This Author published in this journals
All Journal Hunafa: Jurnal Studia Islamika Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Jurnal Dakwah Tabligh Al-Hikmah AL-Fikr Jurnal Adabiyah Intizar Jurnal Pilar Rihlah Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Studia Economica: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Berita Sosial JICSA Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Journal Research and Multidisciplinary (JRM) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Ecoment Global: Kajian Bisnis dan Manajemen Jurnal Al-Dustur JURNAL ILMU PERPUSTAKAN (JIPER) JPS Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal Peqguruang: Conference Series Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Hunafa: Jurnal Studia Islamika Jurnal Cakrawala Ilmiah Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Citizenship Virtues El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education International Journal of Islamic Studies Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Intelek Insan Cendikia Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Islam Dan Yahudi Dalam Lintas Sejarah Andi Eliyah Humairah; Hasaruddin Hasaruddin
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1500

Abstract

Hubungan antara Islam dan Yahudi adalah salah satu aspek penting dalam sejarah dunia, yang telah mengalami perkembangan yang sangat beragam sepanjang berabad-abad. Hubungan antara Yahudi dan Islam, menurut sejarah, terjalin karena kedua agama ini memiliki akar yang sama, berasal dari Allah Yang Esa melalui garis kenabian yang panjang. Penelitian tentang dinamika hubungan ini memberikan wawasan yang berharga tentang interaksi antara dua kelompok yang memainkan peran penting dalam peradaban manusia. Hubungan ini tidak hanya menciptakan gejolak politik, tetapi juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap ilmu pengetahuan, budaya, dan ekonomi dalam sejarah. Melalui penelitian yang lebih mendalam tentang perkembangan hubungan antara Islam dan Yahudi dalam lintas sejarah, kita dapat memahami warisan sejarah yang kompleks dan mempelajari bagaimana pengalaman masa lalu dapat memberikan panduan untuk upaya perdamaian dan rekonsiliasi di masa depan.
Pengaruh Peradaban Islam Di Dunia Barat Marni Basir; Hasaruddin Hasaruddin
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1501

Abstract

Pengaruh Islam terhadap dunia Barat selama berabad-abad telah memiliki dampak yang sangat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari sistem ekonomi hingga perkembangan sosial dan budaya. Pengaruh ini mencakup kontribusi penting dalam pengembangan sistem keuangan yang inklusif, perdagangan yang melintasi perbatasan, pertukaran budaya yang beragam, serta perkembangan ilmu pengetahuan, seni, dan pendidikan. Sistem ekonomi Islam memengaruhi struktur keuangan dan praktik perbankan di Barat, sementara perdagangan dan pertukaran budaya membawa konsep-konsep baru, teknologi, dan pengetahuan. Sosial dan perkembangan ilmu pengetahuan di dunia Barat juga sangat dipengaruhi oleh kontribusi ilmuwan Muslim dan penyebaran karya-karya mereka. Selain itu, interaksi antara peradaban Islam dan Barat telah menciptakan warisan yang kaya dan beragam, menegaskan pentingnya dialog antarbudaya dalam mengembangkan peradaban manusia.
Korelasi Hubungan Islam Dan Kristen Pada Abad Modern Muhammad Nuril Huda; Hasaruddin Hasaruddin; Muhammad Yahdi
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1502

