Claim Missing Document
Check
Articles

Found 51 Documents
Search
Journal : Publika

INOVASI SISTEM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN KELURAHAN DINOYO (SAKDINO) KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG YOSUA IVAN PRATAMA; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 6 No 9 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n9.p%p

Abstract

Abstrak Pemerintah Indonesia sedang menyelenggarakan pelayanan administratif seperti pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP), akte kelahiran, sertifikasi tanah dan pelayanan perizinan lainnya. Kelurahan Dinoyo yang merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunjukkan keseriusannya dalam memenuhi hak serta kebutuhan masyarakat Dinoyo dengan membuat suatu inovasi aplikasi bernama SAKDINO (Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan Kelurahan Dinoyo). Inovasi aplikasi SAKDINO dibuat untuk mempermudah masyarakat Dinoyo terkait pelayanan administrasi kependudukan khususnya dalam pembuatan Surat Pengantar. Aplikasi SAKDINO dapat digunakan pada Handphone yang berbasis android saja. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mendeskripsikan inovasi aplikasi SAKDINO di Kelurahan Dinoyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian berada di kantor Kelurahan Dinoyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, purposive sampling dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SAKDINO berdasarkan faktor manajemen inovasi menurut Utomo, yaitu: 1) Eksplorasi ide dan Kebutuhan Inovasi, Kelurahan Dinoyo dalam pembuatan inovasinya merupakan ide pelayanan terbaru dan terobosan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Dinoyo. 2) Inkubasi inovasi, persiapan yang telah disiapkan oleh Kelurahan Dinoyo berupa WiFi, memberikan seminar atau pelatihan untuk meningkatkan kemampuan SDM (Sumber Daya Manusia) dan juga telah menyiapkan komputer, software, scanner, printer serta banner. 3) Diseminasi/Difusi inovasi, penyebaran inovasinya dilakukan dengan cara mengundang rekan media yang ada di Kota Malang ataupun luar kota serta perangkat RT atau RW setempat. 4) Adopsi/Replikasi/Modifikasi inovasi, inovasi aplikasi SAKDINO dalam penerapannya dapat dikatakan bagus hal itu dibuktikan dengan terdapat beberapa instansi dari pemerintah dan swasta yang ingin mengadopsinya. 5) Aktualisasi Inovasi, Kelurahan Dinoyo sebagai bentuk tanggung jawabnya telah melakukan kegiatan monitoring dan juga evaluasi supaya inovasinya berjalan dengan baik. Saran yang dapat peneliti berikan adalah meningkatkan sosialisasinya kepada masyarakat tentang aplikasi SAKDINO, menambah fasilitas pelayanan di kantor kelurahan dan meningkatkan sistem keamanan aplikasinya supaya tidak mudah diretas. Kata Kunci : Pelayanan, Publik, KependudukanAbstract The Indonesian government is conducting administrative services such as KTP services, birth certificates, land certification, and other licensing services. Dinoyo Village which is regional device organization shows its seriousness in fulfilling the rights and needs of the Dinoyo community by creating an application called SAKDINO. The SAKDINO application innovation was made to facilitate Dinoyo population administration services especially in making cover letters. The SAKDINO application can only be used on Android based phones. The purpose of this study was to describe about innovation SAKDINO application at Dinoyo Village Lowokwaru District Malang City. The type of research used is descriptive research with a qualitative approach. The location research was in Dinoyo Village Lowokwaru District Malang City. Data collection techniques consist of observation, interviews, purposive sampling and documentation. Data analysis techniques are done by collecting data, reducing data, presenting data and drawing conclusions. The results showed that the application of SAKDINO was based on innovation management factors according to Utomo, that is: 1) Exploration of ideas and needs for innovation, Dinoyo Village in making its innovation is the latest service idea and this breakthrough is needed by the Dinoyo community. 2) The incubaton of innovation, preparation that have been prepared by Dinoyo Village are in the form of WiFi, providing seminar or training to improve human resource capabilities and also have prepared computer, software, scanner, printer and banner. 3) Dissemination or diffusion of innovation, spread of innovation is done by inviting media partners in the city of Malang or outside the city and local RT or RW device. 4) Adoption/Replication/Modification of innovation, SAKDINO application innovation in its application can be said to be good, it is proven by there are several government and private agencie that want to adopt it. 5) Innovation Actualization, Dinoyo Village as a from of responsibility has carried out monitoring and evaluation activities so that the innovation runs well. The suggestion that the researcher can give is to increase the socialization to community about SAKDINO application, add service facilities in Village Office and improve security system of application so that it is not easily hacked. Keywords: Service, Public, Population
MANAJEMEN STRATEGI PROGRAM GERAKAN TENGOK BAWAH MASALAH KEMISKINAN (GERTAK) SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN TRENGGALEK WAHYU DEWI KESUMA; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n1.p%p

