Articles
Interelasi Antar Anggota Masyarakat di Perumahan Tamara Kecamatan Mapanget Kota Manado
Legoh, Nisyalom Irna;
Kerebungu, Ferdinand;
Sidik, Sangputri
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 2 No. 5 (2025): (JULY) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.64924/xkyqh169
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi Interelasi pada masyarakat di Perumahan Tamara Kecamatan Mapanget Kota Manado. Masalah yang di angkat dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menjelaskan bagaimana interelasi sosial di terbentuk di antara masyarakat di Perumahan Tamara. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa masyarakat di Perumahan Tamara memiliki interelasi yang bersifat Gemeinschaft, dimana kehidupan bersama anggota masyarakat diikat oleh hubungan batin yang murni, alami dan kekal. Anggota masyarakat memiliki kerja sama yang baik satu sama lain dan dilakukan secara sukarela tanpa ada unsur paksaan. Mereka saling mengenal dan menjalin hubungan baik di antara sesama anggota masyarakat.
Pemanfaatan Bantuan Sosial dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Miskin di Kelurahan Kamasi Kecamatan Tomohon Tengah
Sumakul, Yulyke E.;
Kerebungu, Ferdinand;
Salem, Veronika E. T.
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 2 No. 5 (2025): (JULY) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.64924/rjdg0356
Bantuan Sosial merupakan program pemerintah yang bertujuan memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan taraf hidup, dan memberantas kemiskinan di Kelurahan Kamasi, Kecamatan Tomohon Tengah. Penelitian ini mengkaji latar belakang pemanfaatan Bantuan Sosial di wilayah tersebut menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Bantuan Sosial di Kelurahan Kamasi berfokus pada bagaimana keluarga miskin menggunakan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Program ini menjadi upaya penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan meringankan beban keluarga miskin, serta diharapkan dapat menggerakkan ekonomi setempat. Bantuan Sosial tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga diharapkan dapat menjadi katalis untuk peningkatan kualitas hidup jangka panjang bagi penerimanya. Dengan demikian, program ini menjadi instrumen kunci dalam strategi pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Kamasi.
Interaksi Antara Mahasiswa KKN Dan Masyarakat: Pengaruh Terhadap Budaya Kumawus Desa Mopolo
Ferdinand Kerebungu;
Sanita C. Sasea;
Ni Wayan Kartini;
Afriono Tagaku;
Putri Cristina Mariam Pareda;
Nisyalom Irna Legoh;
Juanito Bagit
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 1 (2024): (MARCH) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.64924/jxzgr245
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji salah satu tradisi yang terdapat pada wilayah minahasa salah satunya di desa mopolo yang diciptakan oleh para leluhur warga setempat. Tulisan ini menyebutkan wacana pelaksanaan serta makna tradisi kumawus bagi keluarga yang berduka di Jemaat GMIM “ Setia suci” Pondang. Awalnya tradisi ini dipegang kendali oleh para leluhur. Tradisi ini dilakukan hari minggu setelah jenazah dimakamkan serta dilaksanakan oleh keluarga yang berduka cita. Pelaksanaan tradisi ini dilaksanakan dalam bentuk ibadah beserta dengan jemaat dan warga setempat dan sehabis itu keluarga yang berduka menjamu para tamu undangan dengan makan bersama kumawus menyimpan aneka macam makna positif bagi keluarga yang berduka cita.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif suatu pendekatan penelitian yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap suatu fenomena sosial atau perilaku insan. Tujuan utama dari metode ini adalah untuk menggali makna, konsep dan konteks yang melibatkan interaksi manusia pada situasi alamiah.
Mengenal Torona Im Papate: Organisasi Sosial Kemasyarakatan di Desa Poopo
Fernando P.A Runtuwene;
Ferdinand Kerebungu;
Sanita Sasea;
Ofzyah Suliono;
Anggie R. Wehantow;
Meffi Mangangantung;
Yeni T.A. Hutapea
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 1 (2024): (MARCH) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.64924/j909xf25
Penelitian ini mengambil sasaran organisasi sosial kemasyarakatan Torona Im Papate yang ada di desa Poopo. Masyarakat pada umumnya, ketika ada peristiwa duka maka keluarga yang sedang berduka akan banyak melakukan pekerjan dan kesibukan dalam mengurus acara sebelum sampai dengan sesudah pemakaman. Dengan adanya hal tersebut maka dibentuklah organisasi ini. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui tentang organisasi sosial kemasyarakatan Torona Im Papate di desa Poopo Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, subjek dari penelitian ini ialah masyarakat desa Poopo yang merupakan anggota Torona Im Papate. Cara pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa keberadaan organisasi sosial kemasyarakatan yaitu Torona Im Papate ditengah-tengah masyarakat Poopo sangat berdampak positif, dengan adanya TIP maka pekerjaan dari anggota keluarga yang sedang berduka jauh lebih mudah dilaksanakan bersama karena ada yang mengurus dan membantu setiap proses acara mulai dari persiapan di lokasi duka, pelayanan-pelayanan makan dan minum,ibadah, proses pemakaman di lokasi pekuburan sampai dengan acara ibadah syukur Kumawus yang dilaksanakan di hari minggu. Dengan demikian keluarga yang berduka tidak perlu bekerja keras untuk mempersiapkan semuannya.
