Claim Missing Document
Check
Articles

PENELITIAN PENAMBAHAN BAHAN ADITIF KAPUR HIDRAT KAPUR PADAM SEBAGAI BAHAN PENGISI FILLER PADA CAMPURAN ASPAL BETON Candra Yulianto; Yosef Cahyo Setianto Purnomo; Ahmad Ridwan; Agata Iwan Candra
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i2.378

Abstract

In the construction of highways, people generally often use concrete asphalt as material for road construction. Asphalt concrete mix (Hotmix) usage in Indonesia from year to year is higher. The coefficient of production of asphalt concrete (hotmix) can be made from locally available materials and has good weather resistance. The purpose of this study is how to influence the addition of extinguished lime to the mixture on asphalt concrete (hotmix) and Know what percentage of the extinguished lime mixture to reach the optimum point of asphalt concrete. From the calculation results it can be concluded from the addition of 5%, 10%, and 15% in the stability value of 778 Kg, 645 Kg, 534 Kg; VIM of 8.17%, 7.51% and 6.85%; VMA of 19.87%, 18.55% and 17.73%; VFB of 58.88%, 56.61% and 54.35%; MQ of 297 Kg / mm, 230 Kg / mm, and 198 Kg / mm.Pada konstruksi jalan raya masyarakat umumnya sering menggunakan Aspal beton sebagai bahan pembuatan konstruksi jalan raya. campuran aspal beton(Hotmix) penggunaannya di Indonesia dari tahun ke tahun makin tinggi. Koefisien produksi aspal beton(hotmix) dapat dibuat dari bahan- bahan lokal yang tersedia dan memiliki ketahanan yang baik terhadap berbagai cuaca. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana pengaruh    penambahan  kapur padam pada bahan campuran  pada  aspal beton(hotmix)  dan Mengetahui  berapa persentase  campuran kapur padam untuk mencapai titik optimum aspal beton. Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan dari penambahan 5%, 10%, dan 15% pada Nilai stabilitas sebesar 778 Kg, 645 Kg, 534 Kg; VIM sebesar 8.17%, 7.51%, dan 6.85%; VMA sebesar 19.87 %, 18.55 %, dan 17.73 %; VFB sebesar 58.88%, 56.61%, dan 54.35%; MQ sebesar 297 Kg/mm, 230 Kg/mm, dan 198 Kg/mm.
STUDI PERENCANAAN STRUKTUR PONDASI TIANG PANCANG GEDUNG FAKULTAS SYARIAH IAIN PONOROGO Lin Sintyawati; Sigit Winarto; Ahmad Ridwan; Agata Iwan Candra
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i2.380

Abstract

The foundation is an important part of a building. In this calculation, I use the Meyerhoff method, and it is based on the results of the analysis of the carrying capacity of a single or group foundation. The results of the loading analysis that occurred in the Islamic Faculty Building IAIN Ponorogo 379,198.5 kg. The results of sondir calculations carried out by hard soil depths reached a depth of 5.8 meters. For the calculation of pile, foundations used a diameter of 40 cm with threaded reinforcement D16 distance 125 with contents of reinforcement 5 and said SAFE. The calculation result of one-way shear force control = 1,085.34 tons> Nominal Shear Force = 348.05 tons is said to be SAFE. The calculation of the Two-Way Shear Force Control = 1,272.45 tons> Nominal Shear Force = 877.91 tons is said to be SAFE. The pile foundation will experience cracks if there is a moment of 58,278,400 tons / m2 <150 tons / m2 maximum allowable moment, and it is said to be SAFE, and the decrease that will occur is 4.644 mm <360 mm, the allowable decrease is said to be SAFE.Pondasi merupakan bagian penting pada suatu bangunan Gedung. Dalam perhitungan ini saya menggunakan metode mayerhoff dan perhitungan berdasarkan hasil analisis daya dukung pondasi tunggal maupun kelompok. Hasil analisis pembebanan yang terjadi pada Gedung Fakultas Syariah IAIN Ponorogo379.198,5 kg. Hasil perhitungan sondir yang dilakukan kedalaman tanah keras mencapai kedalaman 5,8 meter. Perhitungan pondasi tiang pancang mengunakan diameter 40 cm dengan tulangan besi ulir D16 jarak 125 dengan isi 5 tulangan, dan dikatakan AMAN. Hasil Perhitungan Kontrol Gaya Geser Satu Arah = 1.085,34 ton > Gaya Geser Nominal = 348,05 ton dikatakan AMAN. Perhitungan Kontrol Gaya Geser Dua Arah = 1.272,45 ton > Gaya Geser Nominal = 877,91 ton dikatakan AMAN, pondasi tiang pancang tersebut akan mengalami keretakan apabila terjadi momen sebesar 58.278.400 ton/m2 < 150 ton/m2 momen maksimal yang diijinkan dan dikatakan AMAN dan penurunan yang akan terjadi sebesar 4,644 mm < 360 mm penurunan yang diijinkan dan dikatakan AMAN.
STUDI EXPERIMEN KUAT TEKAN BETON DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH KERAMIK DAN BATA MERAH Satria Febby Romaadhoni; Ahmad Ridwan; Sigit Winarto; Agata Iwan Candra
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2019): JUNE
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i1.394

