Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERPASANGAN DAN BERKELOMPOK TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR KAYANG Chandra Daryusman; Rahmat Hermawan; Usman Adam
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 2 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of learning models in pairs and in groups to gymnastics of kayang basic motor skills. The population in this study were students of SMP Negeri 1 Sukadana East Lampung with the sample used in this study were 60 students using a random sampling technique. The method used in this study is purely experimental method (True experiment) with the initial test study design (pre-test), grouping (Ordinal Pairing), treatment (treatment) , final test (post-test). Data collecting technique to test this basic motion using motion basic. Data analysis technique is using Analysis of Variance (ANOVA). The results of the data analysis showed that the model can improve the learning paired basic movement skills in a gymnastics floor kayang significantly (fcount 9.49 ftable 3.15) as well as a model of learning in groups showed significant improvement (fcount 6.33 ftable 3.15).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berpasangan dan berkelompok terhadap keterampilan gerak dasar kayang. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Sukadana Lampung Timur dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 60 siswa menggunakan teknik random sampling . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen murni (True experiment) dengan desain penelitian tes awal (pre test), pengelompokan (Ordinal Pairing), perlakuan (treatment), tes akhir (post test). Teknik pengambilan data untuk tes gerak dasar ini menggunakan Tes keterampilan gerak dasar. Teknik analisis data menggunakan Analisis Varians (ANAVA). Hasil analisis data menunjukkan bahwa model pembelajaran berpasangan dapat meningkatkan keterampilan gerak dasar kayang dalam senam lantai secara signifikan 9,49 3,15) begitu pula model pembelajaran berkelompok menujukkan peningkatan secara signifikan ( 6,33 3,15).Kata kunci: berkelompok, gerak dasar kayang, pembelajaran berpasangan
PENGARUH MODEL BANTUAN TEMAN DAN KOOPERATIF TIPE TS-TS TERHADAP KETERAMPILAN ROLL KIP Ni Wayan Sista Restiana; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 4 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine whether there is an influence of friends coperation model and co-operative models of TS-TS (two stay two stray)type to the basic motion skills in a gymnastics floor Kip Roll on class VII in SMPN 7 Bandar Lampung.Metode of research is experimental. With the population are students of SMP N 7Dublin VII class totaling 240 students, and 60 students sampled using random sampling techniques. Data collection techniques using basic motor skills tests Kip Roll in gymnastics floor. Analysis using Analysis of Variance (ANAVA). The results showed that no significant influence of the model models the help of friends and co-operative models of type TS-TS (two stay two stray) to the basic motion skills  in a gymnastics floor Kip Roll on class VII in SMP N 7 BandarLampung.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh model bantuan teman dan model kooperatif tipe TS-TS (Two Stay Two Stray) terhadap ketrampilan gerak dasar Roll Kip dalam senam lantai pada siswa kelas VII di SMP N 7 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Dengan populasi adalah siswa SMP N 7 Bandar Lampung kelas VII yang berjumlah 240siswa, dan sampel 60 siswa menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan gerak dasar Roll Kip dalam senam lantai.Teknik analisis data menggunakan Analisis Varians ( ANAVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari model bantuan teman dan model kooperatif tipe TS-TS (Two Stay Two Stray) terhadap ketrampilan gerak dasar N 7 Bandar Lampung.Kata kunci : gerak dasar, kooperatif tipe TS-TS, model bantuan teman, roll kip
TINGKAT KEBUGARAN JASMANI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA SANTRI PUTRA DI PONDOK PESANTREN Zan Mufadillah; Rahmat Hermawan; Marta Dinata
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how the level of physical fitness to work productivity boarding school boy students of Tri Bhakti At-Taqwa in Raman district of North East Lampung regency. The research method used was a survey method with a combined approach (mixed methods) between quantitative and qualitative methods. Population in this research is all boy students of boarding school Tri Bhakti At-Taqwa North Raman totaling 246 students and a sample of 50 students used the data collection with the process of data triangulation. From the results of this study, it can be summarized by descriptive quantitative, with the percentage of each classification, namely, to the classification either once (BS) by 8%, both classification (B) by 24%, the classification of medium (M) by 46%, less classification (K) by 20%, and less so for the classification (KS) of 2%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kebugaran jasmani terhadap produktivitas kerja santri putra pondok pesantren Tri Bhakti At-Taqwa di Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan gabungan (mixed methods) antara metode kuantitatf dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh santri putra Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa Raman Utara yang berjumlah 246 santri dan sampel yang digunakan yaitu sebanyak 50 santri Pengumpulan data dengan proses trianggulasi data. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan secara deskriptif kuantitatif,dengan persentase masing-masing klasifikasi yaitu, untuk klasifikasi baik sekali (BS) sebesar 8%, klasifikasi baik (B) sebesar 24%, klasifikasi sedang (S) sebesar 46%, klasifikasi kurang (K) sebesar 20%, dan untuk klasifikasi kurang sekali (KS) sebesar 2%.Kata kunci: kebugaran jasmani, metode gabungan, produktivitas, trianggulasi
