Claim Missing Document
Check
Articles

DAMPAK KURIKULUM 2013 TERHADAP KINERJA GURU PENJAS SLTA (SMA, SMK) SEBANDAR LAMPUNG Indri Julianti Afnil; Rahmat Hermawan; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 3 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to find the impact of the 2013 curriculum on the performance of high school physical education teacher in Bandar Lampung. The results are expected useful as information material on the impact of 2013 curriculum against teachers performance in order to improve the quality of learning. The method used in this study was a qualitative method. The population in this study were all teachers who teach in high school which applied 2013 curriculum in Bandar Lampung. Data collection techniques used interviews, questionnaires, and documentation. From these results it can be concluded that the 2013 curriculum had a significant impact on the performance of teachers. This could be seen from the increasing of the teachers competence to be better as it has been described by students and the principal, such as pedagogical, personality, social and professional competency.Penelitian ini bertujuan untuk untuk mencari dampak kurikulum 2013 terhadap kinerja guru penjas SLTA Se-Bandar Lampung. Hasil penelitian diharapkan bermanfaat Sebagai bahan informasi tentang dampak kurikulim 2013 terhadap kenerja guru dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang mengajar di SLTA yang menerapkan kurikulum 2013 di Bandar Lampung. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, angket, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kurikulum 2013 memberikan dampak yang baik terhadap kinerja guru. Hal ini terlihat dari peningkatan kompetensi guru menjadi lebih baik seperti yang telah diuraikan oleh siswa dan kepala sekolah, seperti kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan kopetensi profesional.Kata kunci : dampak, kinerja guru penjas slta se-bandar lampung, kurikulum 2013.
KONTRIBUSI PENDIDIKAN, PEKERJAAN, PENDAPATAN ORANG TUA DAN TEMPAT TINGGAL TERHADAP STATUS GIZI SISWA Anjania Woro; Rahmat Hermawan; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 2 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the contribution of educational background, occupation, income of the parents and living environment on nutritional status. The method used was a survey method. These samples included 54 students from a population of 218 students. Data educational background, living environment and parents' income were obtained through the questionnaire and the data on the nutritional status were obtained through anthropometry test. Data analysis was using simple linear regression. The analysis showed that the educational background of parents contributed to the nutritional status of 21.1%. The job of parents contributed to the nutritional status of students by 25.7%, the income of the parents contributed for 28.7%, and living environment contributed 25.8%. From the results of this study, it concluded that income gives greater contributions to the nutritional status compared with other variablesPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi latar belakang pendidikan, pekerjaan, pendapatan orang tua dan lingkungan tempat tinggal terhadap status gizi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Sampel penelitian berjumlah 54 siswa dari populasi sebesar 218 siswa. Data latar pendidikan, lingkungan tempat tinggal dan pendapatan orang tua diperoleh melalui angket serta data status gizi diperoleh melalui tes antropometri. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan orang tua berkontribusi terhadap status gizi sebesar 21,1 %. Pekerjaan orang tua berkontribusi terhadap status gizi siswa sebesar 25,7%, pendapatan orang tua berkontribusi sebesar 28,7%, dan lingkungan tinggal berkontribusi 25,8%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendapatan memberikan kontribusi lebih besar terhadap status gizi dibandingkan dengan variable lainnya.Kata kunci: latar belakang pendidikan, lingkungan tempat tinggal, metode deskriptif kuantitatif, status gizi, pekerjaan.