Abstract

Normal concrete sample (1) has a compressive strength of 222.22 kg/cm, normal concrete (2) has a compressive strength of 242.933 kg/cm, concrete using a mixture of ceramic 21% and red brick 7% sample (1) has a compressive strength of 177.911 kg/cm, concrete using a mixture of 21% Ceramics and red brick 7% sample (2) has a compressive strength of 189.777 kg/cm, concrete using a mixture of 10% Ceramics and red brick 4% sample (1) has a compressive strength of 204.667 kg/cm, concrete which uses a mixture of 10% Ceramics and red brick 4% sample (2) has a compressive strength of 137,333 kg/cm. It shows that the compressive strength of concrete decreases from increasing the volume of ceramics because the ceramic surface cannot bind perfectly. The highest K-204,667 with a mixture of 10% ceramics and 4% red brick and 28-day-old concrete, while to reach the K-250, is very far away. Of the 6 samples, the average reached K-195,807.Sampel beton normal (1) memiliki kuat tekan 222,22 kg / cm, beton normal (2) memiliki kuat tekan 242.933 kg / cm, sampel beton menggunakan campuran keramik 21% dan bata merah sampel 7% (1) memiliki kuat tekan 177.911 kg / cm, sampel beton menggunakan campuran keramik 21% dan bata merah 7% (2) memiliki kuat tekan 189.777 kg / cm, sampel beton campuran 10% Keramik dan bata merah 4% (1) kuat tekan 204.667 kg / cm, sampel beton yang menggunakan campuran Keramik 10% dan sampel bata merah 4% (2) memiliki kuat tekan 137.333 kg / cm. Ini menunjukkan bahwa Kuat tekan beton semakin berkurang dari bertambahnya volume keramik, karena permukaan keramik tidak bisa mengikat dengan sempurna. K-204.667 tertinggi dengan campuran 10% keramik dan 4% bata merah serta beton berumur 28 hari, sedangkan untuk mencapai K-250 sangat jauh jauh. Dari 6 sampel tersebut rata-rata mencapai K-195.807.
ANALISIS PERENCANAAN OVERLAY PADA RUAS JALAN CRAKEN-NGULUNGKULON NAMBAK-NGULUNGKULON DENGAN BAHAN ACL PADA STA 0.00-13.345 KECAMATAN MUNJUNGAN KABUPATEN TRENGGALEK Wisnu Arganata; Arthur Daniel Limantara; Yosef Cahyo; Agata Iwan Candra
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2019): JUNE
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i1.404

