Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON MENGGUNAKAN AIR CAMPURAN SUHU EKSTRIM YANG DITAMBAHKAN ACCELERATOR DAN RETARDER Aulia, Teuku Budi; Amalia, Zahra
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Mei 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v9i1.16206

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir terjadi fenomena pemanasan global di dunia. Kebutuhan terhadap beton sebagai material konstruksi terus meningkat, 60% pembangunan infrastruktur ketekniksipilan dunia dibuat dari beton. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan air bersuhu ekstrim sebagai bahan pembentuk beton terhadap kuat tarik belah beton yang ditambahkan accelerator dan retarder. Air yang dipakai adalah air panas (100C), air dingin (10C), dan air suhu normal (23C). Accelerator dan retarder yang digunakan adalah 0%; 0,25%; 0,50% dan 0,75% dari berat semen. Beton dibuat dengan FAS 0,35; 0,40; dan 0,45. Pengujian kuat tarik belah beton menggunakan silinder 15/30 cm berjumlah 135 buah, dengan variasi FAS dan persentase admixture (accelerator dan retarder), setiap variasi berjumlah 5 benda uji, diuji pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton menggunakan air campuran suhu ekstrim menggunakan accelerator dan retarder dapat mempengaruhi kuat tarik belah beton dibandingkan dengan beton normal tanpa penggunaan admixture. Pada beton menggunakan air dingin, peningkatan kuat tarik belah terjadi pada FAS 0,35; 0,40; dan 0,45 dengan penambahan accelerator 0,25%, yaitu 0,41%; 0,43% dan 2,3% dibandingkan menggunakan air suhu normal tanpa penambahan accelerator. Untuk campuran air panas diperoleh peningkatan kuat tarik belah pada FAS 0,35; 0,40; dan 0,45 dengan penggunaan retarder 0,25%, yaitu sebesar 4,49%; 6,04%; dan 2,76% dibandingkan dengan beton menggunakan air suhu normal tanpa penambahan retarder.
STRATEGI GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA MELALUI KONSEP PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK) Amalia, Zahra; maulida, utami
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 6 No 1 (2023): Tarbawi
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v6i1.461

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai strategi sekolah dalam membentuk karakter siswa melalui melalui konsep penguatan pendidikan karakter (PPK) di SMP Mazro’atul Ulum Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian lapangan yang data-datamya dinyatakan dalam bentuk kata atau kalimat. Metode penelitian ini bersifat deskriptif analisis. hasil analisisnya berupa deskriptif dari gejala yang diamati yakni strategi sekolah dalam membentuk karakter siswa melalui konsep penguatan pendidikan karakter (PPK) di SMP Mazro’atul Ulum Tangerang. Penelitian menemukan bahwa sekolah SMP Mazro’atul Ulum memiliki strategi dalam membentuk karakter siswa dengan mengembangkan nilai utama penguatan pendidikan karakter religius, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, integritas. Serta membentuk karakter siswa dengan menerapkan basis kelas, basis budaya sekolah, dan basis wali murid Tulisan ini berkesimpulan bahwa dengan mengembangkan nilai utama karakter dengan konsep PPK daapt menumbuhkan beberapa karakter baik bagi siswa di SMP Mazro’atul Ulum.
Pelatihan dan Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Perhitungan Struktur Gedung (SAP2000) Nella Asyifa, Cut; Idris, Yunita; Amalia, Zahra; Darma, Yusria
PESARE: Jurnal Pengabdian Sains dan Rekayasa Vol 2, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pesare.v2i2.38557

