Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH KANDUNGAN AMILOSA TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN ORGANOLEPTIK NASI INSTAN Luna, Prima; Herawati, Heti
Jurnal Pascapanen Pertanian Vol 12, No 1 (2015): Journal Penelitian Pascapanen Pertanian
Publisher : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amilosa dan amilopektin merupakan komponen utama penyusun pati. Komposisi kedua komponen tersebut menentukan karakteristik nasi, sehingga pengaruh kedua komponen tersebut menarik untuk dipelajari. Tujuan penelitian ini adalah melihat pengaruh kadar amilosa dari tiga varietas padi dalam produksi nasi instan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ANOVA antara metode pemasakan berbeda nyata dengan waktu rehidrasi (p<0.0001). Perlakuan yang terbaik adalah perendaman di dalam Na-Sitrat 5% selama 2 jam dan dimasak dengan rice cooker. Waktu rehidrasi adalah 4 menit dan rendemen 80%. Semakin tinggi kadar amilosa maka kekerasan meningkat dan elastisitas beras semakin rendah sehingga berpengaruh terhadap waktu rehidrasi. Kandungan amilosa yang tinggi membutuhkan air yang lebih banyak pada proses produksi nasi instan. Sesuai sifat beras, maka beras dengan kadar amilosa rendah tekstur nasinya lunak dan lengket, sedangkan beras dengan amilosa tinggi tekstur nasinya keras dan tidak lengket. Proses produksi nasi instan cenderung menyebabkan terjadinya peningkatan kadar amilosa sebelum dan setelah rehidrasi. Uji korelasi menunjukkan bahwa kandungan amilosa beras berkorelasi negatif dengan waktu rehidrasi (r ? -0,96). Hal ini menunjukkan bahwa kandungan amilosa memiliki pengaruh signifikan terhadap retrogradasi pati dan sifat tekstur nasi. Nasi dengan kandungan amilosa tinggi mudah untuk mengalami retrogradasi, sedangkan amilosa rendah lambat beretrogradasi. Semakin tinggi kandungan amilosa beras maka waktu rehidrasi nasi instan semakin cepat. Kata kunci :beras, nasi instan, kandungan amilosa, karakteristik fisik English Version Abstract Amylose and amylopectin are main structures of starch. Composition of these components are significantly effect on the characteristics of rice; therefore, this phenomenon is interesting field to study. The objective of this study was to determine the effect amylose content on three varieties of paddy to produce instant rice. Research results have shown that ANOVA between amylose content and cooking methods has significantly different from rehydration time (p<0.0001). The best treatment was soaked rice in Na-Sitrat 5% for 2 hour and cooked using rice cooker. Rehydration time was 4 minute and yield was 80%. Hardness was increasing because of higher amylose on rice. However, higher amylose gave lower elasticity on rice. Higher amylose required more additional water. Therefore, rice with high amylose content has harder texture and separated appearance among cooked rice; on the other hand, lower amylose has softer texture and sticky. The processing of instant rice tend to increase the amount of amylose on rice before and after rehydration. Based on correlation analysis, amylose content had negative correlation with rehydration time (r ? -0.96). This result showed that amylose content gave significant effect on starch retrogradation. Higher amylose was easily to be retrogradated and vice versa. Thus, the higher amount of amylose may have faster rehydration time. Keywords :rice, instant rice, amylose content, physical propertiesAmilosa dan amilopektin merupakan komponen utama penyusun pati. Komposisi kedua komponen tersebut menentukan karakteristik nasi, sehingga pengaruh kedua komponen tersebut menarik untuk dipelajari. Tujuan penelitian ini adalah melihat pengaruh kadar amilosa dari tiga varietas padi dalam produksi nasi instan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ANOVA antara metode pemasakan berbeda nyata dengan waktu rehidrasi (p<0.0001). Perlakuan yang terbaik adalah perendaman di dalam Na-Sitrat 5% selama 2 jam dan dimasak dengan rice cooker. Waktu rehidrasi adalah 4 menit dan rendemen 80%. Semakin tinggi kadar amilosa maka kekerasan meningkat dan elastisitas beras semakin rendah sehingga berpengaruh terhadap waktu rehidrasi. Kandungan amilosa yang tinggi membutuhkan air yang lebih banyak pada proses produksi nasi instan. Sesuai sifat beras, maka beras dengan kadar amilosa rendah tekstur nasinya lunak dan lengket, sedangkan beras dengan amilosa tinggi tekstur nasinya keras dan tidak lengket. Proses produksi nasi instan cenderung menyebabkan terjadinya peningkatan kadar amilosa sebelum dan setelah rehidrasi. Uji korelasi menunjukkan bahwa kandungan amilosa beras berkorelasi negatif dengan waktu rehidrasi (r ? -0,96). Hal ini menunjukkan bahwa kandungan amilosa memiliki pengaruh signifikan terhadap retrogradasi pati dan sifat tekstur nasi. Nasi dengan kandungan amilosa tinggi mudah untuk mengalami retrogradasi, sedangkan amilosa rendah lambat beretrogradasi. Semakin tinggi kandungan amilosa beras maka waktu rehidrasi nasi instan semakin cepat.Kata kunci :beras, nasi instan, kandungan amilosa, karakteristik fisikEnglish Version AbstractAmylose and amylopectin are main structures of starch. Composition of these components are significantly effect on the characteristics of rice; therefore, this phenomenon is interesting field to study. The objective of this study was to determine the effect amylose content on three varieties of paddy to produce instant rice. Research results have shown that ANOVA between amylose content and cooking methods has significantly different from rehydration time (p<0.0001). The best treatment was soaked rice in Na-Sitrat 5% for 2 hour and cooked using rice cooker. Rehydration time was 4 minute and yield was 80%. Hardness was increasing because of higher amylose on rice. However, higher amylose gave lower elasticity on rice. Higher amylose required more additional water. Therefore, rice with high amylose content has harder texture and separated appearance among cooked rice; on the other hand, lower amylose has softer texture and sticky. The processing of instant rice tend to increase the amount of amylose on rice before and after rehydration. Based on correlation analysis, amylose content had negative correlation with rehydration time (r ? -0.96). This result showed that amylose content gave significant effect on starch retrogradation. Higher amylose was easily to be retrogradated and vice versa. Thus, the higher amount of amylose may have faster rehydration time.Keywords :rice, instant rice, amylose content, physical properties
Perbandingan Hasil dan Laju Tangkapan Alat Penangkap Ikan di TPI Pangandaran Dewanti, Lantun Paradhita; Apriliani, Izza Mahdiana; Faizal, Ibnu; Herawati, Heti; Zidni, Irfan
Jurnal Akuatika Indonesia Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.83 KB)

