p-Index From 2021 - 2026
13.378
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Metode HIRARC untuk Menunjang Implementasi Budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Dan Rajin) Pada Area Kerja Fabrikasi: (Studi Kasus: PT Ravana Jaya) Muhammad Ibnu Khizmi; Akhmad Wasiur Rizqi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. I (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1437

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di area fabrikasi PT Ravana Jaya menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC), serta menyusun rekomendasi pengendalian berbasis budaya kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) yang terintegrasi dengan tingkat risiko. Penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi literatur. Penilaian risiko mengacu pada standar AS/NZS 4360:1999 dengan mempertimbangkan parameter likelihood dan severity. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari sembilan aktivitas kerja yang diidentifikasi, terdapat tujuh aktivitas dengan tingkat risiko tinggi, yaitu proses cutting gas, drilling (magnetic bor dan punching), assembly, serta pengelasan MIG dan las stik portable. Risiko tinggi dipengaruhi tidak hanya oleh bahaya teknis mesin, listrik, dan panas, tetapi juga oleh faktor housekeeping yang kurang baik, rendahnya kepatuhan terhadap SOP dan penggunaan alat pelindung diri, serta perawatan peralatan yang belum optimal. Integrasi HIRARC dan 5R memberikan pendekatan pengendalian risiko yang lebih komprehensif, di mana HIRARC berfungsi sebagai alat prioritisasi risiko, sedangkan 5R berperan sebagai pengendalian berbasis perilaku dan lingkungan kerja. Pendekatan ini menghasilkan rekomendasi perbaikan yang aplikatif dan berpotensi menurunkan risiko kecelakaan kerja secara berkelanjutan.
Evaluasi Kesesuaian Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Berdasarkan ISO 45001:2018 Menggunakan Metode Gap Analysis dan PDCA : (Studi kasus: PT Swabina Gatra) Muhammad Hafidz Bahaudin; Akhmad Wasiur Rizqi; Purwanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 3 No. I (2024): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di PT Swabina Gatra berdasarkan standar internasional ISO 45001:2018. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya kesenjangan praktis antara prosedur formal perusahaan dan implementasinya di lapangan yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan pihak manajemen HSE serta pekerja produksi. Instrumen evaluasi menggunakan checklist standar yang mencakup 26 subklausul ISO 45001:2018 untuk mengidentifikasi gap secara sistematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa PT Swabina Gatra mencapai tingkat kesesuaian sebesar 73%, yang termasuk dalam kategori cukup baik. Namun, masih ditemukan celah sebesar 27% pada tujuh klausul utama, seperti konteks organisasi, kebijakan K3, identifikasi bahaya, kompetensi, komunikasi internal dan eksternal, serta tindakan perbaikan. Temuan tersebut diintegrasikan ke dalam model perbaikan berkelanjutan berbasis siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA). Simpulan penelitian menegaskan bahwa meskipun organisasi memiliki landasan implementasi yang kuat, penguatan koordinasi antarunit dan standardisasi prosedur investigasi insiden sangat diperlukan untuk mencapai kepatuhan standar yang menyeluruh serta menjamin lingkungan kerja yang aman secara berkelanjutan.
Analisis Risiko Produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Menggunakan Metode House Of Risk (HOR) Pada Kemasan Cup 240 ml Dan Botol 600 ml Muhammad Maulana Abim Al Iskhaqi; Akhmad Wasiur Rizqi; Purwanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber risiko yang menyebabkan terjadinya kecacatan produk serta menentukan prioritas strategi mitigasi pada proses produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di PT XYZ dengan menggunakan metode House of Risk (HOR). Fokus penelitian meliputi produk kemasan cup 240 ml dan botol 600 ml yang masih mengalami berbagai jenis defect, seperti lid tidak presisi, cup ganda, kebocoran cup, botol penyok, botol bocor, dan tutup tidak sesuai. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner untuk menilai tingkat severity dan occurrence. Hasil analisis HOR fase 1 menunjukkan adanya 6 risk event dan 12 risk agent, dengan nilai Aggregate Risk Potential (ARP) tertinggi pada A12 (botol tipis dan deform), diikuti oleh A2 dan A9 sebagai prioritas utama. Pada HOR fase 2, strategi mitigasi PA6 memiliki nilai Effectiveness to Difficulty Ratio (ETD) tertinggi sehingga menjadi alternatif paling efektif untuk diterapkan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengendalian kualitas yang difokuskan pada sumber risiko utama mampu menurunkan tingkat kecacatan dan meningkatkan kualitas produk secara keseluruhan.
Analisis Postur Kerja Teknisi Air Conditioner (AC) Menggunakan Metode REBA dan RULA untuk Mengidentifikasi Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs): (Studi Kasus : PT. Swabina Gatra) Bisma Pratama Putra Fahnury; Akhmad Wasiur Rizqi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1770

