Claim Missing Document
Check
Articles

Menyiapkan Wirausaha Muda Perduli Pertanian di Lingkungan SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan Handayani, Leni; Irama, Ova Novi; Wahyuni, Sri; Noviani, Nomi; Habibie, Dian
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i01.913

Abstract

(1) Adanya perubahan pola pikir sehingga meningkatnya kepedulian siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan  pada bidang pertanian (2) Adanya pemahaman siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan terhadap teknologi budidaya pertanian modern yang hemat energi namun sederhana yaitu teknologi pertanian Vertikultur dan Hidroponik (3) Terkelolanya halaman gedung SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan dan sekitar bangunan serta lahan pekarangan melalui budidaya tanaman sayuran hidroponik dan tanaman obat-obatan, (4) Menyiapkan jiwa kewirausahaan siswa SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan sebagai generasi penerus  (5) Meningkatnya kebersihan lingkungan sekolah karena terkelolanya sampah dedaunan dan limbah organik sebagai pupuk organik. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan. Agar proses pelatihan dapat terlaksana dengan baik dan mudah dipahami oleh mitra, maka dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu ceramah, diskusi/tanya jawab, dan praktik langsung serta pendampingan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan bersama dengan kelompok mitra yaitu SMK Swasta Al-Washliyah 3 Medan. Dari kegiatan PKM yang dilakukan oleh tim pelaksana kegiatan PKM UMN Al-Washliyah dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut : Siswa SMK Swasta Al Washliyah 3 Medan yang menjadi Mitra Pengabdian memiliki perubahan pada mind set siswa SMK yaitu sikap peduli pada bidang pertanian khususnya budidaya hidroponik dan siswa dapat membudidayakan berbagai jenis tanaman sayuran pada sistem vertikultur, hidroponik  dan berlatih kewirausahaan sehingga dari kegiatan diharapkan dapat bermanfaat dalam mendukung usaha peningkatan income generating bagi pihak sekolah. Muatan Kewirausahaan dalam lingkup pengajaran di sekolah merupakan hal baru bagi mitra, yaitu SMK Swasta Al Washliyah 3 Medan sehingga memerlukan pendampingan khusus dan lebih intens; Kemauan untuk terus belajar ke jenjang Pendidikan yang lebih tinggi membuat Siswa SMK memilih untuk melanjutkan kuliah setelah lulus studi dan ada juga yang bekerja serta ingin mencoba membuka usaha sendiri.
Peran Bioteknologi Dalam Keterkaitan Berbagai Aspek Bidang Ilmu Pengetahuan Serta Mewujudkan Inovasi dan Kreatifitas di Kalangan Mahasiswa Universitas Harapan Medan Wahyuni, Sri; Noviani, Nomi; Sartika, Anny; Habibie, Dian; Handayani, Leni
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i01.917

Abstract

Bioteknologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang mahluk hidup baik mikroorganisme maupun makroorganisme, perkembangan, pemanfaatan serta keterkaitan bidang ilmu tersebut terhadap ilmu lainnya. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini antara lain 1. Untuk meningkatkan pengetahuan terhadap Konsep Dasar bidang Bioteknologi, 2. Mengetahui Pemanfaatan Bioteknologi dalam Kehidupan Sehari-hari 3. Mengetahui keterkaitan Bidang Bioteknologi dengan ilmu –Ilmu yang lain. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi yaitu dengan memaparkan beberapa materi mengenai Bioteknologi melalui media aplikasi slide persentase. Metode yang kedua yaitu dengan menggunakan metode aplikasi yaitu menjelaskan dan mempraktikkan bentuk Bioteknologi baik modern maupun sederhana. Dari hasil kegiatan PKM diperoleh persentase mitra dari jumlah 100 orang menunjukkan sebanyak 19% (81 orang) responden dari mitra menjawab peran Bioteknologi sebagai bagian konsep dasar pengetahuan dan keterkaitan dengan pengetahuan lainnya dapat dengan mudah dipahami. 20% (80 orang) menyatakan keterkaitan dengan berbagai contoh serta aplikasi Bioteknologi dan penjelasan dari narasumber juga disampaikan dengan baik. Dari aspek berbagai bidang ilmu 20% (80 orang) dapat disampaikan dengan jelas, kemudian 20% (80 orang) peningkatan pengetahuan mitra terhadap pengetahuan baru terhadap bioteknologi dan persentase 21% (79 orang) siswa mengatakan peran manusia dalam bidang Bioteknologi dan sebagai mahluk ciptaan semakin dipahami dalam menjalankan kehidupan. Dari kesimpulan yang diperoleh bahwa rata-rata kegiatan pengenalan Bioteknologi ini sangat bermanfaat serta menambah pengetahuan jika dikaitkan dengan hal yang positif untuk kemajuan pengetahuan, mahluk social serta lingkungan sekitar.
Permen Jelly Mangrove Sebagai Nilai Tambah Buah Mangrove di Desa Bagan Serdang Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Habibie, Dian; Handayani, Leni; Wahyuni, Sri; Noviani, Nomi; Yani, Farida; Hermanto, Bambang; Sugiar, Sugiar; Fadhilah, Dita Deviana
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i07.1519