Abstract

TPI Pangandaran merupakan basis pendaratan ikan terbesar di Kabupaten Pangandaran. Beberapa jenis alat tangkap seperti jaring insang, trammel net, jaring dogol, pancing rawai, pukat pantai dan bagan dioperasikan di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan jenis hasil tangkapan dan laju tangkap keenam alat tangkap. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Maret-Juli 2017 di TPI Pangandaran. Data dikumpulkan melalui survey dan wawancara yang meliputi data jumlah dan jenis hasil tangkapan, proporsi hasil tangkapan utama dan sampingan serta waktu trip penangkapan. Hasil penelitian menunjukkan hasil tangkapan utama jaring insang adalah layur dan bawal putih dengan proporsi 55,07%, trammel net yaitu udang jerbung dan udang dogol dengan proporsi 42,46%, jaring dogol yaitu udang dogol dan udang krosok dengan proporsi 68%, pancing rawai yaitu kakap putih dan tongkol dengan proporsi 25,50%, pukat pantai yaitu ikan layur dan teri dengan proporsi 30,7%, dan bagan yaitu udang rebon dan ikan teri dengan proporsi 83,78%. Hasil analisis laju tangkap menunjukkan bahwa jaring insang memiliki nilai laju tangkap 5,56 kg/jam, trammel net 9,68 kg/jam, jaring dogol 40,08 kg/jam, pancing rawai 2,73 kg/jam, pukat pantai 8,01 kg/jam dan bagan 8,18 kg/jam.
UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN IBU DAN ANAK MELALUI PROGRAM LITERASI KESEHATAN DAN HIBAH BUKU DI DESA CINTAMULYA RW 05 JATINANGOR Perdana, Fitri; Herawati, Heti
Dharmakarya Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.37 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i1.14623

