Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRLOUGH PADA BERITA GEGARA BANDEL STUDY TOUR SMAN 6 DEPOK BERUJUNG DIAUDIT PEMPROV Padilah, Ai Fitri; Hamdani, Agus
IdeBahasa Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Idebahasa Vol 7 No 1 Juni 2025
Publisher : Asosiasi dosen IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/idebahasa.v7i1.296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kebijakan pelarangan study tour oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam pemberitaan di media massa, yakni Tempo.co, Kompas.com, CNN Indonesia, dan Detik.com. Menggunakan pendekatan analisis wacana kritis dengan model Norman Fairclough, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana media membingkai kebijakan tersebut dan dampaknya terhadap publik. Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing media memberikan penekanan yang berbeda terhadap kebijakan ini. Tempo.co cenderung fokus pada sisi kebijakan dan posisi pemerintah, sementara Kompas.com dan CNN Indonesia memberikan ruang lebih untuk kritik dan reaksi dari pihak sekolah dan masyarakat. Detik.com lebih menekankan latar belakang dan dampak keputusan pencopotan kepala sekolah yang terkait dengan kebijakan tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa media massa memiliki peran yang signifikan dalam membentuk opini publik dengan cara membingkai informasi secara selektif, sehingga mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap kebijakan publik. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran media dalam penyampaian informasi yang objektif dan berimbang guna membantu publik memahami isu-isu kebijakan dengan lebih mendalam.
PENGARUH MODEL MEANINGFUL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) TERHADAP MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI Nuriah, Neneng Siti; Hamdani, Agus; Novita, Lia
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the influence of the Meaningful Instructional Design (MID) model on learning interest and learning outcomes in learning to write poetry in grade X MA IPS Al-Barokah students for the 2022/2023 academic year. This research will be conducted from April 2023 to June 2023 at MA Al-Barokah. The research method used was quasi-expremin with a population of class X IPS MA Al-Barokah, as many as 2 classes with a total of 48 students. To measure students' interest in learning, instruments in the form of learning interest questionnaires totaling 20 questions and observation sheets totaling 15 statements were used. To measure learning outcomes, a test instrument is used in the form of questions in the form of poetry writing tasks, the data analysis technique used with the help of SPSS version 23. Based on the results of data processing from the test results using the Mann_Whitney test, the Asymp.Sig value is obtained. (2-tailed) of 0.000. So it can be concluded that there is an influence of the Meaningful Instructional Design (MID) model on learning interest and learning outcomes in learning to write poetry in Students in Class X MA Al Barokah Malangbong Academic Year 2022-2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Meaningful Instructional Design (MID) terhadap minat belajar dan hasil belajar pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas X MA IPS Al-Barokah tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2023 sampai dengan Juni 2023 di MA Al-Barokah. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-expremin dengan populasi siswa kelas X IPS MA Al-Barokah sebanyak 2 kelas dengan jumlah siswa 48 orang. Untuk mengukur minat belajar siswa digunakan instrumen berupa angket minat belajar berjumlah 20 soal dan lembar observasi berjumlah 15 pernyataan. Untuk mengukur hasil belajar digunakan instrumen tes berupa soal berupa tugas menulis puisi, teknik analisis data dengan bantuan SPSS versi 23. Berdasarkan hasil pengolahan data dari hasil pengujian menggunakan uji Mann_Whitney diperoleh nilai Asymp.Sig. sebesar 0,000. Simpulannya adalah terdapat pengaruh model Meaningful Instructional Design (MID) terhadap minat belajar dan hasil belajar pembelajaran menulis puisi pada Siswa Kelas X MA Al Barokah Malangbong Tahun Pelajaran 2022-2023.