Kepedulian Sosial Generasi Muda dalam Kehidupan Budaya di Desa Motoling Dua Kecamatan Motoling Kabupaten Minahasa Selatan
Eunice Dwi Evania;
Ferdinand Kerebungu;
Veronike E.T Salem
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 4 (2024): (SEPTEMBER) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.64924/f7azqr90
Penelitian ini mengkaji kepedulian sosial generasi muda dalam konteks kehidupan budaya di Desa Motoling Dua, Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan. Fokus penelitian adalah menganalisis dan mendeskripsikan manifestasi kepedulian sosial generasi muda, khususnya dalam praktik gotong royong atau kerja bakti yang merupakan bagian integral dari kehidupan budaya setempat. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif, studi ini berupaya memperoleh pemahaman mendalam tentang fenomena sosial tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi kepedulian sosial masih terpelihara dengan baik di kalangan generasi muda Desa Motoling Dua, terutama dalam pelaksanaan kegiatan gotong royong. Keterlibatan aktif generasi muda dalam kegiatan gotong royong tidak hanya mencerminkan keberlanjutan nilai-nilai budaya lokal, tetapi juga menunjukkan tingkat kepekaan sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar. Hal ini membuktikan bahwa meskipun berada di era modern, generasi muda di Desa Motoling Dua masih memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam kegiatan kolektif yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus melestarikan tradisi budaya gotong royong yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat.
Persepsi Orang Tua Murid tentang Sistem Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 di SMA Negeri 8 Longgar Kabupaten Kepulauan Aru
Sara Djontar;
Hamdi Gugule;
Ferdinand Kerebungu
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 1 (2024): (APRIL) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.64924/whqrg919
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi orang tua tentang sistem pembelajaran di masa pandemi covid-19 pada siswa SMA Negeri 8 Longgar. Penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi da dokumentasi dengan menggunakan metodologi kualitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi orang tua jawaban yang baik adalah mereka dapat berkumpul dengan anak-anak untuk memperkuat ikatan mereka dan secara pribadi memantau anak-anak saat mereka belajar. Orang tua menyatakan keprihatinannya bahwa pembelajaran daring selama wabah Covid-19 berdampak pada kualitas pembelajaran anak-anak mereka. Sementara itu, tanggapan positif anak-anak menunjukkan bahwa pembelajaran daring menyenangkan karena selalu ada yang membantu mereka ketika ada tugas dari guru. Tanggapan negatifnya adalah bahwa siswa berjuang untuk memahami tugas guru. Akibatnya, orang tua harus memberikan dorongan dan perhatian tambahan kepada anak-anak mereka agar kegiatan belajar mereka tetap berjalan dengan lancar meskipun mereka tidak berada di depan pengajar seperti biasanya.
Proses Adaptasi Sosial Mahasiswa Baru Angkatan 2022 Asal Sumatera Utara di Universitas Negeri Manado
Lolita Manurung;
Ferdinand Kerebungu;
Veronike E.T Salem
NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN Vol 1 No 5 (2024): (DECEMBER) NALURI EDUKASI JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.64924/vwemea69
Penelitian ini bertujuan mengetahui proses transisi adaptasi sosial mahasiswa baru angkatan 2022 asal Sumatera Utara di Universitas Negeri Manado mengkaji proses penyesuaian diri mereka di lingkungan baru dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi saat beradaptasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian adalah mahasiswa baru angkatan 2022 asal Sumatera Utara di Universitas Negeri Manado. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa baru asal Sumatera Utara menghadapi tantangan adaptasi signifikan karena perbedaan budaya dan lingkungan sosial di kampus Unima Tondano. Proses transisi adaptasi meliputi mencari kenalan dan informasi melalui kakak tingkat asal Sumatera Utara berusaha menyesuaikan diri dengan teman-teman berbeda latar belakang membangun kedekatan dan menghargai perbedaan budaya serta mempelajari budaya baru di lingkungan kampus. Strategi penyesuaian diri mencakup mengenali satu sama lain dengan mahasiswa lokal mempelajari kebudayaan setempat dan belajar bahasa Manado yang umum digunakan di kampus. Kendala utama meliputi perbedaan bahasa budaya dan kebiasaan sosial. Mahasiswa berupaya mengatasi tantangan ini untuk mencapai tujuan akademik dan sosial mereka. Penelitian menunjukkan pentingnya kemampuan adaptasi dan dukungan sesama mahasiswa dalam proses transisi ke lingkungan akademik baru. Kesimpulannya meskipun menghadapi berbagai tantangan mahasiswa asal Sumatera Utara mampu mengembangkan strategi adaptasi untuk berintegrasi dengan lingkungan kampus Unima Tondano.
