Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Adaptive E-Learning: A systematic review of interactive and flexible learning aligned with student styles Hastuti, Puji; Rahmawati, Ulfa Emi; Sakkinah, Intan Sulistyaningrum; Pratama, Raditya Arief; Hasanah, Qonitatul; Yunita, Tria; Wulandari, Laila
International Journal of Studies in Social Sciences and Humanities (IJOSSH) Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/ijossh.v2i2.5588

Abstract

The development of digital technology and the popularity of the internet have made e-learning an increasingly popular learning method to support the dissemination of knowledge in interactive e-learning systems. However, currently, multimedia content-based e-learning systems are still under-explored, and most e-learning system models are not yet adaptive. On the other hand, each student has a different learning style when interacting with the content presented to them. The challenges faced if adaptive e-learning is not implemented properly can lead to poor learning outcomes. In this study, a systematic literature review was conducted with the PRISMA framework to study adaptive e-learning. From this study, 6 potential literatures were obtained from 193 literatures in the initial search regarding the implementation of adaptive e-learning systems that can answer global challenges in the future. The main finding of this study is that adaptive e-learning is able to overcome educational gaps in the future because students are increasingly dependent on digital learning systems worldwide. Ease of internet access plays a major role in the emergence of a lifelong learning system that can support students' learning styles. The results of this study can be the basis for further research in detecting students' learning styles as a basis for developing learning materials to support distance learning.
Evaluating ERP Information Security Using ISO/IEC 27001:2013 Standard in Agricultural Technology Enterprises Hastuti, Puji; Dewi Cantika, Nourma Islam; Pratama, Aditya; Saputra, Dhanar Intan Surya
Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 15 No. 1 (2025): Inspiration: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AKBA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35585/inspir.v15i1.120

Abstract

Data security is an essential component of ERP system management, particularly given the increasing cyber dangers in the digital age.  This study assesses the maturity of ERP-based information security at PT BroilerX Yogyakarta using the ISO/IEC 27001:2013 standard.  The growing dependence on digital platforms in agriculture has expedited the implementation of ERP solutions, like Odoo, to optimize business processes.  This research employs a qualitative descriptive case study methodology to examine the implementation of ten ISO domains, utilizing data gathered from interviews with the IT team and analyzed through the Capability Maturity Model Integration.  The findings indicate that the majority of domains attained a maturity level of 4 (Managed), signifying consistent and thoroughly documented processes, although Human Resource Security and Incident Management remained at level 3 (Defined), highlighting the necessity for enhanced automation and proactive incident management.  These findings underscore both the strengths and flaws in ERP security implementation and offer actionable advice to enhance the Information Security Management System (ISMS).  This research contextualizes ISO/IEC 27001:2013 within a poultry agritech enterprise, thereby enhancing understanding of the integration of international security standards in technology-driven agribusiness and providing practical insights for similar organizations aiming to bolster their resilience against cyber threats.
Efektivitas Rendaman Daun Jati (Tectona grandis Linn.f) Dalam Mewarnai Stadium Telur Parasit STH (Soil Transmitted Helminth) Hastuti, Puji; Haryatmi, Dwi
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol. 10 No. 2 (2021): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2021
Publisher : Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Worm disease is a health problem that is widely found in the world, nearly 2 billion people are infected with the Soil Transmitted Helminth (STH). Worms belonging to STH are Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura and hookworms (Ancylostoma duodenale and Necator americanus). The diagnosis of intestinal worms is confirmed by microscopic examination of the feces supported by staining. Eosin and lugol have been used as dyes on microscopic examination of feces. Teak leaf (Tectona grandis Linn.f) contain anthocyanin compounds that can be used as natural dyes. The purpose of this study was to determine the ability of soaked teak leaf to color the egg stage of the STH parasite when compared with eosin 2% and lugol 2%. The stool examination method used was sedimentation method. The teak leaf soak was obtained by soaking teak leaf with ethanol 96% and concentrated HCL for 24 hours. The results of staining using teak leaf gave an effective value of 100% on Ascaris sp. ang Trichuris sp. eggs, and gave an effective value of 66,7% on Hookworm eggs. Based on the Chi-square test calculations and the Fisher Exact tables, it can be determined that the teak leaf has such significant capabilities as eosin 2% and lugol 2% in coloring the eggs stage of the STH parasites.
Kesuksesan Wirausaha di Era Digital dari Perspektif Orientasi Kewirausahaan (Study Literature) Zulkifli; Sugiarto, Irwan; Napu, Fithriah; Rukmana, Arief Yanto; Hastuti, Puji
Sanskara Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 1 No. 02 (2023): Sanskara Ekonomi dan Kewirausahaan (SEK)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.742 KB) | DOI: 10.58812/sek.v1i02.87

