Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Kualitas Air pada Budidaya Ikan di Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang Herawati, Heti; Subhan, Ujang; Wirawan Arief, Mochamad Candra
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.53018

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan oleh Tim Dosen Departemen Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan kelompok pembudidaya ikan di Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada anggota pembudidaya ikan dalam rangka penguatan dan peningkatan kemampuan kelompok pembudidaya ikan. Informasi mengenai manajemen kualitas air untuk kegiatan budidaya ikan menjadi salah satu kebutuhan sehingga akan mempengaruhi hasil dari budidaya yang dilakukan oleh kelompok karena permintaan terhadap hasil budidaya cukup tinggi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode pendekatan yang melibatkan anggota kelompok yang terdapat di Desa Sukasari. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan untuk memberikan pengetahuan secara empiris untuk anggota kelompok. Hasil dari kegiatan PKM ini memberikan dampak positif bagi kelompok pembudidaya karena mereka mendapatkan tambahan informasi dan pengetahuan tentang bagaimana manajemen kualitas air yang baik dalam kegiatan budidaya ikan.
KONSTRUKSI ALAT TANGKAP GILLNET DI WADUK JATIGEDE Hardhiawan, Muhammad Adrian Shidqi; Apriliani, Izza Mahdiana; Gumilar, Iwang; Dewanti, Lantun Paradhita; Herawati, Heti
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.395-404

Abstract

Waduk Jatigede merupakan waduk yang dipergunakan sebagai sarana penangkapan ikan. Usia yang terbilang muda berpengaruh bahwa informasi tentang penangkapan di Waduk Jatigede masih sulit ditemukan. Belum adanya informasi terkait pelaku kegiatan penangkapan ikan di Waduk Jatigede oleh pemerintah menyebabkan pengelolaan yang belum optimal. Informasi perikanan tangkap salah satunya adalah konstruksi alat tangkap yang digunakan oleh nelayan. Alat tangkap yang mendominasi perairan Waduk Jatigede adalah gillnet. Sehingga tujuan pada riset ini yaitu mengidentifikasi konstruksi alat tangkap khususnya gillnet di Waduk Jatigede. Pelakasanaan riset dilakukan di Waduk Jatigede pada Bulan Agustus hingga Oktober 2021. Metode yang digunakan yaitu studi kasus. Hasil riset menunjukan konstruksi alat tangkap gillnet didominasi oleh mesh size 5 inci, memiliki panjang badan jaring <100 meter, dan lebar badan jaring <6 meter. Tali iris atas, tali pelampung, dan tali pemberat menggunakan tali tambang berbahan Polyethylene (PE) dengan diameter 12 milimeter. Pelampung yang digunakan seluruh nelayan responden gillnet menggunakan botol plastik air mineral dengan ukuran 22,5 cm dan berdiameter 5 cm. Pemberat yang digunakan terdapat 2 jenis yaitu batu dan besi kawat. Pemberat batu memiliki berat 20 kg, sedangkan pemberat besi kawat memiliki diameter 15-20 cm dengan berat persatuannya ±5 gram. Kata kunci: gillnet, konstruksi alat tangkap, penangkapan
Assessment of Natural Bentonite Efficacy for Dye Removal in Textile Wastewater Treatment : Implication for Mitigating River Citarum Pollution Fathan Nabhani, az; Zahidah; Herawati, Heti; Zulti, Fifia
LIMNOTEK Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol. 30 No. 1 (2024)
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/limnotek.2024.4848

