Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Permukiman Kumuh Pada Tingkat RW dan Arahan Penanganan di Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang Nugraha, Adit Pratama Setya; Hayati, Rahma
Geo-Image Vol 9 No 2 (2020): Geo-Image
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v9i2.39687

Abstract

Kelurahan Tanjungasari merupakan salah satu kelurahan yang teridentifikasi kumuh yang ada di Kabupaten Rembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Mengidentifikasi persebaran permukiman kumuh tingkat RW, (2) Faktor penyebab permukiman kumuh di masing-masing RW, dan (3) Arahan penanganan untuk RW yang teridentifikasi paling kumuh. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah rumah tangga yang tinggal di Kelurahan Tanjungsari dengan sampel yang diambil secara Purposive sampling sebanayak 96 sampel. Metode pengumpulan data instrumen lapangan, kuesioner, wawancara dan studi dokumentasi, digitasi dan interpretasi citra. Teknik analisis data menggunakan analisis pembobotan yang didasarkan atas Permen PUPR No.14/PRT/M/2018 yang telah dimodifikasi dan analisis skoring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) Seluruh RW yang ada di Kelurahan Tanjungsari teridentifikasi kumuh ringan (2) Faktor penyebab kekumuhan dikarenakan sarana dan prasarana yang belum tersedia (3) Kekumuhan tertinggi dialami oleh RW 01 arahan penanganannya dengan mengadopsi teori Van Horen, yaitu penanganannya dibagi menjadi 5 tataran utama.
Tingkat Kemiskinan dan Strategi Penghidupan di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal Pada Rumah Tangga Buruh Petik Teh Akbar, Muhammad Reza; Hayati, Rahma
Geo-Image Vol 10 No 2 (2021): Geo-Image
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the level of poverty, livelihood strategies and the distribution of tea picking laborers in Limbangan District, Kendal Regency. The research was conducted in Limbangan District Kendal Regency. The population in this study were 72 households of tea picking workers in Limbangan District, Kendal Regency. The sampling technique used was total sampling technique with a total sample size of 72. The data collection techniques in this study were, questionnaires, field surveys and documentation. The analysis technique used is the household index, percentage description and the nearest neighbor. The results showed that 1) The povertyrate of most of the tea picker households in Limbangan District, Kendal Regency, was included in the poor category with a percentage of 65% while those in the prosperous category were 4%. 2) The strategy of household livelihoods for tea picking workers in Limbangan District, Kendal Regency that is most widely applied is the intensification strategy (34%) and is in the medium category. 3) The distribution of tea picking households in Limbangan District, Kendal Regency obtained a T value of 0,637239 so that the distribution pattern of the tea pickers in Limbangan District has a cluster pattern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemiskinan, strategi penghidupan dan sebaran rumah tangga buruh petik teh di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Penelitian dilakukan di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal. Populasi dalam penelitian ini adalah rumah tangga buruh petik teh di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal berjumlah 72 rumah tangga. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalahteknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 72. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah, kuesioner, survei lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu indeks rumah tangga, deskripsi persentase dan analisis tetangga terdekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Tingkat kemiskinan sebagian besar rumah tangga buruh petik teh di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal termasuk pada kategori miskin dengan persentase sebesar 65% sedangkan yang berada pada kategori sejahtera sebesar 4%. 2) Strategi penghidupan rumah tangga buruh petik teh di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal yang paling banyak diterapkan adalah strategi intensifikasi (34%) dan berada pada kategori sedang. 3) Sebaran rumah tangga pemetik teh di Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal diperoleh nilai T yaitu 0,637239 sehingga pola sebaran tempat tinggal pemetik the di Kecamatan Limbangan memiliki pola bergerombol/mengelompok (cluster pattern).
Penggunaan Media Citra Satelit Multitemporal dalam Pembelajaran Pada Masyarakat Desa Tanggultlare Mengenai Abrasi Tahun 2018 Maulana, Irfan; Hayati, Rahma
Edu Geography Vol 7 No 1 (2019): Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i1.30137