IDEOLOGI MEDIA MASA TERHADAP PEMBERITAAN WANITA (ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS PADA PEMBERITAAN MEDIA INDONESIA) Supendi, Pepen; Hamdani, Agus
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The topic frequently encountered in mass media, both print and digital, is the coverage of violence against women. This research aims to analyze how four online media outlets, namely Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, and Detiksumut, present the representation of women in their news texts, as well as the strategies used to portray victims of sexual violence. The research methodology employed is qualitative discourse analysis based on Sara Mills' approach. The research objects consist of online news articles related to sexual violence against women in the year 2023. The findings reveal that Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, and Detiksumut have not prioritized women in their news texts. They position women as objects, and the authors often adopt a male perspective. In the news coverage of Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, and Detiksumut, the strategies used to depict victims of violence include character portrayal, focalization, and schemata. Tribunnews.com still reflects the general patriarchal cultural image of women.Topik yang sering ditemui di media massa, baik cetak maupun digital, adalah pemberitaan kekerasan terhadap perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana empat media online yaitu Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, dan Detiksumut menampilkan representasi perempuan dalam teks beritanya, serta strategi yang digunakan untuk menggambarkan korban kekerasan seksual. Metodologi penelitian yang digunakan adalah analisis wacana kualitatif berdasarkan pendekatan Sara Mills. Objek penelitiannya adalah artikel berita online terkait kekerasan seksual terhadap perempuan pada tahun 2023. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, dan Detiksumut belum memprioritaskan perempuan dalam teks beritanya. Mereka memposisikan perempuan sebagai objek, dan penulis sering kali mengambil sudut pandang laki-laki. Dalam pemberitaan Tribunnews.com, Okenews, Kompas.com, dan Detiksumut, strategi yang digunakan untuk menggambarkan korban kekerasan antara lain penggambaran tokoh, fokalisasi, dan skema. Tribunnews.com masih mencerminkan gambaran budaya patriarki terhadap perempuan secara umum.Keywords: Sexual Violence, Discourse Analysis, Sara Mills, and Patriarchy
MENGUNGKAP ADANYA MARGINALISASI TERHADAP PERAN WANITA (ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS DALAM MEDIA BERITA) Hafsyah, Ai Siti; Hamdani, Agus
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses the issue of sexual violence experienced by women in online media coverage. A responsible media is capable of presenting information in a balanced manner. Various news articles regarding sexual harassment that often affects women represent them as subjects within a discourse. Currently, the exploitation of women is carried out through more intellectual and visually appealing methods, including rich discourses in mass media. Women in the media context are often placed in visually prominent positions but frequently marginalized in terms of meaning. If this trend continues, it will further reinforce gender disparities between women and men, potentially leading to increased oppression against women. The problem addressed in this research is the discourse analysis using Sara Mills' theory. Sara Mills' discourse theory focuses on feminist discourse, including how women are represented in the news. The research method employed in this study is a literature review. The findings of the research conclude that there is a bias in the representation of women in news texts across different media outlets. Penelitian ini membahas mengenai isu kekerasan seksual yang dialami perempuan dalam pemberitaan media online. Media yang bertanggung jawab adalah media yang mampu menyajikan informasi secara berimbang. Berbagai artikel berita mengenai pelecehan seksual yang sering menimpa perempuan merepresentasikan mereka sebagai subjek dalam sebuah wacana. Saat ini, eksploitasi terhadap perempuan dilakukan melalui cara-cara yang lebih intelektual dan menarik secara visual, termasuk melalui wacana yang kaya di media massa. Perempuan dalam konteks media sering kali ditempatkan pada posisi yang menonjol secara visual, namun seringkali terpinggirkan dari segi makna. Jika tren ini terus berlanjut, hal ini akan semakin memperkuat kesenjangan gender antara perempuan dan laki-laki, yang berpotensi meningkatkan penindasan terhadap perempuan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah analisis wacana dengan menggunakan teori Sara Mills. Teori wacana Sara Mills berfokus pada wacana feminis, termasuk bagaimana perempuan direpresentasikan dalam berita. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Temuan penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat bias dalam representasi perempuan dalam teks berita di berbagai media. Keyword: Discourse Analysis, Sexual Harassment, Sara Mills.
MARGINALISASI PEREMPUAN DIBALIK PERKAWINAN DALAM NOVEL GADIS TANGSI KARYA SUPARTO BRATA Handayani, Berty Sri; Hamdani, Agus
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The novel "Gadis Tangsi" by Suparto Brata serves as the object of research discussing the restriction of women's sexuality through the institution of marriage. In this novel, women's mobility is deliberately limited and created to uphold male dominance. Feminist groups argue that literature effectively portrays and disseminates patriarchal ideologies, with literary interpretations predominantly influenced by the male perspective. Therefore, the "reading as a woman" approach is necessary to deconstruct readings centered on the male view of male-female relationships, particularly within the context of marriage. Through this approach, readers will encounter concrete depictions of women's actual conditions and gain an understanding of their bodily experiences. Ultimately, women who engage in this type of reading will be able to liberate themselves from the constraints that restrict their creativity and transform the existing patriarchal system. Novel “Gadis Tangsi” karya Suparto Brata dijadikan sebagai objek penelitian yang membahas tentang pembatasan seksualitas perempuan melalui institusi perkawinan. Dalam novel ini, mobilitas perempuan sengaja dibatasi dan diciptakan untuk menjunjung dominasi laki-laki. Kelompok feminis berpendapat bahwa sastra secara efektif menggambarkan dan menyebarkan ideologi patriarki, dengan interpretasi sastra yang sebagian besar dipengaruhi oleh perspektif laki-laki. Oleh karena itu, pendekatan “membaca sebagai perempuan” diperlukan untuk mendekonstruksi bacaan yang berpusat pada pandangan laki-laki terhadap hubungan laki-laki dan perempuan, khususnya dalam konteks perkawinan. Melalui pendekatan ini, pembaca akan menemukan gambaran konkrit mengenai kondisi aktual perempuan dan mendapatkan pemahaman tentang pengalaman tubuhnya. Pada akhirnya, perempuan yang terlibat dalam jenis membaca ini akan mampu membebaskan diri dari kendala yang membatasi kreativitas mereka dan mengubah sistem patriarki yang ada.