Abstract

Secara normatif, Nabiullah Ibrahim as merupakan nenek moyang dari kedua agama samawi yakni Islam dan Kristen. Munculnya pertentangan diantara kedua agama tersebut dapat kita telusuri dari akar teologi yang mereka miliki masing-masing. Dari sudut pandang Islam, sistem teologi agama Kristen dinilai tidak murni lagi karena telah mengalami banyak perubahani. Oleh karena itu, teologi Kristen memandang bahwa kehadiran islam adalah untuk meluruskan sekaligus memperbaiki berbagai penyimpangan yang oleh orang Kristen sendiri dinggap bukanlah hal yang keliru. Dengan adanya perbedaan dua sudut pandang ini maka melahirkan pertentangan yang berkepanjangan dalam sejarah teologi yang mereka miliki masing-masing. Perang Salib yang pernah terjadi dalam sejarah dan melibatkan dua komunitas yang berbeda yakni Islam dan Kristen merupakan bukti nyata adanya pertentangan kedua agama tersebut secara teologi. Terkait dengan penulisan karya ilmiah ini tentunya berasal dari penelitian yang menggunakan perpustakaan sebagai sumber utama. Melalui penelusuran yang mendalam lewat berbagai literatur perpustakaan yang ada hubungannya dengan judul penelitian ini maka diperoleh hasil bahwa retaknya hubungan antara kedua agama yakni Kristen dan Islam sesungguhnya dimulai sejak islam berhasil menguasai beberapa wilayah Kriten karena tekanan kebodohan dalam kehidupan mereka di abad peretengahan. Selain karena adanya pertentangan klasik yang bersifat teologis, kedua agama inipun sering pula mengalami pergulatan karena sulitnya menghindari persinggungan diantara keduanya oleh karena keduanya telah menjadi transnasional. Tidak ada satu pun negara di dunia kecuali masyarakatnya terdiri atas penganut agama Islam atau Kristen. Terlepas dari hal ini, ada satu fakta yang tidak bisa dipungki bahwa kebangkitan dan kemajuan Dunia Barat atau Kristen tidak lepas dari kemajuan ilmu pengetahuan yang pernah dicapaiu oleh umat islam di masaa klasik. Namu, akhirnya. Munculllah masa kegelapan dalam kehidupan umat Islam sebagai akibat dari perpecahan kaum muslimin
Perjuangan Negara Islam Tokoh Alibhutto Rahmawati Ramli; Hasaruddin Hasaruddin
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1503

Abstract

Negara merupakan suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik dalam bidang politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara juga merupakan perorganisasian masyarakat yang memiliki rakyat dalam sebuah wilayah, dengan jumlah orang yang menerima keberadaan organisasi tersebut. Negara dari segi pandangan islam adalah satu usaga yang mengubah dan mewujudkan dasar-dasar pikiran menjadi suatu kekuatan ruang dan waktu dalam suatu organisasi tertentu. Pakistan merupakan salah satu negara yang masyarakatnya mayoritas muslim di wilayah asia selatan. Jika kita mendengar nama pakistan maka hal terlintas adalah islam. Munculnya ide mendirikan negara muslim pakistan juga disebabkan oleh termarginalkannya masyarakat muslim di india. Pasca kemerdekaan india, kongres diisi oleh mayoritas masyarakat hindu-india sehingga menyebabkan para muslim di india merasa bahwa mereka kurang terwakilkan dan kurang diperhatikan hak serta kebutuhannya. Selain dari itu, bentrokan juga sering terjadi anatar para muslim dan penganut hindu di India, masyarakat muslim di India sering medapatkan diskriminasi dan terasingkan. Meskipun islam tidak dipungkiri lagi meiliki pengaruh yang kuat dalam dunia politik di pakistan, namun sebenarnya terdapat memiliki perbedaan antar kelompok di dalamnya. Contohnya yaitu anatar kelompok sekuler dan tradisional. Islamisasi juga sebenarnya telah dijalankan pada masa pemerintahan dibawah pimpinan Zulfiqar Ali Bhutto. iAdapun itujuan idalam imakalah iini iyaitu: i1) iuntuk imengetahui ikontribusi iAlibhutto iterhadap inegara iPakistan, idan iyan ike i2) iuntuk imengetahui iislam idalam ipolitik ipakistan. iPenulisan imakalah iini imenggunakan imetode istudi ikepustakaan iatau iliterature ireview iyang iberfokus ipada ihasil ipenulisan iyang iberkaitan idengan itopik iatau iobjek ipenelitian iyaitu iperjuangan inegara iislam idalam ihal iini itokoh iAlibhutto. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari hasil-hasil penelitian yang sudah dilakukan maupun diterbitkan dalam buku referensi, dan juga jurnal-jurnal terkait objek penelitian tersebut. Dari hasil literature review, maka dapat diambil kesimpulan: 1) ipada itanggal i14 iAgustus i1947, ianak ibenua iindia ipecah imenjadi idua ibagian iyaitu ipakistan idengan imayoritas ipenduduknya iislam idan iindia iyang imayoritas ipenduduknya ihindu. iBerbeda idengan inegara-negara ibesar idi idunia ipembentukannya ididasarkan ipada iwilayah, iras, ibahasa, idan ilatar ibelakang ietnis, imaka iberdirinya inegara ipakistan ilebih ididasarkan ipada imasyarakat ikeagamaan iumum iuntuk imenjadi isebuah inegara imuslim. iZulfikar iAlibhutto idalah iPresiden iPakistan iyang imenjabat idari itahun i1971-1973 dan juga sebagai perdana menteri pakistan pada waktu itu. Beliau merupakan anak dari Sir Shah Nawaz Bhutto yang merupakan orang ternama pada kota Junagadh. 2) kontribusi alibutho terhadap negara pakistan yaitu program pengislamisasian : menjadikan pengajaran Al-Qur’an sebagai bagian integral dari pendidikan umum, mengembalikan masjid sebagai pusat komunikasi tradisonal, mendirikan Akademi Ulama Federal untuk mendidik para imam dan khatib masjid, menjadikan tempat pemujaan para wali sebagai pusat pembelajaran islam, meningkatkan fasilitas haji, dan memperkuat lembaga penelitian islam di islam abad.
Hubungan Islam Dan Kristen Di Abad Modern Ahmad Sandi; Hasaruddin Hasaruddin
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1504

