Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

The Influence of Health Education on Peer Behavior with Bullying Incidents in Adolescents at the Education Foundation High School Medan Family in Medan City Hayati, Nila; Mediastuti, Fitriani; Padinding, Siswanto
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal eduHealt, 2023, December
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying behavior still occurs in students at the Medan Family Education Foundation High School. Group mates (gangs) engage in bullying behavior towards friends and underclassmen such as yelling and taunting. One way to respond to bullying behavior can be realized in providing health education in schools. With health education in schools, students can be assisted with problems that are being faced during the learning and socialization process at school. The research objective was to analyze the effect of health education on peer behavior with the incidence of bullying in adolescents at the Medan Family Education Foundation High School in Medan City. The research design uses a quasi-experimental approach with a pre-post test design with control group approach. The population in this study were all young students at the Medan Family Education Foundation High School in Medan City as many as 480 students. The number of samples was 82 people consisting of 41 samples for the case group and 41 samples for the control group. The sampling technique is probability sampling with simple random sampling technique. Univariate data analysis with frequency distribution tables, bivariate analysis with t-test.There is an effect of health education on knowledge of bullying in adolescents at the Medan Family Education Foundation High School in Medan City with a p-value <α = 0.05, there is an effect of health education on bullying attitudes in adolescents at the Medan Family Education Foundation High School in Medan City with p-value < α = 0.05 and there is an effect of health education on bullying acts in adolescents at the Medan Family Education Foundation High School in Medan City with a p-value < α = 0.05. Health education affects peer behavior and can reduce the incidence of bullying in adolescents..
Pelatihan Pembuatan Pupuk Oranik Cair (POC) Dari Sampah Organik di Desa Pringgasela Selatan Kabupaten Lombok Timur Hadi, Taufikul; Widiyanti, Astrini; Hayati, Nila
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Abdinesia: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat di desa Pringgasela Selatan belum terlalu perduli dalam mengatasi persoalan sampah. Masih ada sebagian besar masyarakat di desa tersebut membuang sampah di sembarang tempat seperti di parit dan saluran irigasi persawahan. Sampah sebenarnya memiliki nilai guna kembali jika dilakukan pengolahan kembali, baik itu pada smapah organic maupun sampah anorganik. Akan tetapi kurangnya pengetahuan masyarakat terutama di desa Pringgasela Selatan dalam pengolahan sampah, sehingga sampah tersebut hanya dikumpulkan, diangkut, dan dibuang. Salah satu pengolahan sampah organic adalah pembuatan Pupuk Organik Cair. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahun mengenai jenis sampah organic, cara memilah sampah, dapat mengolah sampah menjadi pupuk cair yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk memupuk tanaman baik yang ada di persawahan ataupun di pekarangan rumah. Selain itu juga kegiatan ini diharapakan bisa mendukung program Zero Waste yang dicanangkan oleh pemerintah provinsi NTB. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan pemberian materi tentang sampah organic, pupuk organic cair, dan komposter. Kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan komposter dan pupuk organic cair. Dari hasil kegiatan pelatihan ini ibu-ibu peserta yang tergabung dalam kelompok Dasa Wisma RW Sepakat Desa Pringgasela Selatan memberikan respon yang positif. Hal ini terlihat dari antusias mereka dalam mengikuti pemberian materi dan pelaksanaan praktik.
PENYULUHAN KESEHATAN MENGENAI PERSONAL HYGIENE SEBAGAI UPAYA PROMOSI KESEHATAN PADA SISWA SISWI KELAS IX UPT SMP NEGERI 15 MEDAN KECAMATAN MEDAN AMPLAS KOTA MEDAN SUMATERA UTARA 2025 Pase, Muslimah; Rangkuti, Saddiyah; Hayati, Nila; Zaen, Niasty Lasmy; Lubis, Anita Damayanti; Noviyanti, Rizki
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v4i2.1913