Abstract

Abstrak Kemiskinan merupakan masalah sosial yang sangat kompleks, dimana kerap menjadi isu global maupun nasional yang menimbulkan keprihatinan banyak pihak tidak terkecuali bagi Negara Indonesia sebagai Negara berkembang. Seiring berkembangnya era otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki peran yang sangat penting dalam menanggulangi masalah kemiskinan yang ada. Oleh karena itu, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Trenggalek periode 2016-2021 membuat inovasi program Gerakan Tengok Bawah masalah Kemiskinan (GERTAK). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajement strategi Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam menanggulangi masalah kemiskinan melalui program GERTAK. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitiannya menggunakan teori proses manajemen strategi menurut J. David Hunger dan Thomas L. Wheelen yang meliputi pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi, dan evaluasi serta pengendalian dengan teknik Purposive Sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis data interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan melalui wawancara dan study dokumentasi.Hasil Penelitian tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerahnya berusaha keras memaksimalkan kekuatan yang dimiliki berupa struktur kelembagaan, SDM yang berkompeten, komitmen petugas, dan memperbesar peluang yang ada yaitu menjadikan Program GERTAK sebagi program percontohan baik Nasional maupun internasional. Akan tetapi, dalam pelaksaannya masih ditemukan beberapa kendala yakni kurangnya keterlibatan kelompok sasaran, monitoring dari TKPKD Kabupaten Trenggalek, Kurangnya anggaran dan sarana prasarana, serta awamnya masyarakat kabupaten Trenggalek terhadap teknologi informasi. Sehingga peneliti memberikan saran sebagai bahan pertimbangan untuk memperbaiki Program GERTAK kedepannya yaitu, TKPKD perlu melibatkan kelompok sasaran, memonitoring berjalannya musdes/muskel GERTAK, meningkatan kerjasama dengan pemangku kepentingan lainnya untuk memenuhi fasilitas dan anggaran, perlunya sosialisasi dan pelatihan yang lebih intensif terhadap masyarakat. Kata Kunci: Manajemen Strategi, Kemiskinan, Program GERTAK Abstract Poverty is a very complex social problem, which often becomes national or global issues that raise concerns of many parties including Indonesia as a developing country. Along with the development of the autonomous region era, the local Government has a very important role in tackling the problem of poverty. Therefore, the reigning Regent and Vice Regent of Trenggalek Regency for 2016-2021 period create Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan (GERTAK) Program. This research aims to describe a Government strategy manajement of Trenggalek in tackling the problem of poverty through GERTAK. The type of research used in this research is descriptive research with qualitative approach. While the focus of the research used is the theory of strategy manajement process according to J. David Hunger and Thomas L. Wheelen covering environmental observation, the formulation of strategies, implementation of strategies, and evaluation so as control techniques by Purposive Sampling. Technique of data analysis in this study uses interactive data analysis model consisting of data collection, data presentation, data reduction, and drawing the conclusion through interview and documentation study. The results of the study showed that the District Government through Coordination Team of Poverty Reduction Trenggalek Regency strive to maximize the strength of the institutional structure, the competency of human resources, commitment of the officers, and enlarging existing opportunities, making GERTAK Program as a pilot program both national and international. However, the implementation of GERTAK program still found several obstacles, lack of involvement of target groups and monitoring of TKPKD in Trenggalek Regency, Lack of budget and infrastructure, and the generality of the Trenggalek district community towards information technology. So the researcher advise as consideration in future GERTAK Program to improve i.e. TKPKD needs to involve the target group, monitor the running of the GERTAK village meeting, increase cooperation with other stakeholders to meet facilities and budgets, the need for more intensive socialization and training for the community. Keywords: Strategy Management, Poverty, GERTAK Program
IMPLEMENTASI LAYANAN SISTEM INFORMASI USULAN LELANG (SIUL) DI UNIT KERJA PENGADAAN BARANG/JASA (UKPBJ) KOTA SURABAYA VIVI NUR VITASARI; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n1.p%p