Abstract

ABSTRACT Woman, especially a mother, plays a very important role in family health. This happens because a mother tends to have greater attention to her familys health condition. Mothers concerns range from adopting a healthy lifestyle, providing healthy and fresh food, cooking nutritious food, washing clothes, cleaning the house and many other things that a mother always does. Especially with regard to family domestic work activities. With so many responsibilities and activities a mother to maintain family health, sometimes make him forget his own health. Though the health of a mother is very important in maintaining and improving the quality of family health. The Purpose of Dedication to the Sports Society of Arts and Creativity is to provide awareness and information on the importance of maintaining health for mothers and children so as to improve aspects of development, especially in terms of health. Methods conducted are qualitative: observation, observation, interview, literature study and triangulation data. The result, based on the results of observation, area mapping and interviews indicate the existence of community needs related health literacy for mother and child. For this purpose, a program of extension is conducted on how to maintain the health of mothers and children with the speakers of a health expert, and books grant program is held so that mothers can continue to update the health-related knowledge of the books as well as storybooks for children, children, in an effort to foster interest in reading the children of Cintamulya village from childhood. Because the interest of reading that must be started since childhood. In conclusion, that with this health literacy program, began to open awareness and add information about the importance of maintaining health, "health literacy". Pada umumnya, seorang perempuan khususnya ibu, memegang peranan yang sangat penting dalam kesehatan keluarga. Hal ini terjadi karena seorang ibu cenderung memiliki perhatian yang lebih besar terhadap kondisi kesehatan keluarganya. Perhatian ibu sangat beragam mulai dari menerapkan gaya hidup sehat, menyediakan bahan makanan yang sehat dan segar, memasak makanan yang bergizi, mencuci pakaian, membersihkan rumah dan banyak hal lainnya yang selalu dikerjakan oleh seorang ibu. Terutama hal yang berkaitan dengan kegiatan kerja domestik keluarga. Dengan begitu banyaknya tanggung jawab dan kegiatan seorang ibu untuk menjaga kesehatan keluarga, terkadang membuatnya lupa akan kesehatannya sendiri. Padahal kesehatan seorang ibu sangatlah penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan keluarga. Tujuan Pengabdian Pada Masyarakat Olahraga Kesenian dan Kreatifitas ini adalah untuk memberikan kesadaran dan informasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan bagi ibu dan anak sehingga bisa meningkatkan aspek pembangunan, terutama dalam hal kesehatan.. Metode yang dilakukan adalah Kualitatif melalui pengamatan, observasi, wawancara, studi kepustakaan dan trianggulasi data. Hasilnya, berdasarkan hasil observasi, pemetaan wilayah dan wawancara menunjukan adanya kebutuhan masyarakat terkait literasi kesehatan bagi ibu dan anak. Untuk itu dilaksanakanlah Program penyuluhan bagaimana menjaga kesehatan bagi ibu dan anak dengan pemateri seorang ahli di bidang kesehatan, serta diadakan program hibah buku agar para ibu senantiasa bisa terus memperbaharui pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan dari buku-buku tersebut, dan juga buku cerita untuk anak-anak, sebagai upaya menumbuhkan minat baca anak-anak desa Cintamulya sedari kecil. Karena minat baca itu harus diawali sejak kecil. Kesimpulannya, bahwa dengan diadakan program literasi kesehatan ini, mulai membuka kesadaran dan menambah informasi  akan pentingnya menjaga kesehatan, “melek” akan kesehatan.
Perbandingan Hasil dan Laju Tangkapan Alat Penangkap Ikan di TPI Pangandaran Dewanti, Lantun Paradhita; Apriliani, Izza Mahdiana; Faizal, Ibnu; Herawati, Heti; Zidni, Irfan
Jurnal Akuatika Indonesia Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.83 KB) | DOI: 10.24198/jaki.v3i1.17998