Abstract

People’s knowledge level about abrasion into one part of society's role in preventing the spread of abrasion. People knowledge that classifies this is evidenced by the still widespread society that exploits the environment that will damage the coastal ecosystem. This study aims to determine the learning results before and after using multi-temporal satellite image media and to determine the public response to the media. Researchers collected data using test instruments and non-test instruments. Data analysis techniques using descriptive presentative. The results obtained, the average pre-test is 58.4 with 80% fall into the high category, and 20% fall into the low category. After doing abrasion learning using multi-temporal satellite image media and get the average information to 72.5. With 5% falling into the low category, 62.5% fall into the high category, and 32.5% fall into very high categories. The result of t-test shows Sig. (2-tailed) is smaller than 0.05, so it can be concluded that there are significant differences that can be used to analyze multi-temporal media. Public response to media is high with average response reach 89.75%. Kurangnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai abrasi menjadi salah satu penyebab kurangnya peran masyarakat dalam mencegah meluasnya abrasi. Pengetahuan masyarakat yang tergolong kurang ini dibuktikan dengan masih maraknya masyarakat yang mengekspoitasi pantai secara berlebihan yang akan merusak keseimbangan ekosistem pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan media citra satelit multitemporal serta untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap media. Peneliti mengumpulkan data menggunakan instrument tes dan instrument non-tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif presentatif. Hasil penelitian diperoleh, bahwa rata-rata pre-test yaitu 58,4 dengan 80% masuk dalam kategori tinggi, dan 20% masuk dalam kategori rendah. Setelah melaksanakan pembelajaran abrasi menggunakan media citra satelit multitemporal didapatkan kenaikan nilai rata-rata menjadi 72,5. Dengan 5% termasuk dalam kategori rendah, 62,5% masuk dalam kategori tinggi, dan 32,5% masuk dalam kategori sangat tinggi. Hasil uji t-test menunjukkan Sig. (2-tailed) lebih kecil dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar mengenai abrasi antara sebelum dengan sesudah menggunakan media citra satelit multitemporal. Respon masyarakat terhadap media tergolong tinggi dengan rata-rata respon mencapai 89,75%.
Peningkatan Pengetahuan Kesiapsiagaan Banjir Pengurus Karang Taruna dengan Metode Diskusi Berbantuan Media Audio Visual di Kelurahan Sawah Besar Tahun 2018 Prasetyo, Dwi Nova Hadi; Hayati, Rahma
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the knowledge level of youth organization members about flood disaster preparedness in Sawah Besar Village, and to know the increase in knowledge of the cadets about flood preparedness after socialization. The object of this study was the members of youth organization in Sawah Besar Village totally 32 people. Methods of data collection were documentation methods, socialization processes and instrument tests. Technique in analyzing data used percentage descriptive of data analysis techniques and comparison tests of knowledge average used paired t-test and n-gain test. The results showed that the knowledge of youth organization members in Sawah Besar Village increased significantly after being given information on flood disaster preparedness by using audio-visual media conducted by the Regional Disaster Handling Agency (RDHA) of Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan pengurus karang taruna tentang kesiapsiagaan bencana banjir di Kelurahan Sawah Besar, dan mengetahui peningkatan pengetahuan pengurus karang taruna tentang kesiapsiagaan bencana banjir sesudah sosialisasi. Objek dari penelitian ini adalah pengurus karang taruna di Kelurahan Sawah Besar dengan jumlah anggota 32 orang. Metode pengumpulan data berupa metode dokumentasi, proses sosialisasi, dan instrument test. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif persentase dan uji perbandingan rata-rata pengetahuan dengan menggunakan uji paired t-test dan uji n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan anggota karang taruna di Kelurahan Sawah Besar mengalami peningkatan yang signifikan setelah diberikan sosialisasi tentang kesiapsiagaan bencana banjir dengan menggunakan media audio-visual yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang.
Hubungan Tingkat Pendidikan Pengrajin Industri Batik Terhadap Pengelolaan Limbah di Desa Wisata Gemawang Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang Miftahurridlo, Muhammad; Hayati, Rahma
Edu Geography Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v8i1.39323