Abstract

Pelayanan Publik yang diberikan oleh pemerintah salah satunya Sistem Informasi Usulan Lelang (SIUL) yang merupakan inovasi yang diluncurkan oleh Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kota Surabaya, yang bertujuan untuk memangkas alur pengurusan usulan lelang barang/jasa. Berdasarkan SK Walikota Nomor: 188.45/296/436.1.2/2018 SIUL dapat memberikan kemudahan bagi OPD dalam penurusan lelang berbasis website yang terintegrasi dengan GRMS (SPSE) untuk mengusulkan dokumen usulan lelang secara aman, tertib, tercatat dan termonitoring. Secara resmi diterapkan pada tanggal 14 Februari 2018, merupakan inovasi layanan usulan pertama dan satu-satunya di indonesia. Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti, adanya kekurangan dalam implementasinya sehari hari. Masih terdapat staff yang kurang paham pada penggunaan aplikasi ini, maka timbul beberapa masalah yang muncul. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dimana teknik analisis data yang digunakan antara lain adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Aplikasi SIUL berbasis website Di Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kota Surabaya. Dengan adanya hasil analisa terhadap SIUL, maka dapat ditemukan beberapa solusi yang diharapkan mampu untuk menyelesaikan masalah yang ada. Hasil dari penelitian terkait SIUL menunjukkan implementasi pelayanan publik tersebut mendapatkan respon yang baik oleh PPK, dengan adanya infrastruktur yang memadai dengan baik dari segi Hardware dan Software akan membuat pelayanan SIUL berjalan dengan optimal. walaupun masih terdapat kekurangan di bidang pelayanannya, tidak sinkron data antara SIUL dengan LPSE serta jaringan yang terganggu jika terkena petir. Selain itu masih terdapat beberapa OPD yang belum memiliki scanner. Namun pihak UKPBJ berupaya untuk meningkatkat pelayanannya baik di bidang pelayanan maupun dibidang koneksi jaringan internet. Kata Kunci: Implementasi, Pelayanan,Publik
Inovasi Pelayanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui Samsat Judes (Jujug Desa) oleh Kantor Bersama Samsat Kabupaten Jombang (Studi pada Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam) RAHMAH SINTYA ANGGRAINI; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

Samsat Judes (Jujug Desa) merupakan inovasi Kantor Bersama Samsat Jombang yang bertujuan untuk meningkatkan hasil pemungutan pajak dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat hingga ke pelosok desa. Munculnya Samsat Jujug Desa (Judes) memberikan kemudahkan bagi Wajib Pajak untuk melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dengan jarak tempuh yang lebih dekat. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitian menggunakan teori kriteria inovasi pelayanan publik menurut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 03 Tahun 2018 yang terdiri dari memiliki kebaruan, efektif, bermanfaat, dapat ditransfer/direplikasi, dan keberlanjutan. Teknik pengumpulan data yaitu teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman, antara lain pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi layanan Samsat Jujug Desa (Judes) telah memenuhi kriteria memiliki kebaruan karena Samsat Jujug Desa menjangkau hingga ke pelosok desa dan menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi. Kriteria efektif ditunjukkan dengan meningkatnya hasil pemungutan pajak Kabupaten Jombang dan meningkatnya kepatuhan masayarakat Desa Wonosalam dalam membayar pajak. Kriteria bermanfaat ditunjukkan dengan terjangkaunya tempat pelayanan, prosedur yang lebih mudah, dan waktu pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kriteria dapat direplikasi ditunjukkan dengan adanya beberapa instansi yang dapat menerapkan sistem yang serupa. Serta kriteria keberlanjutan yang ditunjukkan dengan munculnya Samsat Jujug Desa Plus dan Samsat Jujug Desa sendiri juga merupakan kelanjutan dari Samsat Keliling. Kata Kunci : Pelayanan, Publik, Inovasi
Transparansi Program Electronic Auction Di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surabaya ASTRIED PAMELLA CHOLIFAH; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n2.p%p

