Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Konseling Kelompok Sebagai Upaya Peningkatan Efikasi Diri Penderita Hiv Di Surakarta Wahyuni, Endah Sri; Hastuti, Tri; Ramadhani, Syafira Rizqi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus HIV di Indonesia masih tinggi. Tahun 2022 kasus HIV di Indonesia mencapai 329.581 kasus, Sebagian besar pada jenis kelamin laki-laki dan usia produktif, yakni usia 25-49 tahun. Adanya gangguan yang kompleks pada penderita HIV mempengaruhi produktivitas mereka. Gangguan fisik akibat penurunan system kekebalan tubuh menyebabkan rentan terkena infekais. Perasaan cemas, takut dan tingginya stigma menyebabkan ODHIV (Orang Dengan HIV) enggan mengungkapkan status dan membatasi akses layanan Kesehatan. Hal ini menghambat penanganan dan pencegahan HIV dan meningkatkan penularan kasus HIV. Mitra kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah KDS Sahabat di Surakarta. Salah satu permasalahan dalam komunitas ini adalah masih rendahnya efikasi diri pada anggota di KDS Sahabat. Hal tersebut mempengaruhi kepatuhan terapi ODHIV yang dapat menurunkan kualitas hidup mereka. Salah satu upaya peningkatan efikasi diri adalah konseling kelompok. Konseling ini dilakukan dalam 2 sesi, yakni sesi pelatihan konselor/coordinator kelompok dan sesi implementasi konseling kelompok. Materi yang diberikan tentang konsep diri, persepsi terhadap diri, sikap mental, keyakinan mental dan semangat hidup. Hasil pengabdian Masyarakat ini menujukkan adanya peningkatan pemahaman dari coordinator kelompok/ konselor dan anggota KDS mampu melakukan role play konseling kelompok sesuai pedoman. Harapannya kegiatan konseling kelompok ini dapat dilakukan secara rutin dan ada proses kaderisasi dalam KDS Sahabat sehingga efikasi diri anggota baik.
Optimalisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Penanganan Pandemi COVID-19 melalui Radio Komunitas Hastuti, Tri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah radio komunitas sebagai salah satu elemen yang ada di lingkup masyarakat memiliki peran dalam penanganan pandemi COVID-19 dengan mengoptimalisasikan teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini ditunjukkan dengan adanya pemanfaatan berbagai media sosial dalam proses penyiaran program siaran. Dan ditunjukkan pula dengan adanya pemanfaatan teknologi dalam proses penyiaran jarak jauh tanpa adanya pertemuan secara tatap muka antara penyiar, operator, dan narasumber.
Optimization of Pregnant Women's Knowledge about Nausea, Vomiting and the Use of Ginger Honey Drink to Reduce Nausea, Vomiting Erma Retnaningtyas; Tri Hastuti; Yuliana Elma; Henderiana Kililily; Dwi Purwaningsih; Iriani Winoto; Hendrika Lawalata; Salmawaty; Elbina Sihombing
Journal of Community Engagement in Health Vol. 7 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v7i1.580

Abstract

Nausea and vomiting that occurs in the first trimester of pregnancy is caused by increased levels of the hormones Estrogen and Human Chorionic Gonadotropin (HCG) in the serum from the placenta. Nausea, vomiting often occurs when you wake up in the morning, which is also called morning sickness. The aim of this community service is to optimize pregnant women's knowledge about the benefits of ginger-honey drinks to reduce nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester. This activity is carried out by providing education about nausea and vomiting in the first trimester of pregnancy by giving a pre-test questionnaire about nausea and vomiting before being given counseling and post test questionnaire about nausea and vomiting after being given counseling. Then they carried out a demonstration on making Honey Ginger leaf drink and immediately distributed it for pregnant women to drink. This counseling was carried out at the Mawar posyandu in the working area of the Karang Indah Community Health Center, Merauke district, which was attended by 23 pregnant women. The results of the counseling before the counseling was given were 13 pregnant women (57%) with good knowledge and after the activity there was an increase in knowledge to 22 pregnant women (96%) with good knowledge. It is hoped that there will be more emphasis on treating nausea and vomiting by utilizing the natural wealth around us, namely ginger and honey.
Optimalisasi Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia Kehamilan Dan Pemanfaatan Minuman Daun Kelor Madu Untuk Menurunkan Anemia Retnaningtyas, Erma; Tri Hastuti; Winarti; Salimah; Ida agnes; Novita; Sutrisiati; Jasinta Berum; Rizki Amalia; Ana Gori
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia meningkatkan resiko terjadinya abortus, , kelahiran premature, Perdarahan dan lain  sebagainya.  Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar48,9%. Untuk menurunkan Angka Kejadian Anemia pada ibu hamil salah upaya non farmakologi adalah dengan mengonsumsi minuman daun kelor yang memiliki kandungan Zat Besi sangat tinggi Tujuan pengabdian masyarakati ini adalah untuk optimalisasi pengetahuan ibu hamil tentang pemanfaat minuman daun kelor untuk menurunkan anemia. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang anemia kehamilan dengan memberikan Pre Tes sebelum diberikan penyuluhan dan post tes sesudah diberikan penyuluhan. Kemudian melakukan demosntrasi pembuatan Minuman daun Kelor Madu dan langsung dibagikan untuk diminum oleh Ibu Hamil. Penyuluhan ini dilakukan di Posyandu Anggrek Wilayah Kerja Puskesmas Samkai Kabupaten Merauke yang dikuti oleh 15 ibu hamil. Hasil penyuluhan sebelum diberikan penyuluhan sebanyak 4 ibu hamil (27%) dengan pengetahuan Baik dan setelah kegiatan terdapat peningkatan pengetahuan menjadi 12 ibu hamil (80%) dengan pengetahuan baik. Diharapkan lebih menekannkan pencegahan anemia dengan memanfaatkan kekayaan alam disekitar kita