Abstract

The advancement of modern civil engineering, software designed to facilitate and expedite the structural analysis calculation process, especially for seismic analysis, is also becoming increasingly sophisticated. The presence of this software greatly facilitates civil engineers in conducting analyses. Conducting seismic analysis for tall buildings using hand calculations not only consumes a significant amount of time and effort but also increases the risk of calculation errors due to human error. Training and Socialization on the Use of Building Structure Calculation Applications (SAP2000) were conducted offline in the Computer Laboratory Room of the MRK Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Syiah Kuala University. In general, the training and socialization materials on the use of building structure calculation applications, included an Introduction to Application Features, Modeling Steps, Continuous Beam Modeling Tutorial, 2D Frame Modeling Tutorial, and 3D Frame Modeling Tutorial. Based on the monitoring during the training, the participants showed great enthusiasm. They highly appreciated this activity as it provided them with the opportunity to learn about building structure calculations, and there were requests for further training sessions. After the completion of the activity, the participants were asked to fill out a questionnaire regarding the effects of using the application. One of the questions asked was about the participants' understanding after the training, where 100% of the participants reported an improvement in understanding due to the training activities.
PENGARUH DENSITAS ARUS TERHADAP PERILAKU RETAK BETON BERTULANG YANG MENGALAMI KOROSI TULANGAN Amalia, Zahra; Saidi, Taufiq; Aulia, Teuku Budi; Mahlil, Mahlil
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 2 (2021): Volume 11 Nomor 2, September 2021
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v11i2.507

Abstract

Abstrak Korosi pada struktur beton betulang dapat mengurangi kinerja struktur dan umur layannya karena volume tulangan yang berkurang. Besarnya jumlah korosi yang dipengaruhi oleh laju korosi dapat digambarkan melalui besarnya densitas arus yang terjadi. Jumlah korosi yang terjadi mempengaruhi perilaku retak pada beton bertulang, oleh karen itu, pada studi ini dilakukan uji eksperimental untuk mengevaluasi pengaruh densitas arus terhadap perilaku retak permukaan beton dari struktur beton bertulang yang mengalami korosi tulangan. Pengujian dilakukan dengan mengaplikasikan variasi densitas arus yaitu 900 µA/cm2, 500 µA/cm2, 200 µA/cm2 and 100 µA/cm2 pada pengujian korosi secara elektrik menggunakan larutan NaCl sebagai elektrolit untuk menghasilkan ion Cl-. Benda uji yang digunakan adalah balok dengan luas penampang 150x150 mm2 dan panjang benda uji 300 mm. Tulangan baja diameter 19 mm digunakan pada tengah penampang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perilaku retak dari beton bertulang yang mengalami korosi pada tulangannya memiliki kurva yang bilinear. Selain itu, hasil pengujian menunjukkan bahwa densitas arus yang rendah memiliki kecepatan retak permukaan beton yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan benda uji dengan menggunakan densitas arus yang tinggi. Kata kunci: korosi, beton bertulang, produk korosi, retak, densitas arus Abstract Corrosion in reinforced concrete structure can reduce structure performance and its service life due to rebar mass loss. Corrosion amount influenced by corrosion rate can be figured out by using current density. Corrosion amount influences the crack behavior of reinforced concrete, therefore, in this study, experimental study was performed to evaluate the effect of current density to surface concrete cracking behavior of corroded reinforced concrete structure. Accelerated corrosion test tests were conducted with various current density. It was 900 µA/cm2, 500 µA/cm2, 200 µA/cm2 and 100 µA/cm2. NaCl solution was used as electrolyte to produce ion Cl-. The specimens were beam with cross section area 150x150 mm2 and 300 mm in length. Rebar with diameter 19 mm was applied in the center of specimen. The results showed that cracking behavior of corroded rebar has bilinear curve that shows the effect of corrosion products movement through cracks. Furthermore, lower corrosion rate has higher cracking speed than higher corrosion rate. Keywords: corrosion, reinforced concrete, corrosion products, cracking, current density
Peran Kombinasi Bisnis dalam Menciptakan Keunggulan Kompetitif Berkelanjutan di Industri Manufaktur Sabilla, Siti Inayatun; Amalia, Zahra; Marsinah, Siti; Radianto, Syifa Auladina; Patrisa, Indira Cahya; Hulmun, Nai Wise; Solehah, Siti
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.20813