Abstract

Salah satu pelayanan publik yang diberikan pemerintah adalah Program Electronic Auction yang merupakan inovasi layanan yang diluncurkan oleh Direktorat Jendral Kekayaan Negara yang bertujuan untuk mempermudah para peserta lelang agar dapat mengikuti lelang melalui internet dimanapun mereka berada. Berdasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 90/PMK.06/2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Lelang dengan Penawaran Secara Tertulis Tanpa Kehadiran Peserta Lelang Melalui Internet, Electronic Auction dapat memberikan kemudahan bagi para peserta lelang dengan mengikuti lelang tanpa perlu hadir ditempat lelang secara langsung. Secara resmi, DJKN meluncurkan program ini pada tahun 2014 yang akan dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang di seluruh Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan datanya yang disuguhkan berupa angka. Sumber data primer pada penelitian ini diperoleh melalui penyebaran angket atau kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dengan pengolahan data, pengorganisasian, dan penemuan hasil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat transparansi program Electronic Auction di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Surabaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program ini telah mencapai tingkat transparansi yang baik dengan presentase sebesar 66,7%. Dengan tingkat keterbukaan yang baik, peraturan dan prosedur pelayanan yang dengan mudah dapat dipahami oleh para pengguna dan stakeholder, dan informasi yang mudah diakses dari berbagai aspek penyelenggaraan pelayanan Electronic Auction membuat program ini dapat dikatakan transparan oleh para penggunanya. KPKNL Surabaya perlu untuk terus meningkatkan penerapan prinsip transparansinya pada program ini agar dapat mencapai kategori transparansi yang maksimal dan agar dampak dari tujuan program ini dapat dirasakan secara langsung dan menyeluruh oleh masyarakat.
KUALITAS PELAYANAN MOBILE SERVICE UNTUK PEMBAYARAN SANTUNAN KECELAKAAN OLEH PT. JASA RAHARJA PERWAKILAN SURABAYA AYUK AYUNINGSARI; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n3.p%p

Abstract

Abstrak Dalam rangka melindungi masyarakat dari kerugian akibat kecelakaan, pemerintah memberikan perlindungan berupa asuransi sosial bagi pengguna kendaraan bermotor. Perlindungan ini diberikan PT. Jasa Raharja Perwakilan Surabaya untuk korban kecelakaan, baik kecelakaan angkutan umum, diluar angkutan umum, dan tidak termasuk kecelakaan tunggal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian yang digunakan adalah dimensi desain website, kehandalan, daya tanggapi, keamanan/privasi, kostomisasi, informasi dan kemudahan penggunaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan kualitas pelayanan pembayaran santuan kecelakaan yang diberikan sudah baik. Desain web site, dalam aplikasi movis memiliki tampilan sederhana dan sudah terorganisir dengan baik. Kehandalan menunjukkan pelayanan tepat dengan tidak perlu mengeluarkan biaya pelayanan. Pelayanan ini memberikan respon yang cepat dan tepat diberikan pada keluarga korban atau ahliwaris. Pelayanan ini terdapat jaminan keamanan melalui penggunaan aplikasi movis, serta keamanan terkait pencairan dana. Dimensi kustomisasi ditunjukkan melalui pelayanan yang fleksibel, keperdulian khusus terkait korban meninggal dunia. Informasi yang ada pada aplikasi movis terkini dan mudah dimengerti, meski masih ada ketidak akurat terkait kepastian korban. Kemudahan dalam pengunaan dan mencari informasi terkait pelayanan pembayaran santunan. Kata Kunci : Kualitas, pelayanan, Santunan kecelakaan Abstract In order to protect the public from losses due to accidents, the government provides protection in the form of social insurance for motorized vehicle users. This protection is given by PT. Jasa Raharja Surabaya Representative for accident victims, both public transportation accidents, excluding public transportation, and not including single accidents. This research uses descriptive research with a qualitative approach. The focus of the research used is the dimensions ofdesign website, reliability, responsiveness, security/privacy, costumization, information and ease of use. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The results showed that the quality of payment services provided by accident services was good. Web site design, in the application Movis has a simple appearance and is well organized. Reliability shows the right service with no need to pay service fees. This service provides a prompt and appropriate response given to the families of victims or heirs. This service has security guarantees through the use ofapplications movis, as well as security regarding funds disbursement. The dimensions of customization are shown through flexible service, special care regarding death victims. The information contained in theapplication is Movis current and easy to understand, although there are still inaccuracies related to the certainty of the victim. Ease of use and information about compensation services. Keywords: Quality, Service, Accident compensation
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI LAYANAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PASAR (SILADAMAS) DI DINAS KOPERASI, PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN TUBAN UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN RETRIBUSI PASAR NURUL DHEA NARASMITA; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n3.p%p