Abstract

Nowadays, the development of road capacity and vehicle quantity and the lack of optimal traffic infrastructure operations are the main problems in the Nambak-Ngulungkulon Craken-Ngulungkulon road section. This road is the object of observation because the road is an integrated system of the Nambak-Ngulungkulon Craken-Ngulungkulon road network. It is necessary to analyze how the performance and the thickness of the flexible pavement layer needed. To analyze road performance and calculate pavement thickness, the writer uses the Bina Marga 2017 method with ACL material at STA 0.00 - 13,345. The results of the analysis and calculation for the geometric planning of the Nambak-Ngulungkulon  Craken-Ngulungkulon road section obtained the value of surface course with the 2017 Bina Marga method of 13 cm. Overlay work on the planning age is carried out in the 15 the year with an additional layer thickness with the Bina Marga 2017 method of 3 cm. And the traffic growth rate increased by 28.65% for 10 years y.a.d.Saat ini pengembangan kapasitas jalan dan kuantitas kendaraan dan kurangnya operasi infrastruktur lalu lintas yang optimal adalah masalah utama di ruas jalan Nambak-Ngulungkulon Craken-Ngulungkulon. Jalan ini adalah objek pengamatan karena jalan tersebut merupakan sistem yang terintegrasi dari jaringan jalan Nambak-Ngulungkulon Craken-Ngulungkulon. Perlu untuk menganalisis bagaimana kinerja dan ketebalan lapisan perkerasan lentur yang dibutuhkan. Untuk menganalisis kinerja jalan dan menghitung tebal perkerasan, penulis menggunakan metode Bina Marga 2017 dengan material ACL di STA 0,00 - 13,345. Hasil analisis dan perhitungan untuk perencanaan geometrik ruas jalan Nambak-Ngulungkulon Craken-Ngulungkulon diperoleh nilai permukaan jalan dengan metode Bina Marga 2017 13 cm. Pekerjaan overlay pada usia perencanaan dilakukan pada tahun ke-15 dengan tambahan ketebalan lapisan dengan metode Bina Marga 2017 3 cm. Dan tingkat pertumbuhan lalu lintas meningkat sebesar 28,65% selama 10 tahun y.a.d.
PERENCANAAN PONDASI TIANG (Studi Kasus HOTEL MERDEKA TULUNGAGUNG) Rohmat Ilyas Kurniawan; Ahmad Ridwan; Sigit Winarto; Agata Iwan Candra
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2019): JUNE
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i1.406

Abstract

The foundation is a construction at the base of the building, which functions to transmit the load from the top of the building structure to the soil layer at the bottom. The pile type foundation is a foundation that is often planned in such conditions. Therefore it is necessary to calculate incorrectly in foundation planning. The method used is the method of description and observation. From the calculation results, the optimal foundation is obtained using a diameter of 40 cm with screw reinforcement D16 distance 125 with the content of 5 reinforcement. When calculating piles, it is better to use pile group control and lateral force control so that the planned foundation construction is able to support the planned load.Pondasi merupakan suatu konstruksi pada bagian dasar bangunan yang berfungsi meneruskan beban dari bagian atas struktur bangunan ke lapisan tanah yang berada di bagian bawahnya Pondasi jenis tiang merupakan pondasi yang sering kali direncakan pada kondisi yang demikian, maka dari itu perlu perhitungan yang tidak tepat pada perencanaan pondasi, metode yang digunakan ialah metode penjabaran dan pengamatan Dari hasil perhitungan, didapat pondasi yang optimal mengunakan diameter 40 cm dengan tulangan besi ulir D16 jarak 125 dengan isi 5 tulangan. Jika menghitung tiang pancang lebih baik menggunakan kontrol kelompok tiang serta kontrol gaya lateral agar konstruksi pondasi yang direncanakan mampu mundukung beban yang yang di rencanakan.
PENELITIAN PENAMBAHAN BAHAN BATU PADAS PADA CAMPURAN ASPAL BETON Supriadi Supriadi; Yosef Cahyo; Ahmad Ridwan; Agata Iwan Candra
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2019): JUNE
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i1.407

