Claim Missing Document
Check
Articles

MANAJEMEN RISIKO TEKANAN KERJA PADA OPERATOR CALL CENTER INDOSAT OOREDO Naniek Utami Handayani; Diana Puspita Sari; AAS Manik Mahachandra; Bedietra Adriz Rachmania; Reza Trianto
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.482 KB)

Abstract

Tingginya tingkat stres pada operator call center tinggi, membuat operator tidak betah dengan pekerjaannya, dan menyebabkan tingginya turnover karyawan pada perusahaan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi agen risiko dan membangun mitigasi risiko terhadap tingginya turnover pada call center Indosat Ooredoo yang disebabkan oleh tekanan kerja pada operator call center. Metode yang digunakan adalah risk assesment. Terdapat 15 job stressors pada pekerjaan operator call center. Risiko dievaluasi dengan penyebaran kuisioner untuk menilai tingkat keparahan dan tingkat kejadian dari masing masing job stressors. Teridentifikasi lima job stressors yang paling berat yaitu adanya konflik peran, jam kerja yang tidak fleksibel, posisi kerja statis, komputer yang lemot, dan pelanggan yang marah-marah. Mitigasi risiko terhadap job stressors diusulkan untuk mengurangi tekanan kerja pada operator call center Kata kunci : Job stressors, call center, risiko, turnover
Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kesuksesan UKM Jasa Pelaksana Konstruksi Dalam Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah Baskara Aji Winarno; Hery Suliantoro; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.805 KB)

Abstract

Indonesia sedang gencar melakukan pembangunan untuk mengejar kertinggalan infrastruktur sebagai negara berkembang. Hal ini menjadi peluang bagi kontraktor besar maupun kecil khususnya jasa konstruksi untuk berlomba-lomba mendapatkan suatu proyek pembangunan. Dalam prosesnya, pemerintah mengadakan kegiatan lelang untuk mendapatkan UKM yang berpartisipasi dalam proyek pemerintah tersebut. Dalam proses pelelangan pemerintah banyak faktor hambatan yang diniliai dapat mempengaruhi UKM jasa konstruksi untuk mengikuti dan memenangkan proses pelelangan pemerintah tersebut. Salah satunya adalah lebih dari  50% pelelangan kelas Rp2,5M kebawah tidak dilakukan pelelangan melainkan dengan penunjukkan atau pemilihan langsung sehingga pihak UKM menjadi sulit untuk masuk kedalam proses pengadaan dan pelelangan barang dan jasa pemerintah atau public procurement ini.  Pada penelitian ini akan dibahas mengenai faktor dan hambatan yang mempengaruhi UKM jasa konstruksi untuk masuk kedalam public procurement. Faktor dan hambatan meliputi 2 faktor utama yaitu faktor internal dari sisi UKM dan faktor eksternal dari sisi pemerintah. Metode yang digunakan adalah metode analisis Partial Least Square yaitu melakukan analisis secara statistika deskriptif dan analisis secara kausal yang bertujuan untuk mengetahui apa saja dan seberapa besar pengaruh faktor dan hambatan bagi UMKM untuk masuk kedalam public procurement.  AbstractIndonesia being intensively to catch up with infrastructure development as a developing country. This is an opportunity for large and small contractors, especially construction services to vying for a development project. In the process, the government held the tendering for the SMEs participating in the government project. In the process of auction of government to many obstacles that may affect SMEs rated construction services to participate and win the government tender process. One of them is over 50% of the class auction auction 2,5 billion rupiahs down but not done by appointment or direct elections so that the SMEs be difficult to enter into the process of procurement and tender of goods and services or the government's public procurement. In this study will discuss the factors and constraints affecting construction SMEs to enter into public procurement. Factors and barriers covers two main factors, that is internal factors of the SMEs and external factors from the government side. The method used is Partial Least Square method of analysis that is doing statistical analysis of descriptive and causal analysis that aims to determine whether and how much influence factors and barriers for SMEs to enter into public procurement.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERFORMANSI PROSES KNOWLEDGE TRANSFER (Studi Kasus PT. Ebako Nusantara) Fadhlandi Naufan Zharfano; Naniek Utami Handayani; Ratna Purwaningsih
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.125 KB)

