Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

A Content Analysis of Sports Summer Camp Curriculum for Elementary School Students by the Perspective of Multiple Intelligence Theory Muchamad Arif Al Ardha; Chung Bing Yang; Wei Jhe Lin; Nurhasan Nurhasan; Setiyo Hartoto; Nanik Indahwati; Dwi Cahyo Kartiko; Heryanto Nur Muhammad; Fifukha Dwi Khory; Kolektus Oky Ristanto; Ainun Zulfikar Rizki
Studies in Philosophy of Science and Education Vol. 3 No. 1 (2022): March
Publisher : Indonesia Approach Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46627/sipose.v3i1.158

Abstract

Sedentary behavior and obesity are becoming international concerns. Children spent less time in physical activity and sports due to several reasons. Changing children’s behavior should involve a holistic approach. Furthermore, multiple intelligence could contribute to promoting active children's behavior. This study aimed to evaluate the content of the sports summer camp curriculum which was developed by multiple intelligence theory. Moreover, the effect on children's behavior was observed in the implementation of the curriculum. This research was conducted by a qualitative-quantitative combination research design (mixed method). There were 82 elementary school students (age 9.70 ± 1.18 years old) who participated as a research sample with the approval of their parents. As a result, there were eight intelligence profiles that were implemented into this curriculum. The intelligence was bodily-kinesthetic, linguistic, logical-mathematical, musical, visual-spatial, interpersonal, intrapersonal, and naturalist. Furthermore, based on their multiple intelligence profile, bodily-kinesthetic performed excellently in every activity. In addition, there is no significant difference in students’ involvement among multiple intelligence groups during the summer camp (Sig. >0.05). In conclusion, each intelligence was involved in the activity. Furthermore, each multiple intelligence group could involve in every activity.
Kompetensi guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dari perspektif masa kerja Sudarso Sudarso; Suroto Suroto; Setiyo Hartoto; Vega Candra Dinata
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 22, No 1 (2023): February
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multilateral.v22i1.15034

Abstract

Penelitian survei ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi kompetensi guru berdasarkan masa kerja. Sebanyak 56 guru PJOK SD (42 laki-laki dan 12 perempuan) menjadi subjek pengambilan data yang memanfaatkan Instrumen Pengukuran Kadar Keguruan Guru PJOK berbasis web (https://risetpjokindonesia.com). Empat kompetensi diukur yaitu pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional berdasarkan standar nasional pendidikan. Masa kerja diukur berdasarkan lamanya guru mengajar dalam hitungan semester. Pengukuran kompetensi masuk dalam kegiatan pengembangan keprofesionalan guru sehingga guru dapat didampingi saat mengisi instrumen. Analisis data dilakukan secara deskriptif, persentase, dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sosial berkorelasi positif dengan masa kerja. Membuktikan bahwa kompetensi sosial berkembang dengan seiring berjalannya waktu. Kompetensi pedagogik dan profesional berada pada kategori biasa dan baik. Sedangkan kompetensi kepribadian guru dalam kategori hebat. Pembahasan berfokus pada pemanfaatan data kompetensi guru untuk keperluan peningkatan keprofesionalan guru menuju reflective teacher. Selain itu, dibahas juga tentang komunitas guru menjadi wahana yang strategis dalam peningkatan keprofesionalan guru.
Pengaruh metode part and whole drill jarak pendek terhadap hasil belajar renang gaya kupu-kupu Bima Firmansyah; Setiyo Hartoto
Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v11i2.3072

Abstract

Rasa cemas dan takut belajar renang dapat mengakibatkan hasil belajar rendah maka diperlukan pemilihan metode pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh dan besar peningkatan pengaruh part and whole drill jarak pendek terhadap hasil belajar renang gaya kupu-kupu. Jenis penelitian adalah praexperimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian menggunakan cluster random sampling dengan jumlah 20 siswa. Proses pengambilan data dilakukan 4 kali pertemuan dan menggunakan tes keterampilan renang dengan kriteria gerakan renang gaya kupu-kupu yang dinilai oleh 3 observer yang memiliki lisensi pelatih dan/ atau wasit renang. Teknik analisis data menggunakan deskriptif statistik, uji normalitas, uji-t, dan gain ternomalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode part and whole drill jarak pendek terhadap hasil belajar renang gaya kupu-kupu dengan nilai rata-rata pretest 3,45 dan posttest 8,68, besar t-test= 8.873, p= 0,000 <0,05. Hasil belajar keterampilan renang gaya kupu-kupu mengalami peningkatan sebesar 48,5% masuk kategori peningkatan sedang.
Pengaruh Alat Bantu Renang Swimboard Dan Pullbuoy terhadap Tingkat Percaya Diri dan Hasil Belajar Renang Gaya Dada (Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri Pucang 1 Sidoarjo) Wijaya, Wempy; Hartoto, Setiyo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25645

