Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Nilai Pasar Hotel Inna Simpang Surios Ramisda; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.036 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1080

Abstract

Hotel Inna Simpang adalah salah satu hotel milik PT Hotel Indonesia Natour yang dipertimbangkan sebagai salah satu aset yang digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh dana untuk merenovasi hotel-hotel PT Hotel Indonesia Natour di Bali. Untuk menjadi jaminan, maka diperlukan suatu nilai pasar Hotel Inna Simpang. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui nilai pasar Hotel Inna Simpang. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendapatan dan pendekatan biaya Digunakan pendekatan biaya karena Hotel Inna Simpang adalah suatu properti yang memiliki nilai tanah dan nilai banguna,sedangkan digunakanya pendekatan pendapatan adalah karena hotel Inna Simpang adalah sebuah properti yang menghasilkan pendapatan. Dari hasil analisa perhitungan nilai pasar, Hotel Inna Simpang memiliki nilai sebesar Rp122.073.131.789 (Seratus dua puluh dua milyar tujuh puluh tiga juta seratus tiga puluh saturibu tjuh ratus delapan puluh sembilan rupiah) ,dimana hasil analisa nilai pasar dengan metode pendekatan biaya adalah Rp 177.550.907.600 (Seratus tujuh puluh tujuh milyar lima ratus lima puluh juta Sembilan ratus tujuh ribu enam ratus rupiah) ,nilai pasar dari pendekatan pendapatan dengan metode kapitalisasi pendapatan Rp 36.326.880.631,- (Tiga puluh enam milyar tiga ratus dua puluh enam delapan ratus delapan puluh ribu enam ratus tiga puluh satu rupiah),sedangkan nilai pasar dengan metode discounted cashflow Rp 43.073.131.789  (Empat puluh tiga milyar tujuh puluh tiga juta seratus tiga puluh satu ribu tujuh ratus delapan puluh sembilan rupiah.)
Pengaruh Tingkat Hunian Pada Keputusan Investasi Proyek Hotel Santika Gubeng Surabaya Agin Abduh Khaer; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.897 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1235

Abstract

Meningkatnya  jumlah pembangunan hotel di Surabaya menyebabkan kekhawatiran terhadap tingkat hunian kamar hotel (okupansi) yang ada bias berkurang secara drastis. Untuk itu diperlukan sebuah analisa investasi mengenai tingkat okupansi agar bias diketahui perubahan tingkat okupansi hotel yang terjadi sehingga diketahui kelayakannya. Hotel SantikaGubeng yang berada di Jalan Raya Gubeng yang mempunyai luas bangunan 14.0002 nantinya akan menjadi sebuah parameter dalam pengkajian perubahan tingkat okupansi hotel di Surabaya dan juga dianalisa dari segi pasar dan finansialnya sehingga bias dikatakan layak dari segi pasar dan layak dari segi finansial. Hasil dari penelitian ini adalah metode peramalan yang terbaik dan juga diketahui rata-rata okupansi selama masa investasi sebesar 42% dengan NPV sebesar Rp.47.748.182.982 dan IRR 16% dan dikatakan layak untuk dibangun. Sedangkan dari analisa tingkat okupansi diketahui bahwa sampai NPV mendekati =0, okupansi yang terjadi sekitar.
Penilaian Kriteria Green Building pada Gedung Teknik Sipil ITS Aristia A. Putri; M. Arif Rohman; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.46 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1349

Abstract

Green building merupakan suatu konsep bangunan ramah lingkungan yang sudah menjadi perhatian khusus di berbagai negara dan mulai diterapkan di Indonesia. Konsep Green Building merupakan salah satu upaya penghematan energi yang dapat diterapkan pada suatu gedung. Penulisan Tugas Akhir ini dilakukan untuk mengukur  rating/sertifikasi sebagai tolak ukur sudah sejauh mana tingkat green building gedung-gedung di ITS, dengan cara melakukan pengukuran langsung, yang dilakukan oleh peneliti berdasarkan kriteria standar nasional (Greenship-GBCI).  Namun penelitian hanya dilakukan pada beberapa kriteria green building. Hasil dari penelitian ini berupa pengukuran kriteria green building sesuai standar Greenship dan penilaian  rating sertifikasi green building pada Gedung Teknik Sipil ITS yang kemudian akan menjadi tolak ukur tersendiri untuk kedepan nya. Dalam hasil penelitian  terlihat bahwa Gedung Teknik Sipil ITS sudah memenuhi beberapa standar kriteria green building yang tercantum pada Greenship, namun masih ada juga kriteria-kriteria green building yang belum diterapkan ataupun terpenuhi.  Konsep Green Building inipun sebaiknya dilakukan sejak awal perencanaan, namun hal ini tidak menutup kemungkinan untuk meningkatkan kualitas green building pada Gedung Teknik Sipil ITS ke depannya
Analisa Pembeayaan Kerjasama Pemerintah dan Swasta pada Proyek Sidoarjo Town Square Karmila Sari; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.358 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1353

