Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Peran Masyarakat Dalam Pembangunan Wisata Pantai Natal Berbasis Kearifan Lokal di Kecamatan Natal: Indonesia Martinelli, Ida; ali, khaidir; Hardiyanto, Sigit
JURNAL ILMIAH ILMU ADMINISTRASI Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM SYEKH YUSUF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/jiia.v15i2.7814

Abstract

Kecamatan Natal terletak di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Terdiri dari beberapa kelurahan dimana salah satunya adalah Kelurahan Pasar II Natal. Kelurahan Pasar II Natal merupakan kelurahan yang berada di daerah pantai yang panjangnya sekitar 170 Mil sehingga sangat potensial dikembangkan menjadi wisata pantai. Masyarakat berinisistif membangun Wisata Pantai Natal yang bersebelahan dengan Lapangan Merdeka di pusat kota Kecamatan Natal. Dengan memanfaatkan nilai-nilai kearifan lokal yang sering ditampilkan dalam berbagai upacara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah maupun Masyarakat di Lapangan Merdeka Kota Kecamatan Natal, membuat masyarakat memanfaatkan keramaian orang-orang yang berkumpul untuk berjualan berbagai makanan khas daerah, kerajinan tangan maupun permainan anak-anak disana. Banyaknya pedagang yang membuka lapak di sepanjang pantai menjadikan tempat wisata yang diberi nama Wisata Pantai Natal. Permasalahannya adalah pemerintah daerah setempat belum membuat regulasi yang mengatur keberadaan wisata Pantai Natal maupun para pedagang yang berjualan disana, sehingga terlihat belum tertata dan terkesan seadanya saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penguatan peran masyarakat dalam pembangunan Wisata Pantai Natal berbasis kearifan lokal di Kecamatan Natal. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan dan pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal sudah berjalan cukup baik, namun pengembangan untuk masyarakat belum di dukung secara penuh oleh pemerintah daerah. Hal ini akhirnya pengembangan wisata dilakukan oleh kemandirian masyarakat dalam mewujudkan wisata berdasarkan nilai-nilai budaya dan kepercayaan yang diyakini oleh masyarakat dengan menjaga dan merpertahankan konsep tersebut.
STUDI DESKRIPTIF MENGENAI OPINI MAHASISWA TERHADAP FENOMENA APLIKASI WHATSAPP DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN Hardiyanto, Sigit; Sahbana, Ali
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 3, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v3i2.2019.94-103

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana opini mahasiswa terhadap fenomena aplikasi whatsapp di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan karakter fisik pesan saat menggunakan aplikasi whatsapp sangat mempengaruhi makna yang ditimbulkan pada proses pengiriman pesan baik dalam bentuk pesan suara maupun tulisan. Kualitas warna dapat memiliki daya tarik bagi pengguna aplikasi whatsaap ketika menggunakan aplikasi whatsaap. Warna yang menarik dapat memberikan dan membantu artikulasi dari pesan yang disampaikan melalui aplikasi whatsaap. Aplikasi whatsaap sangat menguntungkan bagi manusia dalam menyebarluaskan informasi. Selain menyebarkan informasi juga digunakan untuk sharing antar pengguna mengenai hal yang difikirkan dan dirasakan masing-masing individu.Kata Kunci : Opini Publik, Komunikasi, Aplikasi Whatsapp AbstractHis study aims to find out how student opinions on the phenomenon of whatsapp application at Muhammadiyah University of South Tapanuli. The type of research used is qualitative research with a phenomenological study approach. The technique of collecting data through observation, interviews and documentation. The results of the study show that the physical character of the message when using the WhatsApp application greatly influences the meaning generated in the process of sending messages both in the form of voice messages and writing. Color quality can have an appeal for whatsaap application users when using the whatsaap application. Attractive colors can provide and help the articulation of messages delivered through the application whatsaap. The application of whatsaap is very beneficial for humans in disseminating information. In addition to disseminating information, it is also used for sharing between users about what each individual thinks and feels. Keywords: Public Opinion, Communication, Whatsaap Application
Peran Hubungan Masyarakat Yayasan Kursus Bahasa Inggris Best Binjai Dalam Pengelolaan Isu Dan Pembentukan Citra Positif Kalicha, Nazwa Fazriana; Hardiyanto, Sigit
KESKAP: Jurnal Kesejahteraan Sosial, Komunikasi dan Administrasi Publik Vol 5, No 1 (2026): KESKAP: Jurnal Kesejahteraan Sosial, Komunikasi dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/keskap.v5i1.29694