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari kebersihan merupakan hal yang sangat penting dan harus di perhatikan karena kebersihan akan mempengaruhi kesehatan dan psikis seseorang. Kebersihan itu sendiri dapat dipengaruhi oleh nilai individu dan kebiasaan. Hal-hal yang dapat mempengaruhinya seperti kebudayaaan, sosial, keluarga, pendidikan, persepsi seseorang terhadap kesehatan, serta tingkat perkembangan. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk melakukan pendidikan kesehatan melalui sosialisasi personal hygiene sebagai langkah awal kesehatan personal pada remaja yang memiliki tujuan umum dan tujuan khusus. Kegiatan edukasi bertema personal hygiene pada remaja dilaksanakan dosen dan mahasiswa Universitas Haji Sumatera Utara dan jumlah siswa yang mengikuti penyuluhan berjumlah 35 orang yang berusia 14-15 tahun. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini adalah dalam bentuk penyuluhan kesehatan, media yang diberikan secara langsung pada peserta dan menyampaikan materi dengan menggunakan PPT yang telah dirancang sebelumnya sebagai alat promosi kesehatan. Kegiatan dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga penyusunan laporan yang dilaksanakan di ruangan kelas IX UPT SMP Negeri 15 Medan. Hasil kegiatan dari pengabdian masyarakat ini bahwa seluruh peserta dapat memahami materi yang telah di berikan dan kegiatan edukasi berjalan dengan baik dan mendapatkan respon serta antusias yang baik dari para siswa/i. Hal ini ditunjukkan dengan antusias siswa/i untuk bertanya dan menyampaikannya kembali dengan orang disekitarnya. Edukasi yang diberikan juga tersampaikan dengan baik yang ditunjukkan dari peningkatan pengetahuan siswa/i terkait bahayanya tidak menjaga personal hygiene. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan pendidikan kesehatan tentang bahaya personal hygiene pada remaja ini dapat menigkatkan pengetahuan dan juga kesadaran siswa/i. sosialisasi juga harus dilakukan berulang-ulang dan menarik, untuk itu dibutuhkan kegiatan edukasi dengan menggunakan penyuluhan perlu terus dilaksanakan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan remaja, kerjasama yang baik antara tenaga kesehatan dan masyarakat khususnya pada remaja.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KESEHATAN MENTAL PADA IBU HAMIL DI KECAMATAN TANJUNG MORAWA Zaen, Niasty Lasmy; Rangkuti, Saddiyah; Pase, Muslimah; Hayati, Nila; Lubis, Anita Damayanti
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jisomba.v5i1.2087

Abstract

Masih banyak ibu hamil mengalami keterbatasan akses terhadap informasi kesehatan mental yang komprehensif dan terpercaya. Hal ini diperparah dengan keterbatasan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi secara langsung. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam menjaga kesehatan mental terkait perubahan emosional tubuhnya. Kegiatan edukasi bertema Kesehatan Mental pada Ibu Hamil dilaksanakan pada 4 orang ibu hamil 1 orang pimpinan Praktek Mandiri Bidan. Metode  pelaksanaan  Program  Pengabdian  Masyarakat  ini  adalah  dalam  bentuk  penyuluhan  Kesehatan, media sosial leaflet yang diberikan secara langsung pada peserta  dan menyampaikan materi dengan menggunakan leafleat yang telah dirancang sebelumnya sebagai alat promosi kesehatan. Kegiatan dimulai dari tahapan  perencanaan, pelaksanaan, evaluasi,  hingga penyusunan  laporan. Hasil kegiatan dari pengabdian masyarakat ini bahwa seluruh peserta dapat memahami materi yang telah di berikan. Kegiatan edukasi berjalan dengan baik dan mendapatkan respon serta antusias yang baik dari responden. Hal ini ditunjukkan dengan antusias responden untuk bertanya dan membagikan informasi yang didapat melalui akun media sosialnya. Edukasi yang diberikan juga tersampaikan dengan baik yang ditunjukkan dari peningkatan pengetahuan responden terkait kesehatan mental selama kehamilan dengan melihat perbandingan hasil pre-test dan post-test. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan tentang kesehatan mental selama kehamilan sebagai upaya promosi kesehatan pada ibu hamil Di Kecamatan Tanjung Morawa ini harus diberikan secara berulang-ulang dan menarik, Untuk itu dibutuhkan kegiatan edukasi dengan menggunakan penyuluhan perlu terus dilaksanakan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama ibu hamil dan kerjasama yang baik antara tenaga kesehatan dan para orang tua khususnya ibu hamil dan keluarga.
Pengaruh pendekatan pembelajaran matematika realistik, interaksi antarsiswa ditinjau dari motivasi intrinsik terhadap hasil belajar matematika Fauzi , Lalu Muhammad; Hayati, Nila; Wardi, Zaotul; Yazid, Muh
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v10i1.22431