KONTRIBUSI OTOT LENGAN, TUNGKAI, KELENTUKAN OTOT TUNGKAI DAN KESEIMBANGAN TERHADAP LOMPAT KANGKANG Erlita Sari; Rahmat Hermawan; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 3 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the contribution of the arm muscle strength, leg power, leg muscle flexibility and balance to kangkang jump. Metode of the research was a survey with data collecting was using one shoot models (one-time data collection), data analysis was using simple linear regression or regression single linear. Population used was class VIII SMP N 3 Natar South Lampung with the sample number of 33 students, 16 males and 17 females. Sampling was using proportional random sampling technique. Data collected by engineering test and measurement and data analysis techniques using regression. The result showed that the strength of the arm muscles have a contribution of 51.5%, power limbs have a contribution of 35.6%, leg muscle flexibility have a contribution of 66.4%, a balance have a contribution of 21.6%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi kekuatan otot lengan, power tungkai, kelentukan otot tungkai dan keseimbangan terhadap hasil lompat kangkang. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pengambilan data one shoot model (satu kali pengambilan data) analisis data menggunakan regresi linier sederhana atau regresi linier tunggal. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas VIII SMP N 3 natar lampung selatan dengan sampel jumlah 33 siswa/siswi, 16 putra dan 17 putri. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan otot lengan memiliki kontribusi sebesar 51,5%, power tungkai memiliki kontribusi sebesar 35,6%, kelentukan otot tungkai memiliki kontribusi sebesar 66,4%, keseimbangan memiliki kontribusi sebesar 21,6%.Kata kunci : kekuatan otot lengan, kelentukan otot tungkai dan keseimbangan, kontribusi, lompat kangkang, power tungkai.
Manajemen Pembinaan Sekolah Sepakbola (SSB) Luthfi Zahir; Rahmat Hermawan; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to reveal the various problems that exist in the Bina Bangsa Bandar Lampung Football School (SSB). The approach used is descriptive qualitative method. Data collection techniques using interview methods, observation methods, questionnaires and documentation methods. Data validity with triangulation techniques. Data analysis with data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Rom the collected results, the management conditions at Bina Bangsa SSB have run smoothly, In managing the Bina Bangsa SSB organization run rudely, because lack of support from the local government to help with the Football School financial problems. the implementation of the coaching program at Bina Bangsa SSB uses the Chemo theory development pattern, which starts from the grafting, nursery and performance improvement carried out by SSB Bina Bangsa, the achievement of Bina Bangsa SSB can be said to be good enough in Lampung Province.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan berbagai persoalan yang ada di Sekolah Sepakbola (SSB) Bina Bangsa Bandar Lampung. Pendekatan yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara, metode observasi, angket dan metode dokumentasi. Validitas data dengan teknik triangulasi. Analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, kondisi manajemen di SSB Bina Bangsa sudah berjalan dengan lancar, dalam pengelolaan organisasi SSB Bina Bangsa dijalankan seadanya, karena kurangnya dukungan dari pemerintah daerah untuk membantu masalah keuangan, pelaksanaan program pembinaan di SSB Bina Bangsa menggunakan pola pembinaan teori kamiso, yaitu mulai dari pemassalan, pembibitan dan peningkatan prestasi SSB Bina Bangsa dapat dikatakan cukup baik untuk di Provinsi Lampung.Kata Kunci : manajemen, organisasi olahraga, sepakbola
HUBUNGAN MOTIVASI INTRINSIK DAN MOTIVASI EKSTRINSIK DENGAN KETERAMPILAN GERAK DASAR SEPAK TAKRAW Handoyo Handoyo; Rahmat Hermawan; Sudirman Husin
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 3 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to find out how the relationship of intrinsic motivation and extrinsic motivation with basic movement skill of takraw. Method of this research was descriptive correlational method. Technique analysis used multiple correlation. This research did in SMAN 1 Semaka Tanggamus with sample as 26 taken by 105 student as population. Technique for taking the sample in this research was random sampling. Analysis data used correlation product moment technique. The results of this research showed, there is a significant relationship between intrinsic motivation with basic movement skill of takraw as 0,412. Meanwhile, there isn’t significant relationship between extrinsic motivation with basic movement skill of takraw as 0,114. Furthermore, there is a significant relationship between intrinsic and extrinsic motivation with basic movement skill of takraw as 0,418.