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah buah mangrove, memberdayakan masyarakat, dan melestarikan lingkungan melalui pengembangan produk permen jelly berbahan dasar buah mangrove. Melalui pelatihan dan pendampingan, masyarakat Desa Bagan Serdang berhasil memproduksi permen jelly buah mangrove yang memiliki cita rasa yang unik dan kaya akan nutrisi. Program ini juga berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang pengolahan pangan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pengembangan produk olahan berbasis sumber daya lokal merupakan salah satu upaya yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melestarikan lingkungan.
Perbandingan Komposisi Proksimat Pada Kedelai Lokal Varietas Wilis dan Kedelai Impor Handayani, Leni; Sari, Masita; Halomoan, Sutan; Nasution, Nurhasanah; Ridwan, Akmal; Purwaningsih, Anggun; Pradana, Angga; Adetrya, Dirga; Fitrya, Annisa; Ardiansyah, Muhammad
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 10 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i10.2734

Abstract

Produksi kedelai lokal varietas wilis menghadapi penurunan signifikan, sedangkan kebutuhan akan kedelai sebagai sumber protein nabati terus meningkat di dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan komposisi proksimat antara kedelai varietas Wilis lokal dan kedelai impor sebagai langkah awal dalam memahami permasalahan produksi dan kualitas kedelai lokal. Uji proksimat dilakukan pada kedelai lokal varietas Wilis dan kedelai impor untuk mengukur kadar air, protein, lemak, abu, dan karbohidrat. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua jenis kedelai tersebut. Hasil Proksimat kedelai lokal varietas wilis dan kedelai impor antara lain kadar air yang tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 10,84% dibandingkan kedelai lokal wiilis yaitu 9,87 %. Kadar protein yang tinggi terdapat pada kedelai lokal wilis yaitu 47,44 % dibanmdinmgkan kedelai impor yaitu 43,43 %. Kadar Lemak yang tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 19,29% dibandingkan kedelai lokal wilis yaitu 17,81%. Kadar abu yang tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 1,92% dibandingkan kedelai lokal yaitu 1.19 %. Kadar karbohidrat yang tinggi terdapat pada kedelai impor 24,52 % dibandingkan kedelai lokal wilis yaitu 23.69%. Direkomendasikan kepada pengusaha olahan kedelai pembuatan tahu dan tempe untuk menggunakan kedelai impor dikarenakan memiliki kandungan protein dan lemak yang tinggi yang dapat menghasilkan tahu dan tempe memiliki kualitas yang baik sehingga lebih menguntungkan. Hasil penelitian ini memberikan gambaran awal mengenai perbedaan komposisi proksimat antara kedelai varietas Wilis lokal dan kedelai impor, yang dapat menjadi dasar untuk lebih lanjut memahami tantangan dalam produksi dan pengolahan kedelai lokal. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang perbedaan ini, dapat diambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kedelai varietas Wilis lokal di masa depan.
Peran Koperasi Pertanian Dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Desa Binjai Bakung Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Handayani, Leni; Tiara, Shita; Gracia, Sarah; Dibisono, M. Yusuf
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 10 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i10.2735