Abstract

This study aims to evaluate the relationship between entrepreneurial orientation and entrepreneurial success in the digital era based on literature studies. Entrepreneurial orientation is seen as a key factor that can help entrepreneurs to face challenges and take advantage of opportunities that arise in the digital era. The literature study method is used to collect and evaluate literature related to entrepreneurial orientation and entrepreneurial success in the digital era. The results of this study indicate that a good entrepreneurial orientation can help entrepreneurs develop their skills in utilizing digital technology and adapting to changes in the digital era. This literature study concludes that entrepreneurial orientation is an important factor that needs attention in achieving entrepreneurial success in the digital era.
PEMANFAATAN NANO APP: APLIKASI PEMBUKUAN PADA UMKM TOKO KELONTONG Sakkinah, Intan Sulistyaningrum; Rahmawati, Ulfa Emi; Hastuti, Puji; Hasanah, Qonitatul; Pratama, Raditya Arief
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 3, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v3i1.1145

Abstract

Pembukuan memiliki peranan penting dalam berbisnis, pembukuan yang baik dapat menjadi patokan dasar dalam melihat keberhasilan dalam berbisnis. Pembukuan dapat menjadi landasan dalam pengambilan keputusan dalam pengelolaan usaha sebagai contoh dalam penetapan harga maupun pengembangan pasar. UMKM Toko Kelontong bu Hermin belum menerapkan sistem pembukuan dalam menjalankan usahanya.  Minimnya pengetahuan mengenai pembukuan yang baik, mengakibatkan pengusaha UMKM kesulitan dalam penerapan pembukuan dan tidak mengetahui aliran dana usahanya. Komponen pembukuan yang banyak membuat pelaku usaha memiliki pemikiran bahwa pencatatan keuangan akan membebani dan menambah pekerjaan baru. Sehingga dari permasalahan yang dihadapi oleh UMKM Toko Kelontong Bu Hermin, penelitian ini memberikan solusi dalam pencatatan keuangan yang lebih praktis dengan menggunakan aplikasi pembukuan NanoApp. Pemilik usaha diberi pelatihan untuk menggunakan aplikasi NanoApp beserta dengan buku panduan menggunakan aplikasi. Berdasarkan hasil pelatihan penggunaan aplikasi, pemilik usaha mendapatkan kemudahan dalam melakukan pencatatan transaksi. Pencatatan barang menjadi lebih sistematis dan catatan pemasukan maupun pengeluaran dapat dimonitor secara langsung. Dengan adanya aplikasi NanoApp, pemilik usaha mendapatkan solusi dari permasalahan yang selama ini dihadapi yaitu tidak adanya pencatatan keuangan.
MEMBANGUN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PEMBERHENTIAN PEGAWAI SERTA EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI DENGAN PERJANJIAN KERJA Pamungkas, Raka; Hastuti, Puji; Nurdin, Ismail
Jurnal Wahana Bina Pemerintahan Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pengembangan Studi Pemerintahan Program Pascasarjana Magister(S2)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55745/jwbp.v6i2.198

Abstract

Hubungan Industrial, sebuah hubungan antara tiga pihak yakni Pekerja, Pengusaha, dan juga Pemerintah. Hubungan yang membuat satu pihak bergantung pada pihak lain, dan membuat satu pihak berpengaruh pada pihak lainnya. Hubungan Industrial yang baik menciptakan ekosistem kerja dan bisnis yang baik pula. Namun tak jarang sebagai mana hubungan pada umumnya, hubungan industrial juga menciptakan perselisihan dan konflik. Perselisihan Industrial yang umum terjadi biasanya berkaitan dengan Pekerja dan Penyedia Kerja. Contoh yang paling banyak terjadi adalah Pemberhentian Pegawai sepihak, atau Pelanggaran Kesepakatan Kerja, serta permasalahan kinerja pegawai yang dianggap tidak sesuai dengan harapan penyedia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memberi penjelasan dan gambaran mengenai Hubungan Industrial, Pemberhentian Pegawai, dan juga Perbedaan Efektifitas Kerja antara Pegawai Tetap dan Pegawai dengan Perjanjian Kerja. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi literasi, penelitian ini membuktikan bahwa hubungan industrial yang baik akan tercipta jika pemahaman peran dan fungsi setiap pihak dikerjakan dengan baik.
EKSTRAK IKAN MUJAIR SEBAGAI ALTERNATIF PERBAIKAN STATUS GIZI PENDERITA TUBERCULOSIS ANAK Walin, Walin; Sukrilah, Ulfah Agus; Riyadi, Sugeng; Prasetyo, Herry; Hastuti, Puji
Jurnal Sains Kebidanan Vol. 6 No. 1 (2024): MEI 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v6i1.11271