Abstract

Tujuan penelitian ini meliputi; mengetahui tingkat pendidikan pengrajin batik, mengetahui upaya pengelolaan limbah batik yang dilakukan oleh para pengrajin batik, mengetahui pengaruh tingkat pendidikan pengrajin industri batik terhadap pengelolaan limbah batik dan mengetahui pengaruh pengelolaan limbah batik terhadap kenyamanan wisatawan di Desa Wisata Gemawang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, meliputi 25 sampel pengrajin batik dan sebagian menggunakan insidental sampling untuk mengambil 30 sampel wisatawan atau pengunjung. Hasil penelitian ini, a) tingkat pendidikan pengrajin industri batik di Desa Gemawang masuk dalam kategori tinggi. b) pengelolaan limbah yang dilakukan oleh pengrajin masuk dalam kategori baik, dimana limbah tersebut sudah ditempatkan pada IPAL yang pada akhirnya menjadi air jernih yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. c) terdapat hubungan positif antara pendidikan pengrajin batik terhadap pengelolaan limbah yang mereka lakukan. d) terdapat hubungan positif antara pengelolaan limbah terhadap daya tarik wisatawan di Desa Wisata Gemawang. Keadaan lingkungan yang bersih dan rapi akan lebih menarik minat pengunjung untuk berwisata.
Eksistensi Industri Eggroll Waluh Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Ngroto Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Melati, Beuty Rosa; Hayati, Rahma
Edu Geography Vol 9 No 1 (2021): Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existence of the waluh eggroll industry is located in Ngroto Village, Cepu District, Blora Regency, which uses waluh as a food ingredient for superior products. This study aims to determine the development of the industry, the marketing strategy for industrial products, and the influence of the eggroll industry's existence on the socio-economic conditions of society. Using the exploratory sequential model combination method. In answering the first and second problem formulations using a qualitative approach. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions. In the third problem formulation using a quantitative approach. Methods of data collection using observation, questionnaires, documentation, and interviews. In the analysis using simple linear regression test. The development of the eggroll waluh industry from its inception until now has continued to spread in various regions, known as Cepu souvenirs. Marketing strategy uses product, price, distribution and promotion strategies. The existence of the eggroll waluh industry affects the socio-economic conditions of the people of Ngroto Village. It can be proven by a simple linear regression test, the regression equation is Y = 21.943 + 0.600 X. The t test hypothesis is obtained tcount = 5.734> t table = 1.990. So that the answer to the research hypothesis is that Ho is rejected and Ha is accepted. Eksistensi industri eggroll waluh berlokasi di Desa Ngroto Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, yang memanfaatkan waluh sebagai bahan makanan produk unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan industri, strategi pemasaran produk industri, dan pengaruh eksistensi industri eggroll waluh terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Menggunakan metode kombinasi model sekuensial eksploratoris. Dalam menjawab rumusan masalah pertama dan kedua menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Pada rumusan masalah ketiga menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dokumentasi, dan wawancara. Di analisis menggunakan uji regresi linear sederhana. Perkembangan industri eggroll waluh dari awal berdiri sampai sekarang terus berkembang menyebar diberbagai daerah, yang dikenal sebagai oleh-oleh khas Cepu. Strategi pemasaran menggunakan strategi produk, harga, distribusi, dan promosi. Eksistensi industri eggroll waluh berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Ngroto. Dapat dibuktikan dengan uji regresi linear sederhana didapat persamaan regresi Y = 21,943 + 0,600 X. Hipotesis uji t didapat thitung = 5,734 > ttabel = 1,990. Sehingga terjawabnya hipotetsis penelitian yaitu Ho ditolak dan Ha diterima.
Farmers’ Capacity in Climate Change Adaptation through Climate Field School in Banyurip Village, Pekalongan City Azizah, Nur; Banowati, Eva; Hayati, Rahma
JESS (Journal of Educational Social Studies) Vol 8 No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Failure to harvest that caused by weather/climate factors is a serious problem for farmers. There problems cause low productivity of farmers. Climate field school became a solution to increase the farmer’s capacity in managing agricultural area. The purpose of this study is to examine the capacity of farmers from climate change. Analyzing the adaptation of farmers to climate change. This research was conducted quantitatively with quantitative descriptive methods. The population of this study was all 25 farmer participants of CFS. The techniques of collecting data were through questionnaires and interviews. Data analysis techniques using questionnaire data analysis and descriptive analysis. The results in this study showed that the farmers’ capacity in the Banyurip Village had a very high capacity with an average percentage which is reaching 76.4%. Farmer adaptation strategies to climate change are increasing, which is marked by a change from conventional way to more effective and efficient treatments. Farmer adaptation behavior is characterized by increased attitudes in the management of irrigation systems, determination of tolerant rice varieties, analysis of soil content and study of cropping patterns.
Tuk Sikopyah Water Taking Ritual to Revitalize Local Wisdom in Anticipating Drought in Serang Village Asofi, Tuti Supriyanti; Banowati, Eva; Hayati, Rahma
JESS (Journal of Educational Social Studies) Vol 12 No 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jess.v12i2.70946

