deskriptif analisis. Instrumen yang digunakan adalah peliti sendiri dengan instrumen pendukung seperti alat tulis, kamera dan gadget/smarthone. Data dikumpulkan dengan cara studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah pengumpulan data dan reduksi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan ekstrakurikuler tari piring kreasi di SMA N 15 Padang telah terkoodinir dengan baik sesuai program yang dibuat oleh Pembina mulai dari jadwal, waktu dan tujuan program tersebut. Pelaksanaan ekstrakurikuler tari piring kreasi di SMA N 15 Padang dapat berjalan dengan baik dan berupaya semaksimal mungkin dalam melaksanakan estrakurikuler seni tari sesuai dengan jadwal, hanya saja mendapati kendala beberapa siswa tidak disiplin. Hal ini tentu saja menjadi kendala dalam pelaksanaan ekstrakurikuler, sehingga perlu adanya dukungan dari pihak sekolah untuk mengatasi hambatan tersebut. Berdasarkan hasil evaluasi, proses keberhasilan siswa dalam setiap pertemuan latihan tari piring kreasi terus meningkat dan pencapaian target latihan juga tercapai meskipun dalam 4 kali pertemuan siswa sudah mampu menarikan tari piring kreasi hal ini dibuktikan dengan penampilan siswa saat pembukaan acara career day.
Persepsi Siswa terhadap Pembelajaran Seni Tari di MAN 2 Tanah Datar Chairiah, Fadilla; Syeilendra, Syeilendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Seni Tari di MAN 2 Tanah Datar”. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Instrumen dari penelitian ini adalah peneliti sendiri, dibantu dengan pendukung lain berupa kuesioner (angket). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu. (1) observasi, (2) Studi pustaka (3) angket/kuesioner, (4) wawancara. Selanjutnya analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan teknik persentase untuk mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap pembelajaran seni tari di MAN 2 Tanah Datar adalah cukup baik karena persepsi ini di pengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Pada penelitian ini, faktor internal dengan indikator bawaan/kepribadian merupakan faktor tertinggi yang mempengaruhi persepsi sedangkan faktor terendah terdapat pada faktor eksternal dengan indikator bahan ajar/perangkat ajar. Dengan begitu, faktor internal dan eksternal akan saling mempengaruhi. Artinya, jika hanya faktor eksternal berupa bahan ajar/perangkat ajar yang rendah, maka pihak sekolah hanya perlu meningkatkan faktor tersebut karena bila faktor eksternal berupa bahan ajar/perangkat ajar ditingkatkan maka faktor internal juga akan meningkat dari sebelumnya, begitupun sebaliknya. Jika faktor internal berupa faktor bawaan/kepribadian yang rendah maka akan sulit untuk meningkatkan faktor eksternal karena yang bermasalah itu dari diri siswa yang perlu ditingkatkan dan diberi motivasi barulah pihak sekolah dapat meningkatkan hal lain seperti faktor eksternalnya sehingga siswa dapat menuangkan kekreativitasannya dalam menari.
Pembelajaran Bernyanyi Menggunakan Kurikulum Merdeka pada Kelas VIII.1 di SMP N 7 Padang Varenina Salsabila; Syeilendra, Syeilendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang pelaksanaan pembelajaran seni budaya menggunakan kurikulum merdeka pada kelas VIII.1 di SMP Negeri 7 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen penelitian dalam penelitian ini peneliti sendiri dan dibantu dengan alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui observasi, studi pustaka, wawancara dan dokumentasi. Langkah-angkah menganalisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, display data, verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran bernyanyi lagu daerah secara berkelompok berdasarkan kurikulum merdeka di kelas VIII.1 SMPN 7 Padang sudah diupayakan sesuai dengan arahan pemerintah dan sekolah sudah menunjukkan adanya beberapa perbedaan menarik. Fase perencanaan pembelajaran, tidak sepenuhnya mengikuti panduan modul ajar yang sesuai dengan standar kurikulum merdeka. Akibatnya, pada tahap pelaksanaan pembelajaran, pencapaian tujuan pembelajaran tidak mencapai tingkat optimal, meskipun kurikulum merdeka telah diterapkan selama kurang lebih 3 tahun di SMPN 7 Padang. Pada penelitian ini tidak menunjukkan adanya kurikulum merdeka, karena langkah-langkah pembelajaran yang dijabarkan masih mengikuti Kurikulum 2013 (K 13). Namun demikian, terdapat penerapan implementasi kurikulum merdeka yang bersumber dari K 13, yang dilaksanakan sesuai dengan tata cara kurikulum merdeka. Pada pertemuan keempat, guru tidak melakukan pengayaan atau remedial berdasarkan hasil nilai kemampuan bernyanyi lagu daerah setempat, sehingga asesmen sumatif tidak dapat diaktifkan sebagai alat evaluasi untuk menilai pencapaian hasil belajar praktek bernyanyi oleh peserta didik.
Pelaksanaan Pembelajaran Seni Budaya Musik Tradisional (Talempong Pacik) Siswa Kelas VIII-1 SMP Negeri 43 Padang Afrialdo Sardova; Syeilendra Syeilendra
Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Mei : Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/atmosfer.v2i2.796