Abstract

Knowledge tranfer di PT Ebako Nusantara tergolong kurang baik dengan banyaknya ditunda penerapan sistem-sistem baru, rendahnya delta kurva belajar, dan rendahnya minat dan kepuasan karyawan terhadap knowledge transfer. Untuk itu diperlukan sebuah analisis untuk mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang menentukan performansi knowledge transfer perusahaan dan cara untuk meningkatkannya. Model yang berisi 10 faktor berpengaruh terhadap knowledge transfer digunakan untuk menjawab kebutuhan perusahaan. Faktor-faktor tersebut ialah ambiguitas, sistematika, kemauan transfer, kapasitas mentransfer, kapasitas penyerapan, mekanisme insentif, budaya, dukungan teknis, kepercayaan, dan jarak pengetahuan. Kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda untuk melihat faktor apa saja yang paling berpengaruh. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor kepercayaan dan dukungan teknis yang paling berpengaruh terhadap performansi knowledge transfer perusahaan.   AbstractKnowledge tranfer in PT Ebako Nusantara pertained less well due to the large number of delayed implementation of the new systems, the low delta learning curve, and low interest and satisfaction of employees towards knowledge transfer. Therefore, it is required an analysis to find out what factors are the most influenting against performance of the knowledge transfer and ways to enhance it. The model containing  10 influencing factors of knowledge transfer is used to answer the needs of the company. Those factors are ambiguity, systematism, transfer willingness, capacity of impartation, capacity of absorption, incentive mechanism, culture, technical support, trust, and knowledge distance. Then, it is analyzed using multiple linear regression analysis to see which factors are the most influential. The results of this study revealed that the trust factor and technical support are the most influential against performance knowledge transfer towards the company.
ANALISIS PEMBOROSAN (WASTE) MATERIAL PADA PROSES PRODUKSI AQUA KEMASAN 240ML DI PT. TIRTA INVESTAMA KLATEN Yulius Pradana Setyawan P; Naniek Utami Handayani; Hery Suliantoro
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.254 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pemborosan paling tinggi yang terjadi pada proses produksi; faktor yang menyebabkan terjadinya pemborosan; dan solusi yang tepat untuk meminimalir pemborosan yang terjadi pada proses produksi Aqua kemasan 240 ml. Pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan LeanSix Sigma (LSS) dengan metode DMAIC atau struktur Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control, yaitu framework untuk memperbaiki proses yang bermasalah. Teknik analisis menggunakan cause effect diagram, diagram SIPOC, FMEA dan FTA. Hasil penelitian menyimpulkan: Pertama, kegagalan produksi cup yang paling tinggi terjadi karena “cacat cup” yang disebabkan faktor penggunaan material aluminium dan mol kotor. Solusinya, ganti material dengan karbon, pemasangan blower, dan membuat SOP. Kedua,  kegagalan pengisian cup yang paling tinggi terjadi karena “LID proses dalam” yang disebabkan faktor setting suhu sealingdisc tidak sesuai, elastisitas LID kurang, dan sensor LID tidak berfungsi. Solusinya, operator lebih teliti, training SDM, dan kalibrasi sensor eye dilakukan setiap minggu. Ketiga, pemborosan tumpahan air saat pengisian cup yang disebabkan bentuk lubang nozzle filling tanpa penampang, sehingga tekanan air pengisian cup terlalu kencang menyebabkan air banyak yang tumpah. Solusinya, mengganti nozzle filling dengan bentuk lubang penampang. Setelah diujicoba, nozzle filling berpenampang tersebut mampu menurunkan tingkat pemborosan tumpahan air secara signifikan. ABSTRACTThis study aims to determine: the highest level of waste that occurs in the production process; factors that causing waste; and the right solution for minimizing waste that occurs in the production process Aqua 240 ml. In this research by using approach Lean Six Sigma (LSS) with the DMAIC method or structure Define, Measure, Analyze, Improve, and Control, the framework to improve the process in question. Cause effect analysis techniques using diagrams, SIPOC, FMEA and FTA. The study result : First, the highest defect rank of   cup production happened because of aluminum material utilization factor and dirt of mould. The solution by replacing alumunium with carbon material, blower installation, and SOP. Second, the highest defect rank  of filling process happened because “inside LID process” due to sealingdisc temperature setting is not appropriate, LID less elasticity, and the malfunction of LID sensor. The solution, operators should give more attention in maintenance, human resources training, and the eye sensor calibration diciplinly done every week. Third, waste of overfill when cup filling process due to the shape of nozzle holes without cross-section, so that the water pressure filling cup too tight causing a lot of water is spilled. The solution by replacing the filling nozzle with a cross-section shape of the hole. Once tested, the new filling nozzle is able to reduce the level of waste water spills significantly.
IMPLEMENTASI SISTEM HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) DAN SISTEM JAMINAN HALAL DI UD BANDENG CITRA SEMARANG Octavia Putri Winey; Haryo Santoso; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.767 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai implementasi Sistem Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dan Sistem Jaminan Halal pada pengolahan ikan bandeng duri lunak di UD Bandeng Citra Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi kesesuaian kondisi existing UD Bandeng Citra Semarang dengan kriteria HACCP dan kriteria Sistem Jaminan Halal. Sifat penelitian ini adalah penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah evaluasi pada UD Bandeng Citra Semarang dengan menggunakan kriteria HACCP ditemukan 6 titik kritis. Evaluasi dengan menerapkan aspek Sistem Jaminan Halal terdapat 5 kriteria yang telah terpenuhi dari 11 kriteria yang ditetapkan. ABSTRACT This study examines the implementation of Hazard Analysis Critical Control Point System (HACCP) and Halal Assurance System on the processing of Bandeng fish in UD Bandeng Citra Semarang. The purpose of this study is to evaluate appropriate existing conditions in UD Bandeng Citra Semarang with the HACCP criteria and Halal Assurance System criteria. This research is a descriptive analysis study with qualitative approach. The method used is case study. The result of this study is evaluation in UD Bandeng Citra Semarang using HACCP criteria found 6 critical points. Evaluation by applying aspect of Halal Assurance System there are 5 criterias that have been fulfilled from the total of 11 criterias.
ANALYSIS SYSTEM QUALITY CONTROL AND CAPABILITY PROCESSE WITH COST PT. INDORAMA SYNTHETICS Tbk Aro Namalo L Raja; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.197 KB)

