Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pengetahuan Kesiapsiagaan Banjir Pengurus Karang Taruna dengan Metode Diskusi Berbantuan Media Audio Visual di Kelurahan Sawah Besar Tahun 2018 Prasetyo, Dwi Nova Hadi; Hayati, Rahma
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the knowledge level of youth organization members about flood disaster preparedness in Sawah Besar Village, and to know the increase in knowledge of the cadets about flood preparedness after socialization. The object of this study was the members of youth organization in Sawah Besar Village totally 32 people. Methods of data collection were documentation methods, socialization processes and instrument tests. Technique in analyzing data used percentage descriptive of data analysis techniques and comparison tests of knowledge average used paired t-test and n-gain test. The results showed that the knowledge of youth organization members in Sawah Besar Village increased significantly after being given information on flood disaster preparedness by using audio-visual media conducted by the Regional Disaster Handling Agency (RDHA) of Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan pengurus karang taruna tentang kesiapsiagaan bencana banjir di Kelurahan Sawah Besar, dan mengetahui peningkatan pengetahuan pengurus karang taruna tentang kesiapsiagaan bencana banjir sesudah sosialisasi. Objek dari penelitian ini adalah pengurus karang taruna di Kelurahan Sawah Besar dengan jumlah anggota 32 orang. Metode pengumpulan data berupa metode dokumentasi, proses sosialisasi, dan instrument test. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif persentase dan uji perbandingan rata-rata pengetahuan dengan menggunakan uji paired t-test dan uji n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan anggota karang taruna di Kelurahan Sawah Besar mengalami peningkatan yang signifikan setelah diberikan sosialisasi tentang kesiapsiagaan bencana banjir dengan menggunakan media audio-visual yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU RAMAH LINGKUNGAN PENAMBANG PASIR DI SUNGAI KRASAK Fatlulloh, Muhammad Nur; Hayati, Rahma; Indrayati, Ariyani
Indonesian Journal of Conservation Vol 8, No 2 (2019): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v8i2.22690

Abstract

Kegiatan penambangan pasir menghasilkan dampak-dampak baik negatif maupun postif. Dalam kegiatan penambangan pasir di Sungai Krasak para penambang seharusnya memiliki pengetahuan mengenai lingkungan agar dapat mendorong adanya perilaku ramah lingkungan dalam kegiatan penambangan. Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengukur tingkat pengetahuan penambang mengenai lingkungan; 2) untuk mengetahui perilaku ramah lingkungan penambang pasir; 3) untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan terhadap perilaku ramah lingkungan penambang pasir di Sungai Krasak. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan kelingkungan penambang sedang dengan rata-rata skor 73,33%, sedangkan untuk perilaku ramah lingkungannya sedang dengan rata - rata skor 73,33%. Untuk hasil regresi diketahui nilai koofisien variabel pengetahuan adalah sebesar 0,897. Artinya jika terjadi suatu peningkatan variabel pengetahuan sebesar 1, maka nilai perilaku ramah lingkungan akan meningkat 0,897. Besarnya kontribusi pengetahuan terhadap perilaku ramah lingkungan diketahui dari nilai R Square yaitu sebesar 60,10% yang berarti bahwa pengetahuan kelingkungan penambang mempengaruhi perilaku ramah lingkungan penambang pasir di Sungai Krasak.
Hubungan Tingkat Pendidikan Pengrajin Industri Batik Terhadap Pengelolaan Limbah di Desa Wisata Gemawang Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang Miftahurridlo, Muhammad; Hayati, Rahma
Edu Geography Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v8i1.39323