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar hubungan motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik dengan keterampilan gerak dasar sepak takraw. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi ganda (multiple corelation). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Semaka Tanggamus dengan sampel penelitian berjumlah 26 siswa yang diambil dari populasi penelitian yang berjumlah 105 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan random sampling. Analisis pengolahan data menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara motivasi intrinsik dengan keterampilan gerak dasar sepak takraw dengan koefesien korelasi sebesar 0,412. Sedangkan motivasi ekstrinsik dengan keterampilan gerak dasar sepak takraw tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan koefesien korelasi sebesar 0,114. Selanjutnya motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik memiliki hubungan yang signifikan dengan keterampilan gerak dasar sepak takraw dengan kooefisien korelasi sebesar 0,418.Kata kunci: ekstrinsik, intrinsik, motiviasi, sepak takraw.
PERBANDINGAN SENAM POCO-POCO DAN SENAM AYO BERSATU TERHADAP PENINGKATAN VO2 MAX Febri Kartika; Rahmat Hermawan; Suranto Suanto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 3 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the research is to know the comparison between poco-poco gymnastic and ayo bersatu gymnastic toward increasing ability of Volume Oxygen Maximum (VO2max). The method that was used by researcher was true experiment and the pre test-post test control group design was used by the researcher. Bleep test was used as a technique to take the data in order to examine Volume Oxygen Maximum (VO2max) and to analyze the data the researcher used analysis variant (ANOVA). The result of this researcher showed that there is significant influence from poco-poco gymnastic exercise  12,46  3,23) and ayo bersatu gymnastic exercise ( 4,15  3,23) toward increasing ability of Volume Oxygen Maximum (VO2max) to  female students at the XI grade of SMK Negeri Sukoharjo Pringsewu.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara latihan senam poco-poco dengan latihan senam ayo bersatu terhadap peningkatan kemampuan Volume Oxygen Maximum (VO2max). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen murni (true experiment), sedangkan desain penelitian yang digunakan yakni pre test-post test control group design. Teknik pengambilan data untuk test VO2max ini  menggunakan  Test Multi Tahap (Bleep Test). Teknik analisis data menggunakan Analisis Varians (ANAVA). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari latihan Senam Poco-poco  12,46  3,23) dan  latihan Senam Ayo Bersatu  ( 4,15  3,23) terhadap kemampuan peningkatan VO2max pada siswi kelas XI SMK Negeri Sukoharjo Pringsewu.Kata kunci: bleep test, senam ayo bersatu, senam poco-poco, volume oksigen maksimum 
Pengaruh Latihan Pukulan Menggunakan Cable Machine Terhadap Peningkatan Daya Ledak Otot Lengan Mohammad Ramadhan; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 4 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research was the ability of boxing athletes Way Halim Lampung at the time of trials of several matches that they follow, shows that most athletes have a weak punch (power explosion / power). Therefore, this study aimed to determine the increased power of arm muscle burst after being given blow training using cable machine. The method used in this study was the experiment with the number of population as well as sample (sample total) as many as 10 people who actively practice at sasana Way Halim Boxing Club Lampung. The data obtained by doing two hand medicine ball put test, then the data in the analysis using t test, with the results showed At 5% significant level, n = 10, df = 8, obtained t table = 2.30, tcount 3.64. Criteria testing if t arithmetic t table then Ha accepted and H0 rejected. There Ha received or in other words blow training using the cable machine effect on the results of increased arm muscle explosiveness in boxing athletes that include jab blows, straight, hook and uppercut. The increase is due to the element of speed and strength in the blow training using the cable machine.Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan atlet tinju Way Halim Lampung pada saat uji coba dari beberapa pertandingan yang mereka ikuti, diperoleh gambaran yang menunjukan bahwa sebagian besar atlet memiliki pukulan yang lemah (daya ledak/power).Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan daya ledak otot lengan setelah diberikan latihan pukulan menggunakan cable machine.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan jumlah populasi sekaligus sample (sampel total) sebanyak 10 orang yang aktif berlatih di sasana Way Halim Boxing Club Lampung. Data diperoleh dengan melakukan two hand medicine ball put test, selanjutnya data di analisis menggunakan uji t, dengan hasil menunjukan pada taraf signifikan 5%, n= 10, df = 8, didapat ttabel =2,30 , thitung sebesar 3,64. Kriteria pengujian jika thitung ttabel maka Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian Ha diterima atau dengan kata lain latihan pukulan menggunakan cable machine berpengaruh terhadap hasil peningkatan daya ledak otot lengan pada atlet tinju yang meliputi pukulan jab, straight, hook dan uppercut. Peningkatan disebabkan karena ada unsur kecepatan dan kekuatan pada latihan pukulan menggunakan cable machine.Kata Kunci:cable machine, daya ledak otot lengan,latihan pukulan.