Abstract

Textile industries contribute significantly to the economy but release harmful pollutants into the environment, especially rivers.  The effluent from the textile industry contained toxic dyes that can harm the river ecosystem.  Several studies have been conducted to reduce toxic dyes in a river system using bentonite as an adsorbent to reduce river pollution effectively.  However, the effectiveness of bentonite still needs to be tested again using textile liquid waste that has not gone through any waste processing at all.  Citarum is one of the main rivers on Java Island, which suffers from textile effluent, especially azo dyes which are toxic, mutagenic and carcinogenic which can harm the aquatic ecosystem.  Therefore, this study aims to implement natural bentonite as an adsorbent to remove dyes from textile wastewater.  We performed a laboratory test to adsorption on bentonite and textile wastewater considering the variation of adsorbent weight of 10 g and 20 g in 100 mL of textile wastewater stirred in an Erlenmeyer flask at room temperature for 0-300 minutes.  The initial concentration of textile wastewater used was 10%, 30%, and 50%.  We found that the maximum dye removal efficiency was 91.25% with 10% initial concentration treatment, 20 g adsorbent weight, and 60 minutes contact time.  Longer contact time will increase the removal efficiency and adsorption capacity, while higher adsorbent dosage will decrease the concentration of dyes in wastewater.  Efficient textile wastewater treatment has improved water quality, effectively meeting river water quality standards and environmental regulations.
Daya Dukung dan Nilai Ekonomi Kawasan Ekowisata di Kabupaten Pangandaran Herawati, Heti; Angellica, Maria Stevanie; Apriliani, Izza Mahdiana; Wirawan Arief, Mochamad Candra
Akuatika Indonesia Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jaki.v8i2.44881

Abstract

Daya dukung merupakan jumlah maksimum manusia yang dapat ditampung oleh suatu tempat pada saat yang sama tanpa menyebabkan kerusakan fisik, ekonomi atau sosial budaya, dan hal yang menyebabkan berkurangnya kualitas kepuasan pengunjung. Upaya penghitungan daya dukung salah satunya agar tidak terjadi kerusakan pada kawasan wisata yang diakibatkan oleh kelebihan jumlah pengunjung. Nilai ekonomi merupakan nilai yang diberikan bagi suatu kawasan wisata. Penghitungan nilai ekonomi dilakukan untuk mengetahui berapa biaya yang dapat dihasilkan dan digunakan untuk melakukan pengelolaan pada kawasan wisata. Riset ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung dan nilai ekonomi pada Kawasan Ekowisata Mangrove yang berada di Kabupaten Pangandaran yaitu Kawasan Ekowisata Mangrove Bojong Salawe, Nusawiru, dan Batu Karas. Metode yang digunakan adalah metode survei yang disebarkan secara online melalui google form kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan total responden sebanyak 108 responden. Hasil riset ini menunjukkan bahwa Kawasan Ekowisata Mangrove di Kabupaten Pangandaran belum melebihi kapasitas daya dukung pada masing-masing kawasan. Kawasan dengan daya dukung tertinggi adalah Kawasan Ekowisata Mangrove Batu Karas sebanyak 67 pengunjung per hari, sedangkan kawasan dengan daya dukung terendah adalah Kawasan Ekowisata Mangrove Nusawiru sebanyak 20 pengunjung per hari. Kawasan yang memiliki nilai ekonomi tertinggi adalah Kawasan Ekowisata Mangrove Batu Karas dengan nilai ekonomi sebesar Rp 2.566.110.000 per tahun, sedangkan kawasan yang memiliki nilai ekonomi terendah adalah Kawasan Ekowisata Bojong Salawe dengan nilai ekonomi sebesar Rp 237.857.000 per tahun.
Budidaya Cacing Sutera Untuk Pakan Ikan Hias: Studi Kasus Corrydoras Di Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang Subhan, Ujang; Aisyah, Aisyah; Herawati, Heti; Hasan, Zahidah
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i1.60517

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan pelatihan tentang budidaya cacing sutera (Tubifex sp.) sebagai alternatif pakan alami bagi ikan hias, khususnya Corydoras, di Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah ketergantungan pada pakan alami yang bergantung pada musim, seperti larva Chironomus. Melalui pelatihan dan pendampingan, anggota kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan Minasari Barokah) diajarkan teknik budidaya cacing sutera yang efektif dan efisien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta dan memberikan alternatif pakan alami yang berkelanjutan, sehingga dapat mendukung keberlanjutan budidaya ikan hias. Evaluasi menunjukkan dampak positif terhadap produksi ikan hias dan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.
THE EFFECT OF TILAPIA FISH SKIN COLLAGEN ADDITION LEVEL ON THE PHYSICAL-CHEMICAL QUALITY OF BODY CREAM Pramesti, Adriana Putri; Junianto, Junianto; Herawati, Heti; Rostini, Iis
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i1.1332