KONTRIBUSI KEKUATAN TUNGKAI, POWER LENGAN, KEKUATAN PERUT, DAN KELENTUKAN TERHADAP KEMAMPUAN HANDSPRING Candra Gamali Putra; Rahmat Hermawan; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the contribution of leg strength, arm power, abdominal strength and flexibility to the handspring ability. The method used in the research was descriptive. Sample of this study were 39 students. Data were collected through leg strength test with leg dynamometer, the arm power with the medicine ball, abdominal strength with sit-ups, flexibility with extention trunk, handspring with a handspring ability measurement and data analysis tehnique used regression. The results showed that the strength of the leg has a coefficient of determination 0.545 with a contribution of 22.1%, arm power has a coefficient of determination 0.748 with a contribution of 30.3%, abdominal strength has a coefficient of determination 0.519 with a contribution of 21.0%, flexibility has a coefficient of determination 0.654 with a contribution of 26.5%. From the analysis it can be concluded that the arm power make greater contributions to the handspring capabilities compared with other variables.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi kekuatan tungkai, power lengan, kekuatan perut dan kelentukan terhadap kemampuan handspring. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sampel dari penelitian ini berjumlah 39 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui tes kekuatan tungkai dengan leg dynamometer, power lengan dengan medicine ball, kekuatan perut dengan sit-up, kelentukan dengan extention trunk, handspring dengan tes kemampuan handspring dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tungkai memiliki koefisien determinasi 0,545 dengan kontribusi sebesar 22,1%, power lengan memiliki koefisien determinasi 0,748 dengan kontribusi sebesar 30,3%, kekuatan perut memiliki koefisien determinasi 0,519 dengan kontribusi sebesar 21,0%, kelentukan memiliki koefisien determinasi 0,654 dengan kontribusi sebesar 26,5%. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa power lengan memberikan kontribusi lebih besar terhadap kemampuan handspring dibandingkan dengan variable lainnya.Kata kunci : handspring, kekuatan perut, kekuatan tungkai, kelentukan, power lengan.
Peningkatan Pembelajaran Roll Kip Menggunakan Alat Bantu Tongkat Dan Teman Jhody Nala Fraya; Rahmat Hermawan; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 1 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The researcher aims to improve the learning of kip roll by using a stick and friend aids for grade V students of SD Negeri 1 Sukarame. Researchers used the classroom action research method. The research subjects were male students of grade V SDN 1 Sukarame, which are 30 children. Data analysis was carried out by reflecting the results of observation and evaluation of the learning process, where in the first cycle the percentage of child completeness was 36.7%, then increased in cycles II and III by 60% and 86.7%. So, that based on the results of the study, it can be concluded that there is an increase in the learning of roll kip of the fifth grade students of SD Negeri 1 Sukarame by using a stick and friends.peneliti bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran roll kip dengan menggunakan alat bantu tongkat dan teman pada siswa kelas V SD Negeri 1 Sukarame. peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Subjek penelitian adalah siswa putra kelas V SD Negeri 1 Sukarameyang berjumlah 30 anak. Analisis data dilakukan dengan cara merefleksi hasil observasi danevaluasi terhadap proses pembelajaran, dimana pada siklus I persentase ketuntasan anak sebesar 36,7%, kemudian mengalami peningkatan pada siklus II dan III yaitu sebesar 60% dan 86,7 %. Sehingga berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pembelajaran roll kip siswa kelas V SD Negeri 1 Sukarame dengan menggunakan alat bantu tongkat dan teman. Kata kunci: alat bantu teman, alat bantu tongkat, roll kip
PENGARUH MODEL CIRCUIT TRAINING DAN FARTLEK TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI Irawan Saputra; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 4 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, untuk mengetahui pengaruh model circuit training dan fartlek terhadap tingkat kebugaran jasmani. kebugaran jasmani diukur dengan tes TKJI. Hasil uji one way ANOVA yang telah dilakukan menunjukan bahwa uji-F signifikan pada kelompok uji, ini ditunjukkan oleh nilai Fhitung sebesar 7.855 yang lebih besar daripada F(2,27) sebesar 3.35 ( Fhitung(7.855) Ftabel(3.35) ), diperkuat dengan nilai P = 0.002 lebih kecil daripada nilai kritik α=0.05 atau P(0.0020.05).This study used an experimental method to determine the effect of circuit training and fartlek models on the level of physical fitness. Physical fitness was measured by a test TKJI. One way ANOVA test results that have been done show that the F-test significant in the test group, is shown by the 7855 Fcount greater than F (2,27) at 3:35 (F value (7855) F (3:35)), reinforced with a value of P = 0.002 is smaller than the critical value of α = 0.05 level or P (0.002 0.05).Kata kunci : pengaruh, circuit , fartlek, kebugaran jasmani