Abstract

Hubungan Islam dan Kristen memiliki sejarah yang Panjang, banyak peristiwa-peristiwa dan kejadian yang terjadi menunujak adanya pasang surut hubungan kedua agama tersebut, salah satu peristiwa yang sampai saat ini menjadi catatan kelam hubungan antara Islam dan Kristen yaitu peristiwa Perang Salib, dampak dari peristiwa itu hubungan kedua agama samawi ini hingga jaman modern saat ini masih terasa. Makalah ini bertujuan mengeksplorasi hubungan antara Islam dan Kristen pada Abad Moderen. Metode penelitian menggunakan pendekatan historis dengan pengumpulan data dari literatur ilmiah, dokumen, dan tulisan terkait. Meskipun hubungan keduanya tidak selalu harmonis, terdapat hikmah besar. Sebagai agama yang diakui oleh Allah, Islam menunjukkan dirinya sebagai agama rahmat untuk seluruh alam, dengan fokus pada nilai persaudaraan
Perang Salib dan Hubungan Islam dengan Kristen Abad Pertengahan (Kajian Sosiologis Islam) M Yusuf K; Hasaruddin Hasaruddin; Samzan Syukur
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1590

Abstract

Artikel ini membahas mengenai perang salib dan hubungan Islam dengan Kristen abad pertengahan. Tujuan artikel ini yaitu untuk menjelaskan bagaimana perang salib mempengaruhi hubungan antara Islam dan Kristen di abad pertengahan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan (library research) atau studi pustaka. Kajian studi pustaka dikhususkan untuk mengungkapkan informasi yang bersumber dari teks ilmiah yang berasal dari buku ataupun jurnal ilmiah yang relevan dengan topik yang sedang dibahas. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa perang salib yang terjadi di abad pertengahan telah mewarnai hubungan antara umat Islam dan Kristen. Perang salib dipandang sebagai momentum besar yang terjadi karena berbagai faktor yang melatarbelakanginya seperti faktor agama dan faktor politik
Sejarah Dan Manajemen Pendidikan Di Suriah Kamus Kamus; Hasaruddin Hasaruddin; Yuni Purnama Sari
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1591