Abstract

Dari sisi manajemen, kelemahan koperasi di pedesaan antara lain: 1) pada penentuan kepengurusan dan manajemen koperasi masih dipengaruhi oleh rasa tenggang rasa sesama masyarakat bukan didasarkan pada kualitas kepemimpinan dan kewirausahaan; 2) budaya manajemen masih bersifat feodalistik paternalistik (pengawasan belum berfungsi).; 4) usaha yang dilakukan tidak fokus, sehingga tingkat profitabilitas koperasi masih rendah. Akibatnya pengembangan aset koperasi sangat lambat dan koperasi sulit untuk berkembang; 5) masih rendahnya kualitas pelayanan koperasi terhadap anggota maupun non anggota. Ini berakibat rendahnya partisipasi anggota terhadap usaha koperasi; 6) masih lemahnya sistem informasi di tingkat koperasi, terutama informasi harga terhadap komoditas pertanian sehingga akses pasar produk pertanian dan produklainnya masih relatif sempit; 7) belum berperannya koperasi sebagai penyalur sarana produksi pertanian di pedesaan dan sebagai penampung hasil produksi pertanian. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan. Agar proses pelatihan dapat terlaksana dengan baik dan mudah dipahami oleh mitra, maka dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu ceramah, diskusi/tanya jawab, dan praktik langsung serta pendampingan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan bersama dengan kelompok mitra yaitu Desa Binjai Bakung Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. Dari kegiatan PKM yang dilakukan oleh tim pelaksana kegiatan PKM UMN Al-Washliyah dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: Masyarakat Desa Binjai Bakung Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang yang menjadi Mitra Pengabdian memiliki perubahan dalam manajemen pengelolaan dan peran koperasi pertanian. Di Desa Binjai Bankung, peran koperasi pertanian sangat krusial dalam meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani. Melalui kerja sama kolektif, koperasi memberikan layanan vital yang meliputi akses ke sumber daya, pelatihan, hingga pasar yang lebih menguntungkan. Menilik manfaatnya yang begitu besar, sudah sewajarnya bagi petani untuk menggali lebih dalam tentang bagaimana koperasi pertanian mampu membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat petani di Desa Binjai Bakung Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang.
KWT Go Digital Tani Go Natural Sinergi Teknologi untuk Penguatan Ekonomi Lokal melalui Inovasi Digital dan Pakan Berbahan Lokal Pakpahan, Sartika; Handayani, Leni; Purwanto, Agung
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i4.1199

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat berjudul KWT Go Digital Tani Go Natural dilaksanakan di Desa Sungai Hijau, Kotawaringin Barat. Pengabdian ini bertujuan menjawab permasalahan prioritas mitra, yaitu Kelompok Tani Lestari Mulya dan Kelompok Wanita Tani KWT Melati untuk meningkatkan produktivitas dan pemasaran produk berbasis teknologi dan inovasi digital yang memanfaatkan sumber daya lokal. Metode pengabdian berupa pelatihan pembuatan pakan ikan berbasis bahan lokal kelakai dan digitalisasi pemasaran melalui website dan media sosial, serta pendampingan manajerial dan teknis oleh dosen dan mahasiswa lintas disiplin. Hasil kegiatan mencakup peningkatan kapasitas produksi dengan indikator keberhasilan 85% dan pemasaran digital dengan indikator 80%, Keterlibatan aktif mahasiswa dari prodi agribisnis, sistem informasi dan rata-rata 120 jam kerja efektif per mahasiswa memberikan kontribusi dalam kegiatan. Program ini berhasil menciptakan peningkatan ekonomi desa, berdaya saing serta berkelanjutan melalui sinergi teknologi serta inovasi digital, dan berdampak untuk masyarakat sekitar.
Pendampingan Kelompok Tani Dalam Pembuatan Pupuk Kompos Dari Limbah Pertanian Untuk Pemulihan Lahan Pasca Banjir di Desa Lubuk Sidup Kabupaten Aceh Tamiang Handayani, Leni; Zulfa, Nabila; Andika, Andika; Tanjung, Sandi Rakaciwi; Taman, Abiyyu Rizkhan; Fahlifi, M. Hadid; Ayundira, Miranda; Irawan, Hayyatu Syifa
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 03 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpmws.v5i03.3285

