Claim Missing Document
Check
Articles

ETHNO-FLIPPED CLASSROOM MODEL: SEBUAH REKOMENDASI MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MASA NEW NORMAL Rahmi Ramadhani; Edi Syahputra; Elmanani Simamora
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : State Islamic University of North Sumatra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v10i2.10331

Abstract

Abstrak:Pembelajaran matematika jarak jauh berbasis teknologi dapat memberikan dampak positif maupun negatif baik pada siswa maupun guru. Faktor yang memberikan dampak negatif disebabkan oleh pelaksanaan pembelajaran yang tidak memperhatikan personal factor dan personal behavior baik siswa maupun guru. Faktor lainnya adalah pelaksanaan pembelajaran yang tidak menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan, tradisi dan budaya sekitar siswa, sehingga siswa merasa asing dengan konten masalah dan pembelajaran yang didesain berbasis teknologi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji secara kritis terkait dampak positif dan dampak negatif yang ditinjau dari personal factor dan personal behavior pada pelaksanaan pembelajaran matematika jarak jauh berbasis teknologi. Penelitian ini juga mengkaji apakah konteks ethnomathematics dapat diintegrasikan pada model flipped classroom dan direkomendasikan dalam pembelajaran matematika di era New Normal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis investigasi literatur review dengan 5 tahapan, yaitu(1) menyusun pertanyaan review, (2) pengumpulan data literatur, (3) penilaian kritis pada data literatur, (4) ekstraksi data: sintesis dan tematik analisis, dan (5) presentasi temuan dan diskusi. Hasil penelitian memberikan kajian analisis terkait pentingnya personal factor dan personal behavior dalam melaksanakan pembelajaran matematika jarak jauh berbasis teknologi. Hasil penelitian juga memberikan rekomendasi terkait integrasi ethomathematics yang dilaksanakan dalam model pembelajaran berbasis teknologi, salah satunya adalah flipped-classroom model. Model ethno-flipped classroom direkomendasikam sebagai model pembelajaran matematika berbasis campuran yang menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran, namun juga tetap menghadirkan pembelajaran matematika bermakna melalui integrasi budaya menggunakan konteks ethnomathematics. Penerapan model ethno-flipped classroom dapat dijadikan salah satu solusi dalam pelaksanaan pembelajaran matematika di masa New Normal. Kata Kunci:Model Ethno-Flipped Classroom, Pembelajaran Berbasis Teknologi, Personal Factor, Personal Behavior, New Normal Abstract:Technology-based distance learning in Mathematics can give a positive or negative impact on both students and teachers. Factors contributing to negative impact are caused by the implementation of learning that does not pay attention to personal factors and personal behavior of both students and teachers. Other factors are such as the implementation of learning that does not relate to students' life, traditions, and culture in that the problem discussed in the content and the learning designed based on technology are unfamiliar to students. This study aims to critically examine the positive and negative impacts of technology-based distance learning in Mathematics in terms of personal factors and personal behavior. This study also examines whether the ethnomathematics context can be integrated into the flipped classroom model and can be recommended in teaching mathematics in the New Normal era. This is a qualitative study with literature review investigation that has 5 stages, namely (1) compiling review questions, (2) collecting literature data, (3) critical assessment of literature data, (4) data extraction: synthesis and thematic analysis, and (5) presentation of findings and discussion. The results of the study provide an analytical study related to the importance of personal factors and personal behavior in implementing technology-based distance learning in Mathematics. The results also provide recommendations regarding the integration of ethnomathematics in technology-based learning models, including the flipped-classroom model. The ethno-flipped classroom model is recommended as a mixed-based mathematics learning model that uses technology in the learning process but also provides meaningful mathematics learning through cultural integration using ethnomathematics context. The application of the ethno-flipped classroom model can be used as a solution in the implementation of mathematics learning in the New Normal. Keywords:Ethno-Flipped Classroom Model, Technology Based Learning, Personal Factor, Personal Behavior, New Normal
PROJECT BASED LEARNING (PjBL) - BASED STUDENT WORKSHEETS ON INTEGRAL CALCULUS TO FASILITATE STUDENT’S PROBLEM SOLVING Lisa Lisa; Edi Syahputra; Elmanani Simamora; E. Elvis Napitupulu; Asmin Panjaitan
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.11490