Abstract

Pasien TB paru mengalami penurunan berat badan yang drastis. Hal ini dapat diatasi dengan memperbaiki pola asupan nutrisi khususnya protein dan menjalani pengobatan. Asupan protein tersebut bisa didapatkan dari ikan termasuk mujahir yang memiliki komposisi dan asam amino esensial. Namun bila dikonsumsi secara langsung terasa bau amis.  Untuk menutupi bau dan rasa amis itu perlu dibuat ekstrak dan dikaji kandungan dalam ekstrak Ikan mujahir tersebut.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan ekstrak ikan mujair (Oreochromis mossambicus) sebagai usaha untuk meningkatkan status gizi bagi penderita tuberculosis. Metode penelitian pembuatan ekstrak ikan mujair  dilakukan dengan proses       ekstraksi / hidrolisis melalui mesin ekstraksi dengan ditambahkan pelarut aquades dan etanol 96%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa    kandungan kadar air sebesar 1,33 %, kandungan abu 3,16 %, kadar lemak 16,87 %, kadar protein 54,08 % dan kandungan karbohidrat sebesar 24,56 %. Selanjutnya, berdasarkan hasil analisa terhadap cemaran logam berat seperti pb, Cd, Hg dan As tidak ditemukan atau tidak terdeteksi. Cemaran mikroorganisme salmonella spp, shigella sp dan clostridia juga menunjukkan hasil negative. Kadar air dan kadar abu ada pada kategori rendah masing-masing sebesar 1,33 % dan 3,16 % yang  berarti kualitas ekstrak ikan mujair sangat layak untuk dikonsumsi sebagai usaha untuk meningkatkan status gizi bagi penderita tuberculosis. 
IMPLEMENTASI PELAKSANAAN PERMENKES NO 39 TAHUN 2016 TENTANG PIS-PK PROGRAM INDONESIA SEHAT (Studi Kasus di Puskesmas Kabupaten Sragen) Rahardjo, Budhi; Ani, Nur; Hastuti, Puji
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2021): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v4i1.1026

Abstract

ABSTRAKProgram utama pembangunan kesehatan periode ini adalah Program Indonesia Sehat yang tertuang dalam Renstra Menteri Kesehatan RI 2015-2019, dalam roadmap tahun 2019 seluruh penduduk Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan berupa kunjungan rumah oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga pada tahap persiapan dan kunjungan rumah serta intervensi dini. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada bulan April-September 2018 di CHC Kabupaten Sragen. Variabel penelitiannya adalah pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga pada tahap persiapan dan kunjungan rumah serta intervensi dini. Analisis data menggunakan tiga jalur kegiatan utama yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian ini berdasarkan hasil implementasi di lapangan dibandingkan dengan regulasi yang ada. Cakupan kunjungan rumah belum sesuai, namun tahap persiapan dan kunjungan rumah serta intervensi dini sudah sesuai dengan ketentuan. Kesimpulan: Dari penelitian ini dapat merekomendasikan kepada Puskesmas untuk menjalin kerjasama dengan lintas sektor, meningkatkan jaminan atau komitmen, bekerjasama dengan instansi pendidikan kesehatan agar cakupan kunjungan rumah dapat tercapai tepat waktu. Keywords: Implementation, The Indonesian Health Minister Regulation Number 39  in 2016, Healthy Indonesian Program by Family Approachment  ABSTRAK Program utama pembangunan kesehatan periode ini adalah Program Indonesia Sehat yang tertuang dalam Renstra Menteri Kesehatan RI 2015-2019, dalam roadmap tahun 2019 seluruh penduduk Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan berupa kunjungan rumah oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga pada tahap persiapan dan kunjungan rumah serta intervensi dini. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada bulan April-September 2018 di CHC Kabupaten Sragen. Variabel penelitiannya adalah pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga pada tahap persiapan dan kunjungan rumah serta intervensi dini. Analisis data menggunakan tiga jalur kegiatan utama yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil: Hasil penelitian ini berdasarkan hasil implementasi di lapangan dibandingkan dengan regulasi yang ada. Cakupan kunjungan rumah belum sesuai, namun tahap persiapan dan kunjungan rumah serta intervensi dini sudah sesuai dengan ketentuan. Kesimpulan: Dari penelitian ini dapat merekomendasikan kepada Puskesmas untuk menjalin kerjasama dengan lintas sektor, meningkatkan kepastian atau komitmen, bekerjasama dengan instansi pendidikan kesehatan agar cakupan kunjungan rumah dapat tercapai tepat waktu. Kata Kunci: Implementasi, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016, Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga
TRANSFORMASI DIGITAL PAYMENT: ANALISIS DAMPAK IMPLEMENTASI QRIS TERHADAP POLA KONSUMSI MAHASISWA UNIVERSITAS ACHMAD YANI Jumiati, Jumiati; Surti, Surti; Hastuti, Puji; Juhdi, Muhammad; Maulana, Very Aji
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i4.7701