Abstract

Pendampingan kelompok tani dalam pembuatan pupuk kompos dari limbah pertanian merupakan strategi krusial untuk pemulihan lahan pasca banjir. Banjir sering kali menyebabkan tanah menjadi padat, kehilangan unsur hara (tererosi), dan terinfeksi patogen. Kompos membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kegemburan, serta mengembalikan unsur hara yang hilang. Mengurangi ketergantungan kelompok tani pada pupuk kimia yang mahal. Pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan. Agar proses pelatihan dapat terlaksana dengan baik dan mudah dipahami oleh mitra, maka dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu ceramah, diskusi/tanya jawab, dan praktik langsung serta pendampingan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan bersama dengan kelompok mitra yaitu Kelompok Tani Desa Lubuk Sidup Kecamatan Sekerak Kabupaten Aceh Tamiang. Dari kegiatan Program Mahasiswa Berdampak yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa UMN Al-Washliyah dapat disimpulkan kegiatan program pendampingan dan pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Limbah Pertanian di Desa Lubuk Sidup Kabupaten Aceh Tamiang telah berjalan sesuai dengan perencanaan. Antusiasme warga dalm kegiatan sosialisasi dan pendampingan membuktikan bahwa warga sekitar membutuhkan teknologi pengolahan limbah pertanian untuk dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Program ini berhasil dalam memotifasi warga untuk memanfaatkan limbah pertanian menjadi kompos yang ditujukan prosentase pree- test yang menjawab “Ya” adalah 17,5% dan “Tidak” 82,5%, namun setelah dilakukan kegiatan pendampingan dan pelatihan dalam pembuatan pupuk kompos presentase pada post-test meningkat yaitu dengan jawaban “Ya” 87% sedangkan “Tidak” 13%. Berdasarkan hasil pree-test dan post-test dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pengalaman dan pengetahuan warga dalam pengolahan limbah pertanian sehingga dapat mempercepat pemulihan lahan pertanian pasca banjir.
Pendampingan Kelompok Tani Dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Dari Limbah Pertanian Untuk Pemulihan Lahan Pasca Banjir di Desa Lubuk Sidup Kabupaten Aceh Tamiang Handayani, Leni; Pujiono, Bambang; Munawari, Suci Asri; Magfirah, Ririn; Khadavi, Muammar; Galih, Andhika; Pratiwi, Gya Ananda; Mubarok, Zidan
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 03 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpmws.v5i03.3288