Abstract

Strategi kombinasi bisnis semakin banyak diadopsi oleh perusahaan manufaktur untuk menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan di tengah persaingan global yang semakin ketat. Salah satu entitas yang berhasil mengimplementasikan strategi ini adalah PT Kalbe Farma Tbk, perusahaan farmasi terbesar di Asia Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kombinasi bisnis terhadap penciptaan keunggulan kompetitif berkelanjutan, dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan dokumentasi laporan tahunan Kalbe dari tahun 2010, 2015, dan 2018. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Kalbe secara aktif menerapkan kombinasi bisnis melalui akuisisi, joint venture, dan pendirian anak usaha strategis. Praktik ini tidak hanya memperkuat posisi kompetitif dan efisiensi operasional, tetapi juga memperluas pangsa pasar, meningkatkan kapabilitas inovasi, dan mendukung diversifikasi pendapatan. Implementasi PSAK 22 sebagai standar pelaporan kombinasi bisnis juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi bisnis memiliki kontribusi besar terhadap keunggulan jangka panjang Kalbe, namun masih terdapat tantangan seperti ketergantungan bahan baku impor dan sinergi operasional yang belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan gambaran strategis atas manfaat dan implementasi kombinasi bisnis di sektor manufaktur, khususnya industri farmasi.
Sistem P-MAN dalam Pengelolaan PBB-P2 pada UPT Pajak Daerah Kelas A Ciawi Kabupaten Bogor Warizal; Hambani, Susy; Amalia, Zahra
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21307

Abstract

Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) merupakan komponen penting dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang pengelolaannya terus ditingkatkan melalui digitalisasi layanan. Salah satu inovasi yang diterapkan oleh UPT Pajak Daerah Kelas A Ciawi Kabupaten Bogor adalah Sistem P-MAN (Pelaporan Mandiri), yakni sistem pelaporan dan pencatatan penerimaan pajak secara elektronik berbasis sistem informasi akuntansi. Meskipun sistem ini telah berjalan, masih diperlukan kajian lebih lanjut terkait efektivitas pelaksanaannya, jenis dokumen yang digunakan, serta hambatan yang dihadapi dalam proses pengelolaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan sistem P-MAN dalam pengelolaan PBB-P2, mengidentifikasi dokumen yang digunakan, dan menganalisis kendala yang muncul di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P-MAN mampu meningkatkan efisiensi pencatatan dan pemantauan pembayaran pajak. Namun, masih ditemukan berbagai kendala, seperti terbatasnya pemahaman wajib pajak terhadap prosedur pelaporan, dominasi administrasi manual, kendala teknis dalam verifikasi lapangan akibat keterbatasan jaringan internet, serta belum terintegrasinya sistem pelaporan dengan distribusi SPPT yang menyebabkan duplikasi kerja. Dengan demikian, meskipun P-MAN memiliki potensi besar dalam mendukung transformasi digital pajak daerah, optimalisasi sistem, peningkatan sosialisasi, serta penguatan infrastruktur dan SDM tetap diperlukan.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PETANI PENGGARAP DI TINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DI DESA PAYUNG Harahap, Khairunnisa; Erwin, Intan Nabillah; Effendi, Rahmad; Lubis, Jihan Syahirah; Ramadhan, Wahyudi; Oktovi, Rama; Putri, Cindy Dinda; Amalia, Zahra; Putri, Nurhaida Fahrisma; Ibrahim, Adrian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41115

Abstract

Petani penggarap sering kali menghadapi ketidakadilan hukum dalam hubungan dengan pemilik lahan, terutama karena minimnya perlindungan yang efektif dari hukum tertulis dan rendahnya kesadaran hukum di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran hukum agraria dan hukum Islam dalam melindungi hak-hak petani penggarap serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode hukum empiris melalui wawancara, observasi langsung, dan analisis dokumen hukum. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Petani penggarap di Desa Payung menghadapi perjanjian tidak tertulis, ketimpangan pembagian hasil, dan minimnya pemahaman hukum. Sementara itu, hukum Islam menawarkan prinsip-prinsip seperti keadilan dan transparansi yang relevan untuk mengatasi masalah ini. Peran hukum agraria dan Islam perlu diperkuat melalui regulasi yang lebih rinci dan edukasi hukum untuk menciptakan keadilan agraria yang inklusif.
Empowering a Young Mother Through Continuity of Care: A Case Report of a Primiparous Woman's Journey Zahra Amalia; Rabia Wahdah; Nita Hestiyana; Winda Maolinda
Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews Vol. 4 No. 5 (2024): Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/oaijmr.v4i5.654

