Claim Missing Document
Check
Articles

Interaksi Antara Mahasiswa KKN Dan Masyarakat: Pengaruh Terhadap Budaya Kumawus Desa Mopolo Ferdinand Kerebungu; Sanita C. Sasea; Ni Wayan Kartini; Afriono Tagaku; Putri Cristina Mariam Pareda; Nisyalom Irna Legoh; Juanito Bagit
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 1 (2024): (MARCH) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/jxzgr245

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mengkaji salah satu tradisi yang terdapat pada wilayah minahasa salah satunya di desa mopolo yang diciptakan oleh para leluhur warga setempat. Tulisan ini menyebutkan wacana pelaksanaan serta makna tradisi kumawus bagi keluarga yang berduka di Jemaat GMIM “ Setia suci” Pondang. Awalnya tradisi ini dipegang kendali oleh para leluhur. Tradisi ini dilakukan hari minggu setelah jenazah dimakamkan serta dilaksanakan oleh keluarga yang berduka cita. Pelaksanaan tradisi ini dilaksanakan dalam bentuk ibadah beserta dengan jemaat dan warga setempat dan sehabis itu keluarga yang berduka menjamu para tamu undangan dengan makan bersama kumawus menyimpan aneka macam makna positif bagi keluarga yang berduka cita.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif suatu pendekatan penelitian yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap suatu fenomena sosial atau perilaku insan. Tujuan utama dari metode ini adalah untuk menggali makna, konsep dan konteks yang melibatkan interaksi manusia pada situasi alamiah.
Mengenal Torona Im Papate: Organisasi Sosial Kemasyarakatan di Desa Poopo Fernando P.A Runtuwene; Ferdinand Kerebungu; Sanita Sasea; Ofzyah Suliono; Anggie R. Wehantow; Meffi Mangangantung; Yeni T.A. Hutapea
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 1 (2024): (MARCH) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/j909xf25

Abstract

Penelitian ini mengambil sasaran organisasi sosial kemasyarakatan Torona Im Papate yang ada di desa Poopo. Masyarakat pada umumnya, ketika ada peristiwa duka maka keluarga yang sedang berduka akan banyak melakukan pekerjan dan kesibukan dalam mengurus acara sebelum sampai dengan sesudah pemakaman. Dengan adanya hal tersebut maka dibentuklah organisasi ini. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui tentang organisasi sosial kemasyarakatan Torona Im Papate di desa Poopo Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, subjek dari penelitian ini ialah masyarakat desa Poopo yang merupakan anggota Torona Im Papate. Cara pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa keberadaan organisasi sosial kemasyarakatan yaitu Torona Im Papate ditengah-tengah masyarakat Poopo sangat berdampak positif, dengan adanya TIP maka pekerjaan dari anggota keluarga yang sedang berduka jauh lebih mudah dilaksanakan bersama karena ada yang mengurus dan membantu setiap proses acara mulai dari persiapan di lokasi duka, pelayanan-pelayanan makan dan minum,ibadah, proses pemakaman di lokasi pekuburan sampai dengan acara ibadah syukur Kumawus yang dilaksanakan di hari minggu. Dengan demikian keluarga yang berduka tidak perlu bekerja keras untuk mempersiapkan semuannya.
Kepedulian Sosial Generasi Muda dalam Kehidupan Budaya di Desa Motoling Dua Kecamatan Motoling Kabupaten Minahasa Selatan Eunice Dwi Evania; Ferdinand Kerebungu; Veronike E.T Salem
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 4 (2024): (SEPTEMBER) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/f7azqr90

Abstract

Penelitian ini mengkaji kepedulian sosial generasi muda dalam konteks kehidupan budaya di Desa Motoling Dua, Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan. Fokus penelitian adalah menganalisis dan mendeskripsikan manifestasi kepedulian sosial generasi muda, khususnya dalam praktik gotong royong atau kerja bakti yang merupakan bagian integral dari kehidupan budaya setempat. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif, studi ini berupaya memperoleh pemahaman mendalam tentang fenomena sosial tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi kepedulian sosial masih terpelihara dengan baik di kalangan generasi muda Desa Motoling Dua, terutama dalam pelaksanaan kegiatan gotong royong. Keterlibatan aktif generasi muda dalam kegiatan gotong royong tidak hanya mencerminkan keberlanjutan nilai-nilai budaya lokal, tetapi juga menunjukkan tingkat kepekaan sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar. Hal ini membuktikan bahwa meskipun berada di era modern, generasi muda di Desa Motoling Dua masih memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam kegiatan kolektif yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus melestarikan tradisi budaya gotong royong yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat.
Persepsi Orang Tua Murid tentang Sistem Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 8 Longgar Kabupaten Kepulauan Aru Sara Djontar; Hamdi Gugule; Ferdinand Kerebungu
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 1 (2024): (APRIL) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/whqrg919