Abstract

TPI Pangandaran merupakan basis pendaratan ikan terbesar di Kabupaten Pangandaran. Beberapa jenis alat tangkap seperti jaring insang, trammel net, jaring dogol, pancing rawai, pukat pantai dan bagan dioperasikan di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan jenis hasil tangkapan dan laju tangkap keenam alat tangkap. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Maret-Juli 2017 di TPI Pangandaran. Data dikumpulkan melalui survey dan wawancara yang meliputi data jumlah dan jenis hasil tangkapan, proporsi hasil tangkapan utama dan sampingan serta waktu trip penangkapan. Hasil penelitian menunjukkan hasil tangkapan utama jaring insang adalah layur dan bawal putih dengan proporsi 55,07%, trammel net yaitu udang jerbung dan udang dogol dengan proporsi 42,46%, jaring dogol yaitu udang dogol dan udang krosok dengan proporsi 68%, pancing rawai yaitu kakap putih dan tongkol dengan proporsi 25,50%, pukat pantai yaitu ikan layur dan teri dengan proporsi 30,7%, dan bagan yaitu udang rebon dan ikan teri dengan proporsi 83,78%. Hasil analisis laju tangkap menunjukkan bahwa jaring insang memiliki nilai laju tangkap 5,56 kg/jam, trammel net 9,68 kg/jam, jaring dogol 40,08 kg/jam, pancing rawai 2,73 kg/jam, pukat pantai 8,01 kg/jam dan bagan 8,18 kg/jam.
Tinjauan Atas Implementasi SAK ETAP Pada Laporan Keuangan Koperasi Produksi Susu Dan Usaha Peternakan Bogor Rizki, Karina; Asfiya, Nurul; Sutarti, Sutarti; Rosita, Siti Ita; Herawati, Heti
Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol. 3 No. 3 (2023): JABKES Edisi Desember 2023
Publisher : Program Vokasi dan LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jabkes.v3i3.1887

Abstract

Semua entitas tanpa terkecuali termasuk koperasi, harus membuat laporan keuangan untuk bertanggung jawab kepada pihak eksternal dan internal. Koperasi digolongkan sebagai entitas tanpa akuntabilitas sehingga berpedoman pada Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). SAK ETAP disusun oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) untuk membantu beberapa bidang usaha yang tidak memiliki akuntabilitas publik sebagaimana telah ditentukan dalam ruang lingkup SAK ETAP. SAK ETAP lebih sederhana daripada dengan SAK Umum. SAK ETAP juga mengatur dalam hal pengakuan, pengukuran, dan penghapusan transaksi pada entitas tanpa akuntabilitas.Tujuan dari penyusunan Tugas Akhir ini adalah untuk mendapat pemahaman dalam implementasi SAK ETAP pada laporan keuangan koperasi. Untuk memastikan kesesuaian unsur-unsur laporan keuangan dan penggunaan prinsip-prinsip akuntansi yang digunakan telah sesuai dengan SAK ETAP yang telah ditetapkan. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa Koperasi Produksi Susu dan Usaha Peternakan Bogor telah menyajikan laporan keuangan secara lengkap sesuai dengan SAK ETAP. Unsur-unsur laporan keuangan koperasi telah sesuai dengan standar akutansi dan secara umum, elemen pengakuan, penilaian, penyajian, dan pengungkapan yang diperlukan dalam pelaporan keuangan telah dipenuhi. Selain SAK ETAP, dalam penyajian laporan keuangan KPS Bogor berpedoman pada Peraturan Menteri KUKM No. 13 Tahun 2015 yaitu untuk transaksi simpan pinjam Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dan penamaan laporan laba rugi menjadi laporan sisa hasil usaha namun secara subtansi sesuai dengan laporan laba rugi SAK ETAP.
Tinjauan Atas Penggunaan Dana Desa Untuk Layanan Sarana Dan Prasarana Masyarakat Pada Desa Sukaraja Kecamatan Sukaraja Fitriani, Fariha; Nurjanah, Yayuk; Herawati, Heti
Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol. 4 No. 3 (2024): JABKES Edisi Desember 2024
Publisher : Program Vokasi dan LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jabkes.v4i3.1938