BERITA PENANGKAPAN SELEBRITI KONTRAVERSIAL NIKITA MIRZANI DI MEDIA ONLINE (Studi Analisis Wacana Kritis Teori Norman Faircloug) Astriyati, Dede; Hamdani, Agus
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mass media is a tool for conveying information, thoughts, and ideas to a wide audience. The information conveyed varies, including news about celebrities' lives in Indonesia. Through critical discourse analysis, it is possible to discover the ideologies present in the news coverage across various media outlets. The purpose of this research is to determine the critical discourse analysis of news articles about the arrest of the Indonesian artist Nikita Mirzani, as published by four online media outlets: Detik.com, Liputan6.com, Tempo.com, and Tribunnews.com. A descriptive method is employed, and the findings are presented qualitatively, using a critical thinking framework and perspective for this study. The theoretical framework employed in this research is Norman Fairclough's three-dimensional model, which consists of microstructural, mesostructural, and macrostructural dimensions. The analysis techniques employed are observation and note-taking. The research process is divided into three stages: data collection, data classification, and data analysis. The data analyzed in this study include the titles and content of news articles regarding the arrest of Indonesian celebrity Nikita Mirzani, as published by the four online media outlets. The results of this research indicate that there are differences in the content of celebrity news articles across the four online media outlets, Detik.com, Liputan6.com, Tempo.com, and Tribunnews.com. Each media outlet presents the same news topic with different framing, according to their respective motivations and ideals.Media massa merupakan alat untuk menyampaikan informasi, pemikiran, dan gagasan kepada khalayak luas. Informasi yang disampaikan beragam, termasuk berita seputar kehidupan selebritis di Indonesia. Melalui analisis wacana kritis, kita dapat mengetahui ideologi-ideologi yang ada dalam pemberitaan di berbagai media. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis wacana kritis artikel berita tentang penangkapan artis Indonesia Nikita Mirzani yang dimuat empat media online: Detik.com, Liputan6.com, Tempo.com, dan Tribunnews.com. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan temuan-temuan yang diperoleh disajikan secara kualitatif dengan menggunakan kerangka berpikir kritis dan perspektif dalam penelitian ini. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah model tiga dimensi Norman Fairclough yang terdiri dari dimensi mikrostruktur, mesostruktur, dan makrostruktur. Teknik analisis yang digunakan adalah observasi dan pencatatan. Proses penelitian dibagi menjadi tiga tahap: pengumpulan data, klasifikasi data, dan analisis data. Data yang dianalisis dalam penelitian ini meliputi judul dan isi artikel berita mengenai penangkapan selebriti Tanah Air Nikita Mirzani yang dimuat oleh empat media online. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan isi artikel berita selebriti di empat media online Detik.com, Liputan6.com, Tempo.com, dan Tribunnews.com. Masing-masing media menyajikan topik pemberitaan yang sama dengan framing yang berbeda-beda, sesuai dengan motivasi dan cita-citanya masing-masing. 
Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk Pada Teks Berita Liputan6.com mengenai Aturan Tilang 2025, STNK Mati 2 Tahun Langsung Disita Gumilar, Ramdan; Hamdani, Agus
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek tekstual dalam analisis wacana kritis menurut Teun A. Van Dijk terkait dengan peraturan tilang 2025, yang menyatakan bahwa STNK yang mati selama 2 tahun langsung disita, sebagaimana dipublikasikan di situs liputan6.com pada 17 Maret 2025. Penelitian ini mengacu pada teori Teun A. Van Dijk yang menjelaskan bahwa pesan dalam teks terdiri dari tiga dimensi, yaitu suprastruktur, makrostruktur, dan mikrostruktur. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui analisis berita yang terdapat di liputan6.com. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur wacana dalam teks terorganisir dengan baik, penggunaan strategi keterlibatan efektif, serta penyajian informasi yang terstruktur jelas secara mikro, yang kesemuanya mendukung keberhasilan teks berita dalam menyampaikan pesan secara efektif. Dengan menggunakan pendekatan analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk, penelitian ini berhasil mengidentifikasi dan mengungkapkan dimensi teks dari berita tentang aturan tilang 2025 yang diterbitkan di liputan6.com.