Abstract

Tujuan penelitian ini meliputi; mengetahui tingkat pendidikan pengrajin batik, mengetahui upaya pengelolaan limbah batik yang dilakukan oleh para pengrajin batik, mengetahui pengaruh tingkat pendidikan pengrajin industri batik terhadap pengelolaan limbah batik dan mengetahui pengaruh pengelolaan limbah batik terhadap kenyamanan wisatawan di Desa Wisata Gemawang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, meliputi 25 sampel pengrajin batik dan sebagian menggunakan insidental sampling untuk mengambil 30 sampel wisatawan atau pengunjung. Hasil penelitian ini, a) tingkat pendidikan pengrajin industri batik di Desa Gemawang masuk dalam kategori tinggi. b) pengelolaan limbah yang dilakukan oleh pengrajin masuk dalam kategori baik, dimana limbah tersebut sudah ditempatkan pada IPAL yang pada akhirnya menjadi air jernih yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. c) terdapat hubungan positif antara pendidikan pengrajin batik terhadap pengelolaan limbah yang mereka lakukan. d) terdapat hubungan positif antara pengelolaan limbah terhadap daya tarik wisatawan di Desa Wisata Gemawang. Keadaan lingkungan yang bersih dan rapi akan lebih menarik minat pengunjung untuk berwisata.
APLIKASI TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK HANALISIS POTENSI WILAYAH PESISIR GUNA PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KABUPATEN REMBANG Tjahjono, Heri; Hayati, Rahma; Sitoresmi, Galuh
Forum Ilmu Sosial Vol 39, No 2 (2012): December 2012
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/fis.v39i2.5401

Abstract

Tourism can be a top priority in supporting the development of a region. Coastal tourism is a potential tourist that will contribute significantly to the community’s economy. Rembang District as one of the coastal tourist destination, located on the north coast of Java and has the potential of natural beauty that is very interesting, but less widely known because of lack of development. The government is currently trying to develop a Rembang district coastal tourist areas to be promoted to some areas. Purpose of this study were (1) determine the potential for coastal areas in the Rembang District, (2) determine how far the development of coastal tourism in Rembang District, and (3) Provide guidance on priority areas for the development of coastal tourism in Rembang District. The variables consisted of physical potential, the social potential, and tourism development. The method of data collection using observation, documentation, and interviews. Analysis of data using scoring techniques, grades and descriptive analysis. The results showed that areas that have the potential for the development of coastal tourism in Rembang District in stages from the highest potential and Sub-district Rembang and Sarang, Sub-distric Kragan, and Lasem. The development of tourism in coastal areas in Rembang District is quite diverse among others include beautiful panorama, cultural tourism, pilgrim (religion), culinary, industrial, and commercial all of which have the potential to be marketed. Great potential is less supported the development of tourism, especially accommodation, infrastructure, facilities and services. Based on the potential physical, social, and tourism development that is directed into 3 main priorities Priority I Rembang and Sarang District are prioritized for the development of cultural tourism and pilgrim tour. Priority II Kragan District that no special priority. Priority III Lasem District priority for pilgrim tourism development
POLA PERJALANAN KERJA PEDAGANG SAYURAN (KASUS PADA WANITA PEDAGANG SAYURAN DI PASAR UNGARAN KABUPATEN SEMARANG) Hayati, Rahma
Forum Ilmu Sosial Vol 35, No 1 (2008): June 2008
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/fis.v35i1.1301

Abstract

Women participation at public sectors are more and more large. Those cases are happened at rural andurban area. The public sector which gives much opportunities for women to do is trade sector, because thissector is not too require specifically for skill and the allocation time for this sector is flexible. The questionsin this research are: 1) where are the vegetable women trader come from? 2) where are the vegetablecommodities come from? 3) are side destination by vegetable women trader beside to the market? 4) whatare the facility of transportation used by vegetable women trader? 5) how are the pattern of the work tripsformed? The result of this research are: 1) the area origin from vegetable women trader at Ungaran Marketare Semarang Regency (70.36%), Semarang City ( 25.95%) and Salatiga City (3.70%); 2) the area originfrom vegetable commodities are Semarang Regency (Sumowono, Ambarawa, Ungaran, Getasan), andSemarang City (Gunungpati, Mijen, dan Banyumanik); 3) the transportation infrastructure and facilitiesto service vegetable women trader to do to Ungaran Market are enough; 4) the time allocation from thevegetable women trader’s work trips are 8 – 13 hours; 5) the pattern of vegetable women trader’s worktrips at Ungaran Market are 6 (six) types.Keywords : Women trader, pattern of work trips
Identifikasi Permukiman Kumuh Pada Tingkat RW dan Arahan Penanganan di Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang Nugraha, Adit Pratama Setya; Hayati, Rahma
Geo-Image Vol 9 No 2 (2020): Geo-Image
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v9i2.39687