Abstract

Implementation of Fund Budget for Village Development           _______385       Submitted FEBRUARY 2024   Accepted OCTOBER 2024                                             JABKES   Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol. 4 No. 3, 2024 page. 385-396 IBI Kesatuan ISSN 2807 – 6036 DOI: 10.37641/jabkes.v4i3.1938   This review aims to evaluate the optimization of village fund budget utilization for the development and services of community facilities and infrastructure, as well as to assess the reporting on the use of village funds for these purposes in Sukaraja Village, Sukaraja District. This study uses a descriptive quantitative research method to explain and describe how the Village Fund Budget is managed and reported for the development and service of community facilities and infrastructure in Sukaraja Village, Sukaraja District. Data was collected through interviews and documents, specifically the Village Fund Budget Realization Reports for the years 2021 and 2022. The findings indicate that the management and reporting of the Village Fund Budget for the development and services of community facilities and infrastructure in Sukaraja Village, Sukaraja District, have been optimally executed, and the musrembang (development planning meetings) process regarding the implementation of fund usage was effectively conducted. However, the utilization of Village Funds in Sukaraja Village should be further improved by enhancing community facilities.   Keywords : Village Fund Budget, Facilities and Infrastructure, Village Governance.
PKM Evaluasi Pada Implementasi Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba (PSAK 45) Pada Yayasan Untuk Segala Bangsa Dan Yayasan Pondok Akar Yandira, Cesya Sevie; Herawati, Heti; Andrianto, Toni
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol. 2 No. 1 (2021): JADKES Edisi Januari 2021
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jadkes.v2i1.476

Abstract

In Indonesia the non-profit society is an organization that has organizational structure that has a vested interest in social, religious and humanitarian welfare. Financial reporting becomes a tool for recognition, presentation and disclosure following other applicable standards. Financial reporting has becom an important part along with the organization’s expanding growth ang development. The purpose of this study is to knoe the financial reports of Yayasan Untuk Segala Bangsa and Yayasan Pondok Akar whether the financial report has been appropriated and implemented in full PSAK No. 45. The author will do research in Yayasan Untuk Segala Bangsa and Yayasan Pondok Akar located on Jl. Jurang No. 28, Desa Tugu Utara Cisarua. This study states that the creation of financial report on Yayasan Untuk Segala Bangsa makes nothing more than a balance sheet and income statement or activity report, and on Yayasan Pondok Akar writes only cash incomes and expenitures, and has not yet produced a financial report at all. This is because of the lack of skilful human resources. The presentation of foundation’s financial statements Yayasan Untuk Segala Bangsa has been in accordance with the term of PSAK No. 45 but not completely, as the foundation has not created the cash flow and record statements of the financial statements, and there are points of specification separation of neto assets that has not been done by the foundation. Yayasan Pondok akar has not applied PSAK No.45 and it may be said that it has not been in full harmony.   Keywords: foundation, PSAK 45, non-profit organizations, financial reports
PKM Donasi Alat Pelindung Diri Bagi Tenaga Kesehatan Puskesmas di Kota Bogor pada Masa Pandemi Covid-19 Muktiadji, Nusa; Rainanto, Bambang Hengky; Cahyani, Nani; Herawati, Heti; Mulyana, Mumuh; Noor, Tubagus Dicky Faldy Syahid
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol. 1 No. 2 (2020): JADKES Edisi Desember 2020
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jadkes.v1i2.479