Pengaruh Circuit Training Tehadap Kebugaran Jasmani Siswa SMP Kurniawan Effendi; Sudirman Husin; Rahmat Hermawan
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 2 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research to find out the increase in health condition after circuit training practice. The research uses experimental methods, the total sample determined by a purposive sampling is 60 people. Data were collected by using physical fitness test on 2010 consisting of 50 m run, hang the elbows bend 60 seconds, sit-up 60 seconds, jump straight, and run 1000 m (for male) and 800 m (for female). Analysis technique of the data was uji-t. From the result the researcher obtained the value t count t table (8.066 2.179) and the Sig, (2-tailed) (0.000 0.05) (Son) and (Princess) values of t count t table (9.552 2.120) and Sig, (2-tailed) value (0.000 0.05), that means there are significant influence on the circuit training student healt condition. The conclusions circuit training exercise can increase health condition of Bandar Lampung student in Junior Hight School.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kebugaran jasmani setelah latihan circuit training. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, jumlah sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 60 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan test kebugaran jasmani tahun 2010 yang terdiri dari lari 50 m, gantung siku tekuk 60 detik, sit-up 60 detik, loncat tegak, dan lari 1000 m.(Putra), 800 m (Putri).Teknik analisis data yaitu analisis uji-t. Dari hasil penelitian diperoleh nilai t hitung t tabel (8.066 2.179) dan Nilai Sig, (2-tailed) (0.000 0.05) (Putra) dan (Putri) nilai t hitung t tabel (9.552 2.120) dan Nilai Sig, (2-tailed) (0.000 0.05), artinya terdapat pengaruh yang signifikan circuit training terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa. Kesimpulan nya latihan circuit training dapat meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa SMPN 8 Bandar LampungKata Kunci : Circuit Training, Kebugaran Jasmani, Ekstrakurikuler Taekwondo,  Karate, dan Pencak Silat
Pengembangan Teknologi Alat Ukur Tes Split Berbasis Digital Imam Safei; Rahmat Hermawan; Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop split test devices based arduino and infrared sensors with LED Display as measuring tool that Can provide effectiveness to trainers and athletes. This research is a research development or research and development (RD). the development of split test device based arduino and infrared sensors with LED display were first validated by material experts, media experts and 30 participants for a small sample test that tested twice as many repetitions. The subjects of this study were athletes. Based on the results of research trials and data analysis can be concluded that digital-based split test tool that has been develop is declared valid as a split tets tool. This is because the measurement tool of the split test using the sensor can be more controlled from the angle that is difficult to see by the eyePenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat ukur tes split berbasis Arduino dan sensor Infrared dengan LED Display sebagai alat ukur yang dapat memberikan efektifitas kepada pelatih maupun atlet. Penelitian ini merupakan penelitian Pengembangan atau Research and Development (RD). Pengembangan alat ukur tes split berbasis Arduino dan sensor Infrared dengan LED Display terlebih dahulu divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan 30 peserta untuk uji sample kecil yang di uji cobakan sebanyak dua kali pengulangan. Subjek penelitian ini adalah Atlet. Berdasarkan hasil uji coba penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa alat ukur tes split berbasis digital yang telah dikembangkan ini dinyatakan valid sebagai alat ukur tes split. Hal ini dikarenakan alat pengukuran tes split menggunakan sensor dapat lebih terkontrol dari sudut yang sulit terlihat oleh mataKata kunci : alat ukur, lcd display, microcontroller, sensor infrared