Abstract

ABSTRACT The use of QRIS has significantly changed student consumption behavior. Through the adoption of QRIS, students tend to choose QRIS over other payment methods. This study aims to analyze the effect of QRIS use on the consumption behavior of students of the Faculty of Economics, class of 2021–2024 at Campus II, Achmad Yani University, Banjarmasin. The methods used are validity, reliability, classical assumptions, simple linear regression, t-test, and coefficient of determination (R²). Of the 122 students, 86 respondents were selected through purposive sampling with QRIS user criteria. Primary data were obtained through questionnaires. The results show that QRIS use has a positive and significant effect on student consumption behavior. The regression equation Y = -0.405 + 1.229X shows that an increase in one unit of QRIS use increases consumption behavior by 1.229 units. The significance value of the t-test of 0.000 (<0.05) confirms a statistically significant effect. The coefficient of determination (R²) of 35.4% indicates that QRIS explains most of the variation in consumption behavior, with the remainder influenced by other factors. A total of 83.7% of students use QRIS for basic needs such as groceries, stationery, and entertainment (streaming, cinema), while 80.2% use it for food and beverages at cafes, restaurants, or food stalls. The ease and accessibility of QRIS encourages increased consumer behavior. Educational institutions and financial planners can consider digital financial literacy programs to encourage wiser consumption. ABSTRAK Penggunaan QRIS telah mengubah secara signifikan perilaku konsumsi mahasiswa. Melalui adopsi QRIS dimana mahasiswa cenderung memilih QRIS dibandingkan metode pembayaran lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan QRIS terhadap perilaku konsumsi mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 2021–2024 di Kampus II Universitas Achmad Yani Banjarmasin.Metode yang di gunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R²). Variabel yang digunakan adalah penggunaan QRIS (X) sebagai variabel independen dan perilaku konsumsi (Y) sebagai variabel dependen. Dari 122 mahasiswa, 86 responden dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria pengguna QRIS. Data primer diperoleh melalui kuesioner Hasil menunjukkan bahwa penggunaan QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumsi mahasiswa. Persamaan regresi Y = -0,405 + 1,229X menunjukkan bahwa peningkatan satu satuan penggunaan QRIS meningkatkan perilaku konsumsi sebesar 1,229 satuan. Nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 (< 0,05) menegaskan pengaruh yang signifikan secara statistik. Koefisien determinasi (R²) sebesar 35,4% menunjukkan bahwa QRIS menjelaskan sebagian besar variasi dalam perilaku konsumsi, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Sebanyak 83,7% mahasiswa menggunakan QRIS untuk kebutuhan pokok seperti sembako, alat tulis, dan hiburan (streaming, bioskop), sedangkan 80,2% menggunakannya untuk makanan dan minuman di kafe, restoran, atau warung makan. Kemudahan dan aksesibilitas QRIS mendorong peningkatan perilaku konsumtif. Institusi pendidikan dan perencana keuangan dapat mempertimbangkan program literasi keuangan digital untuk mendorong konsumsi yang lebih bijak.
Government policy on health worker competency testing regulations Hastuti, Puji; Wahyuningrat, Wahyuningrat
International Journal on Social Science, Economics and Art Vol. 15 No. 3 (2025): in Press
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/ijosea.v15i3.779

Abstract

The health worker competency test is an Indonesian government policy aimed at ensuring that health workers, such as doctors, nurses, midwives, and other medical personnel, have adequate competency and professional standards before officially working. The competency test is a process of measuring the knowledge, skills, and attitudes of students at universities that provide higher education in the health sector. The implementation of the competency test itself has experienced various problems and changes. For example, the competency test for graduates of health universities is considered not in accordance with the mandate of the Higher Education Law and the Health Worker Regulation because it is carried out by a national committee. The Purwokerto Midwifery Study Program, Diploma Three Program, is a health worker institution that graduates midwives and has conducted competency tests for its graduates. The purpose of this study is to describe the pass rate of the competency test since participating in 2020 to 2024 for 5 years at the Purwokerto Midwifery Study Program, Diploma Three Program, and the preparations made for the competency test as well as the obstacles experienced in implementing the competency test. The research method uses secondary data derived from educational reports to describe the pass rate of the competency test. Interviews and observations to examine the preparation and obstacles in implementing the competency test. From the 2020 to 2024 competency tests, graduates were declared 100% competent. One retaker in 2022 was declared competent at the next stage. Preparation for the competency test included identifying students who met the requirements and providing refreshers on the test questions. A perceived obstacle was server inefficiency during the exam. Students were advised to prepare well for the test to be declared competent.