Abstract

Kelurahan Tanjungasari merupakan salah satu kelurahan yang teridentifikasi kumuh yang ada di Kabupaten Rembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Mengidentifikasi persebaran permukiman kumuh tingkat RW, (2) Faktor penyebab permukiman kumuh di masing-masing RW, dan (3) Arahan penanganan untuk RW yang teridentifikasi paling kumuh. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah rumah tangga yang tinggal di Kelurahan Tanjungsari dengan sampel yang diambil secara Purposive sampling sebanayak 96 sampel. Metode pengumpulan data instrumen lapangan, kuesioner, wawancara dan studi dokumentasi, digitasi dan interpretasi citra. Teknik analisis data menggunakan analisis pembobotan yang didasarkan atas Permen PUPR No.14/PRT/M/2018 yang telah dimodifikasi dan analisis skoring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) Seluruh RW yang ada di Kelurahan Tanjungsari teridentifikasi kumuh ringan (2) Faktor penyebab kekumuhan dikarenakan sarana dan prasarana yang belum tersedia (3) Kekumuhan tertinggi dialami oleh RW 01 arahan penanganannya dengan mengadopsi teori Van Horen, yaitu penanganannya dibagi menjadi 5 tataran utama.
Tingkat Kemiskinan dan Strategi Penghidupan di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal Pada Rumah Tangga Buruh Petik Teh Akbar, Muhammad Reza; Hayati, Rahma
Geo-Image Vol 10 No 2 (2021): Geo-Image
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the level of poverty, livelihood strategies and the distribution of tea picking laborers in Limbangan District, Kendal Regency. The research was conducted in Limbangan District Kendal Regency. The population in this study were 72 households of tea picking workers in Limbangan District, Kendal Regency. The sampling technique used was total sampling technique with a total sample size of 72. The data collection techniques in this study were, questionnaires, field surveys and documentation. The analysis technique used is the household index, percentage description and the nearest neighbor. The results showed that 1) The povertyrate of most of the tea picker households in Limbangan District, Kendal Regency, was included in the poor category with a percentage of 65% while those in the prosperous category were 4%. 2) The strategy of household livelihoods for tea picking workers in Limbangan District, Kendal Regency that is most widely applied is the intensification strategy (34%) and is in the medium category. 3) The distribution of tea picking households in Limbangan District, Kendal Regency obtained a T value of 0,637239 so that the distribution pattern of the tea pickers in Limbangan District has a cluster pattern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemiskinan, strategi penghidupan dan sebaran rumah tangga buruh petik teh di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Penelitian dilakukan di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Populasi dalam penelitian ini adalah rumah tangga buruh petik teh di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal berjumlah 72 rumah tangga. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalahteknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 72. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah, kuesioner, survei lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu indeks rumah tangga, deskripsi persentase dan analisis tetangga terdekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Tingkat kemiskinan sebagian besar rumah tangga buruh petik teh di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal termasuk pada kategori miskin dengan persentase sebesar 65% sedangkan yang berada pada kategori sejahtera sebesar 4%. 2) Strategi penghidupan rumah tangga buruh petik teh di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal yang paling banyak diterapkan adalah strategi intensifikasi (34%) dan berada pada kategori sedang. 3) Sebaran rumah tangga pemetik teh di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal diperoleh nilai T yaitu 0,637239 sehingga pola sebaran tempat tinggal pemetik the di Kecamatan Limbangan memiliki pola bergerombol/mengelompok (cluster pattern).
Eksistensi Industri Eggroll Waluh Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Ngroto Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Melati, Beuty Rosa; Hayati, Rahma
Edu Geography Vol 9 No 1 (2021): Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existence of the waluh eggroll industry is located in Ngroto Village, Cepu District, Blora Regency, which uses waluh as a food ingredient for superior products. This study aims to determine the development of the industry, the marketing strategy for industrial products, and the influence of the eggroll industry's existence on the socio-economic conditions of society. Using the exploratory sequential model combination method. In answering the first and second problem formulations using a qualitative approach. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions. In the third problem formulation using a quantitative approach. Methods of data collection using observation, questionnaires, documentation, and interviews. In the analysis using simple linear regression test. The development of the eggroll waluh industry from its inception until now has continued to spread in various regions, known as Cepu souvenirs. Marketing strategy uses product, price, distribution and promotion strategies. The existence of the eggroll waluh industry affects the socio-economic conditions of the people of Ngroto Village. It can be proven by a simple linear regression test, the regression equation is Y = 21.943 + 0.600 X. The t test hypothesis is obtained tcount = 5.734> t table = 1.990. So that the answer to the research hypothesis is that Ho is rejected and Ha is accepted. Eksistensi industri eggroll waluh berlokasi di Desa Ngroto Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, yang memanfaatkan waluh sebagai bahan makanan produk unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan industri, strategi pemasaran produk industri, dan pengaruh eksistensi industri eggroll waluh terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Menggunakan metode kombinasi model sekuensial eksploratoris. Dalam menjawab rumusan masalah pertama dan kedua menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Pada rumusan masalah ketiga menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dokumentasi, dan wawancara. Di analisis menggunakan uji regresi linear sederhana. Perkembangan industri eggroll waluh dari awal berdiri sampai sekarang terus berkembang menyebar diberbagai daerah, yang dikenal sebagai oleh-oleh khas Cepu. Strategi pemasaran menggunakan strategi produk, harga, distribusi, dan promosi. Eksistensi industri eggroll waluh berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Ngroto. Dapat dibuktikan dengan uji regresi linear sederhana didapat persamaan regresi Y = 21,943 + 0,600 X. Hipotesis uji t didapat thitung = 5,734 > ttabel = 1,990. Sehingga terjawabnya hipotetsis penelitian yaitu Ho ditolak dan Ha diterima.
ANALISIS DAYA LAYAN DAN EFEKTIFITAS LOKASI PUSKEMAS DI KABUPATEN PATI Yulianto, Rizki; Hayati, Rahma; Aji, Ananto
Geo-Image Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v5i2.13559