Abstract

Sidoarjo Town Square merupakan sebuah pusat perbelanjaan yang dibangun atas kerjasama swasta dan pemerintah. swasta sebagai investor dan pemerintah sebagai pemilik lahan. Proyek ini direncanakan memiliki masa investasi 15 tahun dengan sistem kompensasi akhir, dimana bangunan akan menjadi milik pemerintah setelah masa investasi berakhir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keuntu-ngan antara swasta dan pemerintah selama masa investasi serta perbandingan tingkat keuntungan antara kedua pihak. Untuk mengetahui tingkat keuntungan tersebut dipergunakan perhitu-ngan analisa aliran kas dengan parameter analisa pembeayaan yaitu NPV dan PI. Kemudian dilanjutkan analisa sensitivitas dengan mengubah masa investasi. Hasil analisa menyatakan bahwa selama masa investasi 15 tahun, pihak investor swasta memperoleh nilai NPV sebesar Rp.268.814.353.863,4660  dan PI sebesar 3,07924, serta pemerintah memperoleh NPV sebesar Rp.40.706.614.423,5039 dan PI sebesar 1,82040 dengan selisih tingkat keuntungan 1,25883. Dan berdasarkan analisa sensiti-vitas, pihak investor swasta dan pemerintah akan memperoleh tingkat keuntungan yang sepadan apabila investasi dilakukan dalam jangka waktu 12 tahun. Dimana pihak investor swasta memperoleh nilai NPV sebesar Rp.229.847.049.929,9610 dan PI sebesar 2,77783, sedangkan pemerintah memperoleh NPV  Rp.92.514.923.059,3680 dan PI sebesar 2,86455 dengan selisih tingkat keuntungan 0,08672.
ANALISA HIGHEST AND BEST USE (HBU) LAHAN “X” UNTUK PROPERTI Miftahul Mubayyinah; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.939 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.1448

Abstract

Pertumbuhan penduduk Surabaya yang pesat menyebabkan kebutuhan lahan meningkat. Namun hal tersebut tidak seiring dengan ketersediaan lahan yang semakin terbatas. Untuk meningkatkan efisiensi pada keterbatasan tersebut perlu untuk dilakukan optimalisasi. Optimalisasi tersebut berupa penggunaan lahan dengan mendirikan sebuah properti yang dapat memberikan keuntungan sehingga nilai pasar dari suatu lahan menjadi tinggi. Lahan “X” yang berlokasi di Jalan Raya Dr. Sutomo no. 79-81 mempunyai luas 820 m2 dan berada di area yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi alternatif properti komersial seperti apartemen, hotel, perkantoran, dan pertokoan. Penentuan nilai lahan “X” bergantung pada penggunaan lahan, untuk itu perlu dilakukan analisa Highest and Best Use (HBU), yaitu secara fisik dimungkinkan, secara hukum diijinkan, layak secara finansial, dan memiliki produktivitas maksimum. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah alternatif hotel sebagai penggunaan lahan terbaik yang memiliki nilai lahan tertinggi yaitu sebesar Rp 13.148.307/m2.
Analisa Pembeayaan Investasi Proyek Apartemen Puncak Kertajaya M. Awallutfi Andhika Putra; Christiono Utomo; Cahyono Bintang Nurcahyo
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.142 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.2860

Abstract

Pendanaan proyek biasanya dilakukan dengan cara konvensional yaitu pendanaan dengan modal sendiri dan hutang jangka panjang dengan suatu komposisi tertentu. Di sisi lain penggunaan pendanaan secara konvensional seringkali manghasilkan cost of capital yang tidak optimal atau kurang menguntungkan perusahaan. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pembiayaan yang paling menguntungkan dalam proyek pembangunan Apartemen Puncak Kertajaya menggunakan 4 alternatif yaitu 100% modal sendiri, 20% modal sendiri dan 80% pinjaman, 50% modal sendiri dan 50% pinjaman, 80% modal sendiri dan 20% pinjaman. Metode yang digunakan adalah metode Net Present Value (NPV). Dari hasil perhitungan Net Present Value (NPV) keempat alternatif tersebut di dapat kan nilai NPV yang tertinggi adalah kombinasi antara  50% modal sendiri dan 50% pinjaman sebsesar Rp. 96.958.307.080 (Sembilan puluh enam milyar sembilan ratus lima puluh delapan juta tiga ratus tujuh ribu delapan puluh rupiah) dengan i sebesar 11,6% merupakan bentuk pembiayaan terbaik pada pembangunan Apartemen Puncak Kertajaya.
Optimasi Penggunaan Lahan Kosong di Kecamatan Baturiti Untuk Properti Komersial Dengan Prinsip Highest and Best Use Made Darmawan Saputra Mahardika; Cahyono Bintang Nurcahyo; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.096 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3691