Abstract

Asphalt Concrete (Hotmix) is a mixture of coarse aggregate, fine aggregate and filler (Filler) with asphalt binder in high temperature conditions with the composition studied and regulated by technical specifications. In this study, asphalt concrete mixtures were given materials additional padas. This addition was carried out to study and determine the effect of padas on the asphalt concrete mixture with the addition of 5%, 10%, and 15%. Compressive strength specimens in the form of cylinders with a diameter of 10.09 cm and an average height of 7.8 cm. Testing is done after 2 days. Asphalt with the addition of 5% padas is better able to produce a better value of stability than others. The addition of padas rock produced a strong stability of 5% at 888.0747 kg, 10% at 598,199 kg, 15% at 441,6391 kg. To reach the optimum level, the mixture on concrete asphalt ranges < 5%Aspal Beton (Hotmix) adalah campuran agregat kasar, agregat halus, dan bahan pengisi (Filler) dengan bahan pengikat aspal dalam kondisi suhu tinggi (panas) dengan komposisi yang diteliti dan diatur oleh spesifikasi teknis.. Pada penelitian ini, campuran aspal beton diberi bahan tambahan batu padas. Penambahan ini dilakukan untuk mempelajari dan mengetahui pengaruh batu padas pada campuran aspal beton dengan penambahan 5%, 10%, dan 15%. Benda uji kuat tekan berupa silinder dengan diameter 10,09 cm dan  tinggi rata rata 7,8 cm. Pengujian dilakukan setelah 2 hari. Aspal dengan  penambahan batu padas 5% lebih mampu menghasilkan  nilai stabilitas yang lebih baik dari pada yang lainya. Penambahan batu padas menghasilakan  kuat stabilitas masing masing yaitu 5% sebesar 888.0747 kg, 10% sebesar 598.199 kg, 15% sebesar 441.6391 kg. Untuk mencapai kadar optimum maka campuran padas pada aspal beton berkisar antara < 5%
ANALISA KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL JALAN SIMPANG BRANGGAHAN NGADILUWIH KABUPATEN KEDIRI Aditiya Yayang Nurkafi; Yosef Cahyo; Sigit Winarto; Agata Iwan Candra
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2019): JUNE
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i1.408

Abstract

The development of transportation in the Kediri Regency has an impact on increasing people's daily activities in the transportation sector. So far, the Branggahan Ngadiluwih road section at the crossroads leading to the connecting bridge between Ngadiluwih sub-district and Mojo sub-district, at certain hours, there is often traffic activity due to road performance, which plays an important role in transportation activities. This study aims to determine: the value of capacity (C), degree of saturation (DS), the queue of opportunity (QP), and the value of traffic delay (DT) at the intersection. The method used is data collection based on the MKJI 1997. Based on the results of research and discussion of the performance of the Branggahan Ngadiluwih intersection, the value of the queuing opportunity is between 52.287% - 105.135%, the average value of the delay in traffic exceeds 15 sec / SMP, the value of degrees saturation exceeds the standard, namely 1.136. To reduce the delay that occurs at the intersection. That exceeds the maximum value (> 15 sec / SMP), it is necessary to install a parking restriction and stop at an approach where there is no shoulder for parking, and a traffic light is needed.Perkembangan transportasi dikabupaten kediri berdampak pada meningkatnya aktivitas keseharian masyarakat di bidang transportasi. Sejauh ini pada ruas jalan branggahan ngadiluwih di simpang jalan menuju jembatan penghubung antara kecamatan ngadiluwih dengan kecamatan mojo pada jam tertentu sering terjadi kesibukan lalu lintas karena kinerja jalan yang menjadi peranan penting dalam kegiatan transportasi. Penelitian ini bertujuan  mengetahui: nilai kapasitas (C), derajat kejenuhan (DS), antrian peluang (QP) serta nilai tundaan lalu lintas (DT) pada persimpangan tersebut. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data yang berpedoman pada MKJI 1997. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan kinerja simpang Branggahan Ngadiluwih memiliki nilai peluang antrian disimpang tersebut antara 52,287% - 105,135%, nilai tundaan pada lalu lintas rata-rata melebihi 15 det/smp, nilai derajat kejenuhan melebihi standart yaitu 1,136. Untuk menurunkan tundaan pada simpang yang melebihi nilai maksimum (>15 det/smp) besarnya perlu dipasang larangan parkir dan berhenti di pendekat yang tidak tersedia bahu untuk parkir serta perlu pemasangan lampu lalu lintas (Traffic Light).
PERENCANAAN PONDASI TIANG PANCANG PADA GEDUNG SEKRETARIAT DEWAN DPRD KABUPATEN KEDIRI Dwi Hartanto; Yosef Cahyo S; Sigit Winarto; Agata Iwan Candra
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i2.418