Abstract

This study aims to determine (1) the pattern of the spatial distribution of Puskesmas in the district of Pati. (2) power serviceability Puskesmas in the district of Pati. (3) the effectiveness of the Puskesmas locations in Pati regency.The results of this study show the spatial distribution pattern of the Puskesmas in the Pati regency have a uniform pattern with a value of T = 1.26. Power serviceability berfariasi health centers in Pati regency. Power serviceability PHC facilities that include a lower value <1 which is in District Sukolilo, Kayen, Jaken, Bars, Juwana, Pati, Margorejo, Trangkil, and Dukuhseti. Power serviceability PHC facilities that include high-power value serviceability> 1 which is in District Winong, Pucakwangi and Gabus. While power serviceability facilities including health centers moderately intellectually power value = 1 which is in District Tambakromo, Jakenan, Gembong, Wedarijaksa, Margoyoso, Cluwak and Tayu. The level of public satisfaction with the services at the health facilities obtained level of community satisfaction index of 91.74, which means people feel very satisfied with the services available health facilities.
ANALISIS PERTUMBUHAN URBAN SPRAWL DI KECAMATAN BANYUMANIK TAHUN 2005-2015 Rangkuti, Henra Abadi; Suharini, Erni; Hayati, Rahma
Geo-Image Vol 6 No 2 (2017): Geo - Image
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v6i2.19016

