Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendugaan hotspot sebagai indikator kebakaran hutan di Kalimantan berdasarkan faktor iklim Elania Aflahah; Rini Hidayati; Rahmat Hidayat; Furqon Alfahmi
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Graduate School Bogor Agricultural University (SPs IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.9.2.405-418

Abstract

The occurance of forest fire indonesia especially in Kalimantan is a potential threat to sustainable development. The purpose of this research is a early warning system in forest fire in Kalimantan, by estimating the hotspot as indicators based on visibility and climate data. This research using F test, T test, Multiple Linear Regression analysis, Principle Component Analysis (PCA) and Principle Component Regression Analysis (PCR) Vvisibility, hotspot and temperature data have releated, meaning the very big effect with forest fire incident. Test result of T test and ANOVA P-Value less than 0.05, there is influence between independent variables in this visibility and climate factor against dependent variables in this is the number of hotspots. Relation of climate variables to 10 days forest fire in Central Kalimantan R2 adjusted is 0.4699 with F calculate larger from F table is 160.0940. Relation of climate variables to dasarian forest fire in central kalimantan as early warning system has R2 adjusted that is 0.4176 with f calculate larger from table F of 129.3551. Conclusion forest fires following monsoon character and being affected by el nino events, visibility has a closer and can be used as a indicator of forest fire and land intensity, hotspot in a relationship has a close connection with visibility and climate condition at the same decade period, used equations for early warning system for predicted fire genesis indicates with hotspot amount, compiled from climate condition 10 days.
Prediksi Luas Kebakaran Hutan dan Lahan pada Tahun 1997-2005 Akibat Faktor Antropogenik Menggunakan Data CMIP5 Lesi Mareta; Arnida Lailatul Latifah; Rahmat Hidayat; Rini Hidayati
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Graduate School Bogor Agricultural University (SPs IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.11.2.324-333

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) merupakan sebuah bencana lokal dan nasional tahunan yang ada di Indonesia. Kebakaran hutan dan lahan secara garis besar dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu terjadi karena alami (Natural forcing) dan/atau aktivitas manusia (Anthropogenic forcing). Aktivitas manusia tersebut melepaskan sejumlah besar karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), metana (CH4), oksidanitrat, nitrogen dioksida (NOx) dan partikulat yang bertindak sebagai sumber pemanasan rumah kaca yang telah dipantau oleh satelit beberapa tahun terakhir. Penelitian ini mengkaji luas karhutla dalam beberapa dekade terakhir akibat pengaruh faktor antropogenik di Kalimantan menggunakan dua jenis kelompok data yang akan dianalisa yaitu data tanpa dan dengan komponen antropogenik. Analisa dilakukan dengan memanfaatkan data luaran CMIP5. Studi ini menggunakan pendekatan statistik teknik Random Forests (RF) untuk mengevaluasi kontribusi faktor iklim dan antropogenik terhadap luas karhutla di daerah Kalimantan. Kondisi umum luas karhutla berdasarkan data observasi yang diperoleh dari data GFED. Dua luas tertinggi yang terjadi di Kalimantan selama periode 1997 hingga 2005 terjadi pada tahun 1997 dan 2002 Menurut ketiga model pada tahun 1997 dan 2002 terlihat bahwa faktor antropogenik memberikan pengaruh lebih dominan terhadap luas karhutla di Kalimantan. Pada tahun 1997 dan 2002 luas karhutla akibat pengaruh antropogenik bernilai positif (menyebabkan luas karhutla meningkat).
Co-Authors Abdul Syakur Absar, Rizki Maulana Abytia Etika Banja Achmad Fathoni Akhmad Faqih Al Maula, Sugha Faiz Alfianita, Dinna Alif Akbar Syafrianno Alimatul Rahim Amin Mansur Ana Turyanti Ananta Hagabean Nasution Andini, Pewyni Dinda Andriyani, Dellia Yunia Ardhasena Sopaheluwakan Arinda, Dela Arnida Lailatul Latifah Asaari, Masagus Azhima, Farah Fauzan Bambang Dwi Dasanto Basri, Eko Prasetyo Berlian, Devi Bregas Budianto Byarwati, Muslikh Anis Citra Musafirah Isni Wahid Cokroadhisuryani, Hafidz Daniel Naek Chrisendo Dedldia, Desya Delia, Desya Dhani Mutiari Dipraja, Mazaya Raffrabiha Dirgha A. S. Adinegara Divina Umanita Iliyyan Dwi Adelianingsih Dwi Haryanti, Dwi Elania Aflahah Evi Sepri Yanti Fadhilla Tri Nugrahaini Faizah, Afifah Nur Farhan, Farid Maftuh Fatkhuroyan Fatkhuroyan Fatkhuroyan Fatkhuroyan, Fatkhuroyan Fitri Eriyanti Flegor Hermes Sabuna Furqon Alfahmi Ghazali, Muhammad Gustari, Indra Handoko Handoko Handoko Handoko Hanny Nirwani Hariani, Lilik Sri Harjoko, Tatang Kusuma Hasyim, Ahmad Maulana Hidayat, Nizar Manarul Hutami Nur Saputri Ihsandi, Ezy Natan Ikoh Maufikoh Imelda Sari Impron Impron Indra Gustari Indrawati Indrawati Indrawati, I Isnaniah, Isnaniah Iswari, Maidilla Jati, Aden Bagus Kumoro Kusuma, Rifky Adam Lavenia, Rindy Lesi Mareta Lily Deviastri Lukman Hakim Lukman Hakim M. BL. de Rozari Mahiorh, Aqilah Widyas Maiyulisna, Maiyulisna Mamenun Mamenun Mamenun Mamenun Mansur, Amin Mareta, Lesi Marlia, Ade Meidiati Sekarsari Melya, Doa Ina Rista Muh. Taufik Muh. Taufik Muhammad Syafei Muslikh Muslikh Muslikh Muslikh Muslikh Muslikh Musthofa, Zaini Naufal, Hazza Daffa Ningrum, Ajeng Cahya Noper Tulak Novvria Sagita Novvria Sagita Nugroho, Aditya Pratama Nur Rahmawati Syamsiyah Nurhasan Nurhasan, Nurhasan Oktavian, Rifai Muhammad P. Perdinan Penny Rahmah Fadhillah Perdana Wahyu Santosa Prasetya, Fahrizal Ary Putri Insyani, Nurdawani Rahmadi, Naufal Rasyid Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Ramadhani, Reyhan Pasha Rayhand, Muhammad Ahmal Revia Muharrami Rizaldi Boer Roberto I. C. O. Taolin Roid, Al Majiid Bagus Safitri, Aida Nur Sagita, Fenny Yusuf Dwi Santikayasa, I Putu Saputra, Arya Bima Saputri, Mahardian Alfajrina Saudah, Urifatus Septina Tri Anggiani Setiawan, Romi Shaleh, Khairul Siti Marhamah Siti Marhamah, Siti Sjafrida Manuwoto Sofyan, Devied Apriyanto Subing, Hesty Juni Tambuati Supari Supari Tania June Tia Hardiyanah Toto Heriyanto Upik Kesumawati Hadi Wafa, Muhammad Husnul Wibawani, Arga Rosa Widyastuti, Novi Dwi Wilda Maulina Wirdanengsih Wirdanengsih Wisnu Setiawan Witasari, Upit Yon Sugiarto Yonny Koesmaryono Yuli Ifana Sari, Yuli Ifana Zhafiraah, Nazma Riska