Abstract

Kecamatan Baturiti merupakan satu-satunya kecamatan di Kabupaten Tabanan yang berkembang dalam sektor ekonomi agrowisata karena lokasinya yang strategis dekat dengan berbagai obyek wisata terkenal. Dengan lokasi yang strategis, pembangunan untuk properti komersial tentu akan memberikan potensi keuntungan tinggi bagi investor yang memiliki lahan kosong di Kecamatan Baturiti. Kondisi seperti ini menyebabkan permintaan yang tinggi akan lahan, padahal ketersediaan lahan selalu berkurang. Pembangunan properti komersial di Kecamatan Baturiti perlu dioptimalisasi agar dicapai keuntungan maksimum bagi investor. Berdasarkan hal tersebut, investor yang ingin membangun di Kecamatan Baturiti memerlukan analisa untuk mendapatkan alternatif pemanfaatan lahan kosong. Lahan yang dianalisa merupakan lahan kosong belum terbangun seluas 22.175 m2 di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Metode yang digunakan untuk mengetahui alternatif pendirian bangunan komersial yang memiliki nilai pasar tertinggi adalah Highest and Best Use (HBU). Dengan metode tersebut, pemilik lahan dapat mengetahui alternatif terbaik yang memenuhi syarat-syarat diijinkan secara legal, memungkinkan secara fisik, layak secara finansial, dan memiliki produktivitas maksimum. Hasil yang diperoleh dari analisa Highest and Best Use ini adalah alternatif mixed-use berupa hotel dan toko souvenir dengan nilai lahan tertinggi dibandingkan alternatif lainnya sebesar Rp 7,950,714.60 per m2.
Analisa Penggunaan Lahan Kawasan Komersial Perumahan CitraRaya Surabaya Dengan Metode Highest And Best Use Bidaruni Anggarawati; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.137 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3693

Abstract

Sebuah lahan akan memerlukan analisis penggunaan untuk memperoleh peningkatan nilai lahan yang terbaik. Demikian juga dengan lahan kawasan komersial sebuah perumahan. Analisa Highest And Best Use diperlukan untuk mendapatkan alternatif properti terbaik pada lahan tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan analisa HBU pada sebuah lahan di kawasan kmersial perumahan CitraRaya Surabaya. Analisis legal, fisik, keuangan, dan produktivitas maksimum adalah proses dan metodologi yang digunakan pada penelitian ini. Objek studi sebuah lahan seluas  5088,7 m2 terletak di kawasan komersial pada perumahan CitraRaya tepatnya di depan pintu masuk perumahan CitraRaya, sebelah barat Rumah Sakit Orthopedi dan Traumatologi.Hasil yang diperoleh adalah alternatif kantor sebagai penggunaan lahan yang tertinggi dan terbaik dengan nilai lahan sebesar Rp 27.984.580,59/m2 dengan peningkatan  prosentase produktivitas sebesar 74,9%.
Analisa Investasi Perumahan Green Semanggi Mangrove Surabaya Andini Prastiwi; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1965.235 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.3854

Abstract

Saat ini sedang dikembangkan pembangunan perumahan “Green Semanggi Mangrove” di Surabaya Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan proyek pembangunan Perumahan Green Semanggi Mangrove terhadap segi finansial dengan kriteria kelayakan investasi yaitu NPV, IRR, dan PI kemudian diuji tingkat sensitivitasnya untuk mengetahui kelayakan proyek pembangunan tersebut. Dari segi finansial, harapan pengembalian investasi dengan umur 5 tahun dapat terpenuhi dengan IRR 23% atau 12% lebih besar dari MARR. Dengan nilai investasi sebesar Rp. 77,097,749,601,- dihasilkan NPV sebesar Rp. 6,548,706,541,- didasarkan pada tingkat okupansi 35%. Dari hasil perhitungan analisa sensitivitas, dapat dilihat bahwa investasi proyek Perumahan Green Semanggi Mangrove akan tetap bisa diterima sampai batas maksimum biaya investasi bertambah hingga 25%.
Analisa Highest And Best Use (Hbu) Pada Lahan Bekas SPBU Biliton, Surabaya T.Defi Anysa Rasyid; Christiono Utomo
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.103 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v2i2.4019