Abstract

Limbah organik yang berasal dari pertanian dengan jumlah yang banyak dapat memberikan dampak negatif, seperti pencemaran lingkungan, kerusakan alam serta menimbulkan penyakit apabila tidak diolah dengan cara yang tepat. Limbah pertanian ini dapat diolah menjadi pupuk organik cair yang dapat dimanfaatkan oleh petani untuk menyuburkan tanah dan tanaman. Pendampingan pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari bahan limbah pertanian kepada kelompok tani Desa Lubuk Sidup dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang pentingnya pengolahan limbah pertanian sehingga selain dapat membantu kesuburan tanah dan peningkatan usaha pertanian, juga dapat membantu perekonomian warga Desa Lubuk Sidup. Pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan. Agar proses pelatihan dapat terlaksana dengan baik dan mudah dipahami oleh mitra, maka dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu ceramah, diskusi/tanya jawab, dan praktik langsung serta pendampingan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan bersama dengan kelompok mitra yaitu Kelompok Tani Desa Lubuk Sidup Kecamatan Sekerak Kabupaten Aceh Tamiang. Dari kegiatan Program Mahasiswa Berdampak yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa UMN Al-Washliyah dapat disimpulkan bahwa kegiatan progam mahasiswa berdampak yang dilakukan kepada kelompok tani Desa Lubuk Sidup mendapatkan hasil yang maksimal. Peserta mampu mengaplikasikan materi yang diberikan pada saat penyuluhan dengan baik dan mendapatkan hasil pupuk organik cair yang diharapkan. Pelatihan pembuatan pupuk organik cair yang memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan yang ada di lokasi mampu memberikan tambahan pengetahuan para peserta bagaimana cara mengolah dan mengaplikasikan hasil pupuk organik cair itu untuk pertumbuhan tanaman. Antusiasme peserta pelatihan terlihat dari diskusi yang sangat aktif dari peserta mulai saat penyuluhan sampai pada praktik pembuatan pupuk organik cair (POC) tersebut. Pelatihan ini mampu memberikan solusi bagi peserta pelatihan bagaimana membuat limbah organik yang ada di lingkungan sekitar menjadi pupuk organik cair (POC) yang bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomis sehingga kedepannya mampu untuk menjadi salah satu penghasilan tambahan. Selain itu, dari pelatihan ini memberikan wawasan yang luas bagi peserta dan memberikan pengetahuan untuk penggunaan pupuk kimia yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sehingga petani yang ada di Desa Lubuk Sidup dapat menghindarinya sehingga lingkungan yang ada di Desa Lubuk Sidup megurangi penggunaan pupuk kimia. Program ini berhasil dalam memotivasi warga untuk memanfaatkan limbah pertanian menjadi kompos yang ditujukan prosentase pre- test yang menjawab “Ya” adalah 29,5% dan “Tidak” 70,5%, namun setelah dilakukan kegiatan pendampingan dan pelatihan dalam pembuatan pupuk organik cair (POC) presentase pada post-test meningkat yaitu dengan jawaban “Ya” 81,5% sedangkan “Tidak” 18,5%. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pengalaman dan pengetahuan warga Desa Lubuk Sidup dalam pengolahan limbah pertanian sehingga dapat mempercepat pemulihan lahan pertanian pasca banjir.
Title Economic Performance and Efficiency of Traditional Milkfish Pond Farming in Coastal Ponds of Sungai Undang Village, Seruyan Regency Leni Handayani; Wahyuni; Sartika Pakpahan; Arizal Nur Hardiansyah
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol. 11 No. 1 (2026): February-April 2026, Saintek, Soial and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala and Collaboration Yayasan Yusda Edu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sejarah.v11i1.442

Abstract

Traditional milkfish pond farming represents and importan livelihood source for coastal communities, however, empirical information regarding income level and business efficiency in low input production systems remains limited. This study aimed to analyze productions cost s, revenue, income and economic efficiency of traditional milkfish farming in Sungai Undang village, Seruyan regency. A quantitatif survey approach was applied to 100 farmers selected using snowball sampling during one production cycle in 2025. Date were analyzed descriptively through the calculation of total cost, total revenue, income and the revenue cost ratio (R/C). The results showed an average production 0f 625 kg per cycle, generating an income of IDR 2.950.000 per cycle and an R/C ratio of 1,23, indicating that the business remains financially feasible with moderate efficiency. Most farmers were classified into feasible categories with limited profit margins. This condition is associated with high stocking density combined with reliance on natura feed, and low input fond management, resulting in suboptimal biological productivity but reduced production costs. These findings highlight  the role of traditional milkfish farming as a relatively stoble income source for coastal households and emphasize the need for improved simple technical management to enhance production performance and economic and efficiency.
PROGRAM EDUKASI DAN INOVASI HIDROPONIK SISTEM AQUAPONIK SEBAGAI PROGRAM KETAHANAN PANGAN DALAM TEKNOLOGI PERTANIAN BERKELANJUTAN DI LINGKUNGAN SMK NEGERI 1 CEMPAGA Junaidi Lubis, Erwin; Handayani, Leni; Nur Hardiansyah, Arizal; Heriyanto, Heriyanto
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 4 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i4.%p