Abstract

Pekerjaan teknisi Air Conditioner (AC) memiliki tingkat risiko ergonomi yang cukup tinggi karena sering melibatkan posisi kerja yang tidak nyaman, seperti membungkuk, berjongkok, maupun bekerja pada ketinggian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat risiko ergonomi dalam aktivitas kerja teknisi AC dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Rapid Upper Limb Assessment (RULA), serta menyusun rekomendasi perbaikan guna menekan potensi terjadinya gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs). Objek penelitian meliputi empat aktivitas utama, yaitu perbaikan unit outdoor AC, cleaning indoor AC, cleaning outdoor AC, dan pengisian freon AC, dengan metode observasi langsung terhadap postur kerja teknisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas perbaikan unit outdoor dan cleaning indoor AC memiliki tingkat risiko tinggi hingga sangat tinggi dengan skor REBA 9 dan RULA 7, sedangkan cleaning outdoor AC memiliki risiko tinggi dengan skor REBA 8 dan RULA 6. Aktivitas pengisian freon AC memiliki risiko sedang dengan skor REBA 7 dan RULA 5. Tingginya risiko dipengaruhi oleh postur kerja tidak ergonomis, durasi kerja statis, serta keterbatasan alat bantu kerja. Rekomendasi perbaikan meliputi perbaikan teknik melalui penggunaan alat bantu ergonomis, perbaikan administratif berupa pengaturan waktu kerja dan SOP, serta peningkatan kesadaran pekerja melalui pelatihan ergonomi. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan mampu mengurangi tingkat risiko ergonomi sekaligus meningkatkan kenyamanan dalam bekerja.
Analisis Potensi Bahaya Kerja pada Proyek Rehabilitas NPK 3 Dinding menggunakan JSA dan HIRA Friscilla Diva Christy Indriarko; Akhmad Wasiur Rizqi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.1986