Abstract

The foundation plays a very important role in the construction of a building. In addition as a foundation for the strength of a building construction, the foundation has the role of distributing the burden of the building on it, so that it can be channeled to the soil underneath it well and make the building able to stand firmly. The purpose of this study is to plan the carrying capacity and size and staking of the Kediri DPRD Council Secretariat Building with sondir data. The author uses the method of direct inspection in the field and coordinates with the Planning Consultant and seeks references from several literatures. From the calculation results obtained the total load of life and death on each floor is 684558.8 Kg, 701838.8 Kg, 736398.8 Kg, 736398.8 Kg, total loading (Wt) obtained 2806395.4 Kg, Dimension of pile foundation = 40 cm; depth = 10 meters, with the number of two pieces per Pile Cap, the need for reinforcement on the building foundation is 20575.05 Kg. Pondasi memegang peran yang sangat penting pada konstruksi suatu bangunan.Selain sebagai pijakan kekuatan berdirinya suatu konstruksi bangunan, pondasi berperan mendistribusikan beban bangunan diatasnya, sehingga bisa disalurkan ke lapisan tanah dibawahnya dengan baik dan membuat bangunan mampu berdiri dengan kokoh. Tujuan dari studi ini adalah untuk merencanakan daya dukung serta ukuran dan penulangantiang pancang pada Gedung Sekretariat Dewan DPRD Kabupaten Kediri dengan data sondir. Penulis melakukan metode pemeriksaaan langsung dilapangan serta berkoordinasi dengan pihak Konsultan Perencana dan mencari referensi dari beberapa literatur. Dari hasil perhitungan didapatkan hasil total beban hidup dan mati pada setiap lantai adalah 684558,8 Kg, 701838,8 Kg, 736398,8 Kg, 736398,8 Kg, total Pembebanan (Wt) diperoleh 2806395,4 Kg, Dimensi pondasi tiang pancang = 40 cm ; kedalaman = 10 meter, dengan jumlah dua buah per Pile Cap, kebutuhan tulangan pada pondasi gedung adalah 20575.05 Kg.
PERBANDINGAN KEKUATAN BETON DENGAN CAMPURAN DRAMIX STEEL FIBER DAN TULANGAN WIREMESH PADA RIGID PAVEMENT Two Puji Guntur A; Yosef Cahyo; Sigit Winarto; Agata Iwan Candra
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i2.419

Abstract

Concrete has weaknesses. Namely, it has low tensile strength and is brittle in nature, so that the concrete is given steel reinforcement to anticipate it. In this study, the concrete mixture was added with dramatic steel fiber. This addition was carried out to study and determine the effect of dramatic steel fiber on compressive strength, flexural strength in normal quality concrete with the addition of 0%, 10%, 20%, and 30% in compressive load. Testing is carried out after 28 days. Concrete with the addition of 30% dramatic steel fiber is more capable of producing high compressive strength values than others. The addition of dramatic steel fiber resulted in an average compressive strength of 0%, 29.07 MPa, 10%, 29.33 MPa, 20%, 29.40 MPa, 30%, 29.58 MPa. For concrete flexural strength in beam samples 15/15/60, the highest is in the concrete mixture, and the addition of dramatic steel fiber is 5.44 MPa, higher than the addition of wiremesh m8 reinforcing steel, which is 4.96 MPa. Beton mempunyai kelemahan yaitu mempunyai kuat tarik yang rendah dan bersifat getas (brittle) sehingga beton diberi tulangan baja untuk mengantisipasinya. Pada penelitian ini, campuran beton diberi bahan tambahan dramix steel fiber. Penambahan ini dilakukan untuk mempelajari dan mengetahui pengaruh dramix steel fiber terhadap kuat tekan, kuat lentur pada beton mutu normal dengan penambahan 0%, 10%, 20% dan 30% pada beban tekan. Pengujian dilakukan setelah 28 hari. Beton dengan penambahan dramix steel fiber 30% lebih mampu menghasilkan nilai kuat tekan tinggi dari pada yang lainya. Penambahan dramix steel fiber menghasilakan kuat tekan rata-rata yaitu 0%, 29,07 MPa ,10%, 29,33 MPa, 20%, 29,40 MPa, 30%,29,58 MPa. Untuk kuat lentur beton pada sampel balok 15/15/60 yang paling tinggi yaitu pada campuran beton dan penambahan dramix steel fiber sebesar 5,44 MPa, lebihtinggi dari pada penambahan besi tulangan wiremesh m8 yaitu sebesar 4,96 MPa. 
JOB MIX LASTON (AC-BC) MENGGUNAKAN BUBUK GYPSUM DAN ABU BATA MERAH Moch Aminuddin; Agata Iwan Candra; Yosef Cahyo S
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i2.420