Abstract

. This study aims to describe the process of implementing Talempong Pacik Music learning in grades VIII-1 at SMP Negeri 43 Padang. This type of research is qualitative research with descriptive methods. This research instrument is the researcher himself and is assisted by supporting instruments in the form of stationery and cameras. This research data uses primary data and secondary data. Data are collected through literature study, observation, interviews, documentation. The steps of analyzing data are data classification, analyzing data, and inferring data. The results showed that the implementation of learning Traditional Music Culture Arts (Talempong Pacik) in Grades VIII-1 SMP Negeri 43 Padang consisted of 4 meetings, namely initial activities, core activities and closing activities. The scores of students after the implementation of Traditional Music Culture (Talempong Pacik) learning activities are still many who have not reached KKM, there are 15 students who have not reached KKM and 8 students can only achieve predetermined KKM standard scores and there are 9 students who get scores that exceed KKM. The learning process has not fully obtained satisfactory learning results. Teacher limitations in using teaching aids and limited time in practical activities, teachers continue to try to motivate students, so that students continue to be enthusiastic in the process of learning activities, students still look rigid in carrying out learning activities including in the process of traditional music learner practice activities, so that there are still many student scores below KKM, and the rest only reach the KKM limit. So it is known that students have not received maximum grade results.
Team Games Tournament (TGT) Learning Model with a Medium Box Instrument to Improve Student’ Learning Outcomes Siregar, Happy; Toruan, Jagar; Ardipal, Ardipal; Syeilendra, Syeilendra
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 8 No. 2 (2024): IRJE |Indonesian Research Journal in Education|
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/irje.v8i2.29098

Abstract

This research aims to improve the learning outcomes of the students in class VIII-B at SMP Plus Taruna Andalan Pangkalan Kerinci in the Traditional Musical Instrument Classification subject through the Team Games Tournament (TGT) learning model supported by media box instrument. This research uses the Classroom Action Research (CAR) method with four stages: planning, action, observation, and reflection. The research results show that the Team Games Tournament (TGT) learning model with a media box instrument can improve students' learning outcomes. In cycle I, 50% of students achieved the Minimum Completeness Criteria (KKM) score, with an average class score of 74.68. This result shows a significant improvement compared to the learning outcomes before the action (pre-cycle), which only reached 25% of students achieving the KKM. This research concludes that the Team Games Tournament (TGT) learning model with the media box instrument is effective in enhancing student understanding and learning outcomes in the Traditional Musical Instrument Classification subject. This learning model encourages students to participate actively, improves learning motivation, and creates a fun and engaging learning environment.
Creativity of Elementary School 1 Pekanbaru Teachers in Learning Cultural Arts and Craft (SBDP) Siregar, Lindasari; Budiwirman, Budiwirman; Ardipal, Ardipal; Syeilendra, Syeilendra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5405