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi orang tua tentang sistem pembelajaran di masa pandemi covid-19 pada siswa SMA Negeri 8 Longgar. Penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi da dokumentasi dengan menggunakan metodologi kualitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi orang tua jawaban yang baik adalah mereka dapat berkumpul dengan anak-anak untuk memperkuat ikatan mereka dan secara pribadi memantau anak-anak saat mereka belajar. Orang tua menyatakan keprihatinannya bahwa pembelajaran daring selama wabah Covid-19 berdampak pada kualitas pembelajaran anak-anak mereka. Sementara itu, tanggapan positif anak-anak menunjukkan bahwa pembelajaran daring menyenangkan karena selalu ada yang membantu mereka ketika ada tugas dari guru. Tanggapan negatifnya adalah bahwa siswa berjuang untuk memahami tugas guru. Akibatnya, orang tua harus memberikan dorongan dan perhatian tambahan kepada anak-anak mereka agar kegiatan belajar mereka tetap berjalan dengan lancar meskipun mereka tidak berada di depan pengajar seperti biasanya.
Proses Adaptasi Sosial Mahasiswa Baru Angkatan 2022 Asal Sumatera Utara di Universitas Negeri Manado Lolita Manurung; Ferdinand Kerebungu; Veronike E.T Salem
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 5 (2024): (DECEMBER) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/vwemea69

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui proses transisi adaptasi sosial mahasiswa baru angkatan 2022 asal Sumatera Utara di Universitas Negeri Manado mengkaji proses penyesuaian diri mereka di lingkungan baru dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi saat beradaptasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian adalah mahasiswa baru angkatan 2022 asal Sumatera Utara di Universitas Negeri Manado. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa baru asal Sumatera Utara menghadapi tantangan adaptasi signifikan karena perbedaan budaya dan lingkungan sosial di kampus Unima Tondano. Proses transisi adaptasi meliputi mencari kenalan dan informasi melalui kakak tingkat asal Sumatera Utara berusaha menyesuaikan diri dengan teman-teman berbeda latar belakang membangun kedekatan dan menghargai perbedaan budaya serta mempelajari budaya baru di lingkungan kampus. Strategi penyesuaian diri mencakup mengenali satu sama lain dengan mahasiswa lokal mempelajari kebudayaan setempat dan belajar bahasa Manado yang umum digunakan di kampus. Kendala utama meliputi perbedaan bahasa budaya dan kebiasaan sosial. Mahasiswa berupaya mengatasi tantangan ini untuk mencapai tujuan akademik dan sosial mereka. Penelitian menunjukkan pentingnya kemampuan adaptasi dan dukungan sesama mahasiswa dalam proses transisi ke lingkungan akademik baru. Kesimpulannya meskipun menghadapi berbagai tantangan mahasiswa asal Sumatera Utara mampu mengembangkan strategi adaptasi untuk berintegrasi dengan lingkungan kampus Unima Tondano.
Disorganisasi Keluarga (Studi Pada Keluarga yang Menikah Usia Dini di Desa Lolombulan Makasili Kecamatan Kumelembuai Kabupaten Minahasa Selatan) Sefra Yuliana Wungow; Ferdinand Kerebungu; Yoseph D.A. Santie
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 1 No 1 (2024): (APRIL) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/0patsz36

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini yaitu melihat dan menjelaskan bagaimana disorganisasi keluarga terjadi serta melihat bagaimana pengaruh disorganisasi keluarga pada keluarga-keluarga yang ada di Desa Lolombulan Makasili Kecamatan Kumelembuai Kabupaten Minahasa Selatan. dengan menggunakan metode penelitian kualitatif di mana penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data, wawancara, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala keluarga (suami) yang sudah tidak lagi memenuhi kebutuhan keluarga mereka karena sulitnya mencari pekerjaan apalagi pada masa pandemi, sehingga mengakibatkan perekonomian keluarga yang tidak stabil sehingga terjadi konflik yang mengakibatkan perselingkuhan antara suami dan istri dan menuju pada perceraian. Hal tersebut kemudian membuat anak merasa tertekan dengan adanya berbagai konflik yang terjadi dalam keluarga mereka, anak kemudian mengalami trauma karena konflik tersebut. Karena orang tua sibuk dengan masalah keluarga mereka yang kemudian membuat anak kurang terkontrol baik dalam pendidikan maupun pergaulan anak setiap hari. Anak kemudian mencari kesenangan di luar rumah dengan melakukan hal-hal yang mereka inginkan seperti pergaulan bebas, sex bebas yang membuat anak terjerumus ke dalam pernikahan dini sehingga hamil di luar menikah dikarenakan oleh pergaulan bebas.
Pengaruh Penghasilan Nelayan Pajeko terhadap Pendidikan Anak di Desa Kema III Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara Abzan Laebe; Ferdinand Kerebungu; Hamsah Hamsah
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 1 No 3 (2024): (OCTOBER) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/wf9kbb98

