Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Bandung City's Cikapundung River Water Quality Status Using Pollution Index for Fisheries Development Alfiansyah, Robby; Hasan, Zahidah; Haetami, Kiki; Sahidin, Asep; Herawati, Heti
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 30 No. 3 (2025): October
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

The Cikapundung River currently supports fisheries activities through carp cultivation, utilizing the river flow. Currently, domestic waste discharge, driven by the increasing growth of settlements around the river, has the potential to affect the water quality in the Cikapundung River. Information is needed regarding the quality status of the Cikapundung River so that management can be carried out according to its designation. This study was conducted in January 2024 using the pollution index (IP) method to measure its water quality. The research location was divided into five stations based on anthropogenic activities at each location. The water quality status of the Cikapundung River is classified as lightly polluted according to class II and class III quality standards. The Biochemical Oxygen Demand (BOD) and Total Suspended Solid (TSS) parameters are the causes of the high IP value in this study. The highest TSS and BOD values ​​are at station 4, which is a densely populated area with fisheries activities. The Cikapundung River can be used for fisheries activities on condition that eurytolerant fish are used.
Produktivitas Primer Sungai Cikeruh Berdasarkan Sebaran Klorofil-a Amrulloh, Humam Shidiq`; Herawati, Heti; Arief, Mochamad Candra Wirawan; Zahidah, Zahidah
Akuatika Indonesia Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Universitas Padjadjaran, Grha. Kandaga (P

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jaki.v10i2.64368

Abstract

Sungai Cikeruh merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang melintasi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang, yang berada di kawasan tingginya padat penduduk, sehingga mengalami pencemaran pada perairan. Tercemarnya Sungai Cikeruh diakibatkan oleh masukan beban cemaran dari aktivitas antropogenik seperti limbah domestik, pertanian, dan industri yang memberikan suplai bahan anorganik atau unsur hara seperti nitrat dan fosfat. Ketersediaan unsur hara dapat diindikasikan oleh nilai produktivitas primer berdasarkan sebaran klorofil-a. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan produktivitas primer serta faktor lingkungan yang mempengaruhi sebaran dan konsentrasi klorofil-a di Sungai Cikeruh. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024 – Januari 2025, dengan metode survei dan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang dilakukan di lima titik stasiun dengan 4 kali ulangan. Hasil dari pengujian kualitas air terdapat parameter yang tidak memenuhi baku mutu kualitas air berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 yakni BOD dan DO. Nilai rata-rata BOD tidak memenuhi kelas 2 maupun kelas 3 pada setiap stasiunnya, sedangkan nilai rata-rata DO pada Stasiun 2 dan 4 tidak memenuhi baku mutu kelas 2  dan pada Stasiun 5 tidak memenuhi baku mutu kelas 3. Nilai konsentrasi klorofil-a di dapatkan nilai rata-rata 0,135-0,613 mg/L, berdasarkan uji statistik One-way anova konsentrasi klorofil-a didapatkan nilai p-value 0,086 > taraf signifikansi, yang diartikan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada setiap stasiunnya, hal ini dikarenakan perairan Sungai Cikeruh tergolong pada perairan oligotrofik melalui perhitungan produktivitas primer yang didapatkan yakni nilai rata-rata 15,998 – 40,300 mgC/m3/hari, hal ini menandakan bahwa unsur hara dan produktivitas pada Sungai Cikeruh tergolong rendah.