Claim Missing Document
Check
Articles

Adaptasi Sosial Mahasiswa Etnis Nias pada Masyarakat di Kelurahan Perum Maesa Unima Celian Junia Warni Daeli; Ferdinand Kerebungu; Hamsah Hamsah
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 1 No 4 (2025): (JANUARY) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/0xm3gr17

Abstract

Mahasiswa Etnis Nias ini adalah mahasiswa yang merantau untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi yaitu di Universitas Negeri Manado, mahasiswa Etnis Nias tiba di Manado di hadapkan dengan berbagai perbedaan mulai dari segi bahasa, dan budaya. Mereka juga di tuntut untuk bisa beradaptasi kepada masyarakat lokal yang ada di Manado tepatnya di daerah Minahasa Tondano Selatan. Penelitian ini mengkaji adaptasi mahasiswa Etnis Nias di Kelurahan Perum Maesa Unima untuk memahami proses integrasi mereka dalam lingkungan sosial baru. Fokus penelitian ini adalah pada tantangan yang di hadapi dan strategi yang di terapkan oleh mahasiswa Etnis Nias dalam beradaptasi dengan budaya lokal. Metode penelitian yang di gunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Etnis Nias mengalami berbagai tantangan dalam proses adaptasi sosial mereka di Kelurahan Maesa. Beberapa faktor yang memengaruhi adaptasi sosial termasuk budaya, bahasa, norma-norma sosial, dari lingkungan sekitar. Meskipun menghadapi tantangan tersebut, mahasiswa Nias menunjukkan kemampuan adaptasi yang signifikan melalui strategi-strategi seperti berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan budaya, dan belajar bahasa sehari-hari yang sering di gunakan oleh masyarakat di kelurahan Perum Maesa Unima. Selain itu dukungan dari teman sesama orang Nias dan senior-senior orang Nias yang kuliah di sini juga memainkan peran penting dalam proses adaptasi mahasiswa Etnis Nias, Dimana mereka membantu mengajari Bahasa-bahasa yang tidak di mengerti, mengajari agar bisa berperilaku baik terhadap Masyarakat sekitar dan mengajari agar selalu menghargai budaya yang berbeda.
Peran Arisan Membagun Rumah Bagi Kesejahteraan Masyarakat Desa Lobu Kecamatan Touluaan Kabupaten Minahasa Tenggara Veron Walintukan; Ferdinand Kerebungu; Hamsah Hamsah
Balimau: Jurnal Budaya Lokal Vol. 1 No. 1 (2025): (July) Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan tradisi membagun rumah pada masyarakat Desa Lobu Kecamatan Touluaan Kabupaten Minahasa Tenggara. Arisan bangun rumah adalah suatu bentuk organisasi membagun rumah untuk meringankan beban masyarakat dalam proses pembuatan rumah beton, yang menekankan pada simbolis dan makna budaya gotong royong, tradisi lokal. Permasalahan utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk pelaksanaan organisasi Arisan Membagun Rumah, mulai dari tahapan persiapan, proses, hingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Organisasi Arisan Membagun Rumah ini sangat menguntungkan bagi masyarakat yang bersama-sama dalam organisasi arisan membangun Rumah dimana proses membagun rumah ini dilakukan secara bersama-sama melalu pemasukan tenaga kerja dan bahan bagunan secara mencicil sehingga dapat meringan kan setiap anggota yang ada melalu peraturan anggaran dasar dan saling percaya satu dengan yang lain sehingga organisasi arisan membangun rumah ini masi di lakasanakan sampai saat ini dan memiliki peranan penting dalam memperkuat ikatan sosial serta menjaga identitas tradisi kebudayaan masyarakat Touluaan ditengah arus modernisasi.
Toki Pintu: Upacara Adat Pernikahan pada Masyarakat Tombulu di Desa Kembes Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa Martina Kares; Ferdinand Kerebungu; Hamsah Hamsah
Balimau: Jurnal Budaya Lokal Vol. 1 No. 2 (2025): (November) Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/54qfzc27