Abstract

ABSTRAKTeknologi mulai diterapkan di berbagai instansi pemerintahan seluruh Indonesia, salah satunya adalah Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tuban. Pada prakteknya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tuban memadukan sistem informasi dengan sebuah layanan, inovasi layanan tersebut bernama Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS). Adanya SILADAMAS berfungsi untuk lebih memaksimalkan monitoring dan evaluasi pengelolaan pasar terutama memudahkan dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan pengembangan pasar serta otomatisasi pelayanan manajemen pengelolaan pasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS) di Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tuban untuk peningkatan pendapatan retribusi pasar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS) di Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Tuban untuk peningkatan pendapatan retribusi pasar terlaksana dengan efektif. Dikatakan efektif karena sejak diterapkannya Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS) pada tahun 2015, dapat mengatasi permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan manajemen pasar daerah di Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Tuban, yang mana sebelum adanya Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS), pengelolaan data pedagang masih dilakukan secara manual dan juga sistem pembayaran retribusi pasar juga masih belum terkontrol dengan baik. Akan tetapi, setelah adanya Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS) ini dapat memudahkan administrator Siladamas, operator pasar, serta pedagang pasar dalam menghasilkan informasi yang transparan dan akuntabel. Hambatan yang muncul pada penerapan Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS) sebagian besar dikarenakan dari masyarakat pasar sendiri yang kurang memahami perkembangan teknologi informasi. Saran untuk penerapan SILADAMAS kedepannya yaitu adanya inovasi pelayanan pengelolaan berbasis teknologi informasi diharapkan dapat berkelanjutan untuk diterapkan dan direplikasikan untuk pasar-pasar daerah yang lain pada obyek pendapatan yang lain. Sehingga penarikan pembayaran retribusi tidak dilaksanakan secara manual namun memanfaatkan teknologi informasi untuk perolehan PAD yang lebih optimal. Kata Kunci: Efektivitas, Sistem Informasi Layanan dan Pemberdayaan Masyarakat Pasar (SILADAMAS), Retribusi Pasar ABSTRACT Technology began to be applied in various government institutions throughout Indonesia, one of them is Department of Cooperatives, Industry and Trade of Tuban District. In practice on Department of Cooperatives, Industry and Trade of Tuban District combines information systems with a service, the service innovation was name Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS). The existance of SILADAMAS function to maximize market management monitoring and evaluation especially to facilitate the planning and policy making of market development and the automation of market management services. The purpose of this study is to describe the effectiveness of the Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS) in the Department of Cooperatives, Industry and Trade of Tuban District to increase market retribution revenues. The type of research used in this study is descriptive research with a qualitative approach. The data analysis technique in this study uses an interactive model data analysis consisting of data collection, data reduction, data display and conclution drawn through interviews and documentation studies. The result of the study showed that the effectiveness of the Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS) in Department of Cooperatives, Industry and Trade of Tuban District for increasing market lexy income was implemented effectively. It is effective because since the implementation of the Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS) in 2015, it can overcome the problems that occur in regional market management in the Department of Cooperatives, Industry and Trade of Tuban District, which prior to the Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS), merchant data management is still done manually and also the market retribution payment system is still not well controlled. However, after the existance of the Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS) it can facilitate Siladamas administrators, market operators, and market traders in producing transparent and accountable information. The obstacles that arise on implementation of the Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS) are largely due to the market community itself who lacks understanding of the development of the information technology. The suggestion for the implementation of SILADAMAS in the future is the innovation of information technology-based management services are expected to be sustainable to be applied and repricated for other regional markets in other income objects. So that the withdrawal of payment retribution is not carried out manually but utilizes information technology to obtain more optimal local revenue. Keywords: Effectiveness, Service Information Systems and Market Community Empowerment (SILADAMAS), Market Retribution
Inovasi Pelayanan Kepolisian melalui Aplikasi Surat Keterangan Orang Terlantar (SKOT) Online di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Daerah Jawa Timur INNE AJENG KHARISMANANDE; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 7 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n4.p%p