Abstract

In a mixture of laston filler serves as a cavity filler in the mixture, increases stability, and binders concrete asphalt. In this study, researchers used gypsum powder and red brick ash filler instead of cement. This research was conducted to find out how the effect of using gypsum and red brick ash powder as filler in the laston mixture (ac-bc) in terms of Marshall characteristics. Variations in the asphalt content used in the laston mixture in this study were 5%, 5.5%, 6%, 6.5%, and 7% in which each bitumen content was made as many as 3 samples. After doing the Marshall test, it is known that with volumetric and Marshall parameters using 3 samples of each bitumen content, the average results obtained in the calculation: VMA of 17.68%, VIM of 4.46%, VFB of 74.87%, Stability amounting to 1152 kg, Flow of 2.47 mm, and MQ of 472 kg / mm. And from the results of tests or testing of Marshall characteristics, the optimum bitumen content needed in the last-mix mixture of AC-BC using powdered gypsum and red brick ash filler was 6.5%Dalam campuran laston filler berfungsi sebagai bahan pengisi rongga di dalam campuran, meningkatkan stabilitas, dan pengikat aspal beton. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan filler bubuk gypsum dan abu bata merah sebagai pengganti semen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan bubuk gypsum dan abu bata merah sebagai filler dalam campuran laston (ac-bc) yang ditinjau dari karakteristik Marshall. Variasi kadar aspal yang digunakan dalam campuran lastonpada penelitian ini adalah 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, dan 7% yang mana setiap kadar aspal dibuatkan benda uji dibuatkan sebanyak 3 sampel. Setelah melakukan tes Marshall, diketahui bahwa dengan volumetrik dan parameter Marshall menggunakan 3 sampel dari setiap kadar aspal, didapatkan hasil rata-rata pada perhitungan : VMA sebesar 17,68%, VIM sebesar 4,46%, VFB sebesar 74,87%, Stabilitas sebesar 1152 kg, Flow sebesar 2,47 mm, dan MQ sebesar 472 kg/mm. Dan dari hasil tes atau pengujian karakteristik Marshall, kadar aspal optimum yang dibutuhkan pada campuran laston AC-BC dengan menggunakan filler bubuk gypsum dan abu bata merah adalah sebesar 6,5 %.
Co-Authors Abidatul Izzah Aditia, Trio Syiwa Aditiya Yayang Nurkafi Afif Nur Rahmadi Afif Nur Rahmadi, Afif Nur Afriyan Arsya Sabilla Agung Guncoro Ahmad Ridwan Ahmad Ridwan Ahmad Ridwan Ahmad Ridwan Ahmad Ridwan Ahmada Khotibul Umam Aldri Frinaldi Alfaridh Pasya, Salman Alfina Iskindaria Altara, Jecksindio Elten Alvin Hidayat Amanda Rizky F Anasrudin Yusuf Andri Dwi Cahyono Annas Dwi Safi&#039;i April Gunarto April Gunarto April Gunarto Ardinata Ardinata Ariadi Santoso Ariadi Santoso, Ariadi Arif Fathur Rohman Arif Rivianto Arif Rivianto Arthur Daniel Limantara, Arthur Daniel Ashabul Yamin Atsfiela Dzulkhan Qalby Bagas Naga Pratala Haryadi Bella Amiria Rahmahima Bima Mahardana, Zendy Budi Heryanto Budi Winarno Budi Winarno Candra Yulianto Dicko Mahendra Dikhy Ridho Laksono Dodi Setiawan Dwi Hartanto Dwi K, Mohamad Agus Dwifi Aprilia