Abstract

Kualitas suatu produk merupakan hal penting yang diperhatikan dalam menghadapi persaingan global dunia industry, maka dari itu proses produksi sangat mempengaruhi kualitas dari produk yang dihasilkan. Untuk mempertahankan kualitas dari produk maka proses produksi harus dikontrol dalam memenuhi standar kualitas yang dapat diterima konsumen. Dalam produksi benang katun terdapat banyak proses yang dapat dikontrol guna mengahsilkan output benang yang memiliki kualitas yang baik.Pada penelitian ini akan digunakan peta kontrol  dan juga akan meniali kapabilitas PT. Indorama Synthetics tbk dalam memproduksi benang. Dengan nilai reject yang ada akan diketahui analisi kerugian akibat reject yang terjadi pada proses pembuatan benang PT. Indorama Synthetics tbk, serta mengetahui faktor-faktor yang dapat dikontrol dalam menekan angka reject produksi.
OPTIMASI PELAYANAN BONGKAR MUAT BARANG PADA SISTEM ANTRIAN PT HONDA PROSPECT MOTOR DENGAN SINGLE AND MULTI CHANNEL QUEUEING ANALYSIS Heldy Juliana; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.657 KB)

Abstract

Pelaku dunia industri saat ini selalu dituntut untuk bekerja lebih cepat guna memenuhi permintaan pasar dan menghindari kehilangan peluang dalam berbisnis. Untuk mendukung hal tersebut dibutuhkan suatu sistem yang efektif dan efisien. Studi ini meneliti sistem antrian yang ada di area penerimaan barang PT. Honda Prospect Motor untuk optimalisasi jumlah server. Antrian terjadi pada proses loading, yaitu proses pengambilan palet berisi part penyusun mobil dari area receiving ke dalam gudang. Penelitian dilakukan dengan mengambil data kedatangan, data pelayanan dan data biaya. Data yang telah diambil dilakukan perhitungan lalu dianalisis menggunakan pendekatan “Single and Multi Channel Queueing Analysis”. Hasil penelitian menunjukkan jumlah server (forklift) yang optimal dengan tingkat waktu menunggu sebesar 21,23% dan total biaya menunggu Rp 21.584,47. Perusahaan direkomendasikan agar menggunakan 3 forklift untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada sistem antrian proses pemindahan barang  ke dalam gudang.    Abstract The title of this research is Application of Queue Model to Optimize the Performance of Material Receiving Activity in PT Honda Prospect Motor. Industries nowadays are required to work faster in order to meet market demand and avoid lost ground in doing business. To support this we need a system that is effective and efficient. The study examined the queuing system in material receiving area of PT. Honda Prospect Motor to optimize the number of servers. Queues occur in the loading process, the process of taking pallets contained parts of car from receiving area to warehouse. The study was conducted by collecting the data of arrival, service time and cost. Then it will be calculated and analyzed using a "Single and Multi-Channel Queueing Analysis". The results showed the optimal level of waiting time at 21.23% and the total cost of waiting Rp 21,584.47. Company is recommended to use 3 forklifts to improve the service quality of queuing system of moving parts into the warehouse.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proyek Pembangunan Dengan Menggunakan FMEA Dan FTA (Studi Kasus: Hotel Srondol Mixed Used Kota Semarang) Seno Aji Nugroho; Hery Suliantoro; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.104 KB)