Abstract

Tingginya tingkat urbanisasi di kota besar di Indonesia menimbulkan berbagai masalah sosial salah satunya adalah orang terlantar. Dengan adanya permasalahan tersebut, Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Daerah Jawa Timur meluncurkan aplikasi yang dinamakan Surat Keterangan Orang Terlantar (SKOT) Online yang berfungsi untuk memberikan pelayanan kepada orang terlantar di Jawa Timur, yang berfokus pada pembuatan Surat Keterangan Orang terlantar dan pemulangan orang terlantar ke daerah asal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Inovasi Pelayanan Kepolisian melalui Aplikasi Surat Keterangan Orang Terlantar (SKOT) Online di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Daerah Jawa Timur. Dalam hal ini jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskrptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori inovasi dengan teori penerapan inovasi melalui konsep De Meyer and Garg yang meliputi integrasi proyek dengan visi strategis organisasi, integrasi intertemporal antar fase-fase yang berbeda dalam proyek, integrasi lintas fungsi selama proyek berjalan, dan integrasi dengan lingkungan. Teknik analisis data peneliti menggunakan teknik analisis menurut Miles and Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Peneltian ini menunjukkan bahwa Inovasi SKOT Online di SPKT Kepolisian Daerah Jawa Timur menurut indikator Manajemen dan Inovasi Menciptakan Nilai masih sudah cukup baik namun belum maksimal sebab masih ada beberapa kendala seperti masih digunakannya alamat web milik swasta, data E-KTP yang belum dapat di akses, dan penggunaan internet sebagai sarana akses web tersebut masih dirasa kurang memadai. Sehingga saran yang dapat diberikan yaitu memindahkan semua data ke server milik Polri dan menambahkan data E-KTP kedalam aplikasi tersebut.
INOVASI PENGADUAN ONLINE MELALUI APALAN (APLIKASI LAYANAN PENGADUAN PENGGUNA JALAN) DI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN TATA RUANG KABUPATEN GRESIK FEBRY ARYANTO WIBOWO; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 7 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n4.p%p

Abstract

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Gresik menciptakan sebuah inovasi pelayanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, inovasi tersebut adalah APALAN (Aplikasi Layanan Pengaduan Pengguna Jalan). Inovasi ini dilatarbelakangi pentingnya fasilitas jalan sebagai sarana mobilisasi untuk menunjang kegiatan masyarakat dalam berbagai bidang, keinginan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Gresik untuk memberikan pelayanan yang terbaik dalam menyediakan fasilitas jalan serta masih banyaknya kerusakan jalan yang terjadi di Kabupaten Gresik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan inovasi pengaduan online melalui APALAN (Aplikasi Layanan Pengaduan Pengguna Jalan) di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Gresik.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penggambaran kesimpulan dan verifikasi. Fokus yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori yang dikemukan oleh Khalil, Lanvin, dan Chaudry (2002) yaitu reformasi proses, kepemimpinan, investasi strategis, kolaborasi dan keterlibatan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pengaduan online melalui APALAN yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Gresik cukup berhasil, hal tersebut dapat dilihat dari faktor keberhasilan dalam inovasi e-government sudah terpenuhi mulai dari reformasi proses, faktor kepemimpinan, faktor investasi strategis, faktor kolaborasi dan faktor keterlibatan masyarakat menunjukkan masyarakat tidak dilibatkan dalam proses perumusan sampai pembuatan aplikasi APALAN. Masyarakat hanya sebatas sebagai pengguna APALAN. Kata Kunci: Inovasi, Pelayanan Publik, APALAN
Kualitas Pelayanan Surabaya Bus Oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya HELMI HIKMAH BACHRIA; EVA HANY FANIDA
Publika Vol 7 No 4 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v7n4.p%p