Abstract

An alternate raw material for the production of collagen is the skin of tilapia fish, which is a fishery waste. As a naturally occurring humectant that helps to keep skin moisture, collagen is frequently found in cosmetic goods like body cream. The goal of this study is to ascertain the ideal amount of tilapia skin collagen to add in order to produce body cream with the best physico-chemical quality. This work employed an experimental approach using a complete randomized design (CRD) that included five replications and four treatments of increasing the collagen concentration of tilapia skin: 0%, 3%, 3.5%, and 4%. Cream pH, cream homogeneity, cream spreadability, and cream wetness were among the parameters measured. While the cream's pH, spreadability, and moisture were statistically parametrically assessed using analysis of variance (ANOVA), the homogeneity of the cream was analyzed descriptively and compared. The study's findings indicated that 4% was the ideal amount of tilapia skin collagen to add to the cream. Cream containing 4% collagen from tilapia fish skin has uniform properties, a pH of 6.08, a spreadability of 5.88 cm, and the greatest moisture percentage of 68.7%.
Tinjauan Sistem Dan Prosedur Penggajian Dan Perhitungan PPh 21 Pada Universitas X Khairunnisa, Syifa; Herawati, Heti
Jurnal Aplikasi Bisnis Kesatuan Vol. 5 No. 1 (2025): JABKES Edisi April 2025
Publisher : Program Vokasi dan LPPM IBI Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jabkes.v5i1.1942

Abstract

      The wage system is the process of managing everything related to the payment of employees and the reporting of wage taxes. The wage system is essential in order to help the wage process better. The purpose of this research is to know the System and Procedures of Payment and the documents used, then to find out any obstacles that occur in the system of pay, as well as to know whether the calculation of PPh 21 at the University of X is accurate or not with the Regulations of the Taxation Legislation in force today. The results of this survey show that the remuneration system at X University already uses the Fingerprint Engine, the GPP Application, and the Payroll System. The system is already able to help the work of certain departments/divisions to avoid difficulties in making payrolls, calculating wages, reporting wages and preparing tax deductions. The system used is very accurate, and good. The remuneration procedures at the University X have been run by their respective divisions to avoid manipulation and fraud. As for the documents that make up the salary, they are complete and detailed. Then the remuneration procedures at the University X have been implemented in accordance with its functions, the functions consist of the function of staffing, function of payroll maker, accounting and financial functions. And there are barriers that the University of X is experiencing, however, that can be controlled. As well as PPh21 calculations, the result of the calculations is NIHIL due to net income a year below the PTKP income. The results of the evaluation in this study show that in the fingerprint system there are only those who do not do absences but the employees still want their salary to remain full. However, the SDM or Finance department at the University of X must be aware of that. Nevertheless, the employee won't get his rights because of his own mistakes. The University of X must provide even more rigorous supervision so that this will not happen again in the future.   Keywords: pay system, ASN, pay document, PPh 21
Makrozoobentos Muara Bojong Salawe: Mengungkap Komposisi Genus dan Hubungannya dengan Ekosistem Perairan Wijayanti, Lady Ayu Sri; Herawati, Heti; Sahidin, Asep; Pratama, Gilar Budi; Maharani, Tri Annisa; Harlina, Adinda Tri; Sari, Elviana Dian Mustika; Fortuna, Resyh Indy; Nugraha, Tito Aria; Firdaus, Mochamad Ramdhan
Akuatiklestari Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v8i2.6968