Abstract

Continuity of midwifery care (CoMC) is a model of care in which a woman is supported by the same midwife, or a small team of midwives, throughout her pregnancy, childbirth, and the postpartum period. This model has been shown to have several benefits for women and their babies, including reduced rates of intervention, increased satisfaction with care, and improved maternal and neonatal outcomes. This case report describes the experiences of a 21-year-old primiparous woman who received CoMC from a midwife in a community setting. The woman was highly satisfied with the care she received, reporting that she felt empowered and in control of her pregnancy and childbirth experience. She also felt that the midwife was a trusted source of support throughout her journey. In conclusion, this case report provides further evidence of the benefits of CoMC for women and their babies, particularly for young mothers who may require additional support and guidance. It highlights the importance of providing woman-centered care that is responsive to the individual needs of each woman.
ATLAS sebagai Prosedur Alternatif dalam Mengelola Penugasan Audit Laporan Keuangan Historis Sabilla, Siti Inayatun; Pasha, Davina Aslamy; Salsabila, Lesya Adinda; Radianto, Syifa Auladina; Putri, Shinta Febryana Fambudi; Amalia, Zahra; Didi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.22004

Abstract

Perkembangan teknologi telah memengaruhi bidang auditing, mendorong adanya inovasi seperti ATLAS (Audit Tools and Linked Archive System). Aplikasi berbasis Microsoft Excel ini, yang diterbitkan oleh PPPK Kementerian Keuangan dan dikembangkan melalui kolaborasi dengan IAPI, bertujuan mengatasi kendala dokumentasi, perencanaan berbasis risiko, dan kompleksitas metodologi audit. ATLAS menerapkan siklus audit sesuai International Standards on Auditing (ISA). Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk menganalisis dan menggambarkan peran ATLAS sebagai prosedur alternatif dalam mengelola penugasan audit laporan keuangan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ATLAS merupakan langkah inovatif yang meningkatkan efisiensi, efektivitas, akurasi, dan transparansi proses audit melalui integrasi digital (audit trail). Sistem ini mempercepat penyusunan kertas kerja dan memastikan kepatuhan terhadap Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) dan ISA. Meskipun demikian, efektivitasnya bergantung pada kemampuan auditor, dan terdapat keterbatasan teknis seperti akses pengguna tunggal dan format yang belum seragam. Secara keseluruhan, ATLAS dinilai sebagai prosedur alternatif yang efisien dan relevan untuk audit laporan keuangan historis, mendukung transformasi digital profesi auditor di Indonesia.
Akses Jaminan Kesehatan terhadap Pekerja Perempuan Rentang Umur 25-29 Tahun pada Setiap Provinsi di Indonesia Tahun 2017: Studi Cross-Sectional Dewi, Rahma Rosita; Fatonah, Sabrina Putri; Amalia, Zahra; Mahmud, Intan Silmi Alya; Ramadhan, Rayhan
National Journal of Occupational Health and Safety Vol. 6, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health insurance is a fundamental right guaranteed by the Indonesian government. However, coverage among female workers aged 25–29 remains low with significant disparities across regions. This cross-sectional study aims to analyze access to health insurance among female workers aged 25–29 in Indonesia and identify factors contributing to these gaps. The study used secondary data from the 2017 Indonesian Demographic and Health Survey (SDKI), involving 8,394 women who met the inclusion criteria, focusing on health insurance ownership status. Descriptive analysis was conducted to assess the distribution of coverage proportions across regions, with bias control performed through data selection and multi-layered validation of the 2017 IDHS data. The main variables included health insurance ownership and respondents' age. Among all respondents, only 30.50% had health insurance, while 69.50% lacked coverage. Higher coverage rates were observed in Aceh, West Java, and West Sulawesi. This study highlights the urgent need for more equitable health insurance distribution particularly in areas with limited access to healthcare coverage. Strengthening healthcare infrastructure, reinforcing health insurance policies, increasing public awareness, and optimizing the National Health Insurance Program (JKN) are essential steps to achieving comprehensive coverage.