Abstract

Renang merupakan salah satu materi dalam pelajaran PJOK yang dilakukan di semua jenjang sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh alat bantu renang Swimboard dan Pullbuoy terhadap tingkat percaya diri belajar renang gaya dada. Jenis penelitian adalah weak-experimental dengan desain one group pretest-posttest design. Sampel penelitian menggunakan cluster random sampling dengan jumlah 30 siswa yang mengikuti penelitian hingga tuntas. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 pertemuan dengan rincian pertemuan ke 1 adalah pretest tingkat percaya diri, pretest keterampilan dan treatment alat bantu renang. pertemuan ke 2 adalah treatment renang gaya dada, posttest tingkat percaya diri, dan posttest keterampilan. Penilaian saat pretest dan posttest keterampilan renang mendatangkan 3 observer yang memiliki lisensi renang untuk melakukan penilaian renang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif beserta uji normalitas data dengan skewness dan kurtosis, uji t, dan uji gain Ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh alat bantu renang Swimboard dan Pullbuoy terhadap tingkat percaya diri hasil belajar renang gaya dada pada aspek pengetahuan dan keterampilan dengan tingkat signifikansinya sebesar 0.000 (p value<0.05). Hasil penelitian analisis data SPSS pada aspek hasil belajar renang gaya dada dengan hasil pretest 4.26 dan posttest 7.53 ditemukan selisih nilai sebesar 3.27 signifikan 0,000 < 0,05 dapat dinyatakan ada pengaruh berdasarkan peningkatan sebesar 56.71% sedangkan pada aspek tingkat percaya diri hasil pretest 90.97 dan posttest 111. 63 ditemukan selisih nilai sebesar 20.66 signifikan 0,000 < 0,05 dapat dinyatakan ada pengaruh berdasarkan peningkatan sebesar 55.18%. Sehingga dari kedua hasil tersebut pengaruh termasuk Kategori Sedang.
The effect of swimming learning aids on swimming learning outcomes for children aged 6-8 years Iqbal, Muhammad; Prakoso, Bayu Budi; Hartoto, Setiyo; Khory, Fifukha Dwi
Sriwijaya Journal of Sport Vol. 4 No. 2 (2025): Sriwijaya Journal of Sport
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55379/sjs.v4i2.34

Abstract

Research Problems: Swimming learning in Indonesia, especially in schools, still faces many obstacles that must be considered. The problem that often occurs is the limited availability of adequate facilities. Many educators or trainers complain about the existing facilities, especially in rural areas. Research Objectives: This research aims to utilize assistive devices for swimming learning outcomes in children aged 6-8 years. Method: This research uses an experimental research method with a One Group Pretest-Posttest Design research design. The population used was all 50 children who took part in Club Aquaspint. Sampling used a purposive sampling technique and obtained a sample of 17 children. The research instrument was carried out by observation. Data analysis uses descriptive statistics which includes descriptive data analysis, normality test, homogeneity test, and hypothesis test. Results: The results of the pretest descriptive statistical data analysis obtained a mean value of 8.29, while the post-test obtained a mean value of 11.24. The results of the pretest and post-test hypothesis tests on Equal variances assumed obtained a tcount value of 7.773 > ttable value of 2.131 or a significance value (2-tailed) of 0.000 < 0.05, so Ha was accepted, and Ho was rejected. Conclusion: It can be concluded that there is an influence of swimming learning aids on the swimming learning outcomes of children aged 6-8 years. The limitation that researchers found was that this study only involved 17 children aged 6-8 years, so the results cannot be applied to children outside that age range.
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN PENCAK SILAT: STUDI IMPLEMENTASI BERBASIS TEKNOLOGI Khumairoh, Vika Amel; Ridwan, Mochamad; Hartoto, Setiyo
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 8, No 1 (2025): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v8i1.19316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV dalam pembelajaran pencak silat di SD Negeri Wonokusumo V/44 Surabaya. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi dan penguasaan materi pencak silat akibat metode pembelajaran yang kurang bervariasi dan kurang menarik. Dengan memanfaatkan media pembelajaran berbasis Canva yang interaktif dan visual, penelitian ini mengadopsi desain eksperimen one group pretest-posttest untuk mengukur perubahan motivasi siswa. Instrumen yang digunakan berupa angket motivasi dengan validitas dan reliabilitas tinggi (Alpha Cronbach 0,956). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata nilai motivasi dari 41,38 pada pretest menjadi 83,63 pada posttest (p = 0,000), yang mengindikasikan bahwa penggunaan Canva efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Korelasi antara skor pretest dan posttest tidak signifikan, menandakan bahwa peningkatan motivasi lebih dipengaruhi oleh intervensi media pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model pembelajaran pencak silat yang inovatif, adaptif, dan berbasis teknologi digital, sekaligus mendukung pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya melalui metode pembelajaran modern. Rekomendasi diberikan untuk integrasi lebih luas aplikasi Canva dalam pembelajaran serta pelatihan guru dalam pemanfaatannya.
Tingkat Kebugaran Jasmani Pada Siswa Kelas X BDP di SMKN Mojoagung Shofi, Muhammad; Hartoto, Setiyo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29163