Abstract

This study employed a qualitative research method and a descriptive approach to data collection. The mural decorations and the teachers in the school served as the study's subjects, while the study's objects included the subject matter of the mural decorations, the shape of the symbol, the color, and the composition of the mural art. The research and interviews were conducted in classrooms I through VI of SDN 1 Pekanbaru, which totaled 15 classes; of these, a sample of three classes was taken. Observational methods, in-depth interviews, and visual documentation all contributed to the collection of research data. Methods of qualitative and descriptive analysis were utilized in the study of the data. The findings revealed that the appreciation of mural art was due to the creativity of the teacher in terms of shape, color, line, illustration, and the theme that was raised. Specifically, the following was the theme that was raised: first, a teacher at SDN 1 Pekanbaru characterized a simple form of the elements of natural balance as a mural object. One of them is about the image of freshness and coolness given by nature, and the importance of preserving the surrounding natural environment, such as in the mural "Come on, Preserve Nature", which is on the wall decoration for class VI-B, and the mural art for class VB is entitled "Let's Respect and Appreciate Each other's Mural Art.
Bentuk dan Fungsi Pertunjukan Simuntu pada Masyarakat di Nagari Koto Kaciak Maninjau Kabupaten Agam Sumatera Barat Resti Rahmi; Syeilendra; Daryusti; Budiwirman
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i2.4239

Abstract

Pertunjukan Simuntu sudah mentradisi di masyarakat Nagari Koto Kaciak dari dahulu sampai sekarang yang didukung oleh masyarakat setempat. Sampai saat sekarang pertunjukan Simuntu baik dari segi bentuk pertunjukan dan fungsinya tidak mengalami perubahan yang selalu berpatokan kepada warisan dari nenek moyang terdahulu. Pertunjukan Simuntu tanpa merubah keasliannya selalu dilakukan pada saat hari raya Idul Fitri, Idul Adha, dan 17 Agustus. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk pertunjukan dan fungsi Simuntu dalam masyarakat Nagari Koto Kaciak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologis berdasarkan teori bentuk dan fungsi. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik snow ball, dan analisis datanya menggunakan langkah-langkah dari Milles dan Huberman. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi: sumber, waktu, metode, dan triangulasi teknik. Temuan penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Bentuk Pertunjukan Simuntu yang terdiri dari: a) Pertunjukan Simuntu; b) Gerak Simuntu; c) Waktu dan Tempat Pertunjukan Simuntu; d) Busana Simuntu; e) Doa untuk Pertunjukan Simuntu; dan f) Iringan Pertunjukan Simuntu. (2) Fungsi Pertunjukan Simuntu terdiri dari: a) Upacara atau Ritual; b) Pewaris Nilai Budaya; c) Ekonomi; d) Hiburan; e) Komunikasi; dan f) Sajian Estetis.
PENGARUH METODE DEMONSTRASI TERHADAP PEMBELAJARAN DRAMA DI KELAS XI SMA NEGERI 1 X KOTO TANAH DATAR Adip, Ahmad; Syeilendra
Avant-garde: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Pertunjukan Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/aa9q2y45