Abstract

This research aims to see whether there is a direct or indirect influence from students' perceptions of realistic mathematics learning approaches and interactions between students in terms of learning motivation on mathematics learning outcomes. The type of research used in this research is quantitative research. All class VIII students of SMPN 1 Suralaga consisting of 6 classes are the population of this study. The sample in this study was class VIII D which was chosen randomly using a simple random sampling technique using a lottery. The instruments used in collecting data were questionnaires and tests. Data were analyzed using path analysis with the help of the Amos 25.0 program. Research results: 1) the realistic mathematics learning approach has a direct effect on students' learning motivation, this can be seen from the P value of 0.037, which is smaller than the significance level of 0.05; 2) interaction between students has a direct effect on students' learning motivation, this can be seen from the P value of 0.049, which is smaller than the significance level of 0.05; 3) the realistic mathematics learning approach has a direct effect on mathematics learning outcomes, this can be seen from the P value of 0.035, less than the significance level of 0.05; 4) interaction between students has no direct effect on mathematics learning outcomes, this can be seen from the P value of 0.088 which is greater than the significance level of 0.05; and 5) student learning motivation has a direct influence on mathematics learning outcomes, this can be seen from the P value of 0.023, which is smaller than the significance level of 0.05.
Ethnomathematics study and educational values in fundamental activities at the langgar pusaka of sapit village Fauzi, Lalu Muhammad; Satriawan, Rody; Hayati, Nila
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v11i1.25097

Abstract

Sebagian besar orang memandang bahwa matematika tidak berhubungan dengan kehidupan nyata atau bebas budaya. Namun pandangan ini merupakan pandangan yang keliru karena matematika merupakan produk dari aktivitas manusia. Dalam hal ini terdapat jalan yang menghubungkan antara matematika dengan budaya yang disebut dengan etnomatematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep etnomatematika dan nilai-nilai pendidikan pada aktivitas fundamental di rumah adat Langgar Pusaka, Desa Sapit, Lombok Timur. Rumah adat ini tidak hanya memiliki fungsi budaya dan spiritual tetapi juga memuat berbagai aspek matematika dalam arsitektur, konstruksi, dan aktivitas ritualnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fundamental yang terdapat pada rumah adat Langgar Pusaka mencerminkan konsep-konsep matematika seperti geometri baik pada struktur bangunan dan alat-alat ritual yang digunakan pada prosesi adat, pengukuran, simetri, serta pola bilangan dalam tradisi ritual. Selain itu, aktivitas fundamental yang dilakukan di rumah adat Langgar Pusaka mengandung nilai-nilai pendidikan seperti kerja sama atau gotong royong yang disebut dengan berikuk tinjal, saling menghargai sesama (tindih), tidak berlebihan (semaik), dan bersifat irit (itiq). Kajian ini memiliki potensi untuk dijadikan sebagai sumber belajar matematika dan dapat menjadi referensi dalam mengintegrasikan budaya lokal dengan pembelajaran matematika yang kontekstual di sekolah
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Dengan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Siswa Endriana, Neny; Wardi, Zaotul; Jannah, Latifatul; Hayati, Nila
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i1.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematika siswa. Pada sub materi barisan dan deret. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan disign One-Group Pretest-Posttest Desain.Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Sakra berjumlah 468 siswa dan sampel yang digunakan adalah siswa kelas X-B sebanyak 36 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan jenis simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes essay dan angket persepsi siswa. Variabel pada penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dan variabel terikat yaitu kemampuan berpikir kreatif. Teknik analisis data menggunakan uji Normalitas dengan Chi-Kuadrat, uji Linieritas data dengan uji-F. Sedangkan uji Hipotesis diperoleh dari uji t dengan nilai thitung = 5,516 dan ttabel = 2,032 karena thitung> ttabel pada taraf signifikan 5%, maka disimpulkan bahwa HO di tolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh yang positif dan signifikan penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematika siswa. Adapun nilai determinasi korelasi sebesar 0,687 termasuk dalam kategori kuat. Pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan berpikir kreatif matematika siswa sebesar 0,472 atau 47,2%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain
Pengembangan Bahan Ajar Matematika Interaktif Berbasis STEAM Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Endriana, Neny; Hayati, Nila; Ulfa, Nurul
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i2.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kevalidan bahan ajar matematika interaktif berbasis STEAM dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, (2) mengetahui kepraktisan bahan ajar matematika interaktif STEAM dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, (3) mengetahui keefektifan bahan ajar matematika interaktif berbasis STEAM dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, , and Evaluation). Subjek uji coba terbatas penelitian ini adalah kelas XI MAN 1 Lombok Timur dengan 15 peserta didik dan subjek uji coba lapangan sebanyak 36 peserta didik kelas X MAN 1 Lombok Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) bahan ajar matematika interaktif berbasis STEAM dinyatakan sangat baik dengan perolehan hasil untuk validator ahli materi memperoleh nilai sebesar 291 dan validator ahli media memperoleh nilai sebesar 125, untuk kevalidan tes hasil belajar siswa memenuhi kriteria sangat valid yaitu dengan koefisien validitas sebesar 0,90 dan layak digunakan, (2) hasil ujipraktilitas menunjukkan kriteria sangat praktis dari respon guru dan peserta didik berturut-turut yaitu 82% dan 83%, (3) Hasil uji efektivitas diperoleh N-Gain Score sebesar 0,67 yang berada pada kategori sedang serta memperoleh tafsiran N-Gain sebesar 69,40% dengan kategori cukup efektif
Workshop pembuatan aplikasi arsip elektronik Fauzi, Lalu Muhammad; Gazali, Muhammad; Mukti, Husnul; Hayati, Nila; Rahmawati, Baiq Fitri
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 3 No 1 (2022): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v3i1.5824