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kebugaran siswa di SMKN Mojoagung yang duduk dikelas X BDP. Penelitian ini dirancang untuk dilakukan secara deskriptif dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Siswa kelas X BDP total 106 siswa, dicerna dalam tiga kelas berbeda, adalah subjek penelitian.Tes MFT adalah metode tes yang digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil akhir didasarkan pada acuan standar baku MFT yang dituangkan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa 50 responden (47,2%) berada pada kategori kebugaran jasmani sangat rendah, 50 responden (47,2%) berada kategori rendah, dan 60 responden (5,6%) berada pada kategori cukup. Namun, tidak ada 1 orang siswa dengan persentase (0%) yang dikategorikan sebagai baik, luar biasa atau unggul. Dengan demikian siswa kelas X BDP di SMKN Mojaogung memiliki rata-rata tingkat kebugaran jasmani pada kategori kurang.
Perbandingan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Ekstrakurikuler Bola Basket di SMAN 1 Bintan Utara dengan SMAN 1 Tanjung Pinang Mintje, Powel Danies Gabriel; Hartoto, Setiyo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30723

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan membandingkan tingkat kebugaran jasmani siswa putra yang mengikuti ekstrakurikuler bola basket di SMAN 1 Bintan Utara dan SMAN 1 Tanjung Pinang. Kebugaran jasmani berperan penting dalam menunjang performa teknik bermain bola basket. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimen dengan desain komparatif. Sampel terdiri dari siswa yang aktif mengikuti ekstrakurikuler bola basket di kedua sekolah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes PACER untuk mengukur daya tahan kardiovaskular, kemudian dianalisis menggunakan Independent Sample T-test melalui SPSS versi 25. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata kebugaran siswa di SMAN 1 Bintan Utara adalah 52,33 dan SMAN 1 Tanjung Pinang sebesar 51,2, dengan signifikansi 0,854 (p > 0,05). Hal ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara keduanya. Kesamaan ini diduga dipengaruhi oleh frekuensi dan durasi latihan yang serupa, jenis fasilitas, serta kondisi geografis dan budaya yang relatif sama.
Pengembangan media pembelajaran audio visual renang gaya dada untuk meningkatkan hasil belajar Ramadhani, Muhammad Rizki; Prakoso, Bayu Budi; Hartoto, Setiyo; Dinata, Vega Candra; Riyadi, Slamet
Bravo's: Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Vol 13 No 3 (2025): Bravo's: Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Physical Education Departement of University PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/bravos.v13i3/172

Abstract

Latar Belakang Masalah: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih seringnya terjadi kasus tenggelam di kolam renang akibat kurangnya keterampilan dan pengetahuan renang. Media audio visual dan alat bantu diyakini dapat meningkatkan kemampuan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran audio visual renang gaya dada untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Sampel diperoleh melalui cluster random sampling menggunakan aplikasi Google Spin, sehingga terpilih kelas VIII-A dengan jumlah 31 siswa. Instrumen pengetahuan berupa 12 soal valid, sedangkan keterampilan dinilai oleh 3 rater bersertifikat dengan konsistensi baik. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan skala Likert (1–4), uji normalitas Shapiro-Wilk, serta uji beda Paired T-Test dengan taraf signifikansi 0,05 melalui SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dari aspek materi (99%), media (98%), dan praktisi (99%). Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan signifikan. Pada aspek pengetahuan, nilai pretest 3,94 meningkat menjadi 9,84 (149%, p < 0,001). Pada aspek keterampilan, nilai pretest 31,29 meningkat menjadi 60,10 (92%, p < 0,001). Kesimpulan: Kesimpulan penelitian menyatakan peningkatan pengetahuan lebih tinggi dibanding keterampilan, kemungkinan karena durasi latihan fisik lebih singkat dibanding paparan informasi kognitif melalui media. Guru PJOK disarankan menayangkan video terstruktur berdurasi ≤ 10 menit sebelum praktik, dilaksanakan minimal empat pertemuan, dengan penggunaan swimboard serta rubrik penilaian baku dan penilai ganda.
Sport massage Sebagai Solusi Cepat dalam Mengurangi Kelelahan Otot Setelah Aktivitas Fisik Intensitas Tinggi: Studi Literatur Abdillah, Muhammad Zakka Fikri; Hartoto, Setiyo; Ningsih, Yuni Fitriyah; Al Ardha, Muchamad Arif; Fathir, Lucy Widya
Jurnal Keolahragaan Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v11i2.21214

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of sports massage as an alternative in reducing muscle fatigue after high-intensity exercise. The method used was a systematic literature review using the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) framework. Secondary data was collected from various indexed journal literature studies on the effect of sports massage in reducing muscle fatigue after high intensity interval training (HIIT). The review of 10 articles showed that sports massage is effective in significantly reducing blood lactic acid after high-intensity exercise. Eight studies showed a p < 0.05, indicating a significant difference in reducing lactic acid levels after sports massage intervention. One study showed no significant difference between sports massage and stretching (p = 0.382), although both were effective individually. One study was not significant (p > 0.05) in reducing lactic acid. The combination of massage and active recovery proved significant. The use of sports massage has been shown to reduce fatigue after high-intensity physical activity. This is due to the significant reduction in lactic acid, overcoming delayed onset muscle soreness and muscle fatigue, and increasing flexibility.