Abstract

Proses pembangunan hotel tidak bisa dipisahkan dari keselamatan kerja.. Didapatkan fakta mengenai tidak tercapainya nilai safety performance yang diberikan oleh tim audit pusat akibat risiko kecelakaan kerja yang sering terjadi pada pembangunan hotel Srondol Mixed Used. Metode FMEA digunakan untuk mengetahui risiko terbesar yang ada pada proyek pembangunan hotel Srondol Mixed Used berdasarkan nilai RPN (Risk Priority Number) terbesar. Hal ini disebabkan karena pekerja mengalami tertimpa peralatan dari ketinggian dengan nilai RPN 60 Nilai RPN yang memiliki tinggi selanjutnya yaitu gangguan pernapasan akibat menghirup debu pasir atau semen dengan nilai RPN sebesar 48. Dari seluruh proses kerja, bagian yang memiliki potensi risiko terbesar yaitu pada bagian pemindahan alat berat..  Setelah didapat risiko terbesar berdasar nilai RPN, kemudian dilanjutkan dengan melakukan analisis menggunakan metode Fault Tree Analysis untuk mengetahui akar permasalahan dari terjadinya risiko terbesar tersebut, sehingga diketahui penyebab utama tidak tercapainya nilai safety performance yang ditargetkan tim audit pusat  Berdasarkan hasil perhitungan RPN, didapatkan 3 faktor utama penyebab terjadinya risiko kecelakaan kerja pada proses pembangunan Hotel Semarang Mixed Used yaitu manusia, lingkungan dan peralatan. Usulan perbaikan yang di harapkan mampu mengurangi tingkat risiko kecelakaan kerja dengan membuat SOP untuk proyek tersebut dengan menggunakan Job Safety Analysis yang bertujuan agar selalu melakukan pengecekan dan pengawasan lebih.ABSTRACTWorkplace Accident Risk Analysis In Development Project Using FMEA And FTA (Case Study: Srondol Hotel Mixed Used Semarang City). The process of building the hotel can not be separated from the safety of work .. Obtained the facts about not achieving the safety performance value provided by the central audit team due to the risk of work accidents that often occur in the construction of hotel Mixed Used Srondol. The FMEA method is used to find out the greatest risk of the Srondol Mixed Used hotel development project based on the largest RPN (Risk Priority Number) value. This is due to the workers experiencing stricken equipment from the height with the value of RPN 60 RPN value which has a high following respiratory disturbance due to inhaling dust of sand or cement with RPN value of 48. From all work processes, the part that has the greatest risk is on the transfer heavy equipment .. After obtained the greatest risk based on RPN value, then continued by doing analysis using Fault Tree Analysis method to determine the root of the problem of the occurrence of the greatest risk, so it is known the main cause of not achieving the safety performance targeted by the central audit team Based on the calculation of RPN , got 3 main factors causing the risk of work accident at development process of Hotel Semarang Mixed Used that is human, environment and equipment. Proposed improvements are expected to reduce the level of risk of work accident by making SOP for the project by using Job Safety Analysis which aims to always do more checking and supervision
EVALUASI PENCAHAYAAN, KEBISINGAN, TEMPERATUR, DAN GETARAN PADA LINE 3 PT SOUTH PASIFIC VISCOSE Anindyka Lamhot Edward Manullang; arfan bakhtiar; NANIEK UTAMI HANDAYANI
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.271 KB)