Abstract

This paper aims to describe the local wisdom values of the Tuk Sikopyah Ritual in Serang Village, explain their inheritance, and analyse the water management in overcoming drought. The research employed a mixed method. The qualitative method was used to examine the data dealing with explaining the local wisdom values of the Tuk Sikopyah Ritual and the ways of their inheritance to the younger generation; whilst the quantitative method was to calculate the usage of the water in meeting daily water needs of Serang community. It was found that seven kinds of noble values are practised in the Tuk Sikopyah water-taking ritual. The seven noble values are concerned with the existence, utilization, and preservation of the Tuk Sikopyah water spring. The caretaker collaborates with the clerics and local government to teach and inherit the local wisdom values in the Tuk Sikopyah water-taking ritual. The calculation showed that only around 72.80% of the Tuk Sikopyah water debit (calculation in the dry season) were used to fulfil the daily need of the community of Serang Village.
Eksplorasi Majas dalam Novel Matahari Minor oleh Tere Liye: Pendekatan Deskriptif Kualitatif Hayati, Rahma; Istiqamah; Anwari, M. Ridha; Daviria, Eqmi Avi; Fitri, Diani
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 3, No. 4, Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v3i4.327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya bahasa dari subjek penelitian berupa novel Matahari Minor karya Tere Liye yang terbit pada Oktober 2022 di SABAKGRIP dengan tebal buku 363 halaman. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan cara membaca dan mencatat. Prosedurnya berupa: (1) Membaca novel Matahari Minor dengan cermat dan berulang, (2) Mengidentifikasi kata atau kalimat yang termasuk dalam majas yang telah ditentukan, (3) Mencatat data yang telah ditentukan, (4) Menganalisis dan mengklasifikasi data yang telah dicatat, (5) Memaparkan dan menyimpulkan seluruh data yang telah dicatat. Hasil data penelitian kali ini berupa majas perbandingan meliputi majas perumpamaan berjumlah 18 ungkapan, majas kiasan berjumlah 10 ungkapan, majas penginsanan berjumlah 20 ungkapan. Majas pertentangan meliputi majas hiperbola berjumlah 17 ungkapan, majas litotes 2 ungkapan, dan majas ironi 5 ungkapan. Serta majas pertautan yang meliputi majas metonimia berjumlah 1 ungkapan, majas sinekdoke berjumlah 2 ungkapan, majas kilatan berjumlah 3 ungkapan, dan majas eufemisme berjumlah 4 ungkapan.
Platform Instagram sebagai Media Pembentuk Citra Diri Virtual pada Mahasiswa Sartika Tobing, Nisa; Hayati, Rahma; Sitorus, Henri
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : STISIPOL Raja Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56552/jisipol.v5i1.112