Abstract

AbstractIntegral Calculus instruction often faces challenges in developing 21st century skills, particularly in problem-solving. Initial observations indicate that students struggle to apply integral concepts to real-world contexts, largely due to passive, non-interactive conventional teaching methods. This phenomenon leads to low student engagement and inadequate problem-solving abilities. Therefore, this study aimed to develop a Project Based Learning (PjBL)-based student worksheet proven to be valid, practical, and effective as a solution to enhance students' problem-solving skills. This research used the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data were collected through expert validation, student response questionnaires, and N-gain analysis from pre- and post-test results. The findings show that the developed worksheets are highly valid (average 4.5), practical (average student responses above 4.20), and effective (average N-gain 0.71), indicating a significant improvement in students' problem-solving skills. In conclusion, the PjBL-based worksheets successfully serve as a valid, practical, and effective innovation for addressing these learning problems. It is recommended that future research conduct trials on a broader scale to enhance the generalizability of the findings and develop more comprehensive instruments to measure soft skills holistically. AbstrakPembelajaran Kalkulus Integral seringkali menghadapi tantangan dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21, khususnya dalam pemecahan masalah. Observasi awal menunjukkan bahwa mahasiswa kesulitan menerapkan konsep integral ke konteks nyata, yang sebagian besar disebabkan oleh metode pembelajaran konvensional yang pasif dan kurang interaktif. Fenomena ini mengakibatkan rendahnya keterlibatan mahasiswa dan kemampuan pemecahan masalah yang kurang memadai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis Project Based Learning (PjBL) yang terbukti valid, praktis, dan efektif sebagai solusi untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah mahasiswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data dikumpulkan melalui validasi ahli, kuesioner respons mahasiswa, serta analisis N-gain dari hasil tes awal dan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKM yang dikembangkan sangat valid (rata-rata 4.5), praktis (rata-rata respons mahasiswa di atas 4.20), dan efektif (rata-rata N-gain 0.71), menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan pemecahan masalah mahasiswa. Kesimpulannya, LKM berbasis PjBL berhasil menjadi inovasi yang valid, praktis, dan efektif dalam mengatasi permasalahan pembelajaran tersebut. Disarankan agar penelitian selanjutnya melakukan uji coba dalam skala yang lebih luas untuk meningkatkan generalisasi temuan dan mengembangkan instrumen yang lebih komprehensif untuk mengukur soft skill secara holistik. 
Pembelajaran Abad 21 Dan Penerapannya di Indonesia Edi Syahputra
Journal of Information System and Education Development Vol. 2 No. 4 (2024): Journal of Information System and Education Development
Publisher : Manna wa Salwa Foundation (Yayasan Manna wa Salwa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62386/jised.v2i4.104

Abstract

Belajar merupakan sesuatu yang hakiki dan merupakan kebutuhan mendasar setiap orang. Banyak teori yang sudah dan sedang berkembang saat ini yang menjelaskan hakikat belajar. Salah seorang diantaranya adalah yang pada intinya menyatakan bahwa belajar merupakan proses perubahan dalam pikiran dan karakter intelektual setiap orang. Proses perubahan dalam pikiran dan perubahan karakter ini merupakan indikator utama seseorang telah melakukan proses belajar. Pembelajaran merupakan proses memfasilitasi agar individu dapat belajar. Sedangkan menyatakan bahwa pembelajaran secara sederhana dapat diartikan sebagai sebuah usaha mempengaruhi emosi, intelektual, dan spiritual seseorang agar mau belajar dengan kehendaknya sendiri Jurnal ini bertujuan menguraikan pentingnya merubah paradikma pembelajaran pada abad 21. Pembelajaran di abad 21 harus dapat mempersiapkan generasi manusia Indonesia menyongsong kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam kehidupan bermasyarakat. Implikasi pada pembelajaran di sekolah-sekolah di Indonesia mengharuskan semua stageholder pendidikan harus menguasai ICT literacy skill. Guru, siswa, bahkan orangtua siswa harus melek teknologi dan media komunikasi, dapat melakukan komunikasi yang efektif, berpikir kritis, dapat memecahkan masalah dan bisa berkolaborasi. Model pembelajaran akan bergeser secara signifikan kearah penerapan teknologi digital. Literacy ICT di sekolah-sekolah di Indonesia harus ditingkatkan secara merata sehingga gap antara sekolah di pedesaan dan perkotaan semakin sempit. Ini semua menghendaki kerja keras dan kerja cerdas semua stageholder pendidikan di Indonesia.
Co-Authors Abdul Hamid Aburizal Bakri Ade Siti Rahma Adis Arivia Dewi Br Ginting Ahmad Darmawan Ahyaningsih, Faiz . Angel Claudia Situmeang Anggita Ulan Nasution Anita Yus Anjeli Malika Devani Tarigan Ara Yustiana Asmin Panjaitan Baihaqi Siddik Lubis Bornok Sinaga Cici Puspaningrum Diah Ayu Pertiwi Dian Armanto Dian Armanto Diana Astria Gultom Diana Sister E. Elvis Napitupulu Edy Surya Eko Febri Syahputra Siregar Elmanani Simamora Elvis Napitupulu Faizah Ibrahim Bakoban Fazrina Saumi Fitri Mustika Arnis Hasratuddin Siregar Hermawan Syahputra Humuntal Banjarnahor Indah Purnama Sari Indriani Tutuarima Irvan, Irvan Ismail Hanif Batubara Izwita Dewi Khalishah Qatrunnada Kiki Franselaa KMS M. Amin Fauzi KMS. M. Amin Fauzi Kms. Muhammad Amin Fauzi Lisa Lisa M. Amin Fauzi M. Rezeki Muamar Maryunah Maryunah Maulida Hafni Maulida Hafni Mega Sari Lingga Meli Rama Yunita Miftahul Jannah Minda Uba Manora Siregar Mulyono Mulyono mulyono mulyono Nailul Himmi Hasibuan, Nailul Himmi Nanda Nasiya Siregar Nerli Khairani Novia Eka Fitri Novia Eka Putri Nur Rahmi Rizqi Putri Andini Putri, Jihan Hidayah Qurratu Ainin Rahmadeni Harahap Rahmi Hayati Rahmi Ramadhani Raja Maisyarah Ratu N. Perangin-angin Riski Sahrida Nasution Rismalyah Manalu Sahat Saragih Sapta, Andy Shulha Kynanda Putri Siti Asfiranna Sari Siti Asfiranna Sari Dalimunthe Sity Syafriyany Lubis Sri Ayu Azriati Sriadhi Sriadhi Sumarno . Syamsah Fitri Syuhada Sitompul Wirdayahni Siregar Yuli Ragelia Sinaga Yulinar Lumban Gaol Yumira Simamora Zulfi Amri