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penghasilan nelayan pajeko terhadap pendidikan anak di desa kema III Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksplanasi kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil pengujian hipotesis penelitian pengaruh penghasilan nelayan pajeko terhadap pendidikan anak di Desa Kema III Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel penghasilan nelayan pajeko (X) berpengaruh terhadap variabel pendidikan anak di Desa Kema III Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara (Y) sedangkan berdasarkan nilai t diketahui nilai t hitung sebesar 43.039 > t tabel 2,048 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel penghasilan nelayan pajeko (X) berpengaruh terhadap pendidikan anak di Desa Kema III Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara (Y). Kesimpulan penelitian yaitu terdapat pengaruh penghasilan nelayan pajeko terhadap pendidikan anak di Desa Kema III Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara.
Solidaritas Sosial Petani Sayur di Kelurahan Rurukan, Lingkungan 1, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon Agatha Ladoangin; Ferdinand Kerebungu; Hamsah Hamsah
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 1 No 4 (2025): (JANUARY) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/fkxxme87

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah solidaritas sosial petani sayuran di kelurahan Rurukan di Lingkungan 1, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon. Dengan fokus penelitian solidaritas sosial petani sayuran dikelurahan Rurukan Kelurahan 1 Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Solidaritas Emile Durkheim (1858). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan mendeskripsikan bentuk solidaritas sosial petani sayuran di Kecamatan Rurukan dilingkungan 1 serta memahami faktor-faktor yang mendukung dan mendukungnya. Proses solidaritas sosial petani sayuran di Kecamatan Rurukan di dilingkungan 1 Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon. Hasil dari penelitian ini adalah komunitas petani sayuran Rurukan di Lingkungan 1 masih merupakan bentuk solidaritas mekanik karena terlihat bahwa solidaritas sosial petani sayuran di Kecamatan Rurukan Lingkungan 1 adalah gotong royong, persatuan, persatuan, gotong royong. sesama, saling membantu, mempunyai rasa kekeluargaan dan kepercayaan antar petani sayur. Faktor pendukung Solidaritas adalah tempat pertukaran pengetahuan tentang cara menanam dan cara pemupukan yang baik dan benar. Faktor penghambat yang dialami kelompok tani sayuran adalah pada hari biasa ada beberapa petani yang tidak bisa berpartisipasi, menggunakan alat yang modern, hubungan internal antar petani, mempekerjakan tenaga kerja.
Adaptasi Sosial Mahasiswa Etnis Nias pada Masyarakat di Kelurahan Perum Maesa Unima Celian Junia Warni Daeli; Ferdinand Kerebungu; Hamsah Hamsah
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 1 No 4 (2025): (JANUARY) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/0xm3gr17