Abstract

Each archive can help one's memory of a particular manuscript as an information center. As a source of documentation, archives can be used by organizational leaders in making appropriate decisions regarding the problems at hand as an official proof of responsibility for the administration's administration. Teachers are not only required to march in understanding the subject matter, but teachers must also be able to archive important documents as part of implementing learning. It is considered essential to provide workshops or training in electronic archive applications. The workshop was carried out for one whole day with details of the provision of materials, the practice of making electronic applications, and mentoring of participants after the workshop activities were completed. The workshop will be held on Saturday, August 28, 2021, at SDN 4 Perigi. The results of the workshop provide an illustration that participants have been able to create electronic archive applications using the Auto Play Media Studio 8.0 application
Pengembangan Tes Model Teslet Berbasis Kearifan Lokal Sasak Pada Materi Geometri dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika Tilawati, Susi; Supiyati, Sri; Hayati, Nila
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17308

Abstract

Abstract: This study aims to develop a teslet-model test based on Sasak local wisdom in geometry material to improve students’ mathematical literacy skills. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the Borg & Gall model, which was modified into seven stages: initial data collection, planning, initial product development, limited trial, product revision, field trial, and final revision. The instrument consisted of 21 items grouped into 7 teslets, integrating Sasak cultural contexts such as traditional architecture, traditional weaving (tenun), and local arts into geometric concepts. Expert validation results showed an Aiken’s V value of 0.68125 (high category), and the instrument’s reliability reached 0.761 (high category). The item difficulty analysis indicated a proportional distribution dominated by medium-level items, while the discrimination index analysis revealed that most items fell into the good or very good categories. Field trials conducted with seventh-grade students at SMP Negeri 1 Selong demonstrated that the instrument obtained an effectiveness score of 380, categorized as moderately effective in improving mathematical literacy. This was reflected in students’ increased understanding of geometric material as well as their appreciation of local cultural values.Thus, the Sasak local-wisdom-based teslet developed in this study is not only valid, reliable, and feasible as an assessment instrument, but also contributes significantly to preserving local culture and strengthening contextual learning in schools. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengembangkan tes model teslet berbasis kearifan lokal Sasak pada materi geometri untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi tujuh tahap: pengumpulan data awal, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi produk, uji coba lapangan, serta revisi final. Instrumen berupa 21 soal yang terbagi jadi 7 teslet yang memadukan konteks budaya Sasak, seperti arsitektur tradisional, kerajinan tradisional (tenun), dan kesenian tradisional, dengan konsep geometri. Hasil validasi ahli menunjukkan nilai Aiken’s V sebesar 0,68125 (kategori tinggi), sedangkan reliabilitas instrumen mencapai 0,761 (kategori tinggi). Analisis tingkat kesukaran memperlihatkan distribusi soal yang proporsional dengan dominasi kategori sedang, sementara uji daya beda menunjukkan sebagian besar soal tergolong baik dan sangat baik. Uji coba lapangan pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Selong menunjukkan bahwa instrument memiliki skor evektifitas 380 kategori cukup efektif dalam meningkatkan literasi matematika, ditandai dengan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi geometri sekaligus apresiasi mereka terhadap nilai budaya lokal. Dengan demikian, teslet berbasis kearifan lokal Sasak yang dikembangkan tidak hanya valid, reliabel, dan layak digunakan sebagai instrumen penilaian, tetapi juga memberikan kontribusi penting dalam pelestarian budaya lokal dan penguatan pembelajaran kontekstual di sekolah.