Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN GERAK DASAR KAYANG DENGAN BANTUAN TEMAN, DINDING DAN GYMBALL Angger Budi Angkasa; Rahmat Hermawan; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 3 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve and enhance the learning process of basic motion bridge with the help of a friend, wall and gymball. This type of research is Classroom Action Research using three cycles. While the research subjects were fourth graders who totaled 26 students, consisting of 16 boys and 10 girls. Data was collected by observation scale assessment bridge basic motion. The results showed: that the first cycle assessment obtained mastery learning success percentage 26.92%, while 44.93% effectiveness rate that means action has not been effective. In the second cycle of mastery learning gained success percentage 46.16%, while 49.80% effectiveness rate that means action has not been effective. In the third cycle gained mastery learning success percentage 84.61%, with 78.07% effectiveness rate calculation.Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan proses pembelajaran gerak dasar kayang dengan menggunakan bantuan teman, bantuan dinding dan bantuan gymball. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan menggunakan tiga siklus. Sedangkan subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 26 siswa, terdiri dari 16 laki-laki dan 10 perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan skala observasi penilaian gerak dasar kayang. Hasil penelitian menunjukkan: bahwa penilaian siklus pertama diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 26,92%, sedangkan tingkat efektivitas 44,93% itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus kedua diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 46,16%, sedangkan tingkat efektivitas 49,80% itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus ketiga diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 84,61%, dengan perhitungan tingkat efektivitas 78,07%.Kata kunci : bantuan teman, dinding, gerak dasar kayang, gymball, peningkatan.
Pengaruh Latihan Sirkuit Terhadap Tingkat Kebugaran Jasmani Yuriansyah Yuriansyah; Rahmat Hermawan; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 4 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the magnitude of the effect of circuit training on the physical fitness level of students of SMP Negeri 04 Menggala kab. Tulang Bawang.The research method used in this research is pure experiments (true experiment) with research design in the form of model pre test-post test design.The population is male students which amount to 30 people and the sample is taken using purposive sampling.Circuit Exercise in the form of running back and forth 5 meters, push ups, sit ups, up and down the bench and run 20 meters. Technique of collecting data in this research using TKJI test consist of 50 meter quick run, hanging elbow buckling, sit bar test, vertical jump test, test run 1000 meter.After data collected then analyzed using t test. From result of research obtained t count = 26,679 t table = 2,045,it means that circuit training has an effect in improving physical fitness in student's son. The conclusion that the exercise circuit affect the level of physical fitness of students of class VII SMP Negeri 04 Menggala Kab.Tulang Bawang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh latihan sirkuit terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa SMP Negeri 04 Menggala Kab. Tulang Bawang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen murni (true experiment) dengan desain penelitian berupapre test-posttest design. Populasi adalah siswa putra yang berjumlah 30 orang dan sampel diambil menggunakan purposive sampling. Latihan sirkuit berupa lari bolak-balik 5 meter, push up, sit up, naik turun bangku dan lari 20 meter. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes TKJI terdiri dari lari cepat 50 meter, gantung siku tekuk,tes baring duduk, tes loncat tegak, tes lari 1000 meter. Setelah data terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan uji t. Dari hasil penelitian diperoleh t hitung =26,679 t tabel = 2,045, artinya latihan sirkuit memiliki pengaruh dalam meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa putra. Kesimpulan bahwa latihan sirkuit berpengaruh terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VII SMP Negeri 04 Menggala Kab.Tulang bawang.Kata kunci : kebugaran jasmani, latihan sirkuit