Abstract

Suriah merupakan salah satu negara Arab yang menjadi saksi perkembangan sejarah dan pendidikan Islam. Syam atau dikenal juga dengan nama Syam adalah negeri yang pernah dikunjungi Nabi SAW dalam perjalanan bisnisnya. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui prioritas Suriah dari sudut pandang Islam, sejarah Suriah dan konflik konfliknya saat ini, serta gambaran konflik Suriah. Dari hasil penulisan artikel ini, saya mengetahui bahwa Suriah pernah menjadi pusat peradaban tertua di dunia. Suriah memiliki kelebihan dalam sudut pandang Islam, seperti menjadi tempat kelahiran nabi dan rasul, kota tujuan nabi, para malaikat melebarkan sayapnya di Suriah, dan tempat nabi berdoa memohon keberkahan. Masa kekhalifahan Abu Bakar asy-Siddiq relatif singkat, dan di bawah kekhalifahan Umar bin Khattab, Islam menyerbu Suriah di bawah komando Khalid bin al-Walid dan berhasil mengalahkan musuh di Marjah Shafar. Utsman bin Affan tewas secara tragis di tangan pemberontak dan pembangkang. Ali bin Abi Thalib mendapat tekanan dari para pendukungnya untuk segera menggantikan Utsman bin Affan sebagai khalifah keempat. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda untuk menulis artikel selanjutnya.
Perang Salib (Sayembara Salahudin al-Ayubi dan Munculnya Barzanji) Hermawansyah Hermawansyah; Hasaruddin Hasaruddin
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1592

Abstract

Oreantasi terbangunnya Islam mulai meluas setelah sepeninggal Rasulullah yang dilanjutkan oleh sahabat-sahabanya, perhatian mereka terhadap tegaknya agama Islam tidak pernah luput bahkan segala usaha dan perjuangan mereka lakukan salah satunya adalah eksapnasi wilayah oleh sahabat termasuk salah satu tokoh terkenal saat itu adalah Salahuddin Al Ayubi yang menjadi pemimpin pasukan islam melawan pasukan salib. Perang salib ini terjadi pada tahun 1096-1292 M. dan melewati beberapa fase, fase pertama adalah menyatukan kekuatan pasukan kristen dari berbagai kekaisaran di eropa melalui seruan paus urbanus II untuk menyerang islam. periode kedua adalah serangan dan pertahan yang dilakukan oleh umat Islam untuk melawan pasukan salib. Periode ketiga adalah kekalahan telak yang dialami oleh pasukan salib karena kuatnya pertahanan umat Islam, namun perlu diketahui bahwa masa peperangan ini memang secara fisik umat Islam menang tapi dari segi keimanan dan peradaban islam mengalami kemunduran sehingga Salahuddin Al-Ayubi mengadakan sebuah seyembara berupa penulisan Riwayat Hidup Nabi dari lahirnya Nabi hingga wafatnya/ maulid nabi (kitab barzanji). Sayembara yang beliu adakan ternyata tidak sia-sia, antusiasme umat Islam kembali muncul sehingga Salahuddin Al-Ayubi berhasil mengumpulkan kekuatan yang sebelumnya terpecah menjadi satu kesatuan
Hubungan Islam Dan Kristen Pada Abad Pertengahan Muh. Nasir; Hasaruddin Hasaruddin
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan periodenisasi hubungan Islam dan Kristen di Abad Pertengahan. Periode abad pertengahan dalam sejarah adalah masa dalam kurun waktu antara tahun 1250-1800. Di masa ini, termasuk masa kemunduran dunia Islam. Periode sejarah Islam pada umumnya dibagi dalam tiga periode. Periode pertama adalah periode klasik pada tahun pada tahun 650-1250 M yang dibagi dalam dua fase; fa-se ekspansi, integrasi, dan puncak kemajuan pada tahun 650-1000 M dan fase disin-tegrasi pada tahun 1000-1250 M. Periode kedua adalah periode pertengahan pada ta-hun 1250-1800 M yang dibagi dalam dua fase; fase kemunduran pada tahun 1250-1500 M dan fase tiga kerajaan besar pada tahun 1500-1800M. Periode ketiga adalah periode modern pada tahun 1800-sekarang yang merupakan zaman kebangkitan umat Islam. Hubungan Kristen dan Islam bermula di awal abad pertengahan melalui kontak perang yang disebut "Perang Salib", dan penyerbuan bangsa Mongol ke wilayah-wilayah Islam. Melalui perang tersebut, orang-orang Kristen memasuki wilayah-wilayah yang dikuasai Islam. Setelah itu, orang-orang Kristen mulai mempelajari ilmu-ilmu keislaman, sehingga mereka mengalami kemajuan. Di saat yang sama justru orang-orang Islam mengalami kemunduran, dan ketika tiga kerajaan mulai mundur, secara cepat bangsa Kristen menguasai kaum muslim. Kristen Eropa memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan Islam untuk mentransfernya lalu dibawanya ke dunia Eropa. Di samping itu, di Spanyol terjadi perebutan kekuasaan oleh Kristen dari tangan Islam yang pada akhirnya melenyapkan Islam di Spanyol. Namun demikian, hubungan harmonis antara Kristen dan Islam tetap tampak di Kerajaan Turki Usmani karena dikembangkan-nya politik toleransi. Keadaan tersebut berlangsung sampai pada awal abad XIX. Hubungan Islam dan Kristen terganggu kembali akibat muncul kekerasan imperalisme Barat di sejumlah negara-negara Islam.
Sayyid Quthb Dan Pemikiran Politik Islam Wa Ode Zalmatin; Hasaruddin Hasaruddin; Syamzan Syukur
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i2.1619