Analisis Wacana Kritis Theo Van Leeuwen Pada Pemberitaan Penolakan UU TNI Terus Bergulir Lewat Tenda di Gerbang DPR Dalam Detik.Com Edisi 8 April 2025 Mustopa, Endang; Hamdani, Agus
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi aktor sosial dalam berita online mengenai aksi demonstrasi penolakan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang diberitakan oleh Detik.com pada 8 April 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa aktor sosial dalam berita ini direpresentasikan sebagai kelompok kolektif yang damai dan terbuka, namun tetap menunjukkan resistensi terhadap kebijakan negara. Media menggunakan strategi tertentu untuk menampilkan peserta aksi sebagai bagian dari warga sipil yang sah, sekaligus menyamarkan posisi pihak-pihak yang berkuasa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pilihan representasi dalam teks berita tidak netral, melainkan sarat dengan kepentingan ideologis yang membentuk persepsi publik terhadap peristiwa dan pelaku aksi.
Representasi Ideologi dalam Teks Berita: Studi Kasus Ricuh May Day Bandung Melalui Analisis Wacana Roger Fowler Zakiah, Iis; Hamdani, Agus
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19031

Abstract

Bahasa memainkan peranan penting dalam membentuk pemahaman dan respon masyarakat terhadap suatu peristiwa, termasuk dalam konteks media massa yang tidak hanya menyampaikan informasi tetapi juga menyusun narasi dan ideologi tertentu. Penelitian ini bertujuan mengungkap representasi ideologi dalam teks berita berjudul “Aksi Damai May Day di Bandung Tiba-tiba Ricuh Saat Massa Berbaju Hitam Serang Polisi” yang dimuat di Kompas.com, dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) Roger Fowler. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi dan analisis data dilakukan melalui identifikasi kosakata dan tata bahasa untuk melihat bagaimana pelaku dan tindakan dikonstruksi dalam teks. Hasil analisis menunjukkan bahwa teks berita memilih kosakata dan struktur kalimat yang memosisikan aparat kepolisian sebagai penjaga ketertiban, sementara kelompok “massa berbaju hitam” dimarjinalisasi sebagai provokator yang menggambarkan tindakan kekerasan. Kesimpulannya, teks berita tersebut merepresentasikan ideologi yang melegitimasi kekuasaan aparat dan menstereotipkan kelompok tertentu secara negatif, sehingga media massa melalui bahasa dapat mereproduksi ketimpangan kekuasaan dan membentuk persepsi publik terhadap aktor sosial dalam peristiwa konflik.
Analisis Wacana Kritis Kasus Kekerasan Seksual Dokter PPDS di RSHS Bandung: Representasi Pelaku dan Korban dalam Pemberitaan Media Hidayah, Fini; Hamdani, Agus
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi pelaku dan korban dalam pemberitaan kasus kekerasan seksual oleh dokter PPDS di RSHS Bandung melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis model Roger Fowler. Fokus penelitian terletak pada pemberitaan media daring Detiknews mengenai kasus tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data berupa pengkajian kosakata dan tata bahasa pada teks berita. Hasil analisis menunjukkan bahwa media menggunakan kosakata yang secara tegas mengklasifikasikan pelaku dan korban, membatasi identitas korban demi privasi, serta menyeimbangkan narasi kemanusiaan pelaku dengan tuntutan hukum. Penggunaan kata-kata seperti "menyesal" dan "malu" pada pelaku berpotensi mengalihkan fokus dari tindakan kriminal ke aspek psikologis pelaku. Selain itu, penggunaan kalimat pasif dan nominalisasi cenderung mengaburkan peran pelaku dan menjadikan tindakan kekerasan sebagai konsep abstrak yang formal dan legalistik. Marjinalisasi korban melalui anonimisasi identitas juga berdampak pada persepsi publik terhadap korban. Penelitian ini menegaskan bahwa pilihan bahasa dalam pemberitaan tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga membentuk makna, merefleksikan dinamika kekuasaan, dan memengaruhi persepsi masyarakat terhadap isu kekerasan seksual.