Pengaruh Menstruasi Terhadap Performance Atlet Fitri Oktaviani; Rahmat Hermawan; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The method used is descriptive qualitative. Data collection procedure through observation (observation), interview and documentation. Based on the results of this study can be concluded that, the perceived grievances for athletes PPLP reviewed in terms of physical and psychological terms are divided into two categories namely junior category and senior category. Complaints felt in terms of physical for the category of junior athlete is pain in the abdomen, breasts, groin and legs, and feel sore. While for the category of senior athletes are not perceived complaints. Similarly, the complaints felt in terms of psychological for the category of junior athletes are easily offended, irritable, feeling unstable, anxious, feeling depressed, sensitive and appearing excessive feelings or out of control. While for the senior category that there is no difference in feelings when menstruating or not.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lebih luas dampak dari menstruasi terhadap berbagai aspek yang muncul pada penampilan atlet pelajar putri (atlet PPLP) Lampung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Prosedur pengumpulan data melalui pengamatan (observasi), wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, keluhan yang dirasakan bagi atlet PPLP ditinjau dari segi fisik maupun segi psikologis dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori yunior dan kategori senior. Keluhan yang dirasakan ditinjau dari segi fisik bagi kategori atlet yunior yaitu nyeri pada bagian perut, payudara, selangkangan dan kaki, serta terasa pegal-pegal. Sedangkan bagi kategori atlet senior tidak dirasakannya keluhan. Begitu pula keluhan yang dirasakan ditinjau dari segi psikologis bagi kategori atlet yunior yaitu mudah tersinggung, mudah marah, perasaan tidak stabil, cemas, merasa tertekan, sensitive dan muncul perasaan berlebihan atau lepas kendali. Sedangkan bagi kategori senior yaitu tidak terdapat perbedaan perasaan ketika menstruasi atau tidak.Kata kunci : menstruasi, performance atlet, pplp lampung
KONTRIBUSI KELENTUKAN TUBUH , KEKUATAN OTOT LENGAN, KEKUATAN OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN KAYANG Restu Triwijaya; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 4 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of making this observation is to learn the contribution of body flexibility, arm muscle power and leg muscle power to the student of grade VII SHS Nusantara Gedongtataan Pesawaran. Kinds of observation is used is correlational descriptive observation with population is the student of grade VII at SHS Nusantara Gedong tataan which are 20 people, and then taked 20 sample for the observation. The taking sample style is using Total Sampling methods. Data analysis calculation of body flexibility contribution and the powers compare to kayang ability using correlation person product moment analysis style. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui kontribusi dari kelentukan tubuh, kekuatan otot lengan dan kekuatan otot tungkai pada siswa kelas VII SMP Nusantara Gedongtataan Pesawaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelasional dengan populasi adalah siswa kelas VII di SMP Nusantara Gedong tataan yang berjumlah 20 orang, kemudian diambil sampel penelitian berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Analisis data hasil perhitungan kontribusi kelentukan dan kekuatan dengan kemampuan kayang menggunakan teknik analisis korelasi pearson product moment. Kata kunci : kontribusi, kelentukan, kekuatan, otot, kayang
KONTRIBUSI KEKUATAN TUNGKAI, KEKUATAN PERUT, KEKUATAN LENGAN DAN KEKUATAN PUNGGUNG TERHADAP SIKAP LILIN Rahmat Ramadhan; Rahmat Hermawan; Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 3 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the contribution of leg strength, stomach, arm, and spine to the candle attitude. The method used was a survey. The sample used was 79 students of male and female students. Thus, the sampling was using random sampling technique. Data were collected by the test and measurement techniques and data analysis was using regression techniques. The results showed that the leg strength of male and female student to the candle attitude have a contribution of 28,4% and 32,5%, the stomach strength has a contribution of 23,4% and 26,0%, the arm strength has a contribution of 26,4% and 20,1%, the spine strength has a contribution of 21,6% and 21,2%, the strength of the leg, stomach, arm, spine has a contribution of 62,4% and 65,6%.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi kekuatan tungkai, perut, lengan dan punggung terhadap keterampilan sikap lilin. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Sampel yang digunakan adalah 79 siswa putra dan putri, Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan tungkai putra dan putri terhadap keterampilan sikap lilin memiliki kontribusi sebesar 28,4% dan 32,5%, kekuatan perut memiliki kontribusi sebesar 23,4% dan 26,0%, kekuatan lengan memiliki kontribusi sebesar 26,4% dan 20,1%, kekuatan punggung memiliki kontribusi sebesar 21,6% dan 21,2%, kekuatan tungkai, perut, lengan dan punggung memiliki kontribusi sebesar 62,4% dan 65,6%.Kata kunci : kekuatan lengan, kekuatan perut, kekuatan punggung, kekuatan tungkai, sikap lilin.