Abstract

Tulisan ini membahas pemikiran politik Sayyid Quthb mengenai pemerintahan Islam. Quthb sebagai salah satu tokoh pemikir politik islam pada periode pembaharuan (purifikasi). Wacana ini terus menghangat di kalangan pemikir Islam. Quthb menjelaskan bahwa politik pemerintahan dalam Islam dibangun lebih dari sekedar di atas asas syari‟at. Ia dibangun atas asas bahwa Allah SWT selalu hadir setiap saat di sisi para penguasa dan rakyat mengawasi segala sesuatunya. Quthb termasuk salah satu tokoh Ikhwanul Muslimin yang meniliki karya tulis terkenal seperti Al-Adalah al-Ijtima'iyyah fi al-Islam, Ma'rakah al-Islam wa ar-Ra'sumaliyyah, Nahw al-Mujtma 'Islami, dan Tafsir fi Zilal al-Qur’an berbicara banyak tentang politik. Studi ini merupakan studi kualitatif berbasis perpustakaan (library research)
Co-Authors Abd Rizal Abdul Chadjib Halik Adriani Ahmad M Sewang Ahmad Sandi ahmad yani Ana Fergina Andi Eliyah Humairah Andriani, Hesti Apriyasni Melati Asni Djamereng Asriyana Asriyana Daniel Happy Putra Daryanti Daryanti Deflis Babuta DEWI SARTIKA Firman Firman Gregorius Anung Hanindito H, Sopyan Hamid, Rahmat Harisa , Rahmawati Herman Pelani Hermawansyah Hermawansyah Hesti Andriani Hesti Andriani Ibadurrahman, Muhammad Idrus, Husni Indah Sari Dewi Irfa Dewi Anugrah Ismail Hannanong Kamus Kamus Kholifatun, Umi Nur Koentarto, Ilham M Yusuf K Marni Basir Maulana Maulana Megawati, Lydia Misbahuddin Misbahuddin Muh Fahruddin Muh Ilham Muh. Ilham Muh. Nasir MUHAMMAD ILHAM Muhammad Nuril Huda Muhammad Wahyuddin Abdullah Muhammad Yahdi Muhammad Yahya Mukhtar Galib Munadiyah, Munadiyah Murniati . Musyarif Musyarif, Musyarif Naldi Naldi Nove Anggrayini Pardede, Sihar Permata, Srianti Pirdianto, Ade Pajar Pranoto, Toni Pudjiastuti, Sri Rahayu Rachman, Muhammad Aditya Rahmatul Yushar Rahmawati Ramli Ramli Ramli Reynaldo Reynaldo Risa, Risa Rizka Ratu Rohmelawati, Rohmelawati Ruslan Ruslan Saifuddin Saifuddin Samzan Syukur Sara, Darma Yana Saribunga Saribunga Setyorini, Winarti Sitti Mania, Sitti SRI WAHYUNI St Syamsudduha Subiyantoro, Aditya Ferry Sudarmi Sudarmi Susmihara Syahdino Sahdana Syahruddin, Muhammad Syamsudduha Saleh Syamzan Syukur Syarif, Aidil Akbar Tamsir, Tamsir Tarhan, Raden Muhammad Tasbih Tasbih Titin Kurniati Wati Trisno Wardy Putra Tuti Wahyuni Wa Ode Zalmatin Yuni Purnama Sari Yusawinur Barella Zanilha, Muflihah Zuhdiah, Zuhdiah