Abstract

Kondisi lingkungan fisik kerja yang masih belum memenuhi tentu akan mempengaruhi seseorang karyawan yang bekerja pada suatu lini produksi. Seseorang karyawan yang bekerja tentu tidak memiliki waktu yang singkat pada lokasi tersebut, bahkan harus setiap hari bekerja pada tempat yang sama dan kurun waktunya lama (8 jam kerja). PT. South Pasific Viscose sudah memperhatikan kesehatan dan keselamatan dalam bekerja dan mengupayakan terjadinya zero accident atau nol kecelakaan kerja, akan tetapi dalam kenyataannya setiap tahun masih tetap terjadi kecelakaan akibat kerja dan penyakit akibat kerja. Upaya yang telah dilakukan PT South Pasific Viscose adalah mewajibkan setiap orang (karyawan, kontraktor, vistior, dll) untuk memakai alat pelindung diri (safety shoes, safety helmet, safety glass), mewajibkan memakai gas masker di area plan. Dari hasil pengukuran kondisi lingkungan fisik kerja pada area line 3 didapatkan hasil yaitu untuk pencahayaan, temperatur dan getaran di beberapa area masih belum memenuhi standar yang telah ditentukan.  Abstract  Physical environmental conditions are still not fulfilled the work would affect an employee who works on a production line. An employee who works certainly do not have a short time at that location, even had every day to work at the same place and time period of time (8 hours). PT. South Pacific Viscose already pay attention to health and safety at work and pursue the zero zero accident or work accident, but in reality still occur every year due to workplace accidents and occupational diseases. Efforts have been made PT South Pacific Viscose is obliging everyone (employees, contractors, vistior, etc.) to wear personal protective equipment (safety shoes, safety helmet, safety glass), obliging wear gas masks in the area plan. From the measurement results of the physical environmental conditions of work in the area of line 3 showed that for lighting, temperature and vibration in some areas are still not meet the standards that have been determined
USULAN PERBAIKAN TATA LETAK PENEMPATAN BAHAN BAKU DI GUDANG MENGGUNAKAN METODE ABC ANALYSIS PADA PT SANDANG ASIA MAJU ABADI SEMARANG Dede Surya Pamungkas; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.989 KB)