Abstract

Mahasiswa Etnis Nias ini adalah mahasiswa yang merantau untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi yaitu di Universitas Negeri Manado, mahasiswa Etnis Nias tiba di Manado di hadapkan dengan berbagai perbedaan mulai dari segi bahasa, dan budaya. Mereka juga di tuntut untuk bisa beradaptasi kepada masyarakat lokal yang ada di Manado tepatnya di daerah Minahasa Tondano Selatan. Penelitian ini mengkaji adaptasi mahasiswa Etnis Nias di Kelurahan Perum Maesa Unima untuk memahami proses integrasi mereka dalam lingkungan sosial baru. Fokus penelitian ini adalah pada tantangan yang di hadapi dan strategi yang di terapkan oleh mahasiswa Etnis Nias dalam beradaptasi dengan budaya lokal. Metode penelitian yang di gunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Etnis Nias mengalami berbagai tantangan dalam proses adaptasi sosial mereka di Kelurahan Maesa. Beberapa faktor yang memengaruhi adaptasi sosial termasuk budaya, bahasa, norma-norma sosial, dari lingkungan sekitar. Meskipun menghadapi tantangan tersebut, mahasiswa Nias menunjukkan kemampuan adaptasi yang signifikan melalui strategi-strategi seperti berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan budaya, dan belajar bahasa sehari-hari yang sering di gunakan oleh masyarakat di kelurahan Perum Maesa Unima. Selain itu dukungan dari teman sesama orang Nias dan senior-senior orang Nias yang kuliah di sini juga memainkan peran penting dalam proses adaptasi mahasiswa Etnis Nias, Dimana mereka membantu mengajari Bahasa-bahasa yang tidak di mengerti, mengajari agar bisa berperilaku baik terhadap Masyarakat sekitar dan mengajari agar selalu menghargai budaya yang berbeda.
Peran Arisan Membagun Rumah Bagi Kesejahteraan Masyarakat Desa Lobu Kecamatan Touluaan Kabupaten Minahasa Tenggara Walintukan, Veron; Kerebungu, Ferdinand; Hamsah, Hamsah
Balimau: Jurnal Budaya Lokal Vol. 1 No. 1 (2025): (July) Balimau: Jurnal Budaya Lokal
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/bpxky808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan tradisi membagun rumah pada masyarakat Desa Lobu Kecamatan Touluaan Kabupaten Minahasa Tenggara. Arisan bangun rumah adalah suatu bentuk organisasi membagun rumah untuk meringankan beban masyarakat dalam proses pembuatan rumah beton, yang menekankan pada simbolis dan makna budaya gotong royong, tradisi lokal. Permasalahan utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk pelaksanaan organisasi Arisan Membagun Rumah, mulai dari tahapan persiapan, proses, hingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Organisasi Arisan Membagun Rumah ini sangat menguntungkan bagi masyarakat yang bersama-sama dalam organisasi arisan membangun Rumah dimana proses membagun rumah ini dilakukan secara bersama-sama melalu pemasukan tenaga kerja dan bahan bagunan secara mencicil sehingga dapat meringan kan setiap anggota yang ada melalu peraturan anggaran dasar dan saling percaya satu dengan yang lain sehingga organisasi arisan membangun rumah ini masi di lakasanakan sampai saat ini dan memiliki peranan penting dalam memperkuat ikatan sosial serta menjaga identitas tradisi kebudayaan masyarakat Touluaan ditengah arus modernisasi.
Co-Authors A. Sulu Tangdialla, Helmyani A.R. Umaternate Abdul Rasyid Umaternate Abzan Laebe Afri Rifyanti Mandak Afriono Tagaku Agatha Ladoangin Aminah Ruyani Andreas Dego Anggie R. Wehantow Apeles Lexi Lonto Audrey Runtukahu Aurekeren Muntu Ayuni, Ni Made Sari Bunyamin Maftuh Celian Junia Warni Daeli Dahlia Morina Hutagalung Deehop, Sem Dego, Andreas Dian Kristina Sanusi Dondick Wicaksono Wiroto, Dondick Wicaksono Elpanius Paat Enjelita Mardelin Mangape Eunice Dwi Evania Fernando P.A Runtuwene Gea, Melvin Hariyanti Grace Jenny Soputan Hadad, Mufida Hamdan Sakura hamdi gugule Hamsah Hamsah Hamsah, Hamsah Hutagalung, Dahlia Morina I Wayan Gede Suarjana Iren Mahayani Br Sinuraya Itje Pangkey Juanito Bagit Julien Biringan Julien Biringan Junianti Fergina Sahea Kartini, Ni Wayan Katudju, Berni Katuuk, Dessy Trully Caterine Lamarisi, Maryam Legoh, Nisyalom Irna Lendo, Nadia D. Lestari Lestari Lolita Manurung Magdalena Melan Martina Kares maryam lamadirisi Maryam Lamadirisi Meffi Mangangantung Mira Silvana Tampomalu Ni Wayan Kartini Nikita Maria Fenny Sumarauw Nisyalom Irna Legoh Noval Sufriyanto Talani Noviska Veronika Pangalila Ofzyah Suliono Pasto Pasto Paulus Robert Tuerah Pelawi, Yessarilla Br Putri Cristina Mariam Pareda Qurratul Aini Rahmatiah Rahmatiah Rahmawati, Nining rasyid umaternate Recky H.E. Sendouw Regina O. Mokoginta Rey, Sutrika Risal , Risal Risma Sulle Rivana Noviana Rindengan Samponu, Selestina Sampul, Alfarani Sindi Sangputri Sidik Sanita C. Sasea Sanita Sasea Sara Djontar Sasea, Sanita Sefra Yuliana Wungow Selti Astria Mandalahi Sem Deehop Senden Sakka Sengkey, Kurnia Simbar, Novhendra Christian Singal, Zoni Henki Siti Fathimah Siti Fathimah Sumakul, Yulyke E. Suti Sutrisno Lateba Tabolong, Lidya Tagaku, Afriono Talumewo, Tasya P. Taufik Saman Telaumbanua, Rio Ardika Theodorus Pangalila Tumuju, Christalia Berlian Vaykel Marshel Mokobimbing Veronika E. T. Salem Veronika Salem Veronike E.T Salem Vidya Bagit Walintukan, Veron Windy Evanjel Runtuwene Xaverius Erick Lobja Yeni T.A. Hutapea Yoseph Daniel Arie Santie Yuner Harimisa Zoni Singal Zulfikar Marsudin