Abstract

This study aims to determine the effect of cultural arts learning (drama) using the demonstration method on theater learning in class XI F 5 at SMA Negeri 1 X Koto. The type of research used is quantitative research with an experimental method. The population in this study is all eleventh-grade students at SMA Negeri 1 X Koto for the 2024/2025 academic year, totaling 164 students, with a sample of 68 students. The research instruments were the researchers themselves, assisted by writing tools and a camera. Data were collected through observation, tests (pretest and posttest), documentation, and literature study. The data were analyzed using normality tests, Wilcoxon Signed Rank Test, and Mann–Whitney U Test. The research results show that there is a significant difference between students' learning outcomes before and after learning in the experimental class, and there is a significant difference between the posttest results of the control class and the experimental class. Thus, the working hypothesis (H₁) stating that the demonstration method affects the improvement of students' drama learning outcomes can be accepted, while the null hypothesis (H₀) is rejected. These findings confirm that the demonstration method is effective for use in teaching drama at the high school level. The improvement in students' learning outcomes in the experimental class is due to the characteristics of the demonstration method, which provides students with the opportunity to directly observe examples of dialogue interpretation, expression, and role-playing techniques. Through observation and hands-on practice, students find it easier to understand the learning material, engage actively, and can develop their drama art skills more optimally. This condition makes the learning process more meaningful and has a positive impact on students' learning outcomes.
Co-Authors Adi Suhendra Adip, Ahmad Aditya Putra Yunaldo Afri Dino Afri Rozi Fernandes Afrialdo Sardova Al Arif Puji Putra Alfiyah Zahara Andri Saputra Ardipal Ardipal Arisma Arisma Ary ramadhan Asma Ulhusna Aulia Putra Aulia, Hia Ayulasti, Armila Azzara Rahtu Keyoza, Refika Belirda Wulan Dhari Budiwirman Budiwirman Budiwirman, Budiwirman Budiwirman, Budiwirman Caecilia Trisani Lumbantoruan Cahya Ain Ramadhani Chairiah, Fadilla Cici Trinika Damayanti, Elok Daryusti Daryusti Datmi, Rezki Ridho Deby Cloveando Mondely Dersa Yeni Devika Duri Dewi Martha Dilla Apriamanda Dinda Kamara Dion Marcelindo Dodi Febrian Dwi Mutia Sari Elvin Martius Endah Puji Astuti Erfan Erfan Esy Maestro Eva Yulia Mariati Fadhila Rizky Maharani Fadhila Yoelian Fadhilla Tirrahmah Fajar Friatma Fauza, Fauza Abdillah Fauziah Rahman Galih Rakasiwi Gia Widi Ayuni Gian Jenifer Gusti Rahayu hadi, Harisnal Haifa, Siti Hartono Hartono Hasyim Asyary Hasyim Asyary Heri Heri Hidayat Alkara Hidayat, Hengki Armez Hike Purwanti Wahyudani Indrayuda Indrayuda Inka Aglisda Irdhan Epria Darma Putra Irman, Resky Nur j Lumbantoruan Jagar Lumbantoruan Jupriani jupriani jupriani Lidia Nusir M. Nasrul Kamal Mailani Putri, Diva Mantila, Fanysa Marzam Marzam Melia Septri Melisa Herman Monica Novriyenti Muhammad Fachrurozi Aliva Muhammad Hadi, Fitriah Azizah Multia Evarina Neti Lestari Niki Adian Nita Nikmatuz Zuhro Aminin Noni Veronika Noverina, Yelsi Nur Azimah Nurhayati Nurhayati Nurnela Hardi Nuzula Mustika Parmadi, Bambang Putri Ana Finata Putri Lestari, Putri Qonita Hesthia Marchel Rahmah, Yenni Rahmi, Resti Rama Kurniawan Ramadhan Andy Nugraha Randi Suriandi Randi Yolanda Relly Dyona Resmi Agusti Resti Rahmi Restu Putra Rio Ilham Revo Bramasta Rhiyan Anosya Bahtera Rhodiya Rhodiya Rifaldi, Muhammad Ichsan Rini Dias Rini Sefriani Risa Febriani Rita Ratna Putri Rizki Ramadhan Sabrina Martha, Sherly Salsa Bila Nakiah Sandra Syarif Sari, Ayuthia Mayang Shadila Deykisy Shelliana Putri Shilvi Yunita Silahudin, Syafa’atussara Silvia Merlin Siregar, Happy Siregar, Lindasari Sofia Madonna Sonya Cintya Suciana Ramadhani Syafa’atussara Silahudin Syafei Syafei Syahrel Syahrel Syaiful Hayatunnufus Sylvia Oktari Toruan, Jagar Tri Rahayu Zulfiana Tulus Handra Kadir Uswatul Hakim Varenina Salsabila Walid Zakki, Mh. Wansah, Faisal Wewet Monica Fitri Willa Maida Putri Wimbrayardi Wimbrayardi Winda Marselina Windy Rezkia Julita Wulan Larasaty Yensharti Yos Sudarman Yoza Delvianita Yulia Mairoza Yuliani Lestari Yulianti Rahayu Nengsih Zikri, Afriza Aidil