Kontribusi Panjang Lengan, Kekuatan Otot Lengan Dan Panjang Tungkai Terhadap Hasil Lempar Lembing Reza Stiawansyah; Rahmat Hermawan; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 2 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the contribution of arms length, arm muscle strength and leg length to the results of javelin throwing in grade XI students SMA Negeri 3 Gunung Sakti. The research way survey research. Samples were taken using random sampling with 25 students. Data were taken using the javelin test. After data collected then analyzed using t test. The result of analysis showed that the result of calculation of significance test Overall obtained the result of R value equal to 0,625 with probability value (Sig. Fchange) = 0,000. Because the value of Sig. Fchange 0.05, then Ha is accepted and H0 is rejected, meaning significance. Thus, it can be concluded that the contribution of Arm Length, Strength of Arm Sleeve and Leg Length of Javelin Throw Results in Student Class XI SMA Negeri 3 Gunung Sakti.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi panjang lengan, kekuatan otot lengan dan panjang tungkai terhadap hasil lempar lembing pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Gunung Sakti. Penelitian yang digunakan adalah penelitian survei. Sampel diambil menggunakan random sampling dengan jumlah 25 siswa. Data diambil menggunakan tes lempar lembing. Setelah data terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan uji t. Hasil analisis menunjukan bahwa hasil dari perhitungan uji signifikansi Secara keseluruhan diperoleh hasil nilai R sebesar 0,625 dengan nilai probabilitas (Sig. Fchange ) = 0,000. Karena nilai Sig. Fchange 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya signifikansi.Jadi, dapat disimpulkan bahwa adanya kontribusi Panjang Lengan, Kekuatan Otot Lengan dan Panjang Tungkai terhadap Hasil Lempar Lembing Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Gunung Sakti.Kata Kunci : kekuatan otot lengan, lempar lembing, panjang lengan, panjang tungkai.
KONTRIBUSI KEKUATAN LENGAN TUNGKAI, PERUT, KELENTUKAN, DAN KOORDINASI TERHADAP HASIL NECK KIP Rudi Setiyawan; Rahmat Hermawan; Sudirman Husin
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know how much the contribution of arm strength, limbs strength, abdominal strength, suppleness, and the coordination of eye-hand-foot to neck kips result. This research used survey method. The samples used were the whole students with a total of 32 students which consisted of 16 males and 16 females. Sampling was using proporsional random sampling techniques. Data was obtained by using test and measuring techniques. Data was analyzed by using regression test. The result of this research showed that the strength of the arm has a contribution of 16,9% for male and female, the strength of limbs have a contribution of 16,4% for male and 16,1% for female, the strength of abdominal has a contribution of 25,1% for male and 19,4% for female, the suppleness has a contribution of 28,9% for male and 31,2% for female, the coordination of eye-hand-foot have a contribution of 10,3% for male and 9,5% for female.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi kekuatan lengan, kekuatan tungkai, kekuatan perut, kelentukan, dan koordinasi mata-tangan-kaki terhadap hasil neck kip. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Sampel yang digunakan adalah Seluruh siswa kelas VII SMP N 1 Punggur Lampung Tengah dengan jumlah 32 siswa terdiri dari 16 putra dan 16 putri. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan lengan memiliki kontribusi sebesar 16,9% putra dan 16,9% putri, kekuatan tungkai memiliki kontribusi sebesar 16,4% putra dan 16,1% putri, kekuatan perut memiliki kontribusi sebesar 25,1% putra dan 19,4% putri, kelentukan memiliki kontribusi sebesar 28,9% putra dan 31,2% putri, koordinasi mata-tangan-kaki kontribusi sebesar 10,3% putra dan 9,5% putri.Kata kunci : kekuatan, kelentukan, kontribusi, koordinasi, neck kip.