Passing Exercise Model In Game Soccer For SMP Students Arinda Wahyu Safitri; Fransiskus Nurseto; Rahmat Hermawan
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 2 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was the still low level of passing skills of the football extracurricular students at Tri Sukses Natar Middle School in South Lampung. The aim to be achieved in this research and development is to produce a model of soccer passing training. This study uses the Research Development (R D) method. The subjects in this study were junior high school students who took football extracurricular activities. Product effectiveness test is based on the assessment of football experts, learning experts, and linguists. The value obtained is 84.41% which is stated to be quite valid and feasible to use. Based on the results of the development it can be concluded: (1) The training model developed can be applied in the training process (2) This model of soccer passing training can improve students' passing skills, (3) As a contribution to education science especially in the field of football especially for middle school students.Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat keterampilan passing siswa ekstrakurikuler sepakbola SMP Tri Sukses Natar Lampung Selatan. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk model latihan passing sepakbola. Penelitian ini menggunakan metode Research Development (RD). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMP yang mengikuti ekstrakulikuler sepakbola.Uji efektifitas produk yaitu berdasarkan penilaian ahli sepakbola, pembelajaran, dan ahli bahasa. Nilai yang di dapatkan adalah 84,41% yang dinyatakan cukup valid dan layak untuk digunakan. Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan : (1) Model latihan yang dikembangkan dapat diterapkan dalam proses latihan (2) Model latihan passing sepakbola ini dapat meningkatkan kemampuan passing siswa, (3) Sebagai sumbangan bagi ilmu pendidikan khususnya bidang sepakbola khususnya bagi siswa SMP.keywords : Passing, Model, Training, Football,
Pengaruh Model Latihan Variasi Terhadap Kemampuan Menyudul Bola Bagi Anak di SSB Bima Putra Lampung Timur Rian Hidayatullah; Rahmat Hermawan; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 3 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research is the children average ability of heading a ball in the SBB Bima Putra, East Lampung which is relatively not reaching the maximum level. The aim of this study was to find out the effect of children's ability of heading a ball by providing a treatment that is a variation exercise model. The subject of this study was 30 children of SBB Bima Putra, East Lampung. The result showed that the variation exercise model has a significant influence toward children’s heading a ball ability in SBB Bima Putra, East lampung (tvalue = 9.701 ttable = 2.045). It indicates that variation exercise model gives an influence to improve children’s ability of heading a ball in football.Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan rata-rata menyundul bola (heading) pada SSB Bima Putra Lampung Timur relatif belum mencapai tingkat maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dengan memberikan suatu perlakuan yaitu model latihan variasi. Penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan model latihan variasi terdapat pengaruh yang signifikan dalam kemampuan menyundul bola pada anak di SSB Bima Putra Lampung Timur (t hitung = 9.701   t tabel =  2.045). Hal ini menunjukkan bahwa model latihan variasi  memberikan pengaruh lebih baik untuk meningkatkan kemampuan menyundul bola dalam sepakbola.Kata kunci : menyundul bola, model latihan variasi, pengaruh
PENGARUH LATIHAN CIRCUIT TRAINING DAN CROSS COUNTRY TERHADAP VO2MAX Ni Made Rika Ambarwati; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to determine whether there was an influence of circuit training exercise and cross country to increase VO2Max on students who take taekwondo men's extracurricular activities in Senior High School 1 Seputih Banyak. Methodology used is the experiment method. Population is the students of taekwondo extracurricular mens in Senior High School 1 Seputih Banyak as many as 60 students. Data collecting technique to test this VO2Max is using 15 minutes running (Balke test). Data were analyzed by using Analysis of Variance (ANAVA). It was shown the result : that there is a significant influence of circuit training exercises at 22.36 and cross country for 33,54 of the VO2Max in taekwondo men's extracurricular student at Senior High School 1 Seputih BanyakTujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan circuit training dan cross country terhadap peningkatan VO2Max pada siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler taekwondo putra di SMA N 1 Seputih Banyak. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Dengan populasi adalah keseluruhan jumlah populasi siswa ekstrakurikuler taekwondo putra di SMA N 1 Seputih Banyak sebanyak 60 siswa. Teknik pengambilan data untuk test VO2Max ini menggunakan Lari 15 menit (Tes Balke). Teknik analisis data menggunakan Analisis Varians (ANAVA). Hasil penelitian menunjukkan: bahwa ada pengaruh yang signifikan dari latihan circuit training sebesar 22,36 dan cross country sebesar 33,54terhadap VO2Max pada siswa ekstrakulikuler taekwondo putra di SMA Negeri 1 Seputih BanyakKata kunci : circuit training, cross country, volume oksigen maksimum (VO2max)
Upaya Peningkatan Gerak Dasar Kayang dengan Alat Bantu Bola, Box dan Alat Bantu Teman Ramando Gentana; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve and improve the learning process, especially in the basic movements of kayang. The results of the analysis showed that in the first cycle with the help of a ball aid, an increase in the average value of 62.33 was obtained by calculating the effectivity level of 32.94%, which meant that the action had not been effective. In the second cycle with a tool in the form of a box obtained an increase with an average value of 70.22 with the calculation of the effectivity level of 49.76% that means the action has not been effective. In the third cycle with the use of peer assistance, an increase in the average value of 82.33 was obtained by calculating the effectivity level of 75.59%. The conclusion of the analysis results that each cycle has increased by more than 50%, which means that the action has been effective with tools such as balls, boxes and friend assistance.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dan memperbaiki proses pembelajaran khususnya dalam gerak dasar kayang. Hasil analisis menunjukan pada siklus pertama dengan bantuan alat bantu berupa bola diperoleh peningkatan rata-rata nilai sebesar 62,33 dengan perhitungan tingkat efekivitas 32,94 % itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus kedua dengan alat bantu berupa box diperoleh peningkatan dengan rata-rata nilai sebesar 70,22 dengan perhitungan tingkat efekivitas 49,76 % itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus ketiga dengan penggunaan bantuan teman diperoleh peningkatan rata-rata nilai sebesar 82,33 dengan perhitungan tingkat efekivitas 75,59 %. Kesimpulan dari hasil analisis tersebut bahwa setiap siklus telah meningkat  lebih dari 50% itu artinya tindakan telah efektif dengan  alat  bantu berupa  bola, box  dan  bantuan  teman.Kata Kunci : bantuan teman, bola, box, kayang
KONTRIBUSI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI TERHADAP KAPASITAS PARU-PARU DAN TEKANAN DARAH Muhammad Nurhamid; Rahmat Hermawan; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goal of this research was to determine the contribution level of physical fitness to the lung capacity and blood pressure. Population and sample of this research are 305 people and 60 people (30 man and 30 women), respectirely. The method used is descriptive correlational. Data collection techniques to test and measurement. Data analysis techniques receipts regression to find the contribution of the level of physical fitness to the lung capacity and blood pressure. The results showed that the lung capacity son has a correlation coefficient of 0.474 with a contribution of 22.5%, women's lung capacity had a correlation coefficient of 0.524 with a contribution of 27.5%, men's blood pressure has a correlation coefficient of 0.601 with a contribution amounted to 36.1%, blood pressure daughter has a coefficient of 0.628 with a contribution of 39.4%.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi tingkat kebugaran jasmani terhadap kapasitas paru-paru dan tekanan darah. Populasi berjumlah 305 siswa dan sampel dalam penelitian ini berjumlah putra 30 sampel dan putri 30 sampel. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran. Teknik analisis data meggunakan regresi untuk mencari besarnya kontribusi tingkat kebugaran jasmani terhadap kapasitas paru-paru dan tekanan darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas paru-paru putra memiliki koefisien korelasi sebesar 0,474 dengan kontribusi sebesar 22,5%, kapasitas paru-paru putri memiliki koefisien korelasi sebesar 0,524 dengan kontribusi sebesar 27,5%, tekanan darah putra memiliki koefisien korelasi sebesar 0,601 dengan kontribusi sebesar 36,1%, tekanan darah putri memiliki koefisien sebesar 0,628 dengan kontribusi sebesar 39,4%.Kata kunci : kapasitas paru-paru, kebugaran jasmani, tekanan darah.