Abstract

Pekerjaan rehabilitasi dinding pada Unit NPK 3 melibatkan rangkaian aktivitas berisiko tinggi, mulai dari persiapan material, pemotongan, pengeboran, dan fabrikasi, sandblasting dan painting, pemasangan scaffolding, pembongkaran dan pemasangan dinding, hingga pembongkaran scaffolding. Setiap tahapan pekerjaan tersebut berpotensi menimbulkan bahaya kerja yang dapat mengakibatkan kecelakaan apabila tidak dikendalikan secara sistematis. Penelitian Ini ditujukan untuk mengenali potensi bahaya serta mengukur tingkat risiko pada tiap tahapan paket pekerjaan dengan menerapkan metode Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification Risk Assessment (HIRA), serta merumuskan usulan tindakan pengendalian risiko. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan prosedur keselamatan kerja yang lebih efektif pada proyek sejenis.
Co-Authors - Hidayat Achmad Dani Syahfudin Achmad Dicky Ardianto Achmad Khatammi Ahmad Fauzal Ibnu Amalik Ahmad Fian Mahendra Akhmad Adi Susatyo Akhmad Ghozali Fitrah Ikhsan Akhmad Wahyu Gondho Purnomo Alamul Yaqin Alfin Nurissa'adah Alif Putra Awanda Alyssa Jayne Milla Novita Amalik, Ahmad Fauzal Ibnu Amrillah, Mohammad Suhud Andi Rahmad Rahim Ar Rohman, Muhammad Hafid ardiansyah putra Arif Rachman Awaludin Iqbal Iqbal Bey Robbi Hawad Zainunnushhi Bisma Pratama Putra Fahnury Bustomi, Ali Wafa Zainul Deny Andesta Dhidu Usrin Yadani Dhidu Usrin Yadani Dzakiyah Widyaningrum Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Elly Ismiyah Elly Ismiyah Elly Ismiyah Faizal Amsyari Fakhri Wafiq, Aditya Fath Iqbal Alfarisi Firdaus, Ahmad Mujaki Friscilla Diva Christy Indriarko Fuad, Achmad Nur Gangsar Mulya Sani Haris Setyawan, Eka Harunur Rosyid Hermanto, Muhammad Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Ikhwatun Khasanah Inas Putri Salsabillah Indah Dwi Sefty Indrik Affua Bayu Nirwana Iqbal Putra Ramadhan Khizmi, Muhammad Ibnu Lathif, Muhammad Khalabi M Jufriyanto M. Fauzan Eksando Pramaisyah M.Syafiqul Ma’arif M.Syafiqul Ma’arif Maulan Najib Maulana Aldi Pratama Maulidy, Muhammad Satrio Misbah Miskiyah, Roihatus Moch Nuruddin Moch Nuruddin Moch. Nuruddin Mochamad Mauludin Rizki Mochammad Nuruddin Moh Fahmi Hidayatullah Moh Jufriyanto Moh Nurudddin Moh. Abdurrahman Moh. Dian Kurniawan Moh. Fikri Pratama Moh. Jufriyanto Moh. Jufriyanto Moh. Jufryanto Mohammad Adam Khusen Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Rizal Muhamad Iskhaq Muhamad Nur Afandi Muhammad Abdan Syakuro Billah Muhammad Adi Purwanto Muhammad Ahnaf Faiq Hibatullah Muhammad Dafa Pratama Rahman Muhammad Daffa Ardiansyah Muhammad Dian Kurniawan Muhammad Fahmi Adityah Muhammad Fatikhul Ikhsan Muhammad Hafidz Bahaudin Muhammad Ibnu Khizmi Muhammad Ivan Yudha Rifdhani Muhammad Maulana Abim Al Iskhaqi Muhammad Nurul Fatach Muhammad Satrio Alfariki Muhammad Syafiqul Ma’arif Muhammad Yusuf Bachtiar Muzakiki, Muchamad Abib Nadifa Yusrianafi NAFHANI, MUHAMMAD Natasya Sabrina Al Alifah Nugroho, Rizal Dwi Nur Afni Fakhrudin Ma’ruf Nur Fauziyah Nur Hidayatul Ummah Nur Hidayatul Ummah Nurul Adniyah Pratama, Muhammad Rizky Yoga Pregiwati Pusporini PURWANTO Putri Nur Nabila Rafiq Putra Purnomo Rahmadhani, Muhammad Alfyan Rizqi Reza Izzazulqaq Ricky Darmawan Riski Ardiansyah Risky Akbar Riswan Afandi rizal hadi Rizki Ahmad Prayogi Rozaqi, Gala Arda Fahmi Rozikin, Muhammad Khoiru Rusli Rosyid, Moh Fani Said Salim Dahdah Salman Al Farisy Sandy Cahyo Mahardika Sesilia, Khofidatul Shahrul Zalvanda Soffiana Agustin, Soffiana Sukaris Sukma Dwi Yuliana Sukma Dwi Yuliana Syachputra, Arizal Rizki Syafiqul Ma’arif, Muhammad Teguh Imansyah, Teguh Usrin Yadani, Dhidu Vicky Ahmadi, Muhammad Widianto, Muhammad Reza Widiharti Widiharti Wijaya, Muchammad Sandy Yanuar Pandu Negoro Yudha Adhitya Kurniawan