Abstract

ABSTRAK KUALITAS PELAYANAN SURABAYA BUS OLEH DINAS PERHUBUNGAN KOTA SURABAYA Sebagai wujud untuk memperbaiki angkutan umum yang ada di Kota Surabaya, Dinas Perhubungan Kota Surabaya sebagai pihak yang berwenang dalam pembinaan teknis operasional di bidang lalu lintas dan angkutan mengeluarkan produk pelayanan berupa Surabaya Bus. Adanya Surabaya Bus ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas layanan pada angkutan umum yang ada, serta dapat mengubah mode masyarakat dari menggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum. Perpindahan mode dari kendaraan pribadi ke angkutan umum bertujuan agar dapat mengurangi kemacetan yang ditimbulkan dari adanya volume kendaraan pada ruas jalan yang semakin hari semakin bertambah padat.Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan Surabaya Bus yang diberikan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitian menggunakan teori kualitas pelayanan menurut Brown yang terdiri dari reability, responsiveness, assurance, empathy dan tangible. Teknik pengumpulan data yaitu teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman, antara lain pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dinas perhubungan Kota Surabaya sebagai pihak yang mengelola langsung Surabaya Bus telah memberikan layanan yang terbaik untuk mendapatkan pelayanan yang berkualitas. Akan tetapi dalam pelaksanaannya masih memiliki kekurangan dalam pelayanan Surabaya Bus, yaitu yang pertama pada dimensi assurance terkait waktu tunggu yang lama, serta yang kedua pada dimensi tangible terkait sarana prasarana seperti halnya masih kurangnya bank sampah serta tempat duduk yang disediakan pada tiap titik kumpul Surabaya Bus. Dengan adanya kekurangan tersebut, peneliti memberi saran untuk pelayanan Surabaya Bus yang lebih baik lagi. Saran tersebut antara lain, menambah jumlah armada Surabaya Bus agar dapat memperbaiki waktu tunggu yang dijanjikan, serta menambah jumlah bank sampah dan tempat duduk yang disediakan pada tiap titik kumpul Surabaya Bus guna memberikan kenyamanan bagi calon penumpang Surabaya Bus. Kata Kunci: Kualitas, Pelayanan Publik, Surabaya Bus. ABSTRACT SURABAYA BUS SERVICE QUALITY BY THE SURABAYA CITY TRANSPORTATION AGENCY As a manifestation of improving public transportation in the city of Surabaya, Surabaya City Transportation Office as the authority in the operational technical guidance in the field of traffic and transportation issued a service product in the form of Surabaya Bus. The existence of Surabaya Bus is expected to be able to improve the quality of services on existing public transport, and can change the community mode from using private vehicles to public transportation. The transfer of modes from private vehicles to public transport aims to reduce congestion arising from the volume of vehicles on the road which is increasingly becoming more crowded. The purpose of this study is to describe the quality of Surabaya Bus services provided by the Surabaya City Transportation Agency. The type of research used is descriptive research with a qualitative approach. While the focus of research used the theory of service quality according to Brown which consists of reability, responsiveness, assurance, empathy