Abstract

Kegiatan donasi saat ini sangat dibutuhkan, karena adanya wabah pandemic covid-19 yang terlah menyebar di Indonesia sejak Maret 2020 dengan kasus terkonfirmasi positif hingga 2 Juni 2020 sebanyak 27.549 orang. menyebabkan masker yang sangat dibutuhkan menjadi langka dan memiliki harga yang cukup tinggi dan tidak terjangkau. Di sisi lain, selain para tenaga medis yang membutuhkan masker, para masyarakat pun memerlukannya. Selain masker, kebutuhan akan sabun cuci tangan yang cukup tinggi membuatnya mahal Oleh karena itu, kegiatan donasi dirasa sangat diperlukan untuk membantu dan meringankan beban bagi masyarakat ataupun tenaga medis. Mengingat bahwa seluruh lapisan masyarakat dari berbagai bidang terkena dampak yang signifikan dari merebahnya wabah pandemi covid-19. Seluruh elemen masyarakat, tak terkecuali institusi pendidikan ikut bahu membahu untuk meringankan beban yang dirasakan.
Pendampingan Penggunaan Software Bank Mini Online Sebagai Media Pembelajaran Bagi Siswa/i SMK Yapisa Terpadu Megamendung Bogor Muanas, Muanas; Mulia, Isnan; Marlina, Tri; Herawati, Heti
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol. 5 No. 1 (2024): JADKES Edisi Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jadkes.v5i1.1870

Abstract

The objectives of the activities carried out are: 1). To introduce online mini bank software to students of Yapisa Integrated Vocational School, Megamendung, Bogor City. 2). Providing an understanding of the use of online mini bank software to students of Yapisa Terpadu Megamendung Bogor City. 3) To find out the obstacles experienced when operating the online mini bank software by students of Yapisa Terpadu Megamendung Vocational School, Bogor City. Yapisa Terpadu Megamendung Vocational School, Bogor City has implemented basic banking subjects and Accounting Practicum for Service, Trade and Manufacturing Companies. However, up to now, the process of practicing basic banking subjects and Accounting Practicum for Service, Trade and Manufacturing Companies is still done manually. Therefore, it is important to introduce and increase students' knowledge that in practice online mini bank software is available to support technological advances in the world of education. The methods used in mentoring are: Lecture, Question and Answer and Simulation. The outcomes that are expected to be realized from this activity are: (1) Increasing students' understanding regarding the use of online mini bank software. (2) Improving skills in operating online mini bank software for students of Megamendung Integrated Vocational School Yapisa.   Keywords: online mini bank software, vocational school, students
Peran Pendampingan Perguruan Tinggi Dalam Keberlanjutan UMKM: Studi Kasus Pada Uppks Matahari Kabupaten Bogor Sutarti, Sutarti; Mulyana, Mumuh; Hermawan, Yanto; Fahsany, Donny Hendry; Herawati, Heti; Nurjanah, Yayuk
Jurnal Abdimas Dedikasi Kesatuan Vol. 5 No. 2 (2024): JADKES Edisi Juli 2024
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jadkes.v5i2.2766

Abstract

ABSTRACTThis study aims to identify an innovative and sustainable MSME mentoring model through community service by IBI Kesatuan lecturers. A case study at UPPKS Matahari, Bitungsari Village shows that the combination of face-to-face mentoring and the use of information technology has succeeded in increasing the capacity of MSMEs in managing their businesses independently. The mentoring program that includes training, consultation, and market access facilitation has encouraged MSMEs to develop new products and services, and improve product quality. The results of this study provide important implications for universities in designing community service programs that are relevant to the needs of MSMEs and support sustainable local economic development.Keywords: MSMEs, Universities, Sustainability.