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi tradisi upacara pernikahan adat Toki Pintu yang dipraktikkan oleh masyarakat Tombulu di Desa Kembes, Kabupaten Minahasa, dengan penekanan pada aspek pelaksanaan, proses, dan nilai-nilai budaya yang diwariskan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif tahapan upacara Toki Pintu, mengungkap makna simbolis dan signifikansi budaya dalam konteks pernikahan adat masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data mencakup observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan masyarakat, serta dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang mendalam terhadap praktik dan makna dari upacara tradisional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa upacara Toki Pintu tetap dijaga keberlangsungannya dan memiliki peran yang strategis dalam meningkatkan kesatuan sosial serta melestarikan identitas budaya masyarakat Tombulu di tengah era modernisasi. Rekomendasi penelitian melibatkan aspek penting seperti dokumenasi yang berkelanjutan, sosialisasi, dan keterlibatan generasi muda dalam upaya melestarikan tradisi upacara pernikahan adat. Tindakan ini merupakan suatu keharusan guna menjaga warisan budaya lokal dan menjamin kelangsungan praktik kultural yang penting bagi masyarakat Tombulu.
Co-Authors A. Sulu Tangdialla, Helmyani A.R. Umaternate Abdul Rasyid Umaternate Abzan Laebe Afri Rifyanti Mandak Afriono Tagaku Agatha Ladoangin Andreas Dego Anggie R. Wehantow Apeles Lexi Lonto, Apeles Lexi Audrey Runtukahu Ayuni, Ni Made Sari Celian Junia Warni Daeli Dahlia Morina Hutagalung Deehop, Sem Dego, Andreas Dian Kristina Sanusi Dondick Wicaksono Wiroto, Dondick Wicaksono Elpanius Paat Enjelita Mardelin Mangape Eunice Dwi Evania Fernando P.A Runtuwene Gea, Melvin Hariyanti Grace Jenny Soputan Hadad, Mufida hamdi gugule Hamsah Hamsah Hamsah, Hamsah Hutagalung, Dahlia Morina I Wayan Gede Suarjana Iren Mahayani Br Sinuraya Itje Pangkey Juanito Bagit Kartini, Ni Wayan Katudju, Berni Katuuk, Dessy Trully Caterine Lamarisi, Maryam Legoh, Nisyalom Irna Lendo, Nadia D. Lolita Manurung Magdalena Melan Martina Kares maryam lamadirisi Maryam Lamadirisi Meffi Mangangantung Mira Silvana Tampomalu Ni Wayan Kartini Nikita Maria Fenny Sumarauw Nisyalom Irna Legoh Noval Sufriyanto Talani Ofzyah Suliono Pasto Pasto Paulus Robert Tuerah Pelawi, Yessarilla Br Putri Cristina Mariam Pareda Rahmatiah Rahmatiah Rahmawati, Nining rasyid umaternate Rey, Sutrika Risal , Risal Risma Sulle Rivana Noviana Rindengan Sakka, Senden Salem, Veronika E. T. Samponu, Selestina Sampul, Alfarani Sindi Sangputri Sidik Sanita C. Sasea Sanita Sasea Sara Djontar Sasea, Sanita Sefra Yuliana Wungow Selti Astria Mandalahi Sem Deehop Sengkey, Kurnia Simbar, Novhendra Christian Singal, Zoni Henki Siti Fathimah Sumakul, Yulyke E. Suti Sutrisno Lateba Tabolong, Lidya Tagaku, Afriono Talumewo, Tasya P. Taufik Saman Telaumbanua, Rio Ardika Theodorus Pangalila Tumuju, Christalia Berlian Veron Walintukan Veronika E. T. Salem Veronika Salem Veronike E.T Salem Windy Evanjel Runtuwene Yeni T.A. Hutapea Yoseph Daniel Arie Santie Yuner Harimisa Zoni Singal Zulfikar Marsudin