Abstract

Makrozoobentos berperan penting dalam siklus nutrisi perairan dan menjadi indikator kesehatan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap struktur komunitas makrozoobentos di Perairan Muara Bojong Salawe dan kemudian mengkaji kaitannya dengan kondisi lingkungan. Untuk pertama kalinya, penelitian ini dilakukan di Muara Bojong Salawe, Pangandaran, guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-November 2024, dengan membagi 4 stasiun penelitian. Stasiun I terletak di jalur pelayaran kapal nelayan dengan substrat pecahan karang berpasir. Stasiun II di daerah padat mangrove dengan substrat berlumpur. Stasiun III berada di area bersandar kapal nelayan dengan substrat berpasir. Stasiun IV dekat restoran/pemukiman dengan substrat lumpur berpasir. Sampel makrozoobentos diambil dengan menggunakan metode plot 1 x 1 m dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Parameter lingkungan yang diukur meliputi suhu, salinitas, pH, Dissolved Oxygen (DO), dan rona lingkungan. Analisis yang dilakukan meliputi indeks ekologi (kelimpahan, keragaman, dominansi, dan kemerataan) dan analisis statistik (analisis klastering dan Principal Component Analysis/PCA). Hasil penelitian mencatat bahwa parameter lingkungan di keempat stasiun mencakup suhu perairan berkisar antara 28,8°C-29,7°C, salinitas berkisar antara 19-21 ppt, pH berkisar antara 7,2-7,9, dan Dissolved oxygen (DO) berkisar antara 5,8-7,4 mg L-1. Indeks ekologi yang mencakup kepadatan total dan nilai dominansi makrozoobentos tertinggi ditemukan pada Stasiun II (200 individu/m²; 0,33). Namun, sebaliknya, indeks keragaman dan kemerataan terendah, tercatat pada Stasiun II (1,46; 0,54). Ditemukan empat genus makrozoobentos dengan kepadatan tertinggi yaitu Cerithium, Pagurus, Faunus, dan Cerithideopsilla. Hasil analisis PCA menunjukan bahwa faktor salinitas dan DO menjadi faktor yang paling memengaruhi struktur komunitas makrozoobentos di lokasi penelitian.
Analysis Of Financial Performance On Stock Prices With Earning Growth As A Mediator Variable On Infrastructure In Indonesia Wahyuni, Iis; Herawati, Heti; Suharmiati, Suharmiati; Salim, Inne Natalia
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol. 13 No. 3 (2025): JIAKES Edisi Juni 2025
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v13i3.3694

Abstract

Financial performance is one of the indicators used by investors to assess a company. The stock price is a reference used in investing. This study aims to analyze the effect of the company's financial performance proxied by Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM) and Total Asset Turnover (TATO) on Stock Price with Earning Growth as a mediator variable. This research uses a quantitative approach. The data used is secondary data obtained through the Indonesia Stock Exchange on the website www.idx.co.id. The population in this study were 16 infrastructure sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2019 to 2023. Purposive sampling is used as a method in selecting samples. So that from the predetermined criteria, 80 units of analysis were obtained. In this study, path analysis techniques were used. Hypothesis testing was carried out using the Eviews 12 program. Stock prices are valued at closing prices. The results of this study indicate that Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM) and Total Asset Turnover (TATO) have no effect on Earning Growth . Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM), Total Asset Turnover (TATO) and Earning Growth have no effect on stock prices. For the mediation effect, it results that Earning Growth is unable to mediate the effect of Return On Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM) and Total Asset Turnover (TATO) on stock prices.   Keywords: Financial Performance, Stock Price, Return On Equity, Net Profit Margin, Total Asset Turnover, Earning Growth.
TINGKAT PENERIMAAN PAJAK JIKA DIPENGARUHI OLEH KEPATUHAN WAJIB PAJAK DAN SANKSI PERPAJAKAN PADA KPP PRATAMA BANDUNG CICADAS Aldila, Ilda Fitri; Leviany, Tevi; Herawati, Heti
Jurnal SIKAP (Sistem Informasi, Keuangan, Auditing Dan Perpajakan) Vol 9 No 1 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the influence of taxpayer compliance and tax sanctions on tax revenue at KPP Pratama Bandung Cicadas during the period of 2018–2022. The research was conducted using an associative descriptive method and produced the following results: (1) taxpayer compliance has a significant effect on tax revenue, (2) tax sanctions do not have a significant effect on tax revenue, and (3) taxpayer compliance and tax sanctions simultaneously have a joint effect on tax revenue. Taxpayer compliance (X1) and tax sanctions (X2) together contribute 60.7% to the variation in tax revenue.