and tangible. Data collection techniques used were interview techniques, observation, and documentation which were analyzed using data analysis techniques according to Miles and Huberman, including data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicated that the Surabaya City Transportation Office as the party that manages the Surabaya Bus directly has provided the best service to obtain quality services. However, the implementation still has shortcomings in the Surabaya Bus service, namely the first on the assurance dimension related to long waiting times, and the second on the tangible dimension related to infrastructure as well as the lack of garbage banks and seats provided at each Surabaya Bus gathering point. With these shortcomings, the researchers gave suggestions for better Surabaya Bus services. These suggestions include increasing the number of Surabaya Bus fleets in order to improve the promised waiting time, and increasing the number of garbage banks and seats provided at each Surabaya Bus gathering point to provide convenience for prospective Surabaya Bus passengers. Key words: Quality, Public Service, Surabaya Bus.
Co-Authors ACHMAD HINADA MILATUS S ADITYA GALUH PERSADA Akmal Bhagaskara Alfidioni Aprilia Aryanti Almy Aprilia Azizi Hasib Ananda Diane Masayu Anisa Dwi Asmaranti Anisa Nur Fadilla ASTRIED PAMELLA CHOLIFAH Ayu Apriliana Puspita Styareni AYUK AYUNINGSARI Azeria Diazpitaloka Putri Sulistyono Azzahra Zaitira Meiyasa BAGAS FERRY HARDIANTO BAHRUR RIZQI, MOHAMMAD Bella Nofita Ramadani Berliana Arta Migia Dwi Saharsa Dhea Roesita Rahmasari Dian Winarti Dicken Naluraning Yasmara ENDIRA ARVIANTY Fahmi Bima Nugraha Fajriyah Lutfiyatul Hikmah FARISA RAMADHANI FEBBY RAMADHANI FEBRY ARYANTO WIBOWO Ferdiana Putriani FITROTUN NISWAH Ghina Ardlillah GHINA RIDHO MUAFA Grescia Alfita Miryana Hanifa Putri Ambarini Harmanto Harmanto HELMI HIKMAH BACHRIA HIMAWAN TRI HANDOKO Ililiyun, Dwindya Innama Dwi Wahyunarni INNE AJENG KHARISMANANDE Intan Putri Ramadhani IRFANDI PRABOWO Juliana Mas Kinanti Saragih Kholilah Danarratoe Kharima Khusherawati, Naprillia Lailatul Fadiyah Lailatul Mufidah Linda Nirmalasari MAIMONAH MEIRINAWATI Meirinawati Meirinawati Meirinawati Meirinawati, Meirinawati Melda Fadiyah Hidayat Merry Putri Sodani Mirtha Ilmi MOCHAMAD RENDY RAMADHANA Muhaiyinatun Masturo Muhammad Farid Ma'ruf Muhammad Reyhan Mumtaz Chaq Nadiah Aurahmadani Priyambodo NAFISAH MARYAM ABDULLAH Natasya Salsabila Pramudita Neny Ayu Nourmanita Nesia Salsabilla Novi Dwi Arianti Noviana Eka Widyastuti Nur Laily Zumrotul Khasana NURUL DHEA NARASMITA PUPUT TRISNA ASIH PURI KARNIA Putri Wira Triyananta Rachmadini Rizqillah RAHMAH SINTYA ANGGRAINI RAMADHANI KARINA SURYADEVI REGITA ADE IRAWAN Reskhy Illhami Eka Putri Revienda Anita Fitrie RIKI NOVA HARDITA Riyan Nur Fitri Pratama RIZKI ROUDLOTUL JANNAH Rizky Dwi Sulistyo Rahayu Royhan Hidayat Salsabila Devira Kurnia Damayanti SRI BINTANG ANNISAUL CHOIRIYAH Syafiyatul Fakhomah Thalita Nadia Putri Aryanti Trenda Aktiva Oktariyanda Tsamara Dilla Zica VITA ZUHROHTUL MASUDAH Vivi Fidianingsih VIVI NUR VITASARI VRIEZKA MUTIARA ARINI WAHYU DEWI KESUMA Widya Dwi Prastiwi Winona Islamay Firmansyah YOSUA IVAN PRATAMA YUDHISTIRO REKSO YUDHO