Abstract

Pertumbuhan aktifitas kota dan pertumbuhan penduduk di Surabaya, mengakibatkan permintaan terhadap lahan meningkat. Untuk meningkatkan efisiensi pada keterbatasan lahan tersebut perlu dilakukan optimalisasi penggunaan lahan. Studi kasus untuk penelitian ini yaitu sebuah lahan kosong seluas 1200 m2 yang berlokasi di Jalan Biliton. Lahan ini dulunya SPBU tapi pemilik lahan berencana akan mengganti bangunan SPBU dengan properti komersial. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisa Highest and Best Use (HBU) pada lahan tersebut. Analisa Highest and Best Use (HBU) bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan properti yang paling menguntungkan dan kompetitif untuk lahan tersebut. Analisa HBU ini menggunakan empat kriteria yaitu secara fisik dimungkinkan, secara legal diizinkan, secara finansial layak, dan memiliki produktivitas maksimum. Dengan analisa HBU ini, maka dapat dirancang dan dipertimbangkan alternatif properti yang paling menguntungkan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu pertokoan merupakan alternatif penggunaan yang memberikan nilai tertinggi untuk lahan bekas SPBU Biliton dengan nilai lahan sebesar Rp 16.457.465/m2 dan memiliki produktifitas maksimum sebesar 65%.Kat
Co-Authors A. Idrus Adelia Munawaroh Adi, Trijoko Wahyu Agin Abduh Khaer Ahyudanari, Ervina Akmaluddin Akmaluddin Ananda Yogi Wicaksono Andini Prastiwi Andriani O. F. D. Angga Hermawan Anita Maulanasari Anita Trisiana Anwar, Nadjadji Arazi Idrus Aristia A. Putri Azizah, Urifatul Bangun Muljo Sukojo, Bangun Muljo Bidaruni Anggarawati Bobby Yerikho Cahyono Bintang N Cahyono Bintang Nurcahyo Chairun Nisya Aziz Christsanto Wijaya Dea Deliana Dedy Farhan Fuadie Devina, Reta Sandra Dharmika, Tubagus Ihsan Aria Diah Listyaningsih Dian Pararta Laksmi Dina Yunanda Dwisa Rizki Hanundyasari Endarko Endarko Erwin Ready Fahad Fahad Farida Murti Farida Rachmawati Farida Rachmawati, Farida Fenny Herwitasari Finda Virgitta Faradiany Fitri Rahmawati Friskarindi Noor Wakhidah Gilbert Alexander Gladys, Ernesty Alvita Gracea Elyda Safaret Sembiring Herimurtti Paramastya Manggala Herlambang Sucahyo I Putu Artama Wiguna Imam Safawi Ahmad, Imam Safawi Imanuel Mbake Indriyani, Retno Indryani, Retno Indryani, Retno Jani Rahardjo Jani Rahardjo Karmila Sari Kevin Christopher Halim Kevin Kevin Lukas Adiputra M. Arif Rohman M. Arif Rohman M. Arif Rohman M. Awallutfi Andhika Putra Made Darmawan Saputra Mahardika Made Dwiyanti Purnama Ningsih Maranatha Wijayaningtyas Marsha S Mustika Marsha Swalia Mustika Maulida Herradiyanti Megawe, Lita Dewi Sandrita Mifta Afiata Mifta Afiata Miftahul Mubayyinah Mochammad Zainuri Mohammad Ryan Rama Albertino Muchamad Faridz Hidayat Muhammad Altof Syahrizal Muhammad Rofiq Dewaji N.A. Rahman Nasychun Amin Ni Putu Kurnia Utami Njo Anastasia Nugrahari, Defira Rifkiani Nugroho Priyo Negoro Nurcahyo, Cahyono Bintang Nuriyah Irkham NYOMAN DITA PAHANG PUTRA, NYOMAN Ofianto Ofianto Wahyudhi Pangestu, M. Agus Paulus Pati Richardo Tenawaheng Pratiwi, Nadiar Purwanita Setijanti Putri, Yusronia Eka Rachma Rachma Damayanti Rafael Dani Kusuma Rahmawati Cahyaningsih Ramadhan Firmansyah Marsetyo Retno I Retno Indriyani Retno Indryani Retno Indryani Rina Nufaili Rintih P A Kasih Rintih Prastianing Atas Kasih Rizki Andini Rohman, Mohammad Arif Rohman, Mohammad Arif Salsabilla Aliza Putri Pambudi Setiawan, Nanang Shahara Nur Laila Shahro Muttaqin Siti Nur Sarah Nur Mayangsari Soedarso Soedarso Soedarso Sofia Hendrastuti Sulfiah Dwi Astarini Supani Supani Surios Ramisda Susanto, Ifan Syaifuddin Zuhri T.Defi Anysa Rasyid Tri Joko Wahyu Adi Triogo Utomo Trixy Firsani Utut Oryza Septiantoro Wahyu Ika Aprilia Waliulu, Yusroniya Eka Putri Rachman Wibowo, Agung Aryo Yani Rahmawati Yani Rahmawati Yani Rahmawati, Yani Yomelda Yomelda Yuni Ulfiyati Yusronia Eka Putri Yusroniya E. P. R. W Yusroniya Eka Putri Yusuf Hartoyo Zulfia Putri Maulina