Karisma Dwifi Aprilia Kharisma Dwifi Aprillia Karisma Edy Gardjito, Edy Eko Siswanto Eko Siswanto Eko Winarti Elsa Rizqi Purwanti Evita Fitrianis Hidiyati Faiz Muhammad Azhari Fajar Romadhon Fajar Romadhon Fandra Andriansyah P Farikhatul Mufaidah Fatkunada, Nur Addin Fauzie Nursandah Fauzie Nursandah Febrian, Bagas Fianca Nimas Yamada Puteri Fidyan Mamlu&#039;atul Husna Fitry Rahmawaty Fransesco Indra Permana Friska Windi Meira Aisyah Galang Santoso Hadi Mashuri Hendy Hendy Hendy Henny Prasetiyo Heri Wahyudiono Herlan Pratikto Herlangga Duta Pramudya Hermawan Hermawan Hidiyati, Evita Fitrianis Hikmatul Lailiya Husna, Nadiya Ilham Rizqi Nurdian Putra Imam Mustofa Imam Safi'i Kavindo Yugiswara Hutama Khoirun Nisa&#039; Khoirun Nisa' Ki Catur Budi Ki Catur Budi Ki Catur Budi S Krisdiyanto Nugroho Leo Agusta Utama Lin Sintyawati M Ilham Fauzil Fahmi Mahardi Kamalika Khusna Ali Mahardika, Rega Malik Ibrahim Ma’rifatul Mumayyizah Meylinda Vricilia Mishbahul Aziz Moch Aminuddin Moch. Risjad Aldiansyah Mochamad Rizki Mochammad Danara Indra Pradigta Moh. Idham Cholid Moh. Ilham Farihi Mohamad Agus Fajar Wibowo Mohammad Abdul Aziz Hanafi Mohammad Roziq Muchammad Sutikno Mudinillah, Adam Muhammad Bahrudin Muhammad Feggi Saputra Muhammad Heri Nastotok Muhammad Heri Nastotok Muhammad Lutfi Amzari Muhammad Nasih Al hasbi Muhammad Ridho Muhammad Rosyid Abdul Rohman Fauzy Muhammad Sulton Bahrudin Mukhammad Ibnul Mubarok Nadi Rheiza Fathurrohman Niko Andika Erwanda Nur Addin Fatkunada Nursandah, Fauzie Ogest Tegar Widyakrama Oktaviadi, Mohammad Reza Onie Wardani Pertiwi, Sheila Ananda Putri Prendy Eliya Mahendra Putri, Yuzi Melia Adi Rahadi Reswara Rahmat Heru Rahmat Heru Rahmat Heru Supriyo Rahmat Heru Supriyo Rahmawati, Apriliya Laily Ramadhan Mahendra Ravie Setya Putra Rekso Ajiono Ricky Putra Ardianto Rikha Wirda Izzati Rina Dwi Fatika Rina Dwi Fatika Rivianto, Arif Rohmat Ilyas Kurniawan Roid Ahmad Faizin Romadhon Romadhon Romadhon, Fajar Safi'i, Annas Dwi Safi'i, Imam Safi’i, Annas Dwi Saiful Muslimin Salman Alfaridh Pasya Sari, Tiara Sherlyta Satria Arung Bangun Samodera Satria Febby Romaadhoni Sefiyanti, Redyka Sheila Ananda Putri Pertiwi Sigit Winarto Sigit Winarto Sigit Winarto Sigit Winarto Sony Santoso Sony Susanto Sri Wiwoho Mudjanarko, Sri Wiwoho Sudjati Sudjati Sudjati Sudjati Sugeng Yani Widodo Sulik Anam Sulik Anam Sulik Anam Sumargono Sumargono Sumargono Sumargono Sumargono Supriadi Supriadi Supriono Supriono Suwarno Suwarno Tiara Sherlyta Sari Tiok Kresna Aji Two Puji Guntur A Uminarsih Uminarsih Veithzal Rivai Zainal Vella Maulina Kris Putri Wahyu Agung Nugroho Wardani, Onie Widodo Restu Putra Widodo, Silvi Rushanti winarti, eko Wisnu Arganata Yosef Cahyo Yosef Cahyo Yosef Cahyo S Yosef Cahyo S.P Yosef Cahyo Setianto Poernomo Yosef Cahyo Setianto Poernomo Yosef Cahyo Setianto Poernomo Yosef Cahyo Setianto Poernomo Yosef Cahyo Setianto Poernomo Yosef Cahyo Setianto Poernomo Yosef Cahyo Setianto Purnomo Yusiane Saraswati Yuzi Melia Adi Putri Zaizafun Zakiya Zaizafun Zakiya Zakiya, Zaizafun Zendy Bima Mahardana