Abstract

Abstract: Self-image is something that is often formed by everyone in communicating and interacting. The self-image formed in everyday life by each individual is often done consciously or unconsciously. But often the development of technology today, the formation of self-image can also take place through social media, especially on social media Instagram.Through the formation of virtual self-image, one can control, regulate and direct the views of other individuals towards it. This researcher aims to know and understand how the research subjects use the Instagram platform as a medium to form a virtual self-image, know the strategies of the research subjects in shaping virtual self-image, and find out how the life of the front stage and back stage of the research subjects in building virtual self-image. The subject of this study is a Student of Economic Education at HKBP Nomensen University.The metedeology used in this study is a qualitative research method with dramaturgical theory. The results found in this study are that the front stage life of the research subject is used as a forum to build a virtual self-image and the back stage as a place for itself. In this study, we can find out how the research subjects used Instagram as a medium to shape virtual self-image and how the strategies made by the research subjects in building virtual self-image. Abstrak Platform Instagram menjadi alat populer bagi individu, termasuk mahasiswa, dalam membangun citra diri virtual. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran Instagram sebagai media pembentuk citra diri virtual pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas HKBP Nommensen dengan teori dramaturgi dari Erving Goffman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengungkapkan strategi pembentukan citra diri mahasiswa di Instagram dan menganalisis perbedaan panggung depan (front stage) dan panggung belakang (back stage) dalam identitas digital. Wawancara mendalam dengan mahasiswa Pendidikan Ekonomi digunakan sebagai metode pengumpulan data. Analisis tematik mengidentifikasi tema dan pola dalam data. Hasil menunjukkan mahasiswa menggunakan strategi konten, penampilan visual, dan gaya komunikasi untuk membangun citra diri di Instagram. Mereka mengendalikan pesan dan kesan yang ditampilkan kepada pengikut dan pengguna platform. Studi ini menyoroti perbedaan panggung depan dan panggung belakang dalam identitas digital mahasiswa. Panggung depan melibatkan penampilan publik yang disesuaikan dengan harapan penonton, sementara panggung belakang melibatkan kehidupan pribadi yang lebih otentik. Mahasiswa menggunakan kedua dimensi ini untuk menciptakan citra diri yang diinginkan dan memengaruhi persepsi orang lain. Penelitian ini berimplikasi pada peran Instagram sebagai media pembentuk citra diri pada mahasiswa. Pemahaman yang lebih dalam tentang strategi pembentukan citra diri di Instagram dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pendekatan pembelajaran yang relevan. Studi ini juga memperluas pemahaman tentang peran media sosial dalam membentuk identitas individu di era virtual.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Akbar, Muhammad Reza Ali Djamhuri Ali Hardana Amrullah, M Fikri Ananta, Radite Rangga Ananta, Radite Ranggi  Ananto Aji, Ananto Andi Irwan Benardi, Andi Irwan Anwari, M. Ridha Apik Budi Santoso Aprillia Findayani Ariyani Indrayati Ariyanto Darmawan, Ariyanto Ashabul Kahfi, Ashabul Astuti - Azizah, Devrina Nur Azzahra, Muzakia Cahyo Budi Utomo Daviria, Eqmi Avi Dewi Liesnoor Setyowati Dewi, Fitriyani Dharma, Anggi Surya Erni Suharini Eva Banowati Fadhila Dian Maulida, Fadhila Fahrudin Hanafi, Fahrudin Fatlulloh, Muhammad Nur FEBRIANI, ANISA Fitri, Diani Galuh Sitoresmi, Galuh HARIYANTO HARIYANTO Henri Sitorus Heri Tjahjono I Gusti Agung Komang Diafari Djuni Hartawan Ida Lestari Idat Muqodas Irfan Maulana, Irfan Istiqamah Jafar Nasution Jamal, Jamal Isnan Jamhur, Jamhur Juhadi Juhadi Jumadil, Jumadil Kamil, Fadillah Khairul Umam Lalu Hasnan Habib Al Banjari M. Yogi Riyantama Isjoni Martiyani, Risma Melati, Beuty Rosa Miftahurridlo, Muhammad Muhamad Isro Fachrurrizal, Muhamad Isro Muhammad Niamur Rohman, Muhammad Niamur Naibaho, Chyntia Cahyuni Nigrum, Prisma Tia Nugraha, Adit Pratama Setya Nurpratiwi, Hani Prana Dwija Iswara, Prana Dwija Prasetyo, Dwi Nova Hadi Rahardiyan, Moh Rayya Ilham Rahma, Nazwa Aulia Rahman, Atta-Ur Rangkuti, Henra Abadi Rangkuti, Henra Abadi Raudya Setya Wismoko Putri Rega, Rega Syahrul Nuardiansyah Rehardiyan, Moh Rayya Ilham Rizki Yulianto, Rizki Robingatun Robingatun, Robingatun Rusmiati Rusmiati Saptono Putro Sartika Tobing, Nisa Septiani, Endah Siahaan, Yansen Siti Masitoh Sriyanto Supitriyani, Supitriyani Tarigan, Parman Tuti Supriyanti Asofi Utomo, Dian Purbo Vina Nurul Husna Yanuar Eka Sollahudin, Yanuar Eka Yuliani, Adit Zahra Ashifa, India Salsabila Zulfa, Alfiatus