Abstract

Pada program Pengabdian Kepada Masyarakat, hal ini menjadi salah satu tujuan dalam meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat serta siswa-siswi di sekolah SMK Negeri 1 Cempaga dalam program Edukasi Budidaya Hidroponik serta Budidaya Aquaponik. Pemanfaatan lahan sempit yang ada di sekolah SMK Negeri 1 Cempaga serta lahan lainnya menjadikan salah satu solusi serta alternative terkemuka dalam menyediakan cadangan ketahanan pangan yang inovasi serta sehat bagi keluarga. Program ini menjadi solusi dalam menjaga ketahanan pangan berkelanjutan menggunakan teknologi pertanian sistem hidroponik dan aquaponik. Hal ini, untuk mendapatkan sayuran yang sehat serta pengeluaran yang sangat hemat, maka sistem hidroponik. Sistem akuaponik adalah budidaya ikan yang dimana terdapatnya ikan serta tanaman sayuran yang dimana memberikan sirkulasi yang saling memberi keuntungan serta memberikan bakteri alami untuk mengubah kotoran serta sisa pangan ikan menjadi nutrisi tanaman. Dengan kata lain bahwa sistem yang yang terjadi antara ikan serta tanaman dalam siklus yang diberikan agar dapat dimanfaatan secara maksimal. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di Area Sekolah SMK Negeri 1 Cempaga, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Co-Authors Abdul Hafizan Ilmani Adellini, Marcellina Adetrya, Dirga Adrial Falahi Agung Purwanto Aina, N. Akmal Ridwan Ambarwati, Kiki Andika Andika Andriyati, Yuli Angga Pradana Ardany, Merry Arizal Nur Hardiansyah Arumugam, Nalini Ayundira, Miranda Azahra, Nova Bambang Hermanto Bambang Pujiono Darweni, S. Dedi, Ahmad Depi Rusda Dibisono, M. Yusuf Diki Kurniawan Endro Yuwono Erang, Bahalap Ricardo Fadhilah, Dita Deviana Fahlifi, M. Hadid Fitrya, Annisa Galih, Andhika Ghania, Miftahul Gracia, sarah Gusliany, Gusliany Habibie, Dian Halomoan, Sutan HASANAH, SITI NURUL Hayati*, Sari Heriyanto Heriyanto Hidayat, Farhan Husin Iftisar Rozikin Irawan, Doni Irawan, Hayyatu Syifa Iyusnizar, Iyusnizar Julyanto, Leo Jun, Samuel Junaidi Lubis, Erwin Khadavi, Muammar Lastari, Linda Luvita Anggraini M. Gazali Rahman Magfirah, Ririn Maratawan, Guru Masdewani Masitah, Tina Herianty Mazlina, Mazlina Mohd Suhaimi, Nurul Aisyah Binti Mubarok, Zidan Muhammad Ardiansyah Muhammad Ridwan Munawari, Suci Asri Ning Iriyanti Nomi Noviani Nur Hardiansyah, Arizal Nurhasanah Nasution, Nurhasanah Ova Novi Irama Pakpahan, Sartika Pratiwi, Gya Ananda Purwaningsih, Anggun Putra, D.A.W. Reni Reni Rika Fitri Ilvira Rinaldi, Kelvin Rio, A. Riyanti Riyanti Rukmini Rukmini Rustiana Widaryati Sari Hayati Sari, Dwi Novita Sari, Masita Sartika Pakpahan Sartika, Anny Sarumpaet, Irvan Septiani, G. Shita Tiara Sigit Mulyanto Siregar, Rahma Sari Siswanto Siswanto Sitompul, Ralando Sri Murniyanti Sri Wahyuni SUDARMAJI SUDARMAJI Sugiar, Sugiar Suhendra Suhendra Taman, Abiyyu Rizkhan Tampubolon, Lukman Tanjung, Sandi Rakaciwi Wahyudi, Denny Wahyuni wahyuni wahyuni Widodo, Sri Insaf Winarti, Lili Yani, Farida Yuli Andriyati Zulfa, Nabila