Disorganisasi Keluarga (Studi Pada Keluarga yang Menikah Usia Dini di Desa Lolombulan Makasili Kecamatan Kumelembuai Kabupaten Minahasa Selatan)
Sefra Yuliana Wungow;
Ferdinand Kerebungu;
Yoseph D.A. Santie
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 1 No 1 (2024): (APRIL) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.64924/0patsz36
Tujuan utama dari penelitian ini yaitu melihat dan menjelaskan bagaimana disorganisasi keluarga terjadi serta melihat bagaimana pengaruh disorganisasi keluarga pada keluarga-keluarga yang ada di Desa Lolombulan Makasili Kecamatan Kumelembuai Kabupaten Minahasa Selatan. dengan menggunakan metode penelitian kualitatif di mana penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data, wawancara, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala keluarga (suami) yang sudah tidak lagi memenuhi kebutuhan keluarga mereka karena sulitnya mencari pekerjaan apalagi pada masa pandemi, sehingga mengakibatkan perekonomian keluarga yang tidak stabil sehingga terjadi konflik yang mengakibatkan perselingkuhan antara suami dan istri dan menuju pada perceraian. Hal tersebut kemudian membuat anak merasa tertekan dengan adanya berbagai konflik yang terjadi dalam keluarga mereka, anak kemudian mengalami trauma karena konflik tersebut. Karena orang tua sibuk dengan masalah keluarga mereka yang kemudian membuat anak kurang terkontrol baik dalam pendidikan maupun pergaulan anak setiap hari. Anak kemudian mencari kesenangan di luar rumah dengan melakukan hal-hal yang mereka inginkan seperti pergaulan bebas, sex bebas yang membuat anak terjerumus ke dalam pernikahan dini sehingga hamil di luar menikah dikarenakan oleh pergaulan bebas.
Pengaruh Penghasilan Nelayan Pajeko terhadap Pendidikan Anak di Desa Kema III Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara
Abzan Laebe;
Ferdinand Kerebungu;
Hamsah Hamsah
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 1 No 3 (2024): (OCTOBER) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.64924/wf9kbb98
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penghasilan nelayan pajeko terhadap pendidikan anak di desa kema III Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksplanasi kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil pengujian hipotesis penelitian pengaruh penghasilan nelayan pajeko terhadap pendidikan anak di Desa Kema III Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel penghasilan nelayan pajeko (X) berpengaruh terhadap variabel pendidikan anak di Desa Kema III Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara (Y) sedangkan berdasarkan nilai t diketahui nilai t hitung sebesar 43.039 > t tabel 2,048 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel penghasilan nelayan pajeko (X) berpengaruh terhadap pendidikan anak di Desa Kema III Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara (Y). Kesimpulan penelitian yaitu terdapat pengaruh penghasilan nelayan pajeko terhadap pendidikan anak di Desa Kema III Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara.
Solidaritas Sosial Petani Sayur di Kelurahan Rurukan, Lingkungan 1, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon
Agatha Ladoangin;
Ferdinand Kerebungu;
Hamsah Hamsah
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 1 No 4 (2025): (JANUARY) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.64924/fkxxme87
Permasalahan dalam penelitian ini adalah solidaritas sosial petani sayuran di kelurahan Rurukan di Lingkungan 1, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon. Dengan fokus penelitian solidaritas sosial petani sayuran dikelurahan Rurukan Kelurahan 1 Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Solidaritas Emile Durkheim (1858). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan mendeskripsikan bentuk solidaritas sosial petani sayuran di Kecamatan Rurukan dilingkungan 1 serta memahami faktor-faktor yang mendukung dan mendukungnya. Proses solidaritas sosial petani sayuran di Kecamatan Rurukan di dilingkungan 1 Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon. Hasil dari penelitian ini adalah komunitas petani sayuran Rurukan di Lingkungan 1 masih merupakan bentuk solidaritas mekanik karena terlihat bahwa solidaritas sosial petani sayuran di Kecamatan Rurukan Lingkungan 1 adalah gotong royong, persatuan, persatuan, gotong royong. sesama, saling membantu, mempunyai rasa kekeluargaan dan kepercayaan antar petani sayur. Faktor pendukung Solidaritas adalah tempat pertukaran pengetahuan tentang cara menanam dan cara pemupukan yang baik dan benar. Faktor penghambat yang dialami kelompok tani sayuran adalah pada hari biasa ada beberapa petani yang tidak bisa berpartisipasi, menggunakan alat yang modern, hubungan internal antar petani, mempekerjakan tenaga kerja.