Abstract

This study is motivated by the intense competition among both local and online English course institutions, which demands a strategic public relations role in managing issues and building a positive image. The BEST Binjai English Course Foundation faces external challenges such as perceptions of value for money and the need for responsive communication. A descriptive qualitative approach was employed. Data were collected through semi-structured interviews, field observations, and documentation studies. Nine informants were selected using purposive sampling, consisting of public relations staff, foundation employees, instructors, and parents.  Data analysis followed Creswell’s model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. Findings show that PR manages issues through systematic complaint handling, internal coordination, and responsive communication. PR roles reflect Cutlip’s four functions, communication technician, expert prescriber, communication facilitator, and problem-solving facilitator. Positive image building is achieved through excellent service, need-based programs (private classes, integrated curriculum, parent reports), and optimized interpersonal, group, and social media. The strategy’s effectiveness is evidenced by parent testimonials citing ease of communication, quick responsiveness, and significant improvement in their children’s English skills.This study is motivated by the intense competition among both local and online English course institutions, which demands a strategic public relations role in managing issues and building a positive image. The BEST Binjai English Course Foundation faces external challenges such as perceptions of value for money and the need for responsive communication. A descriptive qualitative approach was employed. Data were collected through semi-structured interviews, field observations, and documentation studies. Nine informants were selected using purposive sampling, consisting of public relations staff, foundation employees, instructors, and parents.  Data analysis followed Creswell’s model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. Findings show that PR manages issues through systematic complaint handling, internal coordination, and responsive communication. PR roles reflect Cutlip’s four functions, communication technician, expert prescriber, communication facilitator, and problem-solving facilitator. Positive image building is achieved through excellent service, need-based programs (private classes, integrated curriculum, parent reports), and optimized interpersonal, group, and social media. The strategy’s effectiveness is evidenced by parent testimonials citing ease of communication, quick responsiveness, and significant improvement in their children’s English skills
Co-Authors Abrar Adhani Achmad Nurmandi Agung Saputra Agung Saputra Ali Sahbana Ali, Khaidir Andi Prayogi, Muhammad Arifin Saleh Arifin Saleh Armaini, Sri Asliani, Asliani Atikah Ulayya Atikah Ulayya Az Zahra, Alivia Dalimunthe, Rehana Salsabila Damayanti, Astri Darmansyah Pulungan Daulay , Syahru Ramadhan Dody Firman, Alivia Az-Zahra Effiati Juliana Hasibuan Elfi Syahri Romadhona Emelia Lestari Erlindawaty, Erlindawaty Fadhil Pahlevi Hidayat Fahada, Adjie Imam Faisal Riza, Faisal Faizal Hamzah Lubis Febriyanti, Eka Gita Elsa Kurniati Br. Ginting Hadipramana, Josef Hamzah Lubis, Faizal Harisman Harisman, Harisman Hatta, Tengku Zaifach Hidayat, Fadil Pahlevi Husnah, Raudha Hasanatul Indainanto, Yofiendi Indah Irfansius Roni Darmawan Izharsyah, Jehan Ridho Jumardi Budiman Kalicha, Nazwa Fazriana Khaidir Ali, Khaidir Khairina, Nadhilah Khoirul Fahmi Lubis, Chalisa Audia Martinelli, Ida Mohamad, Hafizal Muhammad Fitra Zambak Muhammad Irfan Nasution Muhammad Said Harahap Muhammad Said Siregar Muhammad, Daffa Mujahiddin Mujahiddin Mujahiddin, Mujahiddin Mujahiddin, Mujahiddin Nasution, Khairil Azmi Nazwa Ayu Syahputri Novrizal, Baihaqi Septiansyah Nurhasanah Nasution Nurhasanah Nasution, Nurhasanah Pahlevi Hidayat, Fadhil Pamungkas, Yoma Bagus Prabhaswara, Muhammad Prakoso Pulungan, Darmansyah Purba, Arief Marizki Putri, Mayolla Fransiska qarin ensri hidayat, Qarin Ensri Hidayat Rahma Atika Sari Rahmi, Atikah Ramlan, H. Ridho Izharsyah, Jehan Ritonga, Soritua Rizal Khadafi Rizal Khadafi, Rizal Sahbana, Ali Saleh, Arifin Saputra, Sahran Soraya, Rani Syahbana, Tengku Erwin Syaiful Amri Saragih Tenerman Thariq, Muhammad Wahyuni Wahyuni Yadi, Wiri Yurisna Tanjung Zuhdi, Abdurrahman Zulfahmi Zulfahmi Zulfahmi Zulfahmi Zulfahmi Zulfahmi