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR LONCAT HARIMAU DENGAN KARDUS, BOLA DAN TEMAN Muhammad Aldino; Rahmat Hermawan; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 3 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve basic motor skills tigers jump in class XI IPA-3 MAN Poncowati Terbanggi Large cardboard with the use of tools, balls and friends.  This type of research is a classroom action research (Classroom Action Research). With the research subjects were students of class XI IPA-3, which amounts to 43 students made up of 15 men and 28 women. The instrument used was a basic assessment of the quality movement jump tiger. The results showed that ; 1) in the first cycle with the use of cardboard aids can improve students' basic motion tiger jump, as many as 13 students who completed (30.23%); 2) in the second cycle with the use of tools to improve the motion base ball jump tiger with a mastery level of 48.84%; and 3) in the third cycle with the use of paired with a friend can help improve basic motion jump tiger with a mastery level of 79.07%.  conclusion: With tools such as cardboard boxes, balls and friends can help improve basic motor skills tigers jump in class XI IPA-3 MAN Poncowati Terbanggi Besar.Kata kunci : alat bantu, PTK, loncat harimau, ketuntasan belajar
Pengembangan Model Latihan Dribbling Sepakbola Badral Elan Fauzan; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problems in this study is still low level of skill dribbling students extracurricular football SMP Negeri 3 Pringsewu. The goal to be achieved on this research and development is to produce a model of soccer dribbling exercise model. This research uses Research Development (R D) method. Subjects in this study were junior high school students who followed extracurricular soccer. Product effectiveness test is based on the assessment of soccer experts, learning, and linguists. The value obtained is 75.8 which is stated quite valid and feasible to use. Based on the results of the development can be concluded: (1) The developed training model can be applied in the training process (2) This dribbling football training model can improve the ability of dribbling students, (3) As a contribution to the science of education, especially the field of football. Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat keterampilan dribbling siswa ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 3 Pringsewu. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk model latihan dribbling sepakbola. Penelitian ini menggunakan metode Research Development (RD). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMP yang mengikuti ekstrakulikuler sepakbola. Uji efektifitas produk yaitu berdasarkan penilaian ahli sepakbola, pembelajaran, dan ahli bahasa. Nilai yang didapatkan adalah 75,8 yang dinyatakan cukup valid dan layak untuk digunakan. Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan : (1) Model latihan yang dikembangkan  dapat diterapkan dalam proses latihan (2) Model latihan dribbling sepakbola ini dapat meningkatkan kemampuan dribbling siswa, (3) Sebagai sumbangan bagi ilmu pendidikan khususnya bidang sepakbola. kata kunci : dribbling, model, latihan, sepakbola.
PENGARUH LATIHAN PULLUP DAN DUMBLEBICEPSCURL TERHADAP KEMAMPUAN KAYUHAN LENGAN RENANG GAYA DADA Yulistian Arismunandar; Sudirman Husin; Rahmat Hermawan
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 2 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Pull Up dan Dumble Biceps Curl dalam meningkatkan kemampuan kayuhan lengan renang pada siswa SMK Negeri 2 Kalianda Tahun Pelajaraan 2012/2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian Pre test, Ordinal Pairin, treatment, dan Post test. Sample sebanyak 42 siswa yang dibagi kedalam tiga kelompok yaitu, kelompok eksperimen Pull Up, kelompok eksperimen Dumble Biceps Curl dan, kelompok Kontrol. Frekuensi latihan sebanyak 3 kali dalam semingu, sebanyak 2-4 set dengan 8 kali tiap set dan waktu istirahat 2 menit tiap set. Program latihan diberikan selama 6 minggu. Teknik yang digunakan adalah Analisis Varians.Hasil analisis data tes kemampuan kayuhan lengan renang gaya dada menunjukkan bahwa latihan Pull Up dapat meningkatkan kemampuan kayuhan lengan renang gaya dada secara signifikan (fhitung 13,437 ftabel 3,23) begitu pula dengan latihan latihan Dumble Biceps Curl memberikan peningkatan kayuhan lengan renang gaya dada secara signifikan ( fhitung 10,017 ftabel ,3,23). Perbedaan pengaruh menunjukkan bahwa .latihan Pull Up lebih baik dalam meningkatkan kayuhan lengan renang gaya dada dibandingkan latihan latihan Dumble Biceps Curl dan Kontrol (fhitung 3,420 ttabel 3,23.