Abstract

PT Sandang Asia Maju Abadi (SAMA) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang garmen dengan memproduksi celana jeans. Tujuan dari penelitian ini untuk mengusulkan perbaikan tata letak penempatan barang di gudang bahan baku dengan menggunakan metode ABC analysis. Dalam penerapan tata letak bahan baku PT Sandang Asia Maju Abadi menggunakan penataan similarity. Penataan tersebut kurang sesuai, karena bahan baku yang sering digunakan terletak jauh dari ruang QC & Shorting yang selanjutnya digunakan untuk produksi. Metode ABC Analysis membagi barang menjadi tiga kelompok, yaitu kelas A yang paling dekat dengan akses keluar-masuk, kelas B berada diantara kelas A dan C, sedangkan kelas C berada pada area yang palinh jauh dari akses keluar-masuk. Metode ABC Analysis menjadikan barang-barang yang tingkat pemakainnya tinggi diletakkan dekat dengan tempat pemrosesan selanjutnya yakni ruang QC & Shorting. Hasil dari penerapan metode ABC Analysis ini dapat mengurangi jarak perpindahan operator sampai 483 meter atau 35,11 %.                             Abstract(The Proposed Improvements to The Layout of The Placement In The Warehouse of Raw Material Using ABC Analysis Method In PT. Sandang Asia Maju Abadi). PT Sandang Asia Maju Abadi (SAMA) is a company engaged in the field of the garment with the manufacture of jeans. The purpose of this research was to propose improvements to the layout of the placement of the goods in the warehouse of raw materials by using the ABC method of analysis. In the implementation of the layout of the raw materials of PT Sandang Asia Maju Abadi setup using the similarity. The setup is less appropriate, because the raw materials that is often used is located far away from the room them shorting & QC used for production. The method of ABC Analysis divides items into three groups, namely the class A is closest to the access of transitions, class B between class A and C, while class C is at the most remote area of access of transitions. ABC analysis method of making goods that are of a high level of frequency out placed close to where the next processing room QC & shorting. The result of the application of ABC Analysis method, this can reduce material handling operators up to 483 meters or 35,11%.    
Co-Authors AAS Manik Mahachandra Adyatama, Arga Afdi, Zihramna Afriyanti, Veronica Desy Afrizal Eka Rahmadhika Agus Tri Wibowo Ahmad Ihsani Alam, Sairul Anggun Nindy Fatliana Anindyka Lamhot Edward Manullang Annisa Ratna Hapsari Arfan Bakhtiar Aries Susanty Arjuna Josua Bungaran Sihombing Aro Namalo L Raja Artawidia, I Dewa Putu Aditya Rai Ary Arvianto Asri Rachmawati Bambang Purwanggono Baskara Aji Winarno Bedietra Adriz Rachmania Christiani, Skolastika D. K. Dede Surya Pamungkas Dewi, Nadia Cynthia Diana Puspita Sari Diana Puspita Sari Dyah Aisyah Putri, Dyah Aisyah Dyah Ika Rinawati Dzaky, Jaysyu Muhammad Eldinda Sazida Permatsari, Eldinda Sazida Fachry Abda El Rahman Fadhlandi Naufan Zharfano Ghabyanza Diah Pitaloka Gifari, Akbar Romadhona Haneka Ari Wibowo Haris Mulyono Haryo Santoso Haryo Santoso Haryo Santoso Heldy Juliana Heldy Juliana, Heldy Hermansyah, Muhammad Saddam Akbar Herry Suliantoro Hertanto, Stefanus Kris Heru Prastawa Heru Prastawa Hery Suliantoro Irawan, Dhindi Oxiana Krisnanto Krisnanto Laila Isnaina Fatimah M. Agung Wibowo M. Mujiya Ulkhaq Manik Mahacandra Manik Mahachandra Misykatul Haq Fithriana Mochamad Agung Wibowo Mochammad Agung Wibowo Moh Nur Sholeh Mudinillah, Adam Muhammad Fachrurozi Muhammad Fauzan Marantama Raharjo Munandar, Muhamad Gandhi Aris Nirmalasari, Abra Duhita Noer Abyor Handayani NURUL MIRANDA, NURUL Octavia Putri Winey Oky Kurniawan Ovy Ayuning Nareswari Pangaribuan, Bonita Melinda Pradani, Marta Vianindea Wahyu Pratiwi, Icha Putri Prima Andidya Jati Purnawan Adi W Purnawan Adi Wicaksono Puspitasari, Finatiyani Mei Putra, Aldino Raihansyah Rachmadhani, Almira Puan Rahmad Agustian Tambunan Rahmat, Tri Okta Rajagukguk, Doly Satria Randy Maulana Nasir Rani Rumita Ratna Purwaningsih Rejeki, Putri Agustina Sri Reza Ardiyawan Reza Trianto Saputra, Ihfadz Lucky Alfa Satria, Yoga Satrio Arifianto Seno Aji Nugroho Setyanto, Nugraha Putra Simamora, Sandy J. H. Simon Pieter Hamonangan Singgih Saptadi Sri Hartini Hartini Sri Lestari Sriyanto Sriyanto Stellya Veronica Renaldi Sulardjaka Sulardjaka Susatyo Nugroho W.P. Tri Wibowo, Agus Trianto, Reza Triyono Triyono Ulfa Liani Putri Utaminingsih Linarti, Utaminingsih Yengky Imam Susanto Yengky Imam Susanto Yoel Santo Andrianus Sormin Yulius Pradana Setyawan P Yusuf Widharto Zekben S, Meikel