Abstract

This study aims 1). Knowing patterns and growth rates of urban sprawl during the period of 2005-2015; 2). Knowing the driving factors and their impact on urban sprawl growth. The study was conducted in Banyumanik subdistrict located in the southern part of Semarang City. This research method is quantitative descriptive with spatial approach. The data used are secondary and primary data with questionnaire data collecting technique, interview and documentation. Identification of changes in the physical condition of Banyumanik Sub District shows the number of land developments built especially in urban villages adjacent to the campus undip namely Pedalangan Village and Boto Well. Identification of urban sprawl growth from population and farmer livelihood change showed a positive increase, during the period of 2005-2015 the population of Banyumanik Sub-district increased by 22,885 people and decreased the number of farmers as much as 1472 people. The increasing of land, the increasing of population and the decreasing of number of farmers, indicate the southern part especially Banyumanik is sprawl area of Semarang City become the direction of Town development. From the research result known there are 3 driving factors that influence the acceleration of urban sprawl growth in Banyumanik District; 1). Main line of Semarang-Yogyakarta / Semarang-Solo; 2). The existence of Undip Campus; 3). The rise of new housing developments.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Akbar, Muhammad Reza Ali Djamhuri Ali Hardana Amrullah, M Fikri Ananta, Radite Rangga Ananta, Radite Ranggi  Ananto Aji, Ananto Andi Irwan Benardi, Andi Irwan Anwari, M. Ridha Apik Budi Santoso Aprillia Findayani Ariyani Indrayati Ariyanto Darmawan, Ariyanto Ashabul Kahfi, Ashabul Astuti - Azizah, Devrina Nur Azzahra, Muzakia Cahyo Budi Utomo Daviria, Eqmi Avi Dewi Liesnoor Setyowati Dewi, Fitriyani Dharma, Anggi Surya Erni Suharini Eva Banowati Fadhila Dian Maulida, Fadhila Fahrudin Hanafi, Fahrudin Fatlulloh, Muhammad Nur FEBRIANI, ANISA Fitri, Diani Galuh Sitoresmi, Galuh HARIYANTO HARIYANTO Henri Sitorus Heri Tjahjono I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan Ida Lestari Idat Muqodas Irfan Maulana, Irfan Istiqamah Jafar Nasution Jamal, Jamal Isnan Jamhur, Jamhur Juhadi Juhadi Jumadil, Jumadil Kamil, Fadillah Khairul Umam Lalu Hasnan Habib Al Banjari M. Yogi Riyantama Isjoni Martiyani, Risma Melati, Beuty Rosa Miftahurridlo, Muhammad Muhamad Isro Fachrurrizal, Muhamad Isro Muhammad Niamur Rohman, Muhammad Niamur Naibaho, Chyntia Cahyuni Nigrum, Prisma Tia Nugraha, Adit Pratama Setya Nurpratiwi, Hani Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Prasetyo, Dwi Nova Hadi Rahardiyan, Moh Rayya Ilham Rahma, Nazwa Aulia Rahman, Atta-Ur Rangkuti, Henra Abadi Rangkuti, Henra Abadi Raudya Setya Wismoko Putri Rega, Rega Syahrul Nuardiansyah Rehardiyan, Moh Rayya Ilham Rizki Yulianto, Rizki Robingatun Robingatun, Robingatun Rusmiati Rusmiati Saptono Putro Sartika Tobing, Nisa Septiani, Endah Siahaan, Yansen Siti Masitoh Sriyanto Supitriyani, Supitriyani Tarigan, Parman Tuti Supriyanti Asofi Utomo, Dian Purbo Vina Nurul Husna Yanuar Eka Sollahudin, Yanuar Eka Yuliani, Adit Zahra Ashifa, India Salsabila Zulfa, Alfiatus