Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : KENDALI: Economics and Social Humanities

KONTRIBUSI USHUL FIQH TERHADAP TANTANGAN KEUANGAN SYARIAH Andriani, Yulia; Bahrudin, Moh.; Hilal, Syamsul
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Ushul Fiqh terhadap tantangan yang dihadapi oleh keuangan syariah kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka (literature review) dan analisis konten (content analysis) dari berbagai sumber terpercaya seperti buku dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Ushul Fiqh memiliki peran fundamental dan tak tergantikan sebagai landasan metodologis dan teoritis dalam pengembangan ekonomi syariah modern. Ushul Fiqh memungkinkan para cendekiawan dan praktisi untuk merumuskan hukum syar’i atas isu-isu baru yang belum ada pada masa klasik, sehingga berfungsi sebagai kompas moral dan intelektual di era globalisasi dan digitalisasi. Kontribusi utamanya diwujudkan melalui legalisasi dan inovasi produk keuangan yang kompleks, seperti Structured Repackaged Ijarah Asset (SRIA), dengan memastikan kepatuhan terhadap larangan riba, gharar, dan maysir. Selain itu, Ushul Fiqh memfasilitasi regulasi proaktif terhadap teknologi keuangan (FinTech) syariah melalui kaidah Maslahah Mursalah. Kaidah-kaidah Ushuliyyah, seperti "Al-Ashlu fil Asyya' al-Ibahah" (asal segala sesuatu itu boleh) dan kaidah Maslahah, memberikan dasar hukum untuk menilai kehalalan instrumen keuangan baru, memastikan sistem keuangan syariah tetap efisien dan kompetitif tanpa mengorbankan integritas syariah. Dengan demikian, Ushul Fiqh memberikan kerangka yurisprudensi yang kokoh untuk memastikan pasar modal syariah tidak hanya efisien tetapi juga etis dan adil.
IMPLEMENTASI INVESTASI DALAM ISLAM MENURUT PANDANGAN DAN ATURAN DSN-MUI NOMOR 40/DSN-MUI/X/2003 Maulida, Reska; Hilal, Syamsul; Bahrudin, Moh.
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif implementasi investasi dalam Islam menurut pandangan dan aturan yang tertuang dalam Fatwa DSN-MUI Nomor 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap sumber-sumber primer berupa fatwa DSN-MUI, jurnal ilmiah, dan laporan penelitian terkait investasi dan pasar modal syariah, serta sumber sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fatwa DSN-MUI Nomor 40/DSN-MUI/X/2003 memiliki landasan syariah yang kuat dan komprehensif, bersumber dari dalil-dalil Al-Qur'an (QS. Al-Baqarah: 275, QS. An-Nisa: 29, QS. Al-Hasyr: 18), hadits (hadits tentang mudharabah dan larangan gharar), ijma' ulama dari berbagai mazhab (Hanafi, Maliki, Syafi'i, Hanbali), dan kaidah ushul fiqh. Implementasi fatwa dalam praktik pasar modal syariah Indonesia dilakukan melalui mekanisme screening bertahap yang terdiri dari business screening untuk mengeliminasi sektor usaha yang bertentangan dengan prinsip syariah, dan financial screening dengan parameter total utang berbasis bunga maksimal 45% dari total aset dan total pendapatan tidak halal maksimal 10% dari total pendapatan. Investasi syariah memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari investasi konvensional, yaitu kebebasan dari unsur riba, gharar, dan maysir, serta dibangun atas prinsip fundamental keadilan (al-'adl), transparansi (ash-shiddiq), kemaslahatan, dan kehati-hatian. Landasan hukum positif Indonesia melalui UUD 1945 Pasal 29, UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK, dan POJK Nomor 15/POJK.04/2015 memberikan dukungan regulasi yang kuat dengan menjadikan fatwa DSN-MUI sebagai rujukan wajib dalam penerapan prinsip syariah di pasar modal Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi antara otoritas fatwa (DSN-MUI) dan regulator (OJK) menjadi faktor kunci kesuksesan pengembangan pasar modal syariah di Indonesia, meskipun masih terdapat tantangan terkait threshold financial screening, dinamika status syariah saham, dan gap literasi yang memerlukan perbaikan berkelanjutan.
KONTRIBUSI USHUL FIQH TERHADAP PEMBENTUKAN KEBIJAKAN EKONOMI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Tina, Tina; Bahrudin, Moh.; Hilal, Syamsul
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Ushul Fiqh terhadap pembentukan kebijakan ekonomi dalam perspektif ekonomi Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan yuridis normatif (doctrinal approach), yaitu mengkaji sumber-sumber hukum Islam klasik dan kontemporer yang relevan dengan perumusan kebijakan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ushul Fiqh memiliki peran fundamental dalam tiga aspek utama, yaitu epistemologis, normatif, dan praktis. Secara epistemologis, Ushul Fiqh menyediakan dasar metodologis dalam menggali prinsip-prinsip hukum ekonomi Islam. Secara normatif, ia berfungsi menjaga agar setiap kebijakan ekonomi tetap sejalan dengan maqashid al-syariah, seperti keadilan, kemaslahatan, dan kesejahteraan umat. Sedangkan secara praktis, Ushul Fiqh memberikan panduan bagi para pembuat kebijakan dalam merumuskan sistem ekonomi Islam yang adil, berkelanjutan, dan sesuai dengan nilai-nilai syariah. Dengan demikian, Ushul Fiqh tidak hanya berperan sebagai landasan hukum, tetapi juga sebagai paradigma etis dan konseptual dalam pembangunan ekonomi Islam kontemporer.
ANALISIS MASLAHAH MURSALAH DALAM IMPLEMENTASI MEKANISME PASAR Safira, Isti; Bahrudin, Moh.; Hilal, Syamsul
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities.
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan kerangka evaluatif sistematis yang mengintegrasikan analisis kegagalan pasar dari teori ekonomi konvensional dengan prinsip normatif Syariah, khususnya Maslahah Mursalah dalam implementasi mekanisme pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka dan analisis konten dari berbagai sumber terpercaya untuk menganalisis penerapan Maslahah Mursalah dalam regulasi pasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa Maslahah Mursalah berfungsi sebagai instrumen ijtihadi yang vital dan memberikan legitimasi filosofis bagi intervensi negara yang melampaui efisiensi belaka, membenarkan regulasi pasar untuk menolak kezaliman (zulm) dan melindungi Maqasid Syariah khususnya Hifz al-Mal dan